NovelToon NovelToon
Arini, I Love You!

Arini, I Love You!

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: iLmaa_

Arini Aryani Putri
Lulusan tahun lalu dari Universitas Nusa Bangsa. Sudah melamar pekerjaan ke berbagai tempat namun selalu ditolak dengan alasan kualifikasinya yang tidak memenuhi standar. Sehingga mereka menjadi ragu untuk menerimanya bekerja.

Namun suatu hari, ia berhasil diterima bekerja di perusahaan Diamond Grup. Tetapi ini beda jauh dari jurusannya waktu masih kuliah dulu.

Akankah Arini mampu beradaptasi dan mengemban tanggung jawab itu? Bagaimana ia bisa menghadapi bosnya yang dingin dan selalu marah-marah padanya?
.
.
.
Simak ceritanya❤
Selamat membaca❤💋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iLmaa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Mereka sekeluarga sedang makan malam. Tidak ada yang memulai pembicaraan. Semua tenggelam dalam pikiran mereka masing-masing. Hanya ada suara gelak tawa dari Zian saja.

Suasana hening sampai makan malam selesai. pak Kusuma kembali ke kamarnya diikuti Indi, istrinya. Sedangkan Reyhan mengurus anaknya. Vian menuju teras rumahnya. Bertegur sapa dengan dua bodyguard yang selalu siap siaga.

"Apa Clara selalu datang mengganggu ke rumah ini?" Tanya Vian yang kini sudah bergabung dengan mereka di teras rumah.

"Iya tuan. Beberapa hari yang lalu nona Clara selalu mengacau. Bahkan kami hampir kuwalahan menanganinya." Jawab Aldi dengan sopan.

"Pantas saja kak Rey over protektif seperti itu kepada anaknya. Clara bahkan tidak melepaskan mereka begitu saja. Sepertinya aku juga harus bertindak dalam hal ini." Batin Vian.

Meskipun Vian jarang pulang ke rumah, ia cukup paham bagaimana hubungan kakaknya dengan mantan istrinya dulu. Vian paham wanita seperti apa Clara ini. Jika dibiarkan, ia semakin menjadi.

"Kalian tahu kan, Clara itu wanita seperti apa?" Kini tatapan Vian berubah dingin.

"Kami sudah mengerti tuan. Kami akan berusaha lebih keras lagi untuk menjaga tuan muda kecil." Balas Rafa.

"Kenapa kalian gugup begini?" Ujar Vian dan ia tersenyum tipis.

"Ya sudah, kalian istirahatlah. Terima kasih sudah menjaga keluarga kami." Ucap Vian dan menepuk bahu mereka bersamaan. Kemudian melangkah pergi menuju kamarnya.

"Kasihan kak Reyhan. Pasti ini sangat membebani pikirannya." Ucap Vian sebelum memejamkan mata.

Besok, Vian akan mencoba bicara kepada Arini. Semoga saja Arini mau menerima tawaran ini. Selain itu, ia bisa bertemu Arini setiap hari tanpa harus mencari-cari alasan.

***

Pas sekali hari ini hari Minggu, Reyhan dan Vian tidak pergi ke kantor. Arini sudah bersiap diri. Tadi pagi-pagi sekali Vian menghubunginya dan mengajaknya bertemu untuk menawarkan pekerjaan kepadanya. Arini hanya menurut saja. Kebetulan sekali ia juga belum mendapatkan pekerjaan baru.

Tok tok tok

Pintu Arini terketuk, itu artinya Vian sudah sampai di depan apartemennya. Arini mengambil tasnya dan segera berlari kecil ke arah pintu. Arini membuka pintunya dan benar saja, Vian sudah berdiri di depan pintunya. Arini mengembangkan senyumnya.

"Sudah siap?" Tanya Vian.

"Iya, ayo!" Jawab Arini dan kini ia mengunci pintunya. Mereka berjalan beriringan menuju parkiran.

"Memangnya pekerjaan apa sih yang kamu tawarkan kepadaku?" Tanya Arini penasaran. Ia menatap Vian sekilas.

"Tenang saja, ini sesuai dengan jurusan kamu kok. Dan pekerjaannya juga nyantai." Balas Vian. Ia tak mau memberitahu Arini terlebih dahulu. Ia akan menjelaskannya ketika nanti sudah sampai di rumahnya.

Setelah sampai di parkiran, Vian membukakan pintu mobil untuk Arini. Arini tersenyum tipis dan masuk ke dalam. Vian segera berlari menuju pintu satunya lagi dan masuk ke dalam mobil. Vian melajukan mobilnya menuju rumah.

Arini sedikit gugup. Walaupun ia belum tahu pekerjaan apa yang ditawarkan oleh Vian. Namun ia takut tidak bisa bekerja dengan baik. Arini meremas pelan ujung bajunya.

"Santai saja. Aku yakin kamu bisa kok." Ucap Vian dan tangannya mengusap kepala Arini dengan pelan.

"I-iya. Aku hanya sedikit takut saja." Balas Arini. Dirinya sedikit tertegun dengan sikap Vian yang tiba-tiba seperti tadi. Arini semakin gugup. Namun Arini berusaha menenangkan dirinya sendiri.

1
Enung Samsiah
clara+Novi mau dinikahi rey 11 12
Enung Samsiah
ki sjarini nngk mikir dulu anak d tinggl gitu aja,,, ceroboh
Enung Samsiah
aduuhh sirehan main nyosor wae panas dingin aja awasss jngn smpi kebablasan
Enung Samsiah
ayo siapa yg gercep dia yg dapat,, taapiii kynya hti aini ke Reyhan ya, itu klu d cium lngsung nyaut, klu sm vian blm tentu,,
Enung Samsiah
bukn tipe tapi main cium-cium aja kaauuuu,,,,
Enung Samsiah
rugi arini dong Reyhan seenak jidat Sebellll
Enung Samsiah
jreng jreng jreng,,,
Enung Samsiah
tpi ntar rebutan arini kaka,adik nih kacauuu
Enung Samsiah
waah asyiiik tuh jdi sklian jdi mmhnya,,,, 🥰
Mugiya
mampir
Lena Sari
Novi kek nya cemburu sama Arini,,,memendam rasa ya nov??
lovely
cape2 baca dari awal endingnya gantung
lovely
dasarrr dunia haluuu gak mungkin cewek ma cowok palgi saling cinta satu kamarrr gak ngapa2in 😛🥴
lovely
swetttnya reyhan nah itu donk gentle jangan biasanya nyosor2 😂😂😡
lovely
duda lebih agresif nyosor2 karena dah pengalaman 😂
lovely
klo ada visuonya pasti lebih seruuu
lovely
yg tersakiti disini vian reyhan munafik bilang g suka masih cium2😜
lovely
harusnya Arini ma Vian thour baik ga sombong bukan maa Reyhan duda lagi mimpi apa tuh dapat perawan 🤔
lovely
jangan galak2 tar bucin lo
lovely
dulu dah pernah baca cm blm kelar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!