NovelToon NovelToon
Pudarnya Cinta

Pudarnya Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Tamat
Popularitas:167.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sri Ghina Fithri

Pernikahan yang terjadi karena cinta belum tentu akan membawa kebahagiaan.

Felisya harus menderita menerima perlakuan suami yang selalu berbuat sesuka hatinya.

Sikap Rangga yang berubah karena lingkungan membuatnya tak tahu diri sehingga tanpa di sadarinya rumah tangganya berada di ambang kehancuran.

Sanggupkah Felisya mempertahankan rumah tangganya bersama pria yang di nikahinya karena cinta, atau haruskah Felisya melepaskan pria itu...???

Yukk baca novelku...
Cerita yang di ambil dari kisah nyata, namun di poles dengan khayalan Author...

Chek it out yuk...!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Ghina Fithri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27

Hai Readers...terima kasih ya udah mampir di karyaku....

Selamat membaca...happy Reading...

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=>>>>>

Sesampai di kantor Felisya langsung duduk di meja kerjanya, Felisya men-cek beberapa File yang sudah terletak di atas mejanya. Selama dia libur dia meninggalkan banyak pekerjaan sehingga hari ini dia harus menyelesaikan pekerjaannya yang sudah menumpuk, tak menunggu lama Felisya langsung mengerjakan pekerjaannya walaupun jam kerja belum di mulai.

Gery baru saja keluar dari lift, dia baru saja sampai di kantor. Saat keluar dari kantor mata Gery langsung tertuju pada meja kerja Felisya, dia tersenyum saat mendapati Felisya telah berada di meja kerjanya.

Sebelum masuk ke dalam ruangannya, Gery menghampiri meja kerja Felisya.

“ Kamu udah masuk...?” tanya Gery menyapa Felisya.

Felisya mengangkat dagunya, menatap pada pak Gery.

“ Eh... pak Gery...iya pak...” jawab Felisya.

“ baguslah...apa semuanya aman?” tanya Gery pada Felisya yang mnegkhawatirkan keadaan Felisya.

“ Aman pak...” jawab Felisya dengan senyumannya.

“ Dasar pagi-pagi udah mulai wanita murahan itu menggoda Gery...” gumam Putri yang baru saja keluar dari lift. Yang mana gumamannya dapat di dengar jelas oleh Santi yang sedang asyik mengepel di dekat lift.

“ Syirik bilang boss...” bathin Santi sambil mencibir ke arah putri yang melintas di depannya.

“ by the way,....kak Feli cocok banget sama pak Gery...tapi sayang kak Feli udah punya suami...” Santi asik bermonolog dengan dirinya sambil menyelesaikan pekerjaannya.

Gery masih mengobrol dengan Felisya, tak berapa lama tampak Felisya masuk ke dalam ruangan Gery mengikuti langkah kaki bossnya itu.

Putri yang melihat hal itu semakin merasa kesal melihat keakraban Felisya dan Gery. Terlebih saat ini di dalam pikiran Putri Felisya meupakan seorang gadis dan belum menikah, hal ini membuat dirinya merasa di saingi.

Di dalam ruangan Gery, Felisya mengambil dan memeriksa beberapa berkas yang ahrus di analisanya untuk pertemuan dengan beberapa klien, Gery meminta bantuan Felisya untuk memahami beberapa proposal kerja sama yang masuk ke perusahaan XX.

“ Bolehkah saya bawa bebrapa berkas ini ke meja saya pak?” tanya Felisya merasa tak enak berada di ruangan Gery berdua saja.

“ Oh...ya udah...tapi aku harap...setelah istirahat nanti kamu sudah dapat menjelaskan proposal-proposal tersebut, karena batas waktunya sudah mepet...” ujar Gery.

“ Baik pak...” ucap Felisya.

Felisya sebagai wanita yang telah memiliki seorang suami tak ingin terjadi fitnah, sehingga dia sangat menjaga kedekatannya dengan Gery sahabat sekaligus bossnya.

Gery yang sadar dengan status Felisya juga menjaga jarak, dia tak ingin menjadi penyebab retaknya hubungan rumah tangga Felisya dengan suaminya. Walaupun Gery sangat tahu bagaiman rumah tangga Felisya saat ini.

