Elea Zara adalah seorang remaja ceria yang bersekolah di SMA favorit, dia bertemu dengan cowo kaya raya dan super nyebelin yaitu Aksara Zean yang ganteng dan hits di sekolah.
Pada hari pertama pertemuan mereka pun aksara sangat benci kepada elea karena kecerobohan elea, dan tidak patuh pada peraturan aksara. Sedangkan teman satu angkatannya sangat takut dan menghormati aksara.
Di perbatasan gerbang sekolah elea berlari sambil menangis pada saat bersamaan hujan deras ikut turun. Elea mulai kehilangan keseimbangan dan kehilangan arah pada saat berlari karena perasaan yang sangat menyakitkan seseorang yang menyakitinya ternyata rasa berlebihan itu sangat amat fatal.
Bagi elea, cinta itu adalah suatu yang sangat indah yang bisa di rasakan semua orang, mengapa baginya itu luka dan kenapa harus merasakan kerinduan yang menyakitkan.
Apa yang akan terjadi dengan kisah cinta elea dan aksara ?
Tunggu yaaa part selanjutnya !!!
Jangan lupa follow dan komen ya teman-teman, saya pemula yang
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sweet Pen ASIAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
My First Love
Suara mobil sport melewati kerumunan murid yang terkesima melihatnya dan terparkir rapi samping gedung sekolah. Elea tidak peduli dengan adanya mobil tersebut karena tau bahwa mobil itu punya aksara. Lain hal nya dengan victoria dia belum tau bahwa aksara punya mobil yang sangat keren dan baru pertama kali di bawa ke sekolah. Ezra masih menatap elea masih kebingungan dengan hp baru karena dia tau kalo elea tidak mungkin membeli hp mahal yang sedang di genggamnya, dia ragu untuk menanyakan hal tersebut dan mencoba untuk cuek.
Satu menit pun berlalu, semua murid apalagi yang perempuan masih berkerumun penasaran ingin melihat siapa yang mengendarai mobil itu. Seseorang membuka pintu depan kiri dan kanan ternyata yang keluar di pintu kanan adalah aksara memakai seragam rapih memakai tas dengn 1 tali di lepas dan satunya di pasang. Di sebelah kiri ada rafi yang memakai seragam rapih, tas yang di pakai 1 tali dan lepang 1 talinya, yang tidak kalah ganteng dari aksara bahkan lebih manis dari aksara, terlihat baik dan penyayang. Elea masih enggan untuk melihat seseorang yang menjadi spotight, lalu alice memegang muka elea dan mengarahkannya ke arah mobil sport tersebut.
Elea sampai tak berkedip melihat seseorang gang keluar dari pintu mobil kiri, dia baru pertama kali melihat seseorang yang menggetarkan hati nya membuat cinta pandang pertama atau biasanya anak muda mengatakan my first love. Baginya seseorang itu terlihat lebih segalanya di banding aksara, seseorang itu mulai berjalan mendekatinya elea berharap seseorang itu menyapanya, tapi aksara yang malah mengatakan "ngapain lo ngeliatin gua? Naksir?"
"Dih siapa juga yang ngeliatin lo, nyebelin." ungkap elea yang masih menatap seseorang itu, dan seseorang itu pun kembali berjalan melewati kerumunan sambil menatap elea dengan senyum sepersekian detik yang membuat elea senyum salah tingkah. Ezra langsung mengagetkan elea sambil mengatakan "El kamu kenapa ?."
"Euhh gapapa hehe." sambil menggaruk kepala yang tidak gatal
Victoria yang melihat aksara melewatinya ikut berjalan mengikutinya di ikuti oleh fely, luna dan roy.
Murid yang terpesona melihat aksara akhirnya bubar dan berjalan menuju kelas masing-masing begitupun dengan geng elea. Sesampainya di kelas dan duduk, pelajaran pertama pun di mulai dengan sangat seru. Pelajaran yang membuat elea semakin terpukau kepada seseorang karena bisa menjawab beberapa pertanyaan dari guru padahal aksara pun tak terkalahkan dia yang menjawab lebih banyak tapi elea hanya terpukau oleh seseorang itu.
