NovelToon NovelToon
Adinda Untuk Kapten Zaid

Adinda Untuk Kapten Zaid

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Action / Poligami / Tamat
Popularitas:12.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: Bunda Nova

Perjuangan seorang kapten gagah berani dalam mendapatkan cinta seorang gadis yang merupakan adik dari sahabatnya sendiri serta pengorbanannya dalam tugas mengabdi pada negara.


" Zaid tidak perlu dijodoh-jodohkan. Zaid bisa mencari jodoh Zaid sendiri, Bu " tolak Zaid mentah-mentah.

" Kali ini kamu harus menerimanya karena ini permintaan almarhum ayah kamu dan kamu akan segera menikah dengan Adinda, adiknya Arjuna " titah sang ibu.

" Apa ?"


" Dinda menolak perjodohan ini. Kenapa harus dinda ? Kenapa bukan Kak Tiwi aja yang dijodohin " tegas Adinda menolak rencana perjodohan sang bunda dan sang kakak.

" Kamu harus menerimanya dan kamu akan segera menikah dengan Kapten Zaid "

" Apa ? "


Note : Follow ig author ya 🤗 @ovadelovee

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda Nova, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AKZ part 31

Kevin akhirnya berhasil melacak posisi Pertiwi. Saat ini Pertiwi berada di gedung apartemen tempat Mario tinggal.

Farhan segera mengganti jasnya dengan jaket yang selalu dikenakannya saat berangkat. Kemudian ia mengendarai mobilnya menuju lokasi Pertiwi. Sementara Kevin diperintahkan untuk kembali ke perusahaan.

Setelah memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, akhirnya Farhan sampai juga di gedung apartemen tempat Mario tinggal.

Farhan segera menaiki lift menuju lantai dimana Mario tinggal. Pikirannya hanya tertuju pada keadaan sang istri. Ia sangat khawatir Mario akan melakukan hal buruk kepada Pertiwi. Farhan bergegas keluar dari lift saat telah sampai di lantai yang dituju. Setengah berlari ia menuju unit apartemen milik Mario.

Dengan nafas menderu Farhan sampai di depan unit apartemen milik Mario.

" Sial, apa kodenya ? " gumam Farhan frustasi saat ia menekan kode akses yang selalu ditolak.

Farhan mengacak kasar rambutnya. Ia menghela nafas, mengingat-ingat kode yang dulu ditekan oleh Pertiwi saat memergoki Mario dengan Tika.

" Ya, tanggal lahir Pertiwi " girang Farhan lalu dengan segera menekan kode berdasarkan tanggal lahir sang istri.

Pintu akhirnya terbuka dan Farhan segera masuk. Di ruang depan ia tak menemukan siapapun. Hanya sofa yang nampak berantakan. Farhan melangkah lebih dalam hingga ia menemukan kemaja Pertiwi terserak di lantai.

Deg... Detak jantung Farhan berdegup kencang. Ia meraih pakaian istrinya itu.

Tuhan, tolong jaga Pertiwi untukku. Jangan biarkan hal buruk menimpanya.

Mohon Farhan penuh harap.

Terdengar suara gedoran pintu dan suara seseorang yang berteriak di depan pintu. Farhan bergegas menuju arah suara dan melihat Mario yang sudah berantakan mencoba membuka pintu kamar mandi yang tertutup rapat.

Amarah Farhan semakin menjadi. Tangannya mengepal lalu ia menarik tubuh Mario dan menghadiahi Mario dengan pukulannya. Mario berusaha membalas, namun Farhan yang dilanda amarah terus menyerang Mario hingga ia tersungkur, tak berdaya lagi melawan.

Setelah puas memukuli Mario, Farhan mengetuk pintu kamar mandi.

" Wi, kamu gak apa-apa ? " tanya Farhan khawatir.

" Farhan ? Itu kamu kan ?Aku gak salah denger kan ? " tanya Pertiwi sambil keluar dari bath tub dan melangkah mendekati pintu kamar mandi.

" Iya, ini aku... Ayo buka pintunya, kita pergi dari tempat ini ! " seru Farhan lagi.

Pertiwi segera membuka pintu kamar mandi, kemudian melihat sang suami yang berdiri di hadapannya. Pertiwi segera menghambur ke pelukan Farhan tanpa menyadari jika tubuhnya basah dan tanpa mengenakan kemeja yang menutupi tubuh bagian atasnya.

Farhan menelan saliva dengan susah payah, kali ini ia bisa melihat dengan jelas tubuh indah milik istrinya walaupun hanya bagian atasnya saja.

