NovelToon NovelToon
Mendadak Jadi Ibu Tiri Antagonis

Mendadak Jadi Ibu Tiri Antagonis

Status: tamat
Genre:Ibu Tiri / Sistem / Masuk ke dalam novel / Tamat
Popularitas:136.1k
Nilai: 5
Nama Author: sang senja

Banyak Tipo bertebaran

Mati tertabrak mobil.
Tiba-tiba bangun di rumah mewah dan memili anak tiri,yang kelak menjadi penjahat besar.
Dan suami psikopat yang belum bisa move on dari cinta lama nya.
Di bantu oleh sistem untuk meluluhkan hati kedua nya.
mampu kah Kaira meluluhkan hati, kedua orang yang sangat membenci nya itu.

"Kau bukan ibu ku, berhenti berlagak seolah kau perduli! Jangan mengatur ku!"( Kaiden Alfaro Lucifer)

"Tugas mu hanya untuk mendidik Kaiden, kau tak perlu ikut campur urusan ku dengan Dorothea, sampai kapan pun yang kucintai hanya lah Dia. kau hanya istri pajangan!" (Albert Gavriel Lucifer).

Siapa yang perduli dengan urusan percintaan mereka, yang terpenting aku jadi orang kaya, akan kubawa Kaiden bersama ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sang senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesepakatan Aylin dan Albert.

 Tak terasa satu tahun berlalu begitu saja. Kaiden kini tidak lagi menjadi anak lagi di taman kanak-kanak. Dia sudah duduk di sekolah dasar. Sebentar lagi Kaiden akan memasuki usia 7 tahun.

Aylin berencana untuk merayakan ulang tahun Kaiden dengan acara yang meriah. Apalagi ini kali pertama ulang tahun Kaiden di rayakan. biasanya tak satu orang pun yang mengucapkan ulang tahun pada Kaiden.

Hingga Kaiden sangat membenci hari kelahirannya. Dan satu-satunya orang yang pernah mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kaiden di dalam novel aslinya hanya lah Arabella. Maka Kaiden menganggap Arabella sebagai lentera hidup nya.

Aylin masih sangat menghawatirkan Kaiden akan mengikuti takdir di novel. Karena Kaiden , Edward, Ilaida , dan Arabella berada di sekolah yang sama lagi. Entah lah seolah takdir terus mengikat mereka. Tanpa Aylin tau, bahwa ada campur tangan Dorothea di dalamnya. Kadang Aylin lupa, bahwa jiwa yang berada di dalam tubuh Dorothea, adalah jiwa sang penulis novel aslinya.

Untuk menghindari nasib buruk bagi Kaiden. Aylin sudah berusaha keras. Dari memberikan kasih sayang dan bersepakat dengan Albert untuk menjadi orang tua yang utuh bagi Kaiden. Memberikan kehidupan keluarga Cemara, meski itu palsu. Dan kali ini Aylin ingin membuat Kaiden merasa semua orang mencintai nya, sehingga tidak membuat susi gelap Kaiden itu lahir.

Jam sudah menunjukkan pukul 02:30 Dini hari. Aylin masih menunggu Albert semalaman di meja makan. Hingga dia tak sadar telah tertidur lelap, dengan tubuh tertelungkup di atas meja.

Albert yang baru masuk kerumah pun sedikit terkejut, dengan keberadaan Aylin yang tertidur di meja makan dengan beberapa hidangan makanan yang sudah dingin. Hatinya menghangat melihat pemandangan ini. Albert berjalan mendekati Aylin.

Tas kerja serta jas Albert ia taruh di kursi samping Aylin duduk, dia segera menggulung lengan kemeja nya, dan hendak menggendong Aylin dan memindahkannya ke kamar. Namun baru beberapa langkah. Aylin sudah mengerjakan matanya, dan perlahan-lahan mata lentik Aylin terbuka sempurna.

Albert yang terkejut, karena Aylin tiba-tiba membuka matanya langsung melempar kan Aylin ke sofa ruang keluarga. Aylin yang baru bangun sudah mendapatkan sambutan buruk dari Albert pun langsung merasa kesal bukan main. "Apa maksud mu, melempar ku begitu saja?" Kata Aylin bersungut-sungut.

