NovelToon NovelToon
Pernikahan Dadakan

Pernikahan Dadakan

Status: tamat
Genre:Komedi / Sudah Terbit / CEO / Cinta setelah menikah / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:11.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Zainuri I

Hana, seorang wanita sebatang kara yang tiba tiba diajak menikah oleh bos barunya.


"Tapi pak! Inikan masalah hati?"


"Saya tak suka ditolak."


"Dan saya tak suka dipaksa."


Akankah keduanya akan benar benar menikah?

Bagaimana kehidupan rumah tangganya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zainuri I, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tigapuluh Satu

Hana selesai mandi dan dilihat suaminya baringan diranjang. Hana mengeringkan rambutnya di meja rias dengan memandangi suaminya. Hana mengingat pertemuan pertamanya dengan David dan tersenyum.

"Siapa sangka aku akan jatuh cinta padanya. Bahkan sekarang aku mengandung anaknya. Ya Allah terimaksih atas nikmat yang kau limpahkan pada hamba. Semoga Engkau selalu melimpahkan berkah pada keluarga hamba" do'a Hana dalam hati.

"Kenapa memandangku dengan senyum seperti itu hemmmm?" tanya David yang kini sudah duduk ditepi ranjang.

"Ah tidak apa apa mas. Mas mandi aja dulu aku mau masak buat kita makan malam"

Hana melangkah hendak turun namun langkahnya terhenti karena David memeluknya dari belakang.

"Mas kamu mandi dulu gih"

Huueek huueeek Hana berlari kekamar mandi. Hana memuntahkan isi perutnya hingga tak bersisa. David panik melihat Hana muntah muntah. David mendekat untuk membantu mengurut tengkuk Hana.

"Stop mas. Mas maaf jangan mendekat. Aku gak bisa mencium bau keringat mas. Mas keluar dulu deh" cegah Hana dengan suara lemas.

"Tapi Na.."

"Mas. Aku mohon. Mas mandi setelah aku keluar. Ok"

David menuruti mau Hana. David tidak ingin Hana muntah muntah lagi gara gara bau keringatnya. Saat Hana keluar kamar barulah David mandi. Karena habis muntah, badan Hana menjadi lemas. Hana merebahkan tubuhnya ke sofa ruang tamu. Hana sudah tak punya tenaga untuk masak. David yang sudah bersih dan rapi menghampiri Hana.

"Gimana kamu?" mengelus pipi Hana.

"Aku lemes mas. kita gofood aja ya?"

"Gak mau makan diluar?"

"Gaklah mas. Lemes aku plus males. Hehee"

"Yasudah. mau pesen apa?"

"Emmm boleh pizza gak? Sama pasta juga boleh"

"Maruknya kamu Na" ledek David.

"Biarinlah. Lagian ini perut sudah kosong karena udah aku keluarin tadi"

"Iya iya. Yasudah mas pesan dulu" David memesan pizza dan pasta dari ponselnya.

"Sudah kita tunggu. Mau dibikinin minum?" tawar David.

"Boleh deh mas. Teh hangat aja biar badanku enakan" jawab Hana.

David pergi kedapur dan membuat minuman untuk Hana dan juga dirinya.

"Masih lemes?" David membelai puncak kepala Hana.

"Sedikit. Mas wangi. Aku suka" Hana tersenyum.

"Maafkan mas tadi gak langsung mandi jadi bikin kamu mual deh"

"Gpp mas. Kayaknya dedek ntar kalau udah gede jadi manusia higenis deh"

"Kok gitu?"

"Kan dia gak suka jorok. Sukanya yang bersih dan wangi. Bau keringat papanya sendiri aja gak mau" Hana tertawa.

"Hem Na, kalau manggilnya ayah bunda gimana?" usul David.

"Kanapa emangnya sama mama dan papa?" tanya Hana heran.

