[SUDAH TERBIT]
Ingin beli, chat me atau DM di @diagaa11
Dengan sengaja aku menggantikan kakakku di hari pernikahan kakakku. Namun pada akhirnya aku kehilangan pria yang kucintai, inikah karma?
***
Zora: Aku ini istrimu apa peliharaan yang selalu di kurung?
Gavin: Sekali kau menjadi milikku, jangan berharap orang lain bisa menyentuhmu
Cek lanjutannya...
Note: Part tidak lengkap karena untuk kepentingan penerbitan.
#My Third Novel#
Ig: @diagaa11
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DiAgaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kesempatan
Apa yang harusnya aku lakukan ya bagusnya - Batin Zora
Zora memandang sekitarnya dan melihat ada batu kecil di depannya. Zora mengambilnya dan membidik Fairy.
Tuk...
Batu itu dilempar oleh Zora dan terkena kepala belakang Fairy, Fairy langsung kesal dan mencari-cari siapa yang melemparinya dengan batu.
"Aww... Sialan! Siapa sih yang iseng banget!" kesal Fairy
"Kenapa?" tanya Gavin
"Nggak tau, tadi ada yang lempar aku pake batu," kesal Fairy
"Oh," jawab Gavin datar dan cuek
Fairy lebih kesal lagi karena Gavin sama sekali tidak memperdulikannya. Fairy kembali mengajak Gavin berbincang, namun lagi-lagi Zora iseng dan melemparkan batu ke arah Fairy.
"Sialan! Siapa sih sebenernya yang iseng banget!" kesal Fairy
Ini orang emang nyasar dia aja kah? Kenapa dari tadi aku nggak kena? - Batin Gavin
Fairy mendengus kesal dan kembali berbicara dengan Gavin. Dan lagi-lagi Zora iseng melemparkan batu ke arah Fairy, namun kali ini meleset dan malah kena kepala Gavin.
"Aww...." keluh Gavin
Aduh, kok malah kena Gavin sih? - Batin Zora
Gavin mengambil batu tadi dan mencari asal batu itu, Gavin mendekat ke arah Zora. Sedangkan Zora berharap tidak di temukan. Saat Gavin mendekat, Zora langsung di tarik oleh Bryant dan di peluk. Wajah Zora menghadap ke dada Bryant.
"Maaf aku meninggalkanmu sebentar tadi," ucap Bryant
"Oh maaf menganggu," ujar Gavin
"Tidak apa Tuan Gavin," jawab Bryant
"Bryant?" kaget Gavin
"Kau pergilah ke belakang panggung, kakakmu menunggu di sana!" bisik Bryant pada Zora
Zora mengangguk dan langsung pergi tanpa berbalik ataupun memandang ke arah Gavin.
"Apa kabar Bryant?" tanya Gavin
"Seperti yang kau lihat," ucap Bryant
"Wanitamu ya?" tanya Gavin sambil menunjuk ke arah Zora
"Aku harap," gumam Bryant "Tidak, hanya saudara saja!"
"Oh begitu, tapi kenapa kau di sini? Kau keluarga mempelai mana di sini?" tanya Gavin
"Yah, Leon sudah ku anggap sebagai saudara. Sementara Viola itu dulu kenal adikku, katanya adikku dulu teman adik Viola," jawab Bryant
"Oh begitu," jawab Gavin
"Kau di sini dengan siapa? Gadis itu?" tanya Bryant
Melihat Fairy di tunjuk-tunjuk, Fairy datang menghampiri Gavin dan Bryant lalu langsung menggandeng lengan Gavin.
"Hai... Fairy," ucap Fairy sambil mengulurkan tangan
"Bryant," jawab Fairy
Oww... Keren juga ni cowok, kalo gak dapat Gavin ya harus dapetin yang ini lah - Batin Fairy
"Ck lepas!" kesal Gavin sambil melepaskan tangan Fairy
"Aku pergi dulu Bryant," ujar Gavin
"Iya," jawab Bryant
Gavin pergi dengan langkah kasarnya dan keluar menemui asistennya. Ia bergegas pulang karena merasa jijik setelah di sentuh Fairy.
"Yah aku pulang dulu," ujar Gavin datar
"Acara belum selesai kenapa pulang?" tanya Ayah Gavin
"Badanku kotor!" tegas Gavin
"Huh terserah kau saja. Tapi kalau bisa nanti kembali lagi ke sini!" ucap Ayah Gavin
"Hmm...." jawab Gavin
"Mobil sudah siap Tuan," ujar asisten
"Buang jass ini!" kesal Gavin sambil memberikan jass yang baru ia kenakan itu
"Baik Tuan,"
Oh pasti karena Fairy - Batin Ayah Gavin
Gavin pergi untuk naik mobil dan pulang, di perjalanan ia menelfon Andy.
"Halo boss.. Apa lagi?"
"Cepat selidiki resepsi Leon, lihat apakah Zora ada di sana?"
"Iya boss,"
*****
Di Rumah
Gavin langsung pulang, mandi dan membuang semua pakaian yang barusan ia kenakan lalu mengambil ponselnya. Terdapat balasan dari Andy.