"Kau merusak pemandangan di ruang makan. Makanya aku memindahkan mu di sini. Agar kau tak merusak selera makan ku!" Jawab Albert, agak sedikit gugup. Hampir saja dia ketahuan telah perduli pada Aylin.

Aylin mendengus kasar. Tetapi dia segera teringat dengan tujuannya menunggu manusia menyebalkan satu ini. "Oh kau belum makan, aku akan memanaskan makanan nya untuk mu. Tunggu sebentar." Kata Aylin, yang langsung berubah drastis nada bicaranya dan dia segera beranjak dari sofa dan akan memanasi semua hasil karyanya.

Albert mengerutkan dahinya dengan dalam, hingga kedua alisnya menyatu. Ternyata Aylin memang menyiapkan semua itu untuk nya, dan bahkan dia menunggu nya hingga tertidur. Layaknya seorang istri yang setia menunggu kedatangan suami nya. Hati nya terasa hangat dan terkesan dengan sikap Aylin yang seperti ini. Meski Albert enggan untuk mengakuinya.

Albert mengikuti langkah Aylin yang sibuk memanaskan makanan dan dia membantu nya untuk membawakan piring-piring itu ke atas meja makan. Setelah semua suap Albert segera duduk, tapi Aylin malah hendak melangkah pergi. Membuat Albert kembali mengerutkan dahinya dengan dalam. "Kau mau kemana?"

Aylin menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Albert. "Apa kau Amnesia? Baru saja kamu bilang, bahwa kehadiran ku merusak selera makan mu! Jadi, aku tentu saja akan pergi. Agar kamu bisa menikmati makan malam mu. Panggil aku' jika kau sudah selesai makan." Kata Aylin dan kembali mulai melangkah pergi.

Albert segera bangkit dari kursinya dia sedikit berlari dan menangkap pergelangan tangan Aylin. Albert berdecak pelan, dan satu tangan nya ia gunakan untuk menggaruk tengkuknya yang tidak terasa gatal. Dia melakukan nya karena gugup.

"Maksud ku, kau yang tidur di meja, yang membuat selera makan ku hilang, karena air liur mu yang menetes hingga ke atas meja makan." Kata Albert dengan kejam.

Aylin segera menyeka ujung mulut nya, dan dia tidak merasa ada yang basah di sekitar mulut nya. Tidak mungkin kan dia ngiler saat tidur, dan kepergok oleh Albert. Bisa malu sekali dirinya. "ma.. Mana ada, ujung mulut ku saja masih kering. Kau pasti berbohong. Orang secantik diriku mana mungkin ileran saat tidur!!" Sangkal nya.

Albert terkekeh pelan. Aylin yang seperti ini sangat lah mengemaskan di mata Albert. "Lupakan itu semua, karena berhubung kamu sudah bangun. Ayo temani aku makan dulu." Kata Albert dengan lembut. seumur hidup Aylin selama berada di dunia pararel ini, baru sekali ini dia mendengar nada halus dari Albert. Membuat Aylin sedikit mematung dan bengong.

Albert menuntun pelan Aylin menuju meja makan. Bahkan Albert dengan manis menarik kan kursi untuk Aylin. Aylin yang masih syok dengan sikap manis Albert pun hanya menurut saja. dia duduk dengan manis di samping Albert.

"Kau sudah makan malam?" Tanya Albert pelan.

Aylin yang masih belum sadar dari rasa terkejutnya hanya menggeleng pelan. Albert mengambil piring dan mengisi nya dengan sedikit nasi, lalu beberapa lauk yang biasa Aylin makan. selama dia makan dengan Aylin, Albert sering memperhatikan isi piring Aylin. Jadi dia sedikit tau. Apa yang Aylin sering makan.

Aylin kembali terkejut bahkan matanya sampai membulat sempurna karena saking terkejutnya. Albert malah terkekeh pelan, sambil meletakkan piring yang ia isi tadi di depan Aylin. "Makan lah, jangan hanya bengong saja' atau.., Albert menahan perkataan nya, mau aku suapi?" Goda Albert.