Farhan segera membuka jaket lalu memakaikannya pada Pertiwi kemudian segera membawa Pertiwi pergi dan meninggalkan Mario yang sudah babak belur ia hajar.

Di dalam mobil, rasa itu kembali menyergap Pertiwi. Kendati tubuhnya masih basah tetapi ia masih merasa kepanasan bahkan rasa itu jauh lebih panas dibanding sebelumnya. Pertiwi membuka jaket milik Farhan yang menutupi tubuh bagian atasnya.

" Kamu kenapa, Wi ? " tanya Farhan yang merasa aneh dengan sikap Pertiwi.

" Panas... Gerah... " ucap Pertiwi dengan wajah memerah

Pertiwi hampir saja melepaskan jaket Farhan yang menutupi tubuhnya.

" Tahan wi, sebentar lagi kita sampai ! " ucap Farhan sambil menahan Pertiwi yang hampir meloloskan jaket dari tubuhnya.

Beruntung kaca mobil Farhan tidak terlihat dari luar sehingga tidak ada yang bisa melihat tubuh Pertiwi.

Farhan melajukan kendaraannya secepat mungkin agar mereka sampai di apartemennya. Farhan membawa Pertiwi menuju unitnya dengan menggendong Pertiwi. Segera setelah masuk ke dalam apartemen, Farhan membawa Pertiwi untuk berendam di bath tub. Setidaknya itu akan mengurangi apa yang dirasakan Pertiwi meskipun untuk sementara.

Farhan segera menghubungi Kevin, menanyakan cara agar bisa mengobati Pertiwi yang terlanjur diberi obat perangsang oleh Mario.

Betapa tercengangnya Farhan saat Kevin memberikan jawaban untuk melakukan hubungan suami istri sebagai obatnya.

Farhan mengusap wajahnya kasar lalu melemparkan dirinya duduk di sofa.

" Han... Tolong aku, rasanya semakin panas ! " ucap Pertiwi dengan nafas terengah.

Farhan begitu terkejut karena Pertiwi tiba-tiba ada di hadapannya dengan tubuh yang hampir tanpa busana.

" Wi... Maafin aku, satu-satunya jalan mengobati kamu hanya dengan berhubungan i***m " ucap Farhan dengan menelan salivanya melihat tubuh seksi sang istri.

Pertiwi mengangguk,

" Lakukan saja " ucap Pertiwi sambil menghampiri Farhan lalu mencium bibir Farhan dengan penuh n***u.

Mendapat serangan mendadak membuat hasrat Farhan naik. Sebagai laki-laki normal tentu saja ia pun menginginkannya.

Farhan menatap Pertiwi yang sudah berkabut gairah.

" Kamu yakin, Wi ? Mau melakukannya sekarang ? Setelah melakukannya kamu akan terikat selamanya denganku " ucap Farhan yang dijawab dengan anggukan oleh Pertiwi.

Farhan tak menyia-nyiakan waktu, ia segera membawa sang istri ke kamar dan membaringkannya di peraduan. Farhan segera membuka semua yang melekat di tubuhnya serta menanggalkan yang tersisa di tubuh Pertiwi.

Keduanya kini polos tanpa sehelai benang pun. Farhan ******* bibir Pertiwi dengan rakus. Merasai bibir manis sang istri yang telah lama didambanya. Pertiwi membalasnya dengan penuh hasrat.

Hingga akhirnya penyatuan terjadi diantara mereka. Farhan begitu bahagia karena bisa menjadi yang pertama untuk sang istri. Begitu pun dengan Pertiwi, ia bahagia bisa mempertahankan mahkota yang dijaganya dan menyerahkannya hanya kepada sang suami.

Hingga akhirnya keduanya merasakan pelepasan bersama setelah merengkuh kenikmatan dunia yang membawa mereka serasa terbang menuju nirwana.

" Terima kasih telah menjaga dan menyerahkannya padaku. Aku mencintaimu, Pertiwi " ungkap Farhan mengutarakan isi hatinya sambil mengecupi pucuk kepala sang istri yang terbaring lelah di sampingnya dengan tubuh bermandikan peluh.

" Hem... Aku juga mencintaimu. Maafkan aku karena sudah menemui Mario tanpa memberi tahumu lebih dulu " aku Pertiwi dengan rasa bersalah.

Entah apa yang terjadi seandainya Farhan tidak datang menyelamatkannya tadi. Mungkin ia akan hidup dalam penyesalan seumur hidupnya.