"Ya gpp, cuma pengen aja. Biar beda gitu sama kita. kita kan udah manggil orangtua kita mama papa jadi dedek ntar manggilnya ayah bunda"

"Bolehlah bolehlah" menirukan nada jarjit dalam serial upin ipin.

Hana dan David pun tersenyum bahagia.

"Terus aku manggil mas juga ayah ya?" tanya Hana.

"Kalau kamu mau mas gak maksa. Aku akan manggil kamu bunda biar kalau anak kita lahir aku sudah terbiasa manggil kamu bunda"

"Ya sudah kalau begitu aku juga akan membiasakan manggil mas ayah" ucap Hana selanjutnya.

Ting tong ting tong.

"Kayaknya makanannya dah datang tuh" kata Hana.

David membukakan pinntu dan benar saja pesanan mereka telah sampai. Mereka menikmati makan malamnya dan sesekali bercanda. Usai acara makannya selesai, mereka menonton televisi. Hana melihat jam di dinding.

"Baru jam delapan, masih terlalu awal untuk tidur" guman Hana.

Hana melihat David menonton TV dengan santai. Hana mendekati David.

"Tumben mas santai. Gak ada pekerjaan mendesak?"

"Gak ada sayang. Besok mas juga santai. Kapan kamu akan resign?"

"Mas mau aku resign?"

"Tentu. Aku tak ingin kau kelelahan. Lagipula kau sudah menjadi nyonya David hampir setahun dan masih bekerja. Apa aku kurang memberimu nafkah?" tanya David lembut.

Hana menggenggam tangan David.

"Sayang, apa yang kamu berikan ini lebih dari cukup. Aku hanya tidak biasa menganggur. Aku janji setelah baby shower nanti akan resign dan aku akan menjadi ibu yang baik buat anak anak kita" ucap Hana lembut.

David memeluk istrinya dan mengecup puncak kepala Hana.

Ting tong ting tong

Suara bel rumah mengagetkan mereka.

"Siapa yang bertamu malam malam sih?" tanya David kesal.

"Biar aku aja yang buka mas" Hana berjalan ke pintu dan membukanya.

Dilihatnya seorang wanita seusia suaminya. Hana meneliti wajah wanita itu. Wajahnya sangat familiar mirip dengan seseorang namun dia lupa. Wanita itu malambaikan tangannya.

"Hallo apa kau melamun? Hallo assalamualikum" kata wanita itu.

"Eh maaf. Waalikumsalam. Maaf anda siapa?" tanya Hana saat tersadar.

"Apa kau Farhana Indrayani?" tanya wanita itu balik dan Hana hanya mengangguk.

Wanita itu tiba tiba memeluk Hana yang membuatnya terkejut. Meskipun begitu dia tidak menolak dan membiarkan wanita itu terus memeluknya. Wanita itu telah melepaskan pelukannya namun Hana masih bengong.

"Ayo masuklah diluar sangat dingin. Kenapa kau dari tadi bengong bahkan kau tidak mempersilahkan aku masuk" wanita itu langsung masuk dan diikuti Hana.

"Maaf kak karena mengabaikanmu sebagai tamu" ucap Hana menyesal.

"Sudahlah lupakan" jawabnya santai.

David berdiri saat mendengar suara langkah kaki mendekatinya.

"Apa dia suamimu?" tanya wanita itu dan Hana kembali mengangguk.

Wanita itu mendekati David dan memeluknya.

"Kau pria yang sangat tampan" katanya.

Hana terbelalak melihat wanita itu memeluk suaminya. Tangannya mengepal dan wajahnya merah. Nafasnya memburu hendak menarik wanita itu dari tubuh suaminya. Namun langkahnya terhenti mendengar teriakan David. David melepaskan pelukan wanita iti dengan kasar.

"Apa yang kau lakukan ha?"

"Kau sangat galak adik ipar" kata wanita itu terkekeh

"Adik ipar?" tanya Hana dan David bersamaan.

