NovelToon NovelToon
VR Game World Of Apocalypse ( Aku Bermain Sebagai Zombie )

VR Game World Of Apocalypse ( Aku Bermain Sebagai Zombie )

Status: tamat
Genre:Zombie / Evolusi dan Mutasi / Game / Tamat
Popularitas:199.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rafli Ananda

Ditahun 2045 Game yang mana digemari oleh banyak orang telah berevolusi menjadi sebuah dunia yang dapat dimasuki lewat kesadaran, dan saat game-game VR bermunculan salah satu dari game tersebut adalah World of Apocalypse sebuah game online yang mana berbeda dari yang lainnya dan juga menyimpan banyak misteri didalamnya. Reno adalah salah satu dari para player yang bermain didalam game tersebut, tetapi saat dia dan temannya membentuk sebuah party penjelajahan dia menemukan sebuah kesempatan misterius yang akan mengubah nasibnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rafli Ananda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 Player tingkat tinggi

Reno yang mana sedang menunggu selesainya kepanikan tentang dirinya sedang bersantai dan berbelanja dengan uang hasil kerja kerasnya, dia melelang beberapa item yang mana adalah milik dari para player dari Edenst guild setelah melelang beberapa item tersebut Reno mendapatkan lebih dari Rp. 12.000.000,- dengan uang sebanyak itu Reno lalu ingin meneraktir teman-temannya. Namun sangat disayangkan karena mereka berdua sedang sibuk dengan urusan mereka masing-masing, Fahri yang mana memiliki tujuan untuk membuat guild baru dan Dion yang sibuk dengan chanel vidionya.

“Yah bagaimanapun itu sekarang mari kita bersenang-senang sekarang ini” kata Reno, ditangannya sudah ada beberapa pasang baju dan celana baru, kemudian ditangan kirinya sudah ada berbagai macam makanan yang berbeda-beda dan masih hangat.

Setelah puas berbelanja dan jajan keliling Reno lalu langsung kembali kerumahnya dan ditengah perjalanan pulangnya dia melihat beberapa orang preman sedang memalak seseorang, melihat hal itu Reno tidak bisa tinggal diam “Pip-pip-pip…” dia lalu membayar sejumlah gold koint untuk menggunakan statistik dalam game miliknya. “Buusssh…” dengan statistik game miliknya Reno bergerak dengan sangat cepat dan bahkan sudah ada dibelakang para preman tersebut, melihat gerakan Reno yang sangat cepat pemuda yang mana sedang dipalak itu terkejut melihatnya.

“Hei kau lihat-lihat apa, cepat serahkan semua uangmu” kata salah satu preman yang ada disana.

“Hmm… kalau kalian mau uang makanya kerja, bukannya malak orang” kata Reno yang berbicara dibelakang mereka.

“Sialan…” kata para preman tersebut yang mana langsung menjaga jarak mereka dari Reno.

“Satu, dua, dan lima… ada lima orang kurasa itu cukup untuk mengetes kekuatanku” kata Reno.

“Dasar sialan kau meremehkan kami” kata salah satu preman tersebut “Crringgss…” dari saku miliknya dia lalu mengeluarkan sebuah pisau lipat, dan dengan cepat preman tersebut langsung ingin menusuk Reno.

“Wuussh… Wuussh… Wuussh…” tetapi Reno dengan mudahnya menghindari setiap serangan dari preman tersebut, lalu saat Reno melihat sebuah celah “Taasskk…” dengan sebuah tendangan lurus dia menendang tangan preman tersebut dan membuatnya mencampakkan pisau miliknya.

“Aakkgg…” teriak preman tersebut yang mana tangannya kesakitan karena tendangan dari Reno.

“Dasar kurang ajar beraninya kau, semuanya serang dia” kata preman tersebut, dia menyuruh temannya sambil memegangi tangannya yang kesakitan tersebut.

“Oraaaa….. ayo maju semua…” teriak empat preman tersebut.

Melihat para preman tersebut Reno hanya tersenyum karena dimatanya gerakan mereka sangatlah lambat, kemudian ketika salah satu preman tersebut akan memukul Reno dengan tinjunya “Wuusshh…” dengan santainya Reno menghindari pukulan itu dan “Buusskk…” membalas pukulannya dengan sebuah pukulan kuat diwajah. Melihat temannya terhempas karena pukulan dari Reno membuat salah satu preman tersebut teralihkan “Buusskk…” dengan cepat Reno lalu mengambil kesempatan itu dan menendang perutnya sampai dia jatuh karena kesakitan.

“Matamu melihat kearah mana” kata Reno.

Melihat kedua temannya yang mana kalah dengan mudah tersebut membuat dua preman yang tersisa merasa sedikit ketakutan, “Trranggss…” salah satu dari mereka lalu menemukan sebuah balok kayu ditanah dan mengambil balok kayu tersebut.

“MATI KAU…” teriak preman tersebut yang mana akan memukul Reno dengan balok kayu ditangannya.

Melihat balok kayu itu Reno lalu memiliki ide untuk mengetes kekuatannya dan, “Buusskkk… Trrasskk…” dengan satu pukulan yang kuat Reno menghancurkan balok kayu tersebut dengan satu pukulannya, melihat kengerian dari kekuatan Reno itu para preman tersebut langsung melarikan diri dari sana, mereka ketakutan sambil berlari meninggalkan Reno dan pemuda yang mereka palak tadi.

“Hei kau tidak apa-apa..??” tanya Reno pada pemuda itu.

“Gak apa-apa, makasih banyak abang” kata pemuda tersebut, dia terlihat seperti seorang bocah yang baru masuk sekolah menengah pertama, dengan tubuhnya yang mungil dan wajahnya yang bulat Reno melihat kalau dirinya seperti melihat seekor hewan kecil.

“Lain kali kalau ada yang kayak gitu kau harus bisa sedikit melawan, laki-laki itu harus kuat kau tahu” kata Reno.

“Eeeh… tapi bang aku ini cewek loh” kata pemuda tersebut yang ternyata adalah seorang pemudi.

“Oooh… Hmmm… maaf…” kata Reno yang mana tidak tahu harus berbuat apa.

“Hahahah… gak masalah kok, lagi pula sebenarnya aku juga akan mengalahkan mereka semua jika abang gak muncul” kata perempuan tersebut.

“Hohoho… kau percaya diri sekali” kata Reno.

“Iya dong, aku seperti abang Reno kok seorang player yang terlah terbangkitkan” kata perempuan itu.

Kata perempuan tersebut yang mana dapat mengetahui nama Reno, mendengarkan namanya disebutkan Reno lalu melihat dengan seksama mata dari perempuan tersebut dan menyadari kalau matanya bersinar seakan-akan ada sebuah cahaya lima warna yang tertanam didalam matanya.

“Seorang dengan kebangkitan kekuatan psikis kah” kata Reno.

“Heheheh… gimana kalau aku traktir abang minum, mau gak bang” kata perempuan tersebut.

Mereka lalu pergi kesebuah café yang mana adalah tempat langganan dari perempuan tersebut, para pelayan yang ada disana lalu dengan santainya menunjukkan tempat duduk mereka dan dengan cepat memberikan sebuah Es crim coffe dengan krim coklat diatasnya, para playan yang ada disana terlihat sudah hafal dengan pesanan perempuan tersebut dan langsung menyiapkannya sebelum dirinya memesan Es crim coffe itu.

“Permisi mau pesan apa…??” tanya pleyan yang ada disana.

“Coffe latte…” kata Reno, mendengar pesanan Reno pelayan itu langsung pergi meninggalkan mereka berdua.

“Hehehe… tempat ini adalah langgananku, disini mereka memberikan Es crim yang sangat enak” kata perempuan tersebut.

“Jadi katakan padaku sekarang, kau mau apa denganku” kata Reno yang menatap perempuan tersebut dengan tatapan dingin.

“Hmm… sebelumnya aku ingin berterimakasih karena kau sudah menyelamatkanku, dan perkenalkan namaku Rini aku bermain sebagai Rin didalam game WFA, ketua dari guild Heaven Wings” kata perempuan tersebut yang mana memperkenalkan dirinya sebagai ketua dari guild Heaven Wings.

“Hmm… aku mengenalnya, Rin ketua dari guild Heaven Wings yang dikenal sebagai player tak tersentuh, dengan menggunakan skill kebangkitannya yaitu God Vision dia dapat melihat setiap serangan yang diarahkan pada dirinya dan menghindarinya dengan statistik kelincahan yang dia punya, bahkan Cecilia harus menggunakan skill area besar untuk menghancurkan sekelilingnya agar bisa mengalahkannya” pikir Reno yang mana melihat Rini dengan pandangan yang berbeda.

“Hehehhe… jangan lihat seperti itu dong, aku jadi agak malu tahu” kata Rini yang tersipu malu saat dipandang Reno.

“Jadi apa maumu, tidak mungkin hanya untuk meneraktirku saja bukan” kata Reno.

“Heheheh… kau benar-benar tajam yah, baiklah kalau begitu maksudku adalah ingin mengundangmu masuk kedalam guildku Reno sang Death Knight” kata Rini yang mengetahui identitas Reno.

“Hmm… kau tahu matamu itu benar-benar tidak sopan” kata Reno yang sedikit terkejut melihat kalau Rini sudah mengetahui identitasnya.

Bersambung…..

1
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
pembacasetia
novel bagus tapi kok agak sepi
Rafli Ananda: banyak yang baca namun gk like sama komen, ngomong-ngomong terimakasih sudah mampir membaca karya saya
total 1 replies
Ya Fi
pakai sendiri saja reno, jang di kasih orng lain
Ya Fi
Luar biasa
Jus Manidar
Ditunggu S2 nya
Wahyu agung Maulana akbar
sangat bagus novelnya 👍🏻
black
wah, wah, wah, jangan-jangan?
Ramdan Al-qatiri
dieps sebekumbya tall boy namanya daniel tapi disini dganti sama dg red flame . author ny ga konsisten atau lupa dg karakternya sendiri
Rivan J: aku membuat cerita tentang zombie dengan protagonis seorang serial killer. kalo tertarik mampir ya kak.
total 2 replies
Ramdan Al-qatiri
latar belakang nya perkuliahan atau masih sma . si reno dibilang nya mahasiswa tapi temeny disebut siswa siswi dan guru nya bukan dosen
Rivan J: aku membuat cerita tentang zombie dengan protagonis seorang serial killer. kalo tertarik mampir ya kak.
total 2 replies
Liar Marabunta
up
Arfi Jav
?
Arfi Jav
iya thu! kata² terakhir ny merusak imanijasi langsung
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!