Barulah Aylin sadar dari keterkejutan nya, dan langsung makan apa yang Albert sediakan untuk nya. Di samping nya Albert menahan tawa. Aylin saat ini begitu lucu dan menggemaskan pikir nya, namun setelah sekian detik bary Albert sadar dan langsung menepis pikiran tersebut.

*

*

Selesai makan. Aylin langsung menahan Albert. "Albert ada hal yang ingin aku bicarakan dengan mu?" kata Aylin langsung.

Albert mengeryit kan dahi. "Mau bicara tentang apa?" tanya Albert pelan. Albert berfikir bahwa Aylin tidak ingin meng akhiri pernikahan kontrak mereka.

"Sebentar lagi Kaiden ulangtahun, Aku berencana untuk mengadakan pesta yang meriah untuk Kaiden . Semua akan aku urus. Tugas mu hanya dua. Datang lah dan berikan kado terbaik untuk Kaiden. kita harus memberikan momen terbaik. Sebelum kita benar-benar bercerai. Kata Aylin.

Ada perasaan yang tidak nyaman dalam hati Albert. Tapi ego nya melarang mengakui itu. "Oke' setelah itu, kau harus memberikan pengertian pada Kaiden. Bahwa kita harus berpisah. Dan kau bebas membawa Kaiden bersama mu!" Kata Alber, dingin.

Albert sedikit tidak mengerti dengan perasaan nya, tiba-tiba rasanya dia ingin marah. Aylin sedikit terkejut dengan perubahan sikap Albert yang berubah dengan sangat cepat. Tapi Aylin tidak ingin memikirkan itu. Yang terpenting dia bisa mendapatkan apa yang dia inginkan. Termasuk membawa Kaiden bersama nya.

1
Dandelion
dasar Albert laki2 laknat...bikin esmosi jiwa aja...medusa ko di cintai dasar bodoh 😁😂
Dandelion
aku jg mau kalo disuruh spt si ay2 ..biar dpt hadiah rumah mewah 😂😁
Dandelion
dahhh Albert ngapain kecewa sama dorot ...toh itu kan yg kamu mau..si dorot jd jodohmu 😁
Dandelion
aku harap jodoh si ay bkn suami si dorot...tapi laki2 lain yg lbh segala2nya dr si albert dan si aras...
Dandelion
ayo ay2 tunjukkan pesonamu...buatlah si penulis dorot valakor tersingkir...dan hempaskan suami lucknut mu itu😁
Dandelion
bagus nyonya gunez...jika perlu anakmu itu di pukul pake palu godam biar langsung meningggoy 😁😂
Dandelion
wahhh ternyata si dorothi nggak tulus 😁😂
Dandelion
wahhh semangat ay utk menaklukkan mereka
Dandelion
wahhh pindah alam...😁
falea sezi
ibu tiri itu cintanya g seratus persen no debat ttep ibu tiri 😒
falea sezi
ibu tiri ttep ibu tiri🤣🤣🤣 pengalaman pribadi soalnya 🤣 no debat
falea sezi
males klo balik ke Albert bekas dorotiiii
Atoen Bumz Bums
harapanku aylin dan levent menikah
Atoen Bumz Bums
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
misi yang disukai aylin
ѕ⍣⃝✰🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ: 🤭🤭🤭 bisa jadi
total 1 replies
Septiani Nana
tmn cewe nya kaiden mna aku lupa nma ny
Fahreziy: 🖒🖒🖒🖒🖒
total 2 replies
💐gadis kecil imut 🐇
menurutku levent itu cuman berpura-pura dia masih mencintai mendiang istrinya makanya Aliyin itu merasa ada yang tidak beres itu insting perempuan
💐gadis kecil imut 🐇: tadi aku salah ngejek namanya harusnya aylin
total 1 replies
Ani Mariani
sambung
Briella☕︎⃝❥
Demir bukan nya nama ibunya Levent ya Thor?
aria
lanjut
Ipehmom Rianrafa
lnjuut💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!