Prolog
Abby Pratama pengusaha di bidang perhotelan, menikah karena terpaksa menuruti kemauan orang tua nya hingga harus meninggalkan cinta pertamanya bahkan tanpa perpisahan.
Rasa bersalah nya telah mengabaikan kekasih nya membuat Abby berhati dingin, dan tidak perhatian terhadap istri pertama nya , hingga tanpa sengaja dia di pertemukan lagi dengan Risa Amanda cinta pertama nya di kota De. Dia pun tidak mau melepaskan Risa lagi hingga memaksanya menikah dan menjadi istri kedua. Pernikahan mereka di dukung oleh kedua sahabat nya Doni dan Jaya.
Namun hanya beberapa hari saja Risa Amanda memilih meninggalkan nya karena hatinya merasa lebih sakit saat tanpa sengaja bertemu dengan istri pertama nya, cacian demi cacian di lontarkan nya di depan umum , begitu mencabik luka lama nya saat Abby Pratama meninggalkan nya, perih, rapuh dan ahkirnya hancur.
Dari situlah ia tahu bahwa sesungguh nya istri pertama nya juga merasakan nya saat ini.
Dia pun bertekad tidak ingin ada wanita lain yang merasakan sakit nya terabaikan, meskipun dia harus menanggung perih nya tuduhan sebagai wanita hina.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yulia ari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Srigala Malam
Sesampai di villa , risa sudah tak sanggup lagi menahan isak tangis nya , sengaja menyalakan shower sangat kencang , mengguyur kepala dan seluruh tubuh, tidak peduli dengan pakean nya yang basah kuyup,
arggg.... aku hanya ingin bahagiaaaa.. akupun istri nya, aku bukan penggoda... aaaa......!!! , aku juga punya perasaan , perasaanku yang telah lama hancur dan rapuh karena nya.
Risa berteriak di bawah deras nya air shower, meluapkan isi hati nya, mencurahkan perasaan nya, seakan tidak rela dirinya di anggap sang wanita penggoda, karena sesungguh nya dialah cinta pertama abby.
" Sayang...tok ..tokk..tokk.. sayang kamu kenapa.? " Setelah puas mencari risa keliling pantai dan tidak menemukan nya, abby memilih pulang mungkin risa ada di villa, dan saat masuk dalam kamar ia mendengar suara air mengalir deras dari balik pintu.
Apa yang terjadi ya, kenapa dia pergi begitu saja, apa dia sakit..? humm..
Saat risa membuka pintu toilet, abby berjalan menghampirinya, meraih tubuh istrinya yang terbalut handuk putih
" Apa kamu sakit sayang , humm..?" membawa tubuh mungil nan seksi duduk di pangkuan nya.
" Lepaskan aku akan mengenakan pakean " risa terus menolak suami nya, dan berjalan mencari pakean ganti yang ada di lemari .
Apa aku harus mengatakan padanya, tidakk.. aku bisa menyelesaikan sendiri. tak seharus nya aku mengabaikan suamiku, iyaa aku adalah istri nya juga.
"Katakan padaku sayang.. apa yang terjadi..? jangan membuatku cemas..! " Berdiri di belakang istrinya yang sibuk mengenakan pakean, dan terus meminta penjelasan dari nya karena pergi begitu saja .
Percayalah padaku, kali ini aku akan selalu membuatmu bahagia. hisst...
Meraih tubuh pujaan hati nya lalu membalikanya menghadap wajah tampan nya. " kamu menangis sayang..? " terkejut saat mendapati mata sembab dan merah di kedua mata indah nya.
" Tidak , tadi aku mencuci rambut ku, lalu air shampo masuk kedalam mataku, apa kamu khawatir padaku sayang ? "
"Tentu saja, aku suamimu ! " meraih wajah tirus sang istri dengan kedua telapak tangan nya dan menekan nya lembut seperti orang yang sedang gemas.
"Maafkan aku tadi meninggalkanmu disana, perutku terasa sakit" mencari alasan yang masuk akal supaya abby tidak menanyakan tragedi yang membuat luka hati nya semakin perih bak di sayat sembilu.
"Apa sekarang sudah baikan sayang ?" beralih meraih perut ramping singset ,mengusap usap penuh kelembutan...
***
Avi siang ini hendak menghubungi jaya untuk menanyakan kabar suami nya yang sedang rapat di kota De. Pikirnya karena jaya juga bekerja pada suami nya dan orang kepercaan hotel pratama.
" Tut.. tutt.. Hallo jaya.." saat sang pemilik no mengangkat telfon masuk nya, avi ragu ragu bertanya tentang suami nya, takut dikira posesif karena merepotkan orang lain untuk menghubungi suami nya . " hai vi.. ada yang bisa saya bantu..?"
huhh... aku harus bilang apa ini, benar saja kata doni avi akan menghubungiku.
" Bisa bicara sama abby gak ya jay..? kata doni hp nya tertinggal di kantor sini " ahkirnya memberanikan diri meminta tolong untuk berbicara pada suaminya.
" Maaf vi, aku sedang di luar , nanti kalau bertemu aku hubungi ya. " rambut rapi nya sudah tumbang bak tertiup angin laut karena salah tingkah tanpa dia sadari tangan nya asyik mengacak acak rambut hitam nya. " baiklah, maaf sudah merepotkan mu "
seakan lolos dari kejaran segrombol srigala malam yang tengah mengendus dan hendak mencabik cabik mangsa nya jaya menghempaskan napas panjang yang seakan tertahan dalam tenggorokan nya, sesaat avi telah mamatikan telfon nya.
jiahhh kapan ini akan berahkir.. aku saja panas dingin begini.. bagaimana nanti risa jika avi mengetahui yang sebenarnya. Semoga nanti kamu akan siap dan tegar bila avi berbuat nekat atau bahkan akan melukai hatimu ris.