Long Chen adalah dewa agung yg menguasai alam dewa yg ingin menjadi abadi untuk naik ke alam abadi.
akan tetapi disaat ingin menembus ranah ke abadi, sang murid dan kekasihnya bahkan orang yang dianggap keluarga nya pun menggagalkan rencananya untuk menembus abadi.
akibatnya dia terluka parah hingga meredian nya hancur.
dia marah besar dan menggunakan artefak kuno untuk reinkarnasi.
disaat iya terbangun, dia sudah berada di dunia fana.
bagaimana kelanjutan ceritanya, ikuti alur cerita nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 3R 1CK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menginap Di Paviliun Lingbao
Saat long Chen dan yang lainnya ingin pergi, mereka ditahan oleh klan Xu.
“apa kau ingin pergi begitu saja setelah kau membunuh ayah ku” ucap Xu Hui kaka dari Xu Yuan
“apa kau buta atau kau ingin mengikuti ayah mu..?” Tanya Long Chen
Akhirnya Wu Zhang angkat bicara.
“Xu Gong, jangan kira aku tidak tau apa saja klan mu lakukan selama ini, lebih baik kau urus klan mu sebelum musnah” ucap Wu Zhang memperingatkan Xu Gong
“Yuan’er, Hui’er bawa ayah mu, kita pulang dan makamkan hari ini juga.” Ucap Xu Gong dengan mata memerah.
Ia marah atas kematian kaka nya Raja Xu
“baik paman” jawab Xu Hui
Setelah pergi orang orang dari klan Xu dan prajurit Raja Xu.
“Baiklah, kita pergi juga” ucap Long Chen
“Kita mau kemana kak, bukan kah balik kepenginapan?” Tanya Yi Yi
“kita istrahat di paviliun Lingbao saja Yi’er, tidak cukup kamar untuk orang orang dari sekte seribu bunga” ucap nya menunjuk ke murid murid sekte seribu bunga.
Mendengar keponakannya ingin menginap di paviliun nya, Wu Zhang sangat gembira.
Melihat kepergian rombongan Long Chen, semua orang mengingat ketampanan dan tegas sekaligus kejam, sebagian orang menasehati agar tidak memprovokasi nya jika bertemu.
“Bilang ke semua murid, jangan pernah memprovokasinya, jika tidak sekte tidak akan membantunya” ucap beberapa tetua yang tersisa.
Long Chen dan yang lain nya sudah memasuki area belakang paviliun, tempat Dimana orang penting menginap.
Disana mereka semua beristirahat, dan utuk orang orang dari sekte seribu bunga dimasukan kepenjara bawah tanah oleh Long Chen
Keesokan harinya mereka kumpul di area taman, beberapa pelayan datang membawa makanan dan beberapa arak juga disajikan.
“pak tua kelihatan nya penyakitmu sudah membaik dan ranah mu naik satu tingkat”ucap Long Chen dengan senyum manis
“Chen’er ini semua berkat mu, maka dari itu, paman mu ini ingin minum arak bersama mu” balas Wu Zhang dengan senyuman
“paman..?” ucap berbarengan Su Yao dan Yi Yi
“kaka Chen, apa benar dia itu paman mu?” Tanya Yi Yi
“benar” jawab Long Chen mengangguk
“kenapa wajah kaka tidak sama dengan paman, kaka tampan sedangkan dia je..”belum sempat menyelesaikan bicaranya mulut Yi Yi di tutup oleh tangan Long Chen
Wu Zhang yang tak tahan akan ketidak sopanan dua orang itu, ia berjalan sambil tersenyum mendekati Long Chen dan Yi Yi.
Tuukkkkk
Tuukkkkk
Aduhhh
“pak tua kenapa kau memukul ku..?” teriak Yi Yi sambil berkacak Pinggang seolah olah menantang pertempuran
Wu Zhang melihat Tingkah Yi Yi ia tertawa terbahak bahak
HAHAHAHAHAHAHA…
“apa kamu adik Chen’er..?” Tanya Wu Zhang dengan mengelus kepala Yi Yi
“Huumm” Yi Yi hanya mengagguk
“Chen’er apa kau mengajarkan adik mu soal sopan santun seperti mu ini..?” Tanya Wu Zhan sambil menatap tajam
Sebelum Long Chen menjawab Yi Yi menyela
“bukan kaka Chen yang mengajarinya, Tapi Yi Yi sendiri”
“kenapa..?” Tanya lembut Wu Zhang
“karena keren, setiap kaka bicara sama orang lain pasti seperti itu, menurut Yi Yi itu adalah hal yang patut dicontoh” ucap Yi Yi dengan kepala mendongak keatas
Long Chen hanya menepuk jidat dan menggelengkan kepala. Yang lain nya hanya tertawa melihat tingkah Yi Yi
“Ohh, nama mu Yi Yi” ucap Wu Zhang dan dibala anggukan oleh Yi Yi
“Aku Wu Zhang, aku paman angkat Chen’er, Yi’er bisa panggil paman Zhang saja” ucap nya mengangkat tubuh Yi Yi ke dalam pangkuan nya
“oke paman Zhang” ucap Yi Yi
“Ouh iyah Chen’er, apa dia kekasih mu..?”Tanya Wu Zhang
“bukan, dia Su Yao, temen ku saat di hutan kematian, dia adalah rubah ekor Sembilan” ucap Long Chen dengan santai.
Wu Zhang yang sedang minum arak, kaget dan menyemburkan minuman nya. Hingga mengenai muka Long Chen
“dasar tua Bangka bodoh, belum sikat gigi kau yah” teriak Long Chen sambil mengelap muka nya yang basah
Hahahahahha
Mereka semua kembali tertawa.
“Senior Yao aku Wu Zhang salam kenal”ucap Wu Zhang sopan karena dia tau ranah Su Yao sudah mencapai alam Roh.
“jangan panggil aku senior, umurku saja 105 tahun sedangkan kau lebih tua dariku, panggil aku nona Yao” teriak marah Su Yao yang tidak ingin dipanggil tua oleh orang yang lebih tua
“Bukan kah memang sudah seharunya seperti itu, jika bertemu orang yang lebih kuat harus memanggil senior” ucap Wu Zhang dalam hati
Berbeda dengan Long Chen, ia yang selalu berbicara tanpa memikirkan hal buruk terjadi padanya
“wahh nenek” ucap Long Chen sambil tertawa
Bughhh
Boommmm
Yahh benar saja, Su Yao langsung meninju nya
“brengsek rubah bodoh” gumam Long Chen kembali berdiri
Hahahahaha
Hanya Yi Yi lah yang berani tertawa
“Yi’er apa kamu ingin bertarung..?” Tanya Long Chen
Yi Yi yang sedang duduk di pangkuan Wu Zhang melompat turun dan ia dengan gembira menyetujui tawaran Long Chen