NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Aku Jadi Alpha Wanita

Transmigrasi: Aku Jadi Alpha Wanita

Status: tamat
Genre:System / Romantis / Fantasi / Cintamanis / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Transmigrasi ke Dalam Novel / Romansa / Masuk ke dalam novel / Chicklit / Tamat
Popularitas:555k
Nilai: 4.9
Nama Author: Angelica Maria Vianney

Suatu hari Vivian Alisher terbangun setelah selesai membaca sebuah buku novel bergenre ABO "The End of Poor Omega". Dia tidak menyangka bahwa dia bertransmigrasi dengan sistem 001 sebagai Teman pemeran utama wanita (Vivian adalah Alpha Wanita) yang akan mati karena di racun oleh saudaranya sendiri.

Untuk bisa kembali ke dunia aslinya, Vivian menerima tugas untuk melindungi protagonis wanita dan membantu protagonis wanita bersatu dengan pemeran utama pria. Tetapi suatu hari mengapa plot cerita jadi berubah? Mengapa dia terbangun di dalam pelukan seorang Alpha Dominan yang sialnya adalah tokoh utama pria dalam novel.

Protagonis Pria mengangkat dagunya an menabrak bibirnya lalu berkata, "Mulai sekarang kau Tunangan ku"

Vivian [Apa yang sudah terjadi?]

Sistem 001 [Tuan rumah tugas baru, anda harus melahirkan anak untuk protagonis pria]

Vivian [!!! Apa yang terjadi pada plotnya?]

Sistem 001 berkata dengan gemetar, [BUG!!! BUG!! tidak dapat di perbaiki]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Angelica Maria Vianney, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Jemput Secara Pribadi

Stella berdiri di ambang pintu dan menatap satu-persatu pada ketiganya. Melihat Vivian mengobrol dengan Tuan Tua, Stella sudah sedikit terbiasa. Tetapi melihat Kendra ikut serta, itu membuatnya bingung.

Apakah mereka sedang membahas masalah pekerjaan?

Tuan tua memperhatikan ketiga remaja ini satu-persatu, kemudian dia memilih untuk pamit pergi mengurus Beberapa berkas lagi. Tuan tua tidak ingin ikut campur dengan urusan anak muda sehingga tanpa bertanya tentang alasan Vivian mendapatkan undangan makan siang dari Pak tua Leonard, Tuan tua meninggalkan ruang tamu dan membiarkan mereka berbicara.

Walaupun Tuan tua sendiri mungkin saja sudah tahu bahwa cucu Omeganya itu sudah terlanjur memiliki perasaan pada Alpha Leonard itu, sehingga dia terlihat sangat sensitif jika sudah menyangkut Kendra.

Lagi pula mereka berdua tumbuh bersama, berbeda dengan Vivian yang sejak berada di taman kanak-kanak hingga sekolah menengah tahun pertama selalu berada di sekolah yang berbeda dengan Stella.

Setelah Tuan tua pergi, ruang sekitar menjadi sunyi. Kendra sebagai tamu tidak ada niat untuk menyapa Stella, dia hanya langsung pamit untuk pulang.  Sementara itu Stella masih dalam pikiran yang buruk sehingga dia langsung menarik Vivian, setelah Kendra pulang.

Vivian yang di tarik hanya mengernyit, dan berpikir ada apa dengan gadis ini? Mengapa menariknya dengan cukup kasar?, Kemudian Vivian menunggu Stella untuk berbicara.

Stella menatap Vivian dan berkata; “Untuk apa Kendra tadi datang?”

Vivian dengan jujur menjawab, “Dia datang untuk mengembalikan Tupperware kita. Saat makan malam bersama, aku memberikan dia membawa beberapa lauk pulang.”

Lalu Stella bertanya lagi; “Mengapa baru sekarang?”

Vivian berperilaku acuh dan berkata padanya; “Dia sibuk jadi lupa. Aku memberitahunya terakhir kali bahwa, jika ingin mengembalikannya bisa langsung di berikan padamu. Kalau kakak ingin bertanya mengapa ada padaku? Itu karena aku kebetulan tiba di rumah dan dia sepertinya sudah lama menunggu kakak.”

