NovelToon NovelToon
CINTAKU MENTOK Di WANITA MALAM

CINTAKU MENTOK Di WANITA MALAM

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:26.9k
Nilai: 5
Nama Author: Aquarius97

YANG SUKA ROMCOM... MERAPAT SINI✨

PLAGIAT, BISULAN SEUMUR HIDUP YA ! 👊🏻

Restu Anggoro Wicaksono selalu menjadi bahan tertawaan ketiga sahabatnya lantaran di usianya yang hampir tiga puluh tahun, pria itu belum pernah menyentuh seorang wanita.

Jangankan menyentuh, menjalin hubungan asmara saja Restu belum pernah.

Karena itulah, ia mendapat julukan si pria beku tak tersentuh.

Sampai suatu malam, ketiga sahabatnya menyusun rencana gila. Mereka kesal melihat hidup Restu yang terlalu flat.

Akhirnya, mereka bertiga nekat mengirim Restu ke kamar VIP di sebuah klub malam.

Malam itu seharusnya hanya menjadi kenangan singkat Restu bertemu wanita sewaan ketiga sahabatnya. Tapi anehnya, wanita itu justru terus memenuhi pikirannya.

Sayangnya, wanita itu tiba-tiba menghilang tanpa jejak.

Sementara Restu terjebak dalam pencarian panjang di tengah tekanan keluarga yang terus menuntutnya untuk segera menikah.

Apakah Restu bisa menemukan wanita malam itu kembali? Yuk, ikuti terus kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aquarius97, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30 CMDWM

Sore harinya, sesuai permintaan Oma Dania, Restu datang dengan penampilan cupunya, diantar oleh Niko. Berbeda dengan tadi pagi, kali ini Oma tidak mengelak. Begitu melihat Angga datang, beliau langsung berdiri dan memeluknya erat.

"Angga… Oma kangen banget sama kamu. Oma takut…hiks," kata Oma, pura-pura terisak.

Qiana, Bu Heni, dan Bu Ani ikut terharu melihat pemandangan itu.

Restu memutar bola matanya. "Idih, si Oma mendramatisir banget sih, tadi pagi aja nggak di akuin!" batinnya.

Ia menyambut pelukan itu. Kemudian menepuk pelan punggung Oma Dania. Meski tahu wanita tua itu sedang berakting, dadanya tetap menghangat. Sejak tadi pagi ia menahan rasa cemas, takut sesuatu terjadi pada Oma. Kini, melihat beliau berdiri sehat di hadapannya membuat beban di dadanya perlahan luruh.

Restu tidak pernah menyangka bahwa Omanya akan bersama Qiana.

"Apakah ini tandanya Engkau memberikan jalan untukku dekat dengan Lea, Ya Allah? Terima kasih kalau begitu, aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang telah Kau berikan!"

Ketika Restu hendak mengajak Oma Dania pulang, Oma sempat menolak karena masih ingin bersama Qiana.

Namun, Restu mengatakan bahwa ia akan sering mempertemukannya dengan Qiana.

"Nek, tidak perlu repot-repot kemari. Nanti kalau Qiana ada waktu senggang, biar Qiana saja yang mengunjungi nenek, ya!" ujar Qiana polos.

Sekejap, Restu dan Oma Dania sama-sama gelagapan. Pikiran mereka otomatis melayang pada satu hal, setelah ini bukankah mereka harus menyiapkan rumah sederhana? Untuk berjaga, jika Qiana sewaktu-waktu datang mengunjunginya. Haha!

Setelah dibujuk Qiana, Bu Heni, dan Bu Ani, akhirnya Oma Dania mau ikut pulang bersama Restu. Ya, tentu saja dengan bibir cemberut.

Sebelum berpamitan, Restu sempat memberikan nomor ponselnya pada Qiana. Sepulang dari sini tadi pagi, ia segera meminta Niko untuk mencarikan sebuah handphone Android seharga lima ratus ribuan. Ia tidak mau sampai keduluan Qiana yang akan benar-benar meminjamkan ponsel miliknya.

Begitu tiba di rumah, Restu hanya bisa menggelengkan kepala melihat Omanya merajuk, persis seperti anak kecil.

"Oma… bukankah Oma ke sini karena menyusul Restu? Tapi kenapa sekarang Oma malah nggak mau diajak pulang, ha?" tanya Restu lembut sambil berjongkok, kedua tangannya memegang lutut Oma yang sedang duduk di sofa ruang tengah.

Oma melengos. "Oma masih mau sama Min-min, Restu!"

Restu menghela napas. "Sebenarnya cucu Oma itu Restu atau Min-min, sih, Oma?"

"Jadikan Min-min cucu Oma!" pintanya tiba-tiba.

Restu mengernyit. "Mana bisa anak orang main dijadikan cucu Oma. Orangtuanya pasti nggak bakal memberi izin."

"Tentu saja bisa, kalau kamu menikahinya!" tukas Oma sambil menyeringai. "Oma tahu… kamu ada rasa kan sama Min-min?" Nyengirnya nggak bisa disembunyikan.

Restu ingin mengelak, tapi sudut bibirnya tiba-tiba berkedut tak bisa ditahan.

"Haha, ketahuan kan... Nggak papa kali, Res. Jujur saja sama Oma. Oma malah bersyukur, ternyata kamu normal!" pungkasnya.

Restu melotot. "Emang sebelumnya Oma berpikir Restu nggak normal??"

Oma mengangguk ragu-ragu. "Itu semua karena kejadian waktu itu, Res. Salah kamu juga!"

Flashback On

Hari itu, Oma Dania mengunjungi Restu di Wicaksono Corp, Surabaya. Ia bermaksud mengantar makan siang untuk cucunya.

Berbeda dengan Nyonya Emma yang selalu minta izin sebelum masuk ke ruangan Restu meski anaknya sendiri, Oma Dania suka sekali nyelonong begitu saja.

Dan tepat saat pintu terbuka, Oma dibuat tercengang. Matanya membelalak, tubuhnya menegang. Pemandangan di depannya membuatnya limbung. Restu terlihat mesra-mesraan dengan sahabatnya sendiri, Rio. Bahkan, Oma melihat Rio mengecup pipi Restu.

Tangannya gemetar, hampir saja bekal makanan jatuh berhamburan. Dadanya sesak, ia buru-buru mundur dan menutup pintu dengan panik. Tanpa sanggup berkata apa-apa, Oma memilih pergi, meninggalkan Restu tanpa penjelasan.

Sejak saat itu, Oma selalu menangis diam-diam memikirkan Restu. Yang di lakukannya semakin mendesak Nyonya Emma untuk membujuk Restu menikah, termasuk mengenalkannya dengan para perempuan.

Padahal yang sebenarnya terjadi, saat itu Restu dan Rio sedang terlibat perdebatan kecil. Dengan gaya mereka yang sok-sokan, Rio menarik kerah Restu, dan Restu pun menarik kerah Rio. Sialnya, jas Restu tersangkut di kancing kemeja Rio. Membuat Omanya salah paham.

Saat Restu berusaha melepaskan jasnya, Oma keburu masuk. Dari sudut pandang Oma, posisi mereka memang terlihat intim.

Memang, Rio benar-benar mengecup pipi Restu, tapi itu semata-mata hanya bercanda dan menjahili Restu.

Flashback Off

Restu meraup wajahnya dengan kasar. "Harusnya saat itu Oma teriak dong, dan lihat kejadian sampai akhir. Bukannya malah pergi dan menyimpulkan seenaknya!"

"Ya iya.. Maafin Oma deh!"

"Tapi, Oma jadi penasaran. Pertama kali kalian bertemu dimana Res? Cerita dong sama Oma, kenapa kamu bisa kenal Min-min?"

Restu terdiam. Wajahnya tiba-tiba berubah datar, sorot matanya kosong menatap jauh ke depan. Helaan napas panjang lolos begitu saja, dirinya mendadak bingung, haruskah ia menceritakan pada Omanya siapa sebenarnya Min-min… atau ia harus mengubur dalam-dalam masa lalu Min-min yang kelam?

Gimana menurut kalian, reader’s?

...ΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Filan
Restu, ga yakin nih si Nadine ga ganggu lagi.
Filan
terlalu penasaran atau obsesi
Filan
Dia udah kesambet sih ya...
Miu.Nuha
masa lalu gk usah dibuka lagi...
Miu.Nuha
ber oh ria /Facepalm/
oh ah oh eh oh uh...
Miu.Nuha
akal2an Oma 😅
Miu.Nuha
ih kenapa pula ini Oma 🤭
apa oma kecewa Restu gk nikah2, hehe...
Miu.Nuha
hahaha ngelawak mulu neneknya 😭😭
Miu.Nuha
hilih, giliran nama cucuny aja gk mau nyebut, lupa apa niat ngelupa lagi nih 😫
Miu.Nuha
apa itu mendiang suami 🤔
Miu.Nuha
Omamu tau2 ketemu sama qiana, Res...
entah apa yg terjadi sama Oma, malah jadi akting jadi nenek pikun 😭
Miu.Nuha
mahal pak beli susu 😭😆
Miu.Nuha
mungkn saatny pk restu tampil 👍
gk mau kalah sama Angga
Miu.Nuha
calon istriku sholihah bngt, batin restu ❤
Miu.Nuha
stalker cucunya donk 😆😆😆
Miu.Nuha
takut ketauaann 😭
astagaa... bestiemu msh setia bngt Res smpe inget sama gadis yg bikin kamu gk bisa mupon...
Miu.Nuha
siap2 jadi Angga terus kamu Res kalo smpe nikah sama Qiana 😆😆
Miu.Nuha
untung bisa boong
Mingyu gf😘
heh justru itu bagus, karena se*s bebas sarang penykit
Mega Siregar
janganlah dipaksa...
jika buru2 tanpa mengenal baik pasangan yang ada hanya menimbulkan ketidakbahagiaan dalam rumah tangga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!