Farhan menyunggingkan senyum membuatnya semakin terlihat tampan meskipun wajahnya penuh keringat.

" Semua ada hikmahnya... Tanpa kejadian tadi, mungkin kita tidak akan pernah bersatu. Dan aku tidak akan pernah tahu perasaanmu padaku. Awalnya kupikir, aku cinta sendiri. Tapi sekarang aku bahagia karena ternyata kamu juga mencintaiku " ucap Farhan lalu mendekap sang istri.

Pertiwi memeluk Farhan dengan erat.

" Mulai sekarang, aku sepenuhnya menjadi istrimu. Dan aku akan selalu mencintaimu " ucap Pertiwi.

" Kamu harus janji, jika nanti ada hal yang diluar perkiraanmu, kamu akan tetap menerimaku dan berada di sisiku selamanya " pinta Farhan.

" Baiklah, aku berjanji suamiku sayang " ucap Pertiwi sambil mengecup pipi Farhan.

" Dih, mulai nakal ya ! " ucap Farhan sambil mencubit hidung Pertiwi.

" Kamu harus tanggung jawab lho ! " bisik Farhan.

Pertiwi mengernyitkan keningnya, bingung mengartikan ucapan Farhan.

" Tanggung jawab apa ? " tanya Pertiwi.

Farhan meraih tangan Pertiwi lalu membawanya menyentuh miliknya yang sudah tegak kembali.

Ya, ampun... Dikasih sekali, keterusan mau lagi... mau lagi...!

1
juwita
mampir
SJR
Assalamu'alaikum guys, mampir yuk ke novel ku ini, "ISTRI BERCADAR MILIK KETOS TAMPAN" saling suportnya dan jangan lupa like dan follow nya ya 🙏❤️😊
Olivia
Alhamdulillah lega rasanya melihat mereka yang pada akhirnya benar-benar menikah, ya meskipun memang belum ada cinta di hati Dinda untuk Zaid, tapi ya nggak papa lah yang penting nikah dulu ya😊😊😊
Olivia
Tenang saja ya Arjuna, insya Allah Zaid bisa kok membahagiakan Adinda, karena Zaid memang sudah benar-benar mencintainya bahkan sudah sejak lama menyimpan perasaan itu untuknya😊😊😊
Olivia
Alhamdulillah senang sih kalau pada akhirnya mereka benar-benar dijodohkan semoga saja lewat perjodohan ini bisa menjadi kemajuan untuk hubungan Adinda dan Zaid kedepannya nanti, agar bisa benar-benar menyatu dan ikatan suci pernikahan dan bukan atas nama perjodohan tapi atas nama Cinta, ya semoga saja hubungan dekat langgeng terus kedepannya, ya meskipun aku tahu pasti Adinda akan menolak perjodohan ini, tapi jika Zaid benar-benar mencintai Adinda maka Zaid harus benar-benar memperjuangkannya kan🥺🥺🥺
Olivia
Tenanglah Zaid, karena insyallah jika kalian benar-benar berjodoh maka pasti takdir akan benar-benar menyatukan kalian di waktu yang tepat nantinya😊😊😊
Olivia
Ya untuk permulaan cukup bagus lah, cukup menarik untuk di baca kok😊😊😊
Wati Watipristika
Luar biasa
Erina Munir
tq ya umi othor atas karyanya...
Erina Munir
wahhh...jangan2 si reksa anaknya pk lukman tuh...yg d culik...mungkin juga penculiknya bpk tirinya reksa ya thor
Erina Munir
ya nihh.... othorkan mak comblang...🤣🤣🤣
Erina Munir
hahaa...masih baru nih masalahnya...jdi wajar klo evan curiga
Erina Munir
tsu niih bang bagas kadang2 duja telmi...hadeeh...dalah paham muluu
Erina Munir
sabar bagas...ternyata alesha udh nyadar kok...evan juga udh sadar dri pingsanya....siap2 aja alesha buat berbahagia sama bagas
Erina Munir
evan ga lakkii...payah...hrsnya tegas dong...gimana klo berumah tangga nnti nih...
Erina Munir
heheee...intermezo ya thoor
Erina Munir
jodoh kan d tangan Allah...tpi kenapa manusianya...yg maksaiin ya hrs begini atau begitu ya thor
Erina Munir
klo didikan ortunya bagus yah in syaa Allah hasilnya seperti yg d harapkan
sonya yunisa
Bagus bgt 👍🏼👍🏼
Erina Munir
wahhh...anak kokay neehh...psling2 msu d jodohin...tpi ga mau...kabuur deeh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!