Saat Felisya menghubungi Gery untuk minta izin tidak masuk ke kantor, Gery merasa sangat Khawatir sehingga dia pun menyuruh seseorang untuk memata-matai kehidupan rumah tangga Felisya. Sedikit banyaknya dia tahu bagaimana keadaan rumah tangga Felisya.

Untuk saat ini hati Gery memang telah tertambat pada Felisya, namun dia hanya berharap suatu saat nanti dia berjodoh dengan Felisya.

Semakin hari pesona Felisya semakin membuatnya terpukau, kepribadian Felisya yang sangat menjaga harga dirinya dan harga diri suaminya walaupun rumah tangganya berantakan.

Felisya asik menyelesaikan pekerjaannya, satu jam sebelum jam istirahat makan siang, Felisya pun dapat menyelesaikan pekerjaannya. Felisya pun berdiri melangkahkan kakinya menuju ruang pantry untuk menemui Santi.

Santi sedang bersih-bersih di ruang pantry, Felisya menghampirinya.

“ Butuh bantuan?” tanya Felisya mengejutkan Santi.

“ ya ampuun kak Feli...ngagetin aku aja...” keluh Santi.

“ hehe... lagian asik banget kerjanya, sampe nggak nyadar aku masuk...” ujmar Felisya.

“ tanggung kak dikit lagi...” ujar Santi yang sedang merapikan gelas dan piring yang barusan di cucuinya di atas rak piring.

“ aku ganggu gak...?” tanya Felisya.

“ nggak kok kak...ini juga udah selesai..” ujar Santi ikut duduk di meja yang tersesdia di ruang pantry.

“ San...untuk saat ini mungkin aku belum jadi pindah ke kontrakkan yang kemarin kamu cari...” jelas Felisya pada Santi.

“ kenapa kak?” tanya Santi heran.

“ masalahku sudah selesai...namun tak menutup kemungkinan masalah itu akan terulang lagi... semoga saja tak terulang lagi...” ujar Felisya penuh harap.

“ emangnya masalah apa yang kak Feli hadapi...?” tanya Santi semakin penasaran.

Akhirnya Felisya pun menceritakan semua masalahnya pada Santi, di perusahaan itu hanya Santi menjadi teman curhat Felisya. Santi mengangguk paham dengan cerita Felisya.

“ Semoga aja bang Rangga benar-benar berubah ya San...” harap Felisya.

“ Ammiin...” ucap Santi.

“ jadi rumah itu cancel ya kak...?” tanya Santi memastikan rumah kontrakkan yang telah di carikannya unuk Felisya.

“ mhm....untuk sementara cancel aja dulu San...lagian aku nggak yakin bang Rangga akan mau pindah ke rumah itu...karena terlalu jauh dari rumah orang tuanya...” ujar Felisya.

“ ok kak...” ucap Santi.

“o...iya kak..udah jam istirahat kita ke kantin yuk...” Ajak Santi.

“ Yukk...” sahut Felisya.

Mereka melangkah menuju kantin perusahaan, secara bersamaan. Gery melihat Felisya yang melangkah beriringan dengan Santi. Dia pun melangkah di belakang Felisya tanpa memanggil Felisya.

Santi dan Felisya masuk ke dalam kantin lalu duduk di sebuah meja yang sudah duduk di sana Rita dan pak Lung.

“ Kami boleh gabung...” ujar Felisya menyapa dua karyawan yang termasuk dekat dengannya.

“ Boleh buk Feli...” jawab pak Lung.

“ Boleh kak...” jawab Rita.

Mereka pun duduk di meja itu.

“ kak Feli mau makan apa?” tanya Santi pada Felisya yang masih berdiri hendak memesan makanan.

“ Ayam geprek aja San...” jawab Felisya.

Santi pun melangkah memesan makanan untuk dirinya dan Felisya, Rita dan pak Lung yang sudah mulai makan mereka pun melanjutkan makan mereka dengan lahap.

Tak berapa lama, Putri berjalan di samping meja Felisya sambil membawa juz buah naga di tangannya, dia pun pura-pura tersandung saat berada tepat di samping Felisya sehingga jus buah naga pun tumpah mengenai pakaian Felisya.

