NovelToon NovelToon
bukan mauku

bukan mauku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:217.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Rifa Rivianti

Novel ini karya kedua dari penulis amatir

Sonya seorang wanita yang mempunyai kisah cinta yang rumit dan tak berjalan mulus..selalu menghadapi kegagalan
Akankah sonya menemukan cinta sejatinya
Kasih tahu sendiri ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rifa Rivianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 4

Seminggu setelah bos baru datang, kondisi perusahaan lebih stabil dari sebelum Isco menanganinya.

Isco yang dingin dan memiliki etos kerja yang tinggi membuat semua urusan kantor beres dalam sekejap.

"Kita punya proyek baru kali ini saya ingin semua sesempurna mungkin, kalian mengerti?" Kata Isco dalam meeting siang itu.

Sonya yang mengikuti meeting pun tak banyak bicara, ini adalah tanggung jawabnya sebab dia yang akan menangani proyek ini.

"Dan kamu Sonya, setelah meeting ini kamu ke ruangan saya!" kata Isco kemudian, sebelum mengakhiri meeting tersebut.

Sepeti yang diperintahkan Isco, Sonya kini berada di ruangan Isco.

"Duduk!!" Perintah Isco yang jengah melihat Sonya hanya berdiri sejak masuk ke ruangannya.

"Kata Pak Hadijaya, yang tak lain adalah ayah saya. Anda salah satu arsitek terbaik di perusahaan ini."

Isco memperhatikan Sonya yang tertunduk.

"Saya mau Anda buktikan kemampuan Anda," kata Isco tanpa menunggu jawaban Sonya.

"Saya akan berusaha yang terbaik," ucap Sonya.

----------------------------------------------

Siang itu, Sonya meninjau lokasi proyek, dia berbincang dengan mandor di sana.

Setelah dirasa cukup, kemudian dia kembali ke kantor, sebenarnya ini sudah hampir waktunya pulang, namun Sonya memilih lembur menyelesaikan pekerjaannya.

Setelah semua karyawan pulang, Isco pun keluar diiringi asisten pribadinya.

Isco melihat ada ruangan yang masih menyala lampunya, kemudian dia menghampiri setelah menyuruh asistennya untuk pulang duluan.

Di sana Isco melihat Sonya sedang berkutat dengan pekerjaannya, Isco memilih duduk di luar ruangan Sonya untuk menunggunya.

Sudah hampir jam 10 malam barulah Sonya keluar dan terhenyak kaget melihat Isco berdiri di depannya.

"Eh bapak, belum pulang?" tanyanya dengan kikuk.

"Kita pulang bersama." kata Isco sambil mendahului berjalan. Sonya pun terpaksa mengikuti, tapi setelah sampai di parkiran.

"Emm pak, saya bawa mobil sendiri, saya duluan pak," kata Sonya sambil sedikit berlari menuju mobilnya.

Sonya pun melajukan mobilnya,

Isco yang belum masuk mobil berkata pelan, "shitt... kenapa gak kepikiran dia bawa mobil, ngapain juga gue tungguin."

Kemudian Isco pun bergegas pulang.

Sesampainya di rumah, Sonya terlebih dulu melihat keadaan ibunya yang sudah terlelap tidur di kamarnya.. Dilihatnya obat Bu Hartati yang sudah berkurang, itu menandakan bahwa ibunya sudah meminum obatnya.

Sonya menyelimuti ibunya seraya memandang wajah ibunya lekat. "Maafin Sonya bu, Sonya terlalu sibuk dengan pekerjaan dan jarang mengurus Ibu," gumam Sonya dalam hatinya.

Keesokan paginya, Sonya terbangun dan langsung membersihkan diri kemudian mengecek keadaan sang ibu.Namun Bu Hartati terlihat berada di dapur, Sonya pun menghampirinya.

"Pagi Sonya," kata ibu ketika melihat sonya datang.

"Pagi Bu, udah Sonya bilang jangan masak Bu." Kata Sonya sambil mengambil alih apa yang sedang dikerjakan ibunya.

"Emang kenapa? Ibu suka kok, lagian ini kan gak berat. Daripada Ibu tiduran terus gak enak badannya nanti," kata Bu Hartati.

"Yaudah kita sarapan dulu deh," seru Sonya.

Setelah aktivitas pagi selesai, kini Sonya sudah berangkat ke kantor.

Pagi itu, semua terlihat sudah sibuk dengan pekerjaannya masing-masing.

Saat Sonya mulai bekerja, tiba-tiba Hesti teman kerjanya, datang dan dengan sinisnya berkata, "dicariin bos tuh. Ke ruangannya sekarang!"

Bergegas Sonya berjalan ke ruangan Isco.

Sementara Hesti terlihat kesal dan berbicara pada teman yang lainnya, "sebel deh gue. Baru juga gue ke ruangan bos, eh udah disuruh keluar lagi manggilin tuh si biang sial." katanya.

"Iya perasaan Pak Isco, kesannya ngedeketin dia ya, apa cuma perasaan gue aja?" kata temannya yang lain.

Semua menggendikan bahu dan kembali bekerja.

Sementara Sonya sudah di ruangan Isco sekarang, dengan segera Isco memintanya untuk menjabarkan proyek yang sedang ditangani.

Kini mereka duduk berdampingan di sofa, seraya Sonya membuka lembaran besar berisi denah dan menjelaskan apa yang sedang dikerjakannya.

Mereka nampak serius, namun sesekali Isco mencuri-curi pandang memandangi wajah Sonya di sampingnya.

bersambung

1
Iqum Jogja
Lumayan
Fay
Cerita nya udah tamat
Rf Rivi: terimakasih sdh membaca😊yuk mampir di ceritaku yg lain.
total 1 replies
Mona wita Monawita
sianida mgkin kyak a ibu nie pernah lihat di TV khusus mirna 😁😁😁
Sellia Sellia
bagus
Anna Aprilia
q ska novel2 yg kya gini,,,ga terlalu pnjang critanya mpe beratus2 episode, ga moler2 citanya, jd bacanya ga bosan,,,,
dyne
ibu dan mertua yang baik.....
nur hayati
ini nggak ada season 2 nya thor bagus banget ceritanya tapi sayang sing banget cuma 46 part
Novita Sari
isi ceritanya singkat padat dan jelas🤣🤣🤣🤣🤣
Novita Sari
aq baru ngakak thor😂😂😂😂😂
Novita Sari
aq baca maraton thor...tp masih senyum belum sampai ngakak😊😊
despa
uwowww
despa
aku dari awal episode udah meleleh
Rf Rivi: iyaaa panass tuh es cream meleleh
total 1 replies
despa
yaampun baper ahh
Nununa07
mantap hesti semanagaaaat
Nununa07
😂💪💪💪💪💪💪
Nununa07
aku mampir lagi💪💪💪💪
Nununa07
seru thor👍👍
Nununa07
aku datang lagi thor😂
Nununa07
🌻🌻😂😂😂😂👏
Nununa07
aku siap berkunjung berkali-kali thor💪😂
Naoki Miki: Izin promote thor🙏
Bercrita tntang cinta jarak jauh (LDR)
mampir yuk kekrya q 'Rasa yang tak lagi sama'🤗
tkn prfil q aja yaa jan lupa tingglkan jejakk😍
vielen danke😘
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!