NovelToon NovelToon
Uncle Dokter, JODOHKU!!!

Uncle Dokter, JODOHKU!!!

Status: tamat
Genre:Romantis / Dokter / Tamat
Popularitas:4.4M
Nilai: 5
Nama Author: Annisa Niswa

"Uncle Dokter! Aku mencintaimu."

"Aku tak peduli! Jaga batasan mu Airin! Kau hanya pacar kontrakku! Tak lebih!"

"Jangan panggil aku Airin! Jika tak mampu membuatmu bertekuk lutut mencintaiku!"

"Ku pastikan itu hanya sia-sia." Tawa remeh di layangkan Angga Yudistira, penolakan cinta semasa sekolah membuatnya memilih hidup menyendiri hingga memasuki usia 40 tahun.

Desakan orang tua untuk segera menikah membuat dirinya harus terlibat kontrak perjanjian dengan gadis ingusan demi menghindari perjodohan.

"Papa! Airin rindu papa! Apa Papa dan Mommy bahagia di sana!" Lirih nya menatap nisan kedua orang tuanya, hanya untuk mengungkapkan kata rindu.

Gadis 18 tahun, yang melibatkan perasaan pada kontrak yang tak seharusnya.

Mampukah Airin membuat Angga melupakan masa lalunya dan menerima cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annisa Niswa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

UDJ-28

"Sudah bangun putri Dirgantara?"

"Siapa kamu!"

"Kau tak perlu tau siapa aku! Tapi kau harus mati di tangan ku malam ini!"

"Apa salahku!" Teriak Airin pilu.

"Kau memang tak salah, tapi semua ini kesalahan Papa mu!"

"Papa? Tak mungkin Papa ku melakukan kesalahan!" Ucapnya menapik fakta menyakitkan itu.

"Akan ku beri tahu, kesalahan Papamu dia memecat ku tanpa pesangon apapun! membuat aku di putuskan kekasih yang sangat aku cintai, di tinggalkan kekasih ku!" Ucapnya sedih dengan sorot mata menajam.

"Dan saat aku merintis usahaku, Papa mu menolak bekerja sama dengan ku! membuat ku semakin rugi besar!" Teriaknya menggebrak meja.

"Papa ku tak mungkin seperti itu padamu! Pasti kau telah melakukan kesalahan padanya." Tutur Airin dengan optimistis, ia tahu siapa laki-laki yang di panggil Papa itu, bagaimana sifat lembut dan tutur katanya.

"Tutup mulutmu!! Semua masalah hidupku itu berkat ulah Papamu! Apa kau ingin menyusul kedua orang tuamu?" Ucap nya tertawa terbahak-bahak.

"Jadi... kau yang membunuh Papa dan Mommy ku!" Lirih nya sedih.

"Hahahaha.... Aku tidak membunuhnya! hanya memberinya sedikit pelajaran! Tapi Tuhan malah mempermudah pekerjaan ku!" Ucapnya bangga pada dirinya sendiri.

"Kau jahat! Kau jahat! Kenapa kau tak sekalian membunuhku!"

"Membunuhmu? Hiks... Hiks... Hiks... Kau tau sayang, saat aku ingin menghabisi nyawamu! aku tak bisa sayang.. wajahmu ini sangat mirip sekali dengan kekasihku!" Ucapnya lembut mengusap pipi Airin dengan lembut.

Psikopat! Gila! Entahlah kata apa yang cocok untuk pemuda ini, terbilang cukup matang dengan usia 35 tahun? Atau dewasa?

"Kau gila..... " Teriak Airin memberontak.

Tamparan keras mendarat dengan sangat sempurna di pipi Airin, hingga sudut bibir nya mengeluarkan darah. "Kau berbeda dengan kekasih ku! Kau Cenggeng, dan lebih menjijikkan kau anak dari dia! Laki-laki yang ku benci." Tawanya sinis melihat Airin yang sengsara.

"Bunuh aku! Bunuh aku!" Pasrah nya, sudahlah mungkin ini adalah cara terbaik Tuhan untuk menyatukan kembali dirinya dan semua anggota keluarga nya di surga.

"Membunuh?? Hahahaha... Kematian terlalu mudah untukmu Airin!" Sinisnya.

"Apa mau mu.... "

"Menikah dengan ku, dan setiap hari aku akan menyiksamu! Itu sangat menyenangkan bukan?" Tawanya kembali menggelegar memenuhi gudang kumuh di malam hari itu.

"Aku tak sudi menikah dengan pria iblis