Stella mengangguk dan mempercayai kebohongan kecil Vivian. Tentu saja, protagonis utama tidak akan mencari dirinya lagi karena Kendra sudah mulai sedikit meragukan Stella.

Kemudian Vivian mendengar Stella bertanya lagi, “Lalu untuk apa kakek Kendra ingin bertemu denganmu?”

Mengapa kau banyak bertanya? Jika ingin tahu tanyakan saja alasannya pada Alpha itu? Vivian menggertak dalam hatinya, lalu kemudian dia berkata; “Aku tidak tahu, mungkin saja sebagai ucapan terima kasih karena aku memberikan tips makan sehat.”

Setelah berkata demikian, Vivian langsung beranjak dan meninggalkan Stella yang masih diam, memikirkan perkataan Vivian. Semua alasan yang di berikan olehnya, cukup masuk akal sehingga Stella hanya mengangguk dan langsung menuju kamarnya. 

Pada awalnya Stella berpikir bahwa Kendra datang ke rumah untuk bertemu dengannya, sehingga dia tadinya berencana akan merajuk sehingga Kendra akan berinisiatif untuk membujuknya. Akan tetapi melihat Kendra yang masih terus mengabaikannya, Stella menggertakkan giginya lagi.

Apa yang sudah terjadi?

Pikirannya hanya ada apa Kesya. Stella mulai berpikir bahwa mungkin saja Kesya sudah mencuci otak Kendra sehingga mengabaikannya selama berhari-hari.

Stella bertanya pada Vivian dengan harapan dia akan mendapatkan informasi tapi, adiknya itu juga tidak mendapatkan informasi yang menguntungkan untuknya, selain undangan makan siang dari kakek Kendra.

Ketika malam hari tiba mereka makan bersama, Ayah dan paman Vivian sudah kembali dari tugas dinas mereka, jadi untuk merayakannya Vivian membuka menu makan ayam panggang, dan tentu saja porsi makanan khusus untuk Tuan Tua.

Kemudian pada hari yang sudah ditentukan Vivian pun bersiap untuk pergi ke rumah Leonard, kali ini dia tidak berniat membawa Chihuahua sehingga dia meninggalkan Chihuahua di rumah utama.

Chihuahua sebagai Sistem dan jiwa anak anjing mengepakkan ekornya karena kesenangan, lalu berlari ke taman belakang rumah. Disana sudah ada area khusus yang di bangun oleh Tuan Tua untuknya bermain .

Taman belakang dekat dengan kolam renang, lingkungannya hijau sehingga sangat nyaman untuk waktu bersantai. Tuan tua bahkan pernah berpikir bahwa tidak buruk juga memiliki hewan peliharaan.

Pada waktu yang sama, Vivian menuju ke mobil yang sudah di tugaskan untuk mengantarnya, ketika dia baru saja ingin menaiki mobilnya suara klakson dari luar pagar rumah menghentikannya. Vivian menatap ke luar dan bertanya sendiri siapa tamu yang datang hari ini?

Vivian merasa bahwa jika itu kolega ayah atau pamannya, pasti akan melakukan pertemuan di luar. Sangat jarang ada yang langsung mendatangi rumah utama.

Vivian berjalan ke gerbang pintu dan melihat sebuah mobil Lamborghini hitam, yang asing. Vivian mengernyit dan menatap mobil tersebut, tidak lama kaca mobil turun dan Vivian melihat Kendra.

Kendra memperhatikan penampilan Vivian, itu hanya dress putih sederhana namun tampak sangat elegan ketika digunakan oleh Vivian, belum lagi kulit Vivian yang putih dan lembut, menambah kesan cantik pada gadis ini.

Sementara Kendra sibuk menilai penampilan Vivian, orang yang sedang di pikirkan oleh Alpha dominan yang satu ini sedang sibuk berpikir sendiri Hei, apa yang di lakukan orang ini disini? Dia tidak mungkin datang untuk menjemput dirinya kan?

Setelah beberapa menit, kemudian dari seberang, Vivian mendengar Kendra berkata; “Ayo, buruan naik. Kakek sudah menunggu kita.”

Hah, menunggu kita? Untuk apa, bukan kah ini hanya sebuah acara makan bersama? Sebagai tanda terima kasih, Vivian berkata padanya; “Kau bisa pergi lebih dulu, aku akan mengikuti dari belakang.”

“Tidak, aku tidak bisa membantah perintah kakekku. Menjemputmu adalah tugasku untuk hari ini.”

Vivian menatapnya dan mencari kebenaran pada wajah santai Kendra. Kemudian berpikir, mungkinkah pemuda ini pandai menyembunyikan kebenaran? Sehingga Vivian dapat dengan muda mempercayainya.

Kendra melihat Vivian yang masih ragu, sehingga dia kembali berkata; “Jika kau tidak percaya, aku bisa menelpon kakek sekarang.”

Vivian, “...”

Sebenarnya sejak awal semua ini hanya rencana Kendra saja, pertemuan Vivian dengan kakeknya di rumah sakit itu sudah cukup, Tuan Tua Leonard juga sudah mengucapkan terima kasih.

Jadi acara makan hanyalah omongan asal Kendra saja, dia tahu bahwa hari ini adalah hari Minggu jadi tentu saja dia tidak akan bisa bertemu dengan Vivian. Jadi dari pada dia berdiam diri di rumah dan tidak melakukan apapun, Kendra lebih baik mengajak Vivian datang.

Ketika Vivian ingin membuka pintu mobil, sangat kebetulan Stella juga akan keluar. ketika dia mendengar klakson mobil Kendra, Stella langsung berlari keluar.

Mula-mula Stella terdiam dan berpikir untuk apa Kendra datang menjemput Vivian secara pribadi? Jika hanya makan siang biasa, Stella sangat mengenal seperti apa Tuan tua Leonard, sehingga tidak mungkin jika itu adalah sebuah perintah.

Dan lagi, ini bukan acara besar sehingga tamu secara pribadi harus di jemput. Jika ini merupakan inisiatif Kendra sendiri, lalu untuk apa? Stella jadi memikirkan hal ini.

1
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
seru😁
Arsyah Arm
.....
Oka Derza
bisa jadi omega pria itu adalah temannya di dunia asli yg memberikan novel ABO padanya
Genshin Impact
/Smile//Smile/
zzz
aku orang Bugis kak
Nir Wana
kenapa ini kodihina😄
Di Elva
kalau mau tolak yah tolak aja dih
supayam_555
HAHAHAHAHA DIANGGAP SEBAGAI ADIK DOANG TPI STELLA NYA ANGGAP LEBIH GIMANA TUHH
Wulan Dari
Luar biasa
N'Dön Jùañ Shakespeare
happy ending ❤️
terimakasih udah bikin cerita yang menarik 🙏❤️
Alpha
Beta
Omega
berasa nonton film serigala 🤭
N'Dön Jùañ Shakespeare
wah keren 👍
N'Dön Jùañ Shakespeare
🤭🤭 ya ampun Kendra 🤭
N'Dön Jùañ Shakespeare
ya ampun, semoga Kendra cepat sembuh 🤲
N'Dön Jùañ Shakespeare
gila,,, ibu Stella benar-benar gila
N'Dön Jùañ Shakespeare
😁😁😁 Vivian malah makin panik disuruh melahirkan anak untuk protagonis pria 😁😁
N'Dön Jùañ Shakespeare
Vivian kau salah paham
N'Dön Jùañ Shakespeare
kau tidak menyadari apa yang kau lakukan telah merubah plot cerita itu sendiri, Vivian?
N'Dön Jùañ Shakespeare
😁😁 ternyata Chihuahua nya betina kukira jantan ketika berkata lebih suka dalam pelukannya Nila
N'Dön Jùañ Shakespeare
dasar kau tidak pernah bersyukur
N'Dön Jùañ Shakespeare
kau terlalu percaya diri dan terlalu berfikiran buruk, Stella.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!