“ Kamu sengaja ya nyandung kaki aku?” bentak Putri pada Felisya yang pura-pura marah pada Felisya.

Felisya sangat kesal dengan ulah Putri, namun dia tak ingin membuat keributan.

“ maaf buk...” ucap Felisya berusaha menahan emosinya.

Semua karyawan yang ada di ruangan itu hanya bisa diam saja melihat perbuatan Putri walaupun mereka tahu Putri lah yang salah.

“ Maaf kamu bilang?? Kalau nggak suka sama aku bilang!!!!” bentak Putri lagi mengada- ada.

Felisya masih saja diam, dan tak mau menggubris ucapan Putri yang tak masuk akal.

“ Putri...!!” bentak Gery yang muak melihat Putri yang sudah kelewat batas.

“ Gery....kamu liat dia kan yang sengaja nyandung aku...untung aja aku nggak jatuh...” ujar Putri seakan mengadu pada Gery.

“ Sudahlah...nggak usah di perpanjang masalahnya...” ujar Gery dengan nada yang tegas.

Putri menatap tajam pada Felisya, “ Kamu jangan senang dulu...tunggu pembalasanku..” ancam Putri dan berlalu meninggalkan Felisya.

Bersambung...

Hai reader jangan lupa tinggalkan jejak ya...

**Rate...

Favorite...

Like...

Koment...

Hadiah...

serta Vote...

di tunggu ya...biar semakin semangat...

Terima kasih🙏🙏🙏🙏🙏**

1
Nurul
betul banget
Paulina
kisah sejuta rumah tangga...🤭🤭
Nurul
hadir kembali untuk bersemangat 👏🏻👏🏻✨✨💪🏻💪🏻💪🏻
Nurul
sudah like + favorit kaa.. 👏🏻👏🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻
Sulati Cus
akibat mudah mengeluarkan kata cerai
Sulati Cus
he klu itu emang jas selingkuhan istri mu ngapain jg di bawa plg kt guru tp kok..
Sulati Cus
bohong
✨Happy_wolf◖⚆ᴥ⚆◗🐺❤️
mampir..
я𝓮𝒾𝓷A↠ͣ ⷦ ͣ𝓭𝓲𝓪𝓷✿
ini udh smw aku like
Dhiro Muna
pingin bgt y di sayang mertua dg tulus...tp kbnyakn mertua pd cari muka..giliran di blkng kita aj kejelekan kita di buka semua ke org2😔
Dhiro Muna
aku kasih 1 vote y kak😊...awal cerita yg bgs dan menarik😀
Endang Purwati
Ranggaaaaaaaa,.......... Ranggaaaaaaaa,..........
Ranggaaaaaaaa...........


loh tu yaaaaaahhhh 😡😡😡😡
Endang Purwati
klo sdh jauh, gkk ada dekat....

bilang sayang2, ...... telaaaaattt
Qirana
Salam 🙏🙏 Dari Kami Pasukan
Era Berdarah Manusia
I Firmo
♥️♥️♥️💚💚💚🖤🖤🖤
Qirana
Salam 🙏🙏 Dari Kami Pasukan
Era Berdarah Manusia
I Firmo
💙💙💙💕💕💕🥀🥀🥀
Qirana
Salam 🙏🙏 Dari Kami Pasukan
Era Berdarah Manusia
I Firmo
💕💕💕🥀🥀🌷🌷🌷🖤🖤🖤
Qirana
Salam 🙏🙏 Dari Kami Pasukan
Era Berdarah Manusia
I Firmo
♥️♥️♥️💚💚💙💙💙💙
Qirana
Salam 🙏🙏 Dari Kami Pasukan
Era Berdarah Manusia
I Firmo
🌷🌷🌷🌷🖤🖤🖤🥀🥀🥀
Qirana
Salam 🙏🙏 Dari Kami Pasukan
Era Berdarah Manusia
I Firmo
💕💕💕🖤🖤🖤💕💕💕
Dhina ♑
"Terimakasih Rita..." ucap Gery pada resepsionas

itu ☝️☝️ resepsionis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!