Saundara kembarnya yang menjadi penguasa di negara lain menemuinya dengan kondisinya yang kini menggunakan kursi roda . Saudaranya terluka parah dan harus melakukan terapi namun di saat bersamaan dia sudah berjanji untuk menikahi kekasihnya.
Stefan datang memberikan kontrak pada saudara kembarnya steven dan menyuruhnya menikahi kekasihnya menggantikan tempatnya sampai dia sembuh. "Kau gila dia kekasihmu?,kenapa aku harus menikahinya"
Kartika gadis cantik ini akhir nya menikah, namun dia merasa suaminya berbeda dari biasanya.
Apakah kartika akan tau yang sebenarnya, apa yang akan terjadi Bagaimana kisah selanjutnya, akankah ada kisah cinta segitiga ,takdir apa yang terjadi pada kisah mereka .
Terus baca dan kalian akan tau akhirnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yuniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 31
Ravi kembali ke vila, urusan jual beli rumah sudah selesai jadi dia memilih kembali untuk menyelidiki tentang informasi yang baru saja dia dapat dari penjual rumah itu.
Ravi memilih tempat kesukaannya di vila itu yaitu di taman belakang Ravi mulai mengotak-atik laptop nya mencari tahu tentang Rosa, dia menelusuri setiap media sosial dan akhirnya menemukan seseorang yang memposting rumah yang baru saja selesai di renovasi dan menggunakan hastag Rosa dewi interior. "Ini apakah akunnya masih berfungsi" Ucap Ravi yang berusaha mengirim e-mail padanya. "Ini unggahan berapa puluh tahun lalu, semoga masih bisa di lacak" Ucap Ravi yang terus berkutat pada laptop nya sampai akhirnya perutnya memberikan signalnya kalau dia belum memakan apapun. "Lebih baik berhenti dulu aku harus makan sesuatu" Ucap Ravi yang mulai mengelus perutnya yang lapar dia juga melihat matahari hampir tenggelam bagaimanapun seharian ini dia sibuk mengurus soal jual beli sampai melupakan untuk memakan sesuatu.
Di sisi lain
"Tunggu dulu kita mau kemana? " Tanya Kartika yang terpaksa mengikuti langkah kaki Steven.
Steven tanpa sadar membukakan pintu mobil untuk Kartika dan membawa kartika ke suatu tempat, tempat yang di tempuh hingga matahari benar-benar terbenam dan malam muncul.
Steven menghentikan mobilnya ke sebuah restoran ternama di mana hanya mereka yang beruang yang mampu untuk memasuki restoran kalangan Elit tersebut, bahkan Kartika tidak berani turun dari mobilnya dia hanya bisa memandang orang-orang yang terlihat sangat kaya mulai memasuki pintu yang di alaskan red karpet itu "Stefan apa kau bercanda kenapa membawaku ke tempat seperti ini" Tanya kartika menatap suaminya itu.
"Apa kau tidak lapar kita bahkan melewatkan makan siang" Tanya Steven.
"Tentu saja lapar, tapi kita bisa makan di tempat yang biasa atau kita pulang saja aku bisa memasak itu akan lebih hemat" Jawab Kartika yang benar-benar khawatir tentang keuangan suaminya itu yang baru saja membeli rumah dan pakaian mewah untuk nya.
"Kita sudah di sini ayo turun" Steven membukakan pintu untuk Kartika.
"Stefan kenapa kau boros sekali hari ini bukankah sudah menghabiskan uangmu untuk banyak hal"
"Habis? uangku bahkan masih cukup untuk membeli negara ini" Ucap sombong Steven yang tentu saja sifatnya ini adalah sifat turun temurun dari kakek buyutnya.
Mendengar ucapan Stefan yang terdengar begitu sombong itu membuat Kartika merasa tidak mengenal Stefan yang di hadapannya sifatnya terlihat berbanding terbalik dengan Stefan yang dulu.
"Sudahlah ayo masuk" Ucap Steven yang tanpa sadar menarik tangan Kartika dan menaruhnya di lengannya.
Membuat Kartika hanya pasrah dan mengikuti langkah suaminya, namun di hati Kartika tanpa sadar dia merasa senang dan sedikit malu akhirnya dia bisa menggandeng lengan suaminya lagi.
Mereka masuk dan di antar ke sisi yang memperlihatkan pemandangan malam kota itu yang di hiasi lampu malam begitu indah, biola pun mulai di mainkan saat Steven memilih menu omakase (Omakase adalah istilah bahasa Jepang yang artinya “percayakan kepada chef” atau “makanan sesuai pilihan chef”.)
Kartika tau aturan omakase ini menu yang di pilihkan oleh chefnya sendiri dan menggunakan bahan-bahan yang berkualitas tinggi, membuat kartika sedikit takut tentang biaya yang akan di keluarkan mereka.
"Stefan apa kau yakin? " Tanya Kartika khawatir, Kartika baru kali ini merasa khawatir saat makan dia benar-benar takut tidak bisa membayar nya.
"Diam dan nikmati saja" Ucap Stefan.