"Ya adik ipar. Hana adalah adikku artinya kau adalah adik iparku bukan?" kata wanita itu santai.

"Tunggu. Kau bilang aku adikmu? Kau bercanda? Aku anak sulung" kata Hana emosi.

"Jangan kau mencoba mengelabuhiku hanya untuk mendekati suamiku" ancam Hana.

"Kau sama galaknya dengan suamimu adikku" balas wanita itu.

"Jangan mengacau disini. Cepat katakan siapa kamu dan apa tujuanmu datang kemari" kata David penuh penekanan.

"Wah wah wah selow dong. Pasutri ini sungguh menggemaskan saat marah. Bahkan kalian tak mempersilahkanku duduk" kata wanita itu santai.

Hana dan David menghela nafas berat untuk meredam emosi.

"Duduklah, aku akan membuatkan minum dulu" kata Hana akhirnya.

Tak ada percakapan antara David dan wanita itu hingga Hana kembali membawa minum untuk wanita itu.

"Silahkan diminum" Hana mempersilahkan dengan datar.

Baik Hana maupun David menatap wanita itu dengan tajam.

"Hei mengapa kalian menatapku seperti itu? Aaaaarrgh pasutri ini, kalian menakutiku" teriak wanita itu dan menguasap wajahnya.

Hahahahaha

David dan Hana tertawa melihat wanita itu frustasi dengan tatapan intimidasi mereka.

"Baiklah sekarang katakan siapa kamu dan mengapa kamu memanggilku adik" kata Hana setelah berhenti tertawa.

"Baiklah aku akan mengatakan siapa aku. Tapi nanti aku bolehkan menginap disini?"

"Apa kau gila ha?" David kembali marah.

"Ck kau ini, kenapa kau selalu marah adik ipar? Aku heran bagaimana adikku bisa tahan hidup dengan lelaki pemarah sepertimu" ujar wanita itu kesal.

"Hentikan ocehanmu dan cepat katakan siapa kamu" bentak David.

"Ok ok. Baiklah dengarkan baik baik. Aku gak akan mengulangi lagi namaku"

Semua diam dan menunggu wanita itu bicara lagi.

"Namaku adalah...... FARHANI INDRAYANI SANJAYA"

"APAAAA?"

"WHAAAAT?"

1
Budinahwati
Luar biasa
Les Tary
siapapun ga akan pernah lupa melihat didepan mata kedua org tua disiksa dan dibunuh.
Ani Susana
bagus
Febri Ana
lanjuutt
Febri Ana
aduh lucu juga lanjuuttt thor
Rafanda 2018
ya salam nyesel bacanya klo tahu pindah,,end
@n@_imoet: Oh suamiku cerita Andi adiknya Hana. tuan muda nyantri nona muda jadi Bu nyai kisah anaknya Hana dan David.
total 2 replies
Susanti Susanti
Luar biasa
Wati_esha
Sudah nongki cantiq disana, Thor.
Febia Why Tys
Hallo author! Aku balik setelah lama menghilang dr manga.
@n@_imoet: selamat datang kembali. emangnya habis semedi di mana?
total 1 replies
Yan Ndri
Lanjuttttt Thorrr 🙏 seru kykny ne thorr..
Manda
jaha lucu nya bru jumpa udh ngjk nikah...lnjut thor
Hadimulya Mulya
ji Ki dkfjfngs. hikv
Hasmiah
bagus certanya
Aifah Kusuma Wardani
👍👍👍👍
Santini Santini
suka
kim yohan
bisa menimbulkan fitnah, kan ada pribahasa fitnah lebih kejam dari pembunuhan.
maaf komentarnya telat, sdh end ceritanya.
sy baru membacanya.
kepo
ceritanya seru banget
yuce
jana lagi hamidun kali.
Dorkas Boy'sMom Manurung
Kecewa
yumi
salam beruang sedeng dan panda molek....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!