Hanna merupakan wanita dari kalangan biasa,ia harus bekerja giat mencari uang untuk menyembuhkan ibunya dari penyakit yang menyerangnya yaitu kangker darah.Karena keteledorannya Hanna di pecat dan kehilangan pekerjaannya.Hanna diharuskan menikah dengan seorang pria yang memiliki istri tiga dan menjadi istri ke empat.Bagaimana bisa Hanna menerima dirinya menjadi istri ke empat?dan alasan apa Gardapati menikahi Hanna sebagai istri ke empat?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Riskiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hukuman atau cinta?
Gardapati pulang lebih awal dari kantornya dan terlihat sangat marah.Gardapati melonggarkan dasinya dan menaiki tangga dengan memegang sebuah lembaran foto yang berada di tangannya.Gardapati menghampiri kamar Hanna.Gardapati membanting pintu kamar Hanna hingga tertutup dengan amat keras.
Hanna yang duduk terperanjat melihat Gardapati yang seperti orang kerasukan setan.Gardapati melempar foto tersebut ke wajah Hanna.Hanna memejamkan matanya dan membukanya kembali melihat foto yang bertaburan di lantai.
Mata Hanna terbelalak melihat lembaran-lembaran foto yang berserakan tidak jauh dari kakinya berdiri.Foto bersama Adipati yang berciuman.
Dia dapat darimana fotoku?apakah dia menguntitku?
"Aku sudah bilang kan HARGAI SUAMIMU..apakah kau tidak ingat?apa perkataanku kurang jelas hingga telingamu tidak menangkap ucapanku?"Ucap Gardapati mencengkram lengan Hanna.
Sungguh ucapan Gardapati memekakkan telinga yang mendengarnya,bahkan Hanna yang berada di depannya gemetar.Hanna tidak menduga jika Gardapati seseram itu kalau sedang marah.
"Ma..af a..ku..."Ucap Hanna gelagapan dan Gardapati dengan cepat menarik pergelangan tangan Hanna dan menyeretnya ke kamar mandi.
"Dimana Adipati menyentuhmu?"Teriak Gardapati di depan Hanna hingga mengguyur tubuh Hanna dengan air shower.
Gardapati tersulut emosi ketika sebuah amplop yang tak tertera pengirimnya berada di atas meja kerjanya dan berisikan foto Adipati berciuman dengan Hanna.Gardapati menafsirkan jika foto tersebut di ambil hari itu juga ketika melihat penampilan Hanna yang telah berubah di tambah lagi saat Gardapati menghubungi rumahnya untuk menyakan keberadaan Hanna yang ternyata tidak berada di rumah.Saat itu juga Gardapati langsung menancap gas mobilnya tanpa supir seperti biasanya menuju rumahnya.Dan setelah sampai,pakaiannya yang sekarang adalah pakaian yang sama dengan foto tersebut.
Hanna mulai menggigil ketika dengan teganya Gardapati mengguyur tubuh Hanna dengan shower.Gardapati tidak terima jika adik tirinya yang merupakan musuh baginya menyentuh Hanna istrinya.
"Tuan,lepaskan aku!"Ucap Hanna kepada Gardapati yang masih memegang kedua tangan Hanna dengan kuat.
"Kenapa kau menemuinya,apa kau sudah tidak tahan bersamaku.Apa kau berniat kabur dariku karena kau telah mengetahui jika Herman adalah Adipati?Apakah kau ingin menghancurkan persaudaraan yang telah runtuh,agar semakin runtuh!"Ucap Gardapati menyentak Hanna.
"Jika aku berniat kabur,kau tidak mungkin melihatku lagi sekarang.Dan kenapa selalu aku yang SALAH???kenapa aku terjerat di setiap hubungan KALIAN"Ucap Hanna menangis dan mengusap wajahnya yang telag basah.
"Diam..Aku sangat benci dengan kekasihmu.Dia selalu ingin memiliki apa yang aku miliki.Dia selalu menggangu ketenanganku."Ucap Gardapati terus mengguyur tubuh Hanna tiada henti dan melepaskan pakaiannya secara paksa.
"Hiks...Aku benci kepadamu tuan."Hanna menangis,tubuhnya sudah tidak merasakan dinginnya air yang membasahi seluruh tubuhnya.Hatinya rasanya di cambuk.Gardapati langsung membungkus Hanna dengan handuk dan menggendongnya.
"Apa kau benci di sentuh dengan suami sahmu?begini kah Adipati menciummu."Ucap Gardapati menurunkan Hanna lalu mencengkram dagunya dengan kasar dan menciumnya hingga terbaring.
Gardapati mengungkung tubuh Hanna hingga tidak ada celah untuknya bergerak,Gardapati benar-benar telah menguncinya.Mata yang tajam semakin menyala dan berapi-api dengan kasar Adipati mencium bibir Hanna kembali.Menyibak handuknya hingga terlempar ke sembarang arah.Hanna hampir kehabisan nafas ketika Gardapati dengan brutal memaut bibirnya.
"Aku akan melahapmu sampai bersih!"Ucap Gardapati dengan senyum penuh maksud.Hanna melihat Gardapati dengan nafas tersenggal-senggal.
Bahkan rambutnya yang basah tidak mampu menandingi keringat panas yang keluar di sekujur tubuhnya bersamaan nafas yang memburu.
***
Gardapati terbangun,ketika matanya merasakan silau cahaya dari pantulan kaca yang menghalangi matahari.Namun tidak bisa melindunginya dari sorotan cahaya matahari.Ia tetap membias sampai ke dalam mata.
Gardapati mengerjapkan matanya,mengumpulkan nyawanya untuk benar-benar sadar dari tidur singkatnya.Gardapati berusaha bangun untuk mengisi tenggorokannya yang sangat kering.Ia menyibak selimutnya yang ternyata dirinya masih dalam keadaan telanjang.Gardapati baru sadar semalam telah menghabiskan malam yang melelahkan dan memalingkan wajahnya ke sebelahnya.Terlihat Hanna masih terlelap dan terdapat jejak ciuamannya di lengan dan lehernya.Bukan hanya merah namun telah menjadi biru kehitaman.Ah,Gardapati baru sadar jika dirinya dengan tega menyiksa dan bersikap kasar dengan Hanna.
Gardapati beranjak dari tempat tidurnya untuk mengambil obat oles.Gardapati takut,Hanna akan lama merasakan sakit atas perlakuan kasarnya.Setelah menemukan obat oles di laci obat,Gardapati naik ke ranjangnya lagi dan langsung mengolesnya di bekas jejak ciumannya.
Maafkan aku,aku tidak suka jika Adipati menyentuhmu sedikitpun.Bukankah Adipati berhak?bukankah dia adalah kekasihnya?atau wanita ini sudah berhasil masuk ke dalam hatiku?benarkah aku telah mencintainya?
Gardapati menangkis rambutnya yang berantakan,menyesali perbuatannya semalam.Gardapati tidak mengerti dengan keadaannya sendiri,mengapa dia sampai menggila jika Adipati menyentuh Hanna.Padahal istrinya tersebut sedang dalam keadaan hamil,walaupun perutnya masih belum buncit.
nasiib... nasiib
😆
kupikir Bapak²
kalo keysa bener keponakan adipati
kupikir gardapati sama dokternya aja
😅
kupikir baru selisih beberapa hari aja..
yg Hanna jemur sprei trus, ngobrol sama mb nisa, ulet ketemu ulet trus alergi...
berati saya kurang mendalami kl loncat beberapa waktu
😁