Kartika hanya bisa pasrah dan menikmati apa semuanya, Kartika dengan puas memandang indahnya langit malam dan juga musik yang terdengar romantis itu, makanan mulai di sajikan mulai dari makanan pembuka hidangan utama dan penutup akhirnya mereka selesai untuk makan malam, Kartika benar-benar menikmati makan malam mahal itu.
Saat bil datang mata Kartika benar-benar tidak bisa di kondisikan seakan matanya ingin melompat keluar "Ini apakah tidak salah" Ucap Kartika yang melihat beberapa angka yang berjejer di sana bahkan bisa untuk membeli motor.
Steven mengeluarkan kartunya, setelah membayar mereka memutuskan untuk kembali ke rumah di sepanjang perjalanan Kartika terus berpikir keras tentang pekerjaan sebenarnya suaminya itu, Kartika mencoba mengatur nafasnya dan ingin bertanya namun dia segera mengurungkan niatnya dia tidak mau menghancurkan malam indah yang pertama kali dia rasakan setelah menikah.
Sepanjang perjalanan mereka hanya diam satu sama lain seperti tengah larut dalam diri mereka sendiri.
Steven memarkirkan mobilnya di Vila baru membuka pintu mereka melihat Ravi yang tengah makan mie sendiri di ruang makan.
Kartika langsung menghampiri nya "Kak kau makan mie haruskah aku membuat makan malam" Tanya Kartika tanpa sadar seseorang tengah menatapnya dengan tajam.
'Ck! wanita ini kenapa begitu peduli pada Ravi! ' Gerutunya dalam hati namun tatapannya begitu menembus.
"Cantik" Ucap Ravi tidak sadar saat melihat Kartika yang tampil beda menggunakan gaun dan terlihat sangat anggun.
" Terimakasih " Kartika terlihat malu dengan pujian Ravi dan langsung mengembalikan topik pembicaraan "Aku buatkan makanan ya kak" Ucap Kartika
'Beraninya, cari mati ya! ' Steven menatap tajam Ravi saat mendengar Ravi memuji Kartika di hadapan nya
Ravi yang melihat tatapan Steven hanya bisa menelan ludahnya dengan sulit "Ahahaha tidak perlu kar... ah maksud ku Nona, aku sudah kenyang kau bisa membuat makan malam untuk tuan stev.. fan saja" Ucap Ravi terbata-bata hampir saja keceplosan salah memanggil nama.
"Ah kami sudah makan malam" Ucapan Kartika membuat Ravi melihat ke arah bosnya sebentar kemudian mengalihkan pandangannya lagi.
"Kau cepatlah ganti bajumu! dan bersiap untuk berkemas dan pindah" Ucap Steven dengan hawa dingin menyelimutinya.
"Ah baiklah" Ucap Kartika sembari merasa seperti nya suaminya tiba-tiba marah dan Kartika tidak tau apa penyebab nya. 'Apa dia marah' Ucap Kartika dalam hati sembari pergi menuju kamarnya.
Sedangkan Steven langsung duduk tepat di depan Ravi membuat Ravi tidak bisa menyendok lagi mie nya.
"Apa yang barusan kau ucapkan! " Menatap Ravi.
"Tuan kau pasti salah dengar ak.. aku tidak mengucapkan apapun" Ucap Ravi gugup dia sendiri tidak sadar mengucapkan hal itu karena dia benar-benar merasa Kartika sangat cantik malam ini.
"Ravi aku ingatkan, ingat batasan mu dan ingat siapa itu Kartika" Ucapan Steven seketika membuat Ravi menaruh tangannya dan berhenti makan dan mulai tersenyum.
"Bos haruskah aku mengatakan hal sama untuk mu, ingat siapa sebenarnya nona Kartika" Ucap Ravi sembari berdiri dan memberikan hormat lalu pergi membuat Steven menggenggam tangannya erat.
"Apa maksud mu, apa kau pikir aku melewati batas" Ucap Steven tidak Terima.
"Jawabannya ada padamu sendiri bos, apakah kau pernah mengajak wanita lain makan malam" Ucapan Ravi itu membuat Steven terdiam.
lanjutlah thor
Ngk mauuu aku ngk terimaaa.. lanjutinnn pokoknya buat Kartika idup walau di pulau lainnn... yg pting idupppp
Kyak Ayana yg ketemu lagi dan bawa ank nya bt jumpa ayahnya....
goo lakun kan yg sama bt Kartika kembali pada Stevan dan biar clear ending bahagiaaa... okk Thorrrr
nihhh permintaan rederrmu yg paling SETIA😀... tahun ke 5 aku selalu setia bt muu adek kece.. gogogo lanjuttttt semangatttt othorr yuniarrrr✊🏻♥️
Goo kejar. dia STEV.. jgn biarkan Kartika dalam kekecewaan yg mendalam
dan kau stef.. sekarang km bisa melihat sendiri kan akibat ulah mu...
plis jangan meninggal dong lanjut thor 😭😭
Sekarang apa pun yg km bilang hanya kejujuran tp.luka itu kecewa itu,kepercayaan yg Kartika berikan,janji yg Kartika pegang sekarang hancurrr... dan ituh karena ide bodohhhh mu steff... 🙄
Kau harus paham itu stev