Andy
Wanita ini berbeda, tapi wajahnya mirip sekali!
•Andy send you a pict
Andy mengirimkan beberapa foto Zora yang terekam CCTV. Gavin terkejut setengah mati saat melihat gadis yang tadi ada di pelukan Bryant tadi memiliki wajah yang mirip dengan Zora.
Gavin
Aku tunggu kau di gedung resepsi Leon sekarang!
Andy
Ya ya terserah
Gavin secepatnya memakai baju, ia hanya memakai celana, kaos putih dan blazer hitam.
*****
Di Gedung Resepsi
Di sana sudah tampak sedikit sepi karena beberapa tamu sudah pulang, Gavin seperti orang kesetanan langsung mencari Zora ke seluruh penjuru.
Sialan, kenapa aku bisa melewatkan kesempatan sebesar ini! Ini kan pernikahan kakaknya, ia pasti datang! - Batin Gavin
"Boss...." panggil Andy
"Bagaimana?" tanya Gavin
"Tidak ada tanda-tanda boss," jawab Andy
"Ayo pergi ke kamar pengantin!" tegas Gavin
Gavin dan Andy pergi ke kamar pengantin, di sana Viola dan Leon sedang bercanda karena baru saja bisa duduk dengan tenang.
Bruuakk...
Gavin membuka pintu dengan kasar dan menatap Viola dengan tatapan membunuh.
"Gavin, apa yang kau lakukan?" kesal Leon
"Di mana Zora?" tanya Gavin
"Apa maksudmu?" tanya Leon
"Di mana Zora?" tanya Gavin dengan sedikit berteriak
"Aku tidak tau, sepanjang hari aku hanya menyalami tamu. Mana mungkin aku memperhatikan satu orang saja," jawab Leon
Gavin semakin naik pitam, ia menarik Viola ke arahnya dan menahan leher Viola dengan lengannya.
"Gavin apa kau gila? Lepaskan Viola!" bentak Leon
"Leon tolong aku..." pinta Viola
"Aku tanya... Di mana Zora?" tanya Gavin
"Aku tidak tau," kesal Leon
"Kalau begitu istrimu pasti tau," jawab Gavin dengan senyum seringainya
"Gavin, aku tidak tau apa-apa!" pinta Viola
Gavin semakin marah karena Viola ataupun Leon tidak mau buka mulut, dengan terpaksa Gavin mengambil pistol yang sejak tadi ada di saku blazer lalu mengarahkannya ke kening Viola.
"Kau yang mengatakannya atau dia yang hilang nyawanya!" tegas Gavin
"Apa kau gila? Lepaskan istriku!" bentak Leon
"Satu...."
"Lepaskan Viola!" pinta Leon
"Dua...."
"Kumohon Gavin," pinta Leon
"Ti..."
"Oke akan ku katakan!" sela Leon
"Leon jangan!" teriak Viola
"Maaf Viola.... Zora sudah pergi, baru saja ia pergi. Zora pergi ke luar negeri," jawab Leon
"Kemana? Katakan yang jelas!" bentak Gavin
"Aku tidak tau," jawab Leon
Gavin menarik setengah pelatuknya dan membuat Leon semakin kalang kabut.
"Ok... Ok... Aku tidak tau ke mana negara tujuannya! Tapi dia pergi ke luar negeri dengan pesawat malam ini!" jelas Leon
Gavin langsung mendorong Viola sampai Viola terjatuh dan langsung berlari keluar menuju mobilnya.
*****
Di Bandara
Gavin langsung mencari orang yang memiliki koneksi kuat dan berhubungan baik dengannya.
"Bay... Aku mohon bantu aku!" pinta Gavin
"Apa balasannya Gavin?" tanya Bayu
"Apapun yang kau minta!" jawab Gavin
"Oke... Tunggu sebentar," jawab Bayu
Bayu mengotak-atik komputer yang ada di depannya untuk melihat data penerbangan malam itu.
"Bagaimana? Bisakah kau lebih cepat!" kesal Gavin
"Sabar bosku," jawab Bayu
"Gimana?" tanya Gavin
"Ada satu... Namanya...." jawab Bayu
"Langsung ke intinya, naik pesawat yang mana?" kesal Gavin
"Airlines IL-20, yang berangkat 2 menit dari sekarang," jawab Bayu
"Sialan!" kesal Gavin
Gavin berlari secepat mungkin untuk mengejar pesawat Zora yang hendak berangkat.
.
.
.
.
.
.
.
Tbc
Happy reading:)
Hai semua, maaf karena ada kesalahan sistem dan salah author juga sih🤭 Chpt sebelumnya jadi up 2x. Sebagai rasa permintaan maaf, hari ini author update 2 Chpt. Yeeyyy... Jangan lupa like, komen dan vote yah..🤗
Trus kira-kira Gavin berhasil gak nih? Tulis jawaban kalian dan alasannya di kolom komentar ya🤗
Rasain tuh Vin,saat kamu di tinggal baru kamu tau arti kehilangan dan penyesalan..😡😡