NovelToon NovelToon
Love Scandal 2

Love Scandal 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Tentara
Popularitas:14.8k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Seorang gadis polos kehilangan harta warisannya akibat kelicikan saudara tiri, ia dipaksa menikah dengan seorang pria dari keluarga perwira tinggi, namun pria tersebut pergi di hari pernikahan hingga akhirnya adik pria tersebut yang notabene seorang duda harus menyelamatkan nama besar keluarga dengan menyembunyikan identitas aslinya. Ayah gadis itu pun seorang tentara tapi seolah tak pernah menyayanginya.

Saat tau kabar kabur tentang identitas pria tersebut. Ibu tiri gadis itu menyesal dan iri setengah mati.

Kesakitan yang di alami gadis itu membuatnya trauma hingga sangat waspada dan sulit percaya. Kini pria tersebut harus berjuang sekuat tenaga untuk menembus tembok pertahanan hati istrinya yang selalu berpura-pura di balik tingkah randomnya, padahal ia tidak tau.. siapa pria yang bersamanya saat ini.

SKIP bagi yang tidak tahan dengan KONFLIK.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28. Yang sulit di jelaskan.

Malam itu, sunyi sepi di belakang rumah Kapten Huda. Reina berada di belakang rumah, sambil menghubungi seseorang di seberang sana.

"Dengar Reina, kamu tidak boleh 'tidur' dengan Huda. Bagaimanapun juga dia adalah kakakmu." kata Mauria di seberang sana. Seorang ibu yang asal usulnya sempat terlupakan. "Sampai kapanpun, kamu tidak boleh membuka diri di hadapan dia. Buat dia stress kalau bisa sampai gila. Tidak dapat Reigar, sekarang permainkan Huda..!!!!"

"Tapi, Ma. Ini dosa, dosa besar. Bang Huda sempat minta anak dari aku." ujar Reina sampai menangis, tangis pilu yang tidak dapat ia tahan karena menuruti rasa sakit sang ibu.

"Papamu meninggalkan Mama saat kamu masih dalam kandungan. Dia lebih memilih Anye dan lalu menikah dengan Niken saat tau Anye memilih pria lain daripada kembali mencari Mama. Keluarga mereka tidak boleh bahagia di atas tangis Mama. Hancurkan kakak beradik itu, Reina..!!"

"Maaa..." panggilan telepon itu terputus begitu saja.

Reina merosot menangisi dirinya. Sejak dulu ia selalu menjadi bahan ambisi ibunya. "Reina capek, Ma. Sekarang Reina benar-benar jatuh cinta sama Bang Huda, Abang Reina sendiri."

Bang Huda yang sempat mendengar kilas panggilan telepon itu merasa curiga dengan sikap istrinya. "Apa yang kamu sembunyikan dari saya??"

Reina menghapus air matanya, ia tersenyum sinis kemudian beranjak meninggalkan Bang Huda. "Bukan urusanmu..!!"

"Selama kita belum berpisah. Apapun yang menjadi urusanmu masih menjadi urusanku." Kata Bang Huda.

Reina menepis tangan Bang Huda kemudian menatap pria itu dengan tajam. "Kalau begitu, minta adikmu Reigar untuk menceraikan Jilly.. Wanita yang sudah berani mempermalukan aku di muka umum."

"Tapi semua itu karena kau sendiri yang mulai."

"Percuma ya kita bicara. Lebih baik urus masalah masing-masing saja..!!" Pinta Reina yang seakan dengan sengaja menunjukan kebengisannya. "Reina mau keluar."

"Ini sudah malam."

"Apa bedanya siang atau malam?? Hidup Reina memang sudah gelap." Pekik Reina.

"Kamu ini sebenarnya kenapa??? Semakin lama Abang semakin tidak bisa mengerti kamu. Reina yang sekarang seakan tidak pernah ku kenali. Kalau ada masalah itu bilang, jangan bertingkah..!!!" Bentak Bang Huda.

"Kalau kau memang sebegitu ingin taunya, panggil seluruh anggota keluarga kesini, terutama Papa dan Mama."

...

Seluruh anggota keluarga sudah hadir, tak terkecuali Jilly. Tak ada yang paham mengapa pertemuan ini mendadak di lakukan tengah malam.

"Ada masalah apa, Reina. Kenapa kita kumpul tengah malam." Tanya Pak Rinto.

"Papa ingat Mauria?? Wanita yang sudah menyelamatkan nyawa Papa dua puluh tujuh tahun yang lalu, tapi Papa meninggalkannya sendirian di tepi hutan." Tiba-tiba Reina menitikan air mata dan terus menatap wajah Papa Rinto.

Kening Pak Rinto berkerut tipis, pikirannya mengambang mengingat beberapa siluet yang mungkin pernah terlupa dari ingatannya. Beberapa saat berpikir keras akhirnya beliau mampu mengingatnya.

"Kau mengenalnya??"