Jam istirahat pun berbunyi semua murid pergi ke kantin untuk beristirahat. Istirahat kali ini hanya elea dan alice saja yang hendak ke kantin karena ezra dan robert pergi ke perpustakaan karena mau merapikan buku yang baru datang mereka berdua yang di tugaskan untuk bertanggung jawab perpustakaan. Di perjalanan menuju kantin dengan melewati beberapa lorong Elea dan alice sangat bersemangat cerita tentang drakor yang baru saja di tonton yaitu crash landing on you yang menceritakan dua orang saling mencintai tapi berbeda negara yang menbuat cinta itu sulit bersatu. Hendak melewati belokan ke arah kantin tiba-tiba brukkk elea terjatuh dan di tertawakan oleh geng elit, roy dan aksara. Elea melihat mendongakan wajahnya melihat sekeliling betapa malunya bukan karena dilihat oleh aksara atau geng elit tapi dilihat oleh seseorang yang membuat hatinya bergetar. Tapi elea semakin menyukainya karena seseorang itu dengan tidak menertawakan ia yang terjatuh, tapi dia malah menjulurkan tangannya hendak membantu elea untuk berdiri. Ketika elea memegang tangan tersebut supaya bisa berdiri, tetapi tangan seseorang itu di tarik oleh aksara yang mengakibatkan terlepas dari tangan elea lalu hilang keseimbangan karena lantai yang dipijaknya licin, pada saat mau terjatu elea sudah beteriak karena mau terjatuh ke arah belakang dengan buru-buru seseorang itu menangkap badan elea. Pada saat itu elea mulai merasa aman karena di tangkap tidak jadi terjatuh oleh orang yang ia suka sambil menatap tanpa berkedip.
Lalu seseorang itu bertanya "kamu gapapa kan ?." elea masih belum menjawab karena masih nyaman menatap muka yang ganteng itu. Kembali lagi seseorang itu bertanya "heyy kamu gapapa, apa ada yang sakit ?."
Elea pun mulai tersadar sambil berdiri dan masih di pegang pundak nya oleh seseorang "Eh yaa aku gapapa ko aman."
Seseorang itu mengangguk "oh oke syukurlah." Langsung alice menghampiri elea dan membantu hendak memapahnya. "El kayanya kaki kamu aga terkilir ya, mau aku anter ke uks aja ?"
"Aku gapapa ko al aman ini aku ga ngerasain sakit ko." dengan menggerakan kaki sebelah kanannya.
"Eh itu lo ga usah maksa kaki lo tuh terkilir udah sono ke UKS." dengan nada sedikit khawatir tapi benci aksara mengatakan itu.
Dengan sigap dan cekatan seseorang itu langsung menggendong elea berjalan menuju uks, "eh sorry ya gue gendong takut kaki nya tambah parah."
Jantung elea semakin kencang dan tidak berhenti menatap seseorang itu. Alice, aksara dan roy mengikuti dari belakang terlihat muka victoria kesal karena misi nya yang gagal hendak mencelakai elea yang sengaja menaruh sabun di lantai supaya elea terjatuh dan malu.
Lima menit berlalu akhirnya sampai di uks lalu di periksa dengan dokter yang berjaga di hari itu. Setelah di observasi dan di obati aksara dan rafi buru-buru bertanya ke dokter secara bersamaan "bagaimana dok keadannya ?." alice pun kebingungan dengan dua cowok itu kenapa mereka bisa menanyakan hal yang sama secara berbarengan. Aksara dan rafi saling memandang dan sedikit tidak enak, dokter pun menjelaskan bahwa keadaanya baik-baik saja hanya sedikit luka biasa dan sudah di atasi dengan baik. Setelah menjelaskan dokter pun keluar hendak berisitrahat karena pasien ada yang menunggu.
"Mangkanya jalan lo ati-ati kebiasaan ceroboh tuh kaya gini." dengan muka ketus aksara.
"Apaansii gue udah hati-hati tapi lantainya emang licin banget mungkin ada yang jebak gue kali." nada elea tidak mau kalah dengan aksara.
"Trus lu nuduh gue ?."
"Ya bisa aja kan."
"Jangan fitnah lo."
"Udah sekarang kan udah aman, gue cabut dulu ya lo udah aman sekarang viar alice yang jaga lo." suara rafi dengan tenang terdengar
"Makasi banyak ya udah bantuin gue." elea tersenyum
"Oke santai."
Aksara, roy dan rafi mulai berjalan meninggalkan ruangan uks. Alice melihat muka elea yang masih tersenyum dan terlihat membayangkan kejadian tadi.
"El lo kenapa senyum-senyum, lo naksir ya sama yang gendong lo tadi ?."
"Ehh engga ko engga." sambil malu-malu menjawab
"Lo udah kenalan belom ?."
"Yaampun gue sampe lupa dia siapa, tadi pagi gue udah merencanakan mau kenalan pas jam istirahat. Seketika gue blank pas dia bantu gue tadi gue ga bisa ngomong." sambil menepuk jidat yang tidak ada nyamuk
"Ohhh itu lo kedistrak suka kayanya el hahaa."
"mmmm nggaa ah kayanya hehe."
Terdengar suara pintu uks terbuka, seseorang itu datang lagi membawakan makanan dua untuk elea dan alice. "Kalian kan belum sempet ke kantin nih gue bawain makanan di makan ya takut keburu masuk." Ucap rafi sambil menaruh makanan di atas lemari kecil yang biasa untuk tempat makanan atau hp dll.
Setelah menaruh langsung berjalan pada saat rafi memegang pintu elea berseru. "Tungguuuuu, nama lo siapa ? Kita belum kenalan."
Langkah kaki rafi terhenti lalu menoleh ke arah kasur elea sedang berbaring dan tersenyum "gue rafi sahabat aksara."
"Gue elea, makasii ya udah bantuin gue tadi dan makasih juga buat makannya."
"Oke." jawab rafi singkat berbalik ke arah pintu untuk membuka dan meninggalkan uks.
"Dia rafi, ko gue baru liat ya tapi ko dia bisa sih sahabatan sama cowo senyebelin itu ya." dengan nada penasaran elea
"Ya iya baru liat kan lo baru masuk kenaren, dia itu udah lama sahabatan sama aksara bahkan mereka ga pernah berantem." ucap alice sambil membuka makanan di atas lemari pendek
"Hmm gue jadi penasaran sama rafi."
"Udah mikirnya nanti lagi sekarang makan dulu, duduk ya, bisa kan makan sendiri atau mau gue suapin." ucap alice sambil memberikan satu piring
Elea menggeleng "ngga gue bukan orang sakit hahahaaa."
Mereka pun makan dengan lahap karena lapar, tiba-tiba terdengar suara berlarian memasuki ruang uks. Yaa itu ezra dan robert dia baru di kabari alice lewat pesan teks.
"Eh kamu gapapa kan el" ucap ezra sambil melihat badan elea takut ada yang terluka
"Gapapa aman ko zra cuma sedikit luka aja di bagian kaki tapi tadi udah di obatin dokter ko."
"Ko bis sih el kamu jatuh, ada yang dorong atau gimana ?"
"Tadi sih lantainya licin banget."
"Wahh kayanya itu ulah geng elit lagi karena siapa lagi yang benci sama kamu el?."
"Mungkin juga sih, tapi yaudah lah gapapa."
Suara bel berbunyi menandakan bahwa istirahat sudah berakhir tandanya jam pelajaran berikutnya di mulai. Elea yang sedikit kesakitan berjalan hendak di bantu jalan oleh ezra tapi elea menolak karena masih ada alice yang bisa bantu. Lalu ezra dan robert berjalan di belakang elea yang sedang di pegang oleh alice.
Tak lama kemudian mereka sampai di kelas, terlihat muka aksara sedikit khawatir tapi berusaha jual mahal. Rafi terlihat sedang membaca buku dan mendengarkan musik sebelum guru masuk ke kelas. Vicky sedang merencanakan hal selanjutnya bersama fely dan luna. Lima menit kemudian guru datang dan pelajaran pun di mulai semua orang berfokus pada pelajaran tersebut.
Elea mencuri-curi pandangan pada rafi, ezra yang sempat memergoki elea yang beberapa kali melihat ke arah rafi mulai sedikit timbul pertanyaan kejadian apa yang terjadi tanpa dia ketahui apa hal yang terjadi berkaitan dengan luka kaki nya elea tadi.
Tenggg tenggg tengg ...... Bel berbunyi waktunya meninggalkan kelas untuk pulang. Semua murid dan guru perlahan meninggalkan kelas. Aksara dan rafi merencanakan untuk nongkrong di cafe sepulang sekolah.
Ezra yang tadi penuh pertanyaan hendak menanyakannya tapi sepertinya tidak tepat, karena elea sedang mengobrol dan berencana pulang bareng naik motor alice hendak pergi makan sore bareng tapi tidak ngajak ezra dan robert karena waktunya girls time.
"Zra robert duluan ya aku pulang sama alice mau girls time dulu." Ucap elea dengan penuh antusias
"Oke, hati el." ucap ezra dan robert
Lalu mereka berpisah di parkiran, victoria and the genk pun meninggalkan sekolah hendak pergi ke mall untuk shopping karena mumet dengan rencana yang gagal tadi. Di seberang terlihat aksara dan rafi masuk mobil, kali ini rafi yang nyetir mobil aksara. Mobil itu perlahan melaju dengan kecepatan melewati anak-anak sekolah yang berhamburan pulang.
Pada saat yang sama entah kenapa tiba-tiba elea, alice, aksara dan rafi berada di satu cafe yang sama padahal mereka tidak tau rencana satu sama lain. Saat mereka berjalan mau masuk ke cafe tiba-tiba terjadi lagi, elea dan aksara saling menabrak dengan bersamaan membuka pintu cafe.
"Hah lo lagi." elea kaget dan kesal seperti biasa kalo ketemu aksara.
"Lagi-lagi lo, cape deh gue di ikutin mulu sama lo dan lo selalu nabrak gue." nada kesal aksara kembali terdengar
"Apasi lo jelas-jelas gue mau masuk duluan, berarti lo yang ikutin gue faham." ucap elea sambil meledek dengan nada kesal
"Ga ada, gue yang duluan nih liat tangan gue."
Ternyata tangan mereka bersentuhan di pintu cafe membuat mereka tidak sadar karena saling berdebat soal siapa yang ngikutin dan siapa yang duluan sampe. Pas mereka melihat bahwa tangan mereka sama-sama berpegangan, tak berselang lama tangan mereka langsung buru-buru melapaskan pintu itu. Rafi mulai berjalan melangkah membuka pintu cafe "udah ayo masuk lagian kan kita ga satu meja."
Aksara mulai mengikuti langkah rafi yang segera masuk dan duduk di meja cafe. Berbeda dengan elea yang masih mengoceh kenapa bisa bertemu si aksara yang nyebelin itu di sisi lain dia seneng bisa melihat rafi. Alice menawarkan pilihan cafe lain untuk elea supaya ga satu cafe sama aksara, dan elea pun meng iyakan pindah cafe karena memang mereka hanya ingin menghabisan waktu bersama untuk curhat dan saling bertukar cerita. Lalu mereka berdua pun pergi meninggalkan cafe tersebut dan tiba lah di sebuah cate estetik dengan penuh kebahagiaan.
Di cafe estetik itu elea dan alice memesan makanan dan minuman yang mereka sukai, dan menceritakan hal-hal dari yang tidak mereka sukai sampai yang mereka sukai. Pengalaman memilukan sampai hal yang membahagiakan.
Di cafe satunya aksara menanyakan keadaan rafi sekarang "bro gimana ortu lo di amrik, mau balik ke indo kapan ? Ucap aksara sambil meminum coffe favorite nya
"Gue ga tau bokap nyokap gue mau ke indo lagi atau gue yang pindah kesana." ucap rafi sedikit sedih.
"Oh gitu, ya kalo lo ke amrik gue disini sendiri dong. Udah lo mending tamatin sekolah disini aja bareng gue nanti kalo kita udah lulus baru kita kuliah bareng di amrik gimana ?." suara aksara yang berusaha ngasih pilihan ke rafi.