Hari pernikahan menjadi hari malapetaka yang akan membuatmu menjadi sosok yang begitu mengerikan.
Maria, itu adalah nama wanita itu, dan sang suami bernama Budi. di malam pernikahannya, Budi telah merencanakan sesuatu yang akan membuat kehidupan Maria benar-benar menjadi malapetaka yang begitu luar biasa.
"Kau harus tau, kalau kekasih dan keluarga kekasihmu telah menjualmu padaku!" seru pria yang bernama Alex Juan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pergi ke pesta
Hari ini Maria akan pergi bersama dengan Fathan. pria itu sudah mempersiapkan segalanya Untuk Maria. mulai dari pakaian, make up dan sebagainya.
Fathan benar-benar ingin membuat Maria menjadi di sesuatu yang sangat luar biasa, pria itu ingin mengatakan kepada dunia kalau Maria adalah miliknya. tidak boleh ada yang mendekati Maria selain dirinya.
"Kenapa wajah anda seperti itu Tuan?" tanya Gofar kepada Fathan.
"Kau tahu sendiri kan Gofar kenapa aku seperti ini, Jadi kau tidak usah bertanya seperti itu padaku." jawab Fathan.
"Maaf Tuan.." ucap Gofar yang kemudian masuk ke dalam mobil. pria itu kemanapun Fathan pergi pasti Gofar akan selalu mengikutinya. Bagaimana tidak Fathan adalah seorang pria asing yang bukan berasal dari Indonesia. Hal itu membuat Fathan selalu membutuhkan bantuan Gofar.
Terlihat Fathan terus meremas kedua tangannya, jantungnya terus berdebar tidak karuan saat dia mulai membayangkan wajah Maria. pria itu benar-benar jatuh cinta kepada Maria, seorang wanita yang ditemuinya di bandara Beberapa bulan yang lalu.
"Tenanglah Tuan, Jangan bersikap seperti itu pasti anda akan bertemu dengan Nona Maria." canda Gofar kepada Fathan.
Saat mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Gofar, tentu saja hal itu membuat Fathan malah grogi tidak karuan.
"kau jangan berkata seperti itu Gofar, hal itu malah membuatku menjadi salah tingkah seperti ini." jawab Fathan.
Memang Fathan selalu berkata blak-blakan kepada Gofar, pria itu selalu percaya dengan Gofar sepenuhnya.
"Tapi kalau anda bersikap seperti itu, apakah hal itu tidak membuat anda terlihat seperti seorang pria yang gagal mendekati seorang wanita?" tanya Gofar.
Tatapan tajam mata Fathan langsung menatap Gofar, pria itu ingin sekali melempar kan Gofar keluar dari mobilnya.
"Kau jangan berkata apapun Gofar, kau malah membuatku tidak tenang seperti ini." ucap Fathan.
Akhirnya pria itu tidak melakukan apapun karena mendengar perkataan majikannya seperti seorang pria yang begitu depresi saat mendekati kekasihnya.
"Aku tidak akan mengatakan apapun, karena tuan Fathan dan diriku sama-sama pria jomblo. Kalau dia sampai mengatakan sesuatu kepadaku pasti aku akan langsung skak mat." guman Gofar dalam hati saat dirinya menatap majikan yang berada di kursi belakang.
Beberapa menit kemudian akhirnya Fathan sudah sampai di apartemen perusahaannya, pria itu keluar dari mobil sembari terus memegang dadanya.
"Dasar jantung kurang ajar, kau dari tadi berdetak tidak teratur seperti ini. kau ingin membunuhku ya.." gerutu Fathan yang terus memegang dadanya.
Pria itu benar-benar merasakan sebuah cinta yang tidak bisa dia bendung, padahal di dunia bisnis yang selalu dia geluti begitu banyak wanita yang selalu ingin mendekatinya. namun sekarang begitu berbeda, dia benar-benar jatuh cinta kepada seorang janda muda yang berusia 19 tahun.
Usia Fathan dan Maria terpaut sekitar 10 tahun. usia fatan sekarang 29, memang tubuhnya yang terlihat bongsor tidak akan ada orang yang mengira kalau usia Fathan sekarang baru berusia 29 tahun. pria itu memasuki apartemen perusahaannya, berulang kali dia menghembuskan nafasnya, berulang kali pula Dia memegang dadanya sembari menenangkan dirinya sendiri.
"Aku tidak boleh terlihat seperti pria bodoh seperti ini, aku harus terlihat begitu cool dan mengesankan. dengan begitu aku akan membuat Maria sedikit demi sedikit jatuh cinta padaku." ucap Fathan.
Sedangkan Gofar yang dari tadi mendengar majikannya menggumam tidak karuan, tentu saja Gofar hanya diam saja pria itu tidak ingin mengatakan apapun yang membuat bosnya akan marah kepadanya.
"Kalau aku sampai memiliki seorang kekasih.
kemungkinan besar aku akan bersikap seperti Tuan Fathan, lihat saja usiaku sudah 30 tahun aku tidak pernah sekalipun mendekati seorang wanita. aku dan Tuan Fathan sama-sama pria yang kurang pergaulan dengan seorang wanita." guman Gofar dalam hati.
Akhirnya Fathan sudah sampai di ruangan Mariah, pria itu mengetok pintu apartemen milik Maria.
Tok..
Tok..
Tok..
Fathan yang mengetuk pintu kamar apartemen Maria,
Ceklek..
Suara pintu apartemen itu terbuka, yang keluar bukan Maria, yang keluar adalah Mbok Darmi.
"Ibu, di mana Maria?" tanya Fathan kepada Mbok Darmi.
"Masuk Tuan, Maria sedang menunggu Anda. dia kelihatannya sedang memakai lipstik." jawab Mbok Darmi.
Sebuah senyum terukir di wajah Fathan, pria itu dan Gofar masuk ke dalam apartemen Maria. sekitar 5 menit kemudian Maria sudah keluar, wanita itu memakai pakaian yang begitu indah dress pesta yang pernah coklat muda yang begitu indah dihiasi beberapa payet yang membuatnya berkilau cantik.
Maria benar-benar begitu mempesona hingga membuat tatapan mata Fathan dan Gofar menatap Maria tanpa berkedip sama sekali.
"Cantik.." ucap Fathan yang lolos begitu saja.
"Terima kasih." jawab Maria yang tersenyum kepada Fathan. Hal itu membuat Fathan mukanya langsung bersemu merah.
** bersambung **