"Aku.... putrinya." Jawab Reina. "Aku.. Tidak pernah merasakan pelukan.. Papa." Kata Reina.

Pak Rinto semakin terhenyak tapi para putra kini saling lirik satu sama lain. Bang Huda seketika terhempas pada sandaran sofa.

"Astaghfirullah.." Bang Rakit meraup wajahnya.

Sementara Bang Reigar.. Ia terhuyung selangkah. Nyaris pingsan mendengarnya. "Kau.........."

"Iya.. Aku adik Abang-abang semua, dari wanita simpanan Papa."

bruugghhhh...

Mama Niken pingsan tanpa kata membuat Papa Rinto panik setengah mati.

"Kalau kau benar saudara.. Kenapa kau melakukan hal seperti ini, Reina??????" Tegur Bang Reigar. Pandangan mata Bang Reigar kini beralih pada Abangnya, Bang Huda. "Kau sudah buat apa saja, Bang??"

Pandangan mata Bang Huda menatap lurus ke arah meja, mata itu nampak syok dan kosong.

"Yang sudah bergelar suami istri apa hanya akan saling pandang?" Jawab Bang Huda.

"Lailaha ilallah.. Kenapa jadi begini????" Rasanya Bang Reigar stress merasakan kekacauan ini. "Apa yang bisa Papa jelaskan????? Kalau Reina sampai hamil, terkutuklah keluarga kita, Paa...!!!"

"Nanti kita bicarakan ini lagi, panggil dokter dulu..!!!!!"

Jilly yang sejak tadi berada di samping Bang Reigar sampai ikut ketakukan, apalagi jika bukan perkara 'anak haram'.

Sadar akan ketakutan sang istri, Bang Reigar menyandarkan kepala Jilly dalam dekapannya.

...

"Hamil???????"

Seluruh keluarga terkejut mendengarnya. Tapi yang lebih mengejut, Bang Reigar

seakan tak sanggup menahan beban tubuhnya, pandangannya nyaris kabur dan kehilangan kesadaran. Jilly pun kembali ketakutan.

"Baaang..!!" Jilly menjerit panik melihat suaminya kembali terhuyung sambil meremas dadanya.

"Kenapa sampai begini?????? Apa Papa tidak bisa 'parkir di luar'???" Bang Reigar terpekik kesal mendengar kabar kehamilan Mama Niken. Hatinya benar-benar terpukul.

Pak Rinto sama sekali tidak berani menjawab pertanyaan putranya, terutama Bang Reigar yang memang memiliki sifat yang sangat keras di bandingkan dengan saudaranya yang lain.

Jauh di sudut sana, Reina menitikan air mata. "Hingga sampai mau punya anak lagi, kau tetap melupakan Mamaku."

.

.

.

.

1
Tanti
suka deh....mba Nara pst suka bikin teka teki...👍👍👍makin tambah penasaran
dyah EkaPratiwi
apa benar anak papa rinto
Tanti
Reina...reina...tobato yoooo
Bang Huda sabar yaaa...
Tanti
weesss no coment bang🤭🤭
Maysuri
bang huda..... 💪💪💪
Maysuri
hhhhhhhhhh
dyah EkaPratiwi
nggak bener ini reina udahlah bang Huda di kasih lampu hijau tu
Ana
Mantap kali Maju bang Huda semoga dapat perempuab yg baik😄

bang rakit semoga kau juga dapa wanita yg sholeha..amin🙏

dosa klo cinta sm istri abang sendiri🙏
Maysuri
🤣🤣
Tanti
sabar Bang....harap dimaklumi🤭🤭
dyah EkaPratiwi
salah mu sendiri bang reigar, ngerjain istri
Tanti
Dirimu Jiiilll TV segede gaban dipsg dikamar....g bs bayangin itu kamarnya segede apa itu mba Nara???blm prnh bertamu di asrama, mskpn rmhq deket asrama🤭🤭😄
Tanti
Bang Reigar: "apa sih yang nggak buat kamu Jill..."/Kiss/
Jilly : ( pipi udah semerah tomat) 🤣🤣🤣🤣🤣
bayangke sambil ngekekkk/Kiss//Kiss/
Tanti
Mantapp Bang Reigarrr...tnyt dy jg seorang sultan🤭
lanjt mba Nara👍👍👍
dyah EkaPratiwi
🤣🤣 love sekebon bang reigar 😍😍
Maysuri
jill ...tenang saja,masalah pasti terselesaikan,percaya deh am suamimu pasti akan aman dan terkendali....semangat💪💪
dyah EkaPratiwi
semangat Jill percaya sama bang reigar
Esti 523
mancap guliccap ka,abang ganteng gentle bgt aq suja aq suka
Tanti
kok kamu sensi banget sih Jill??🤭🤭
kyknya ada tanda-tanda nih dr Jill... ati² ya Bang Reigar🤭🤭🤭
dyah EkaPratiwi
🤣 semangat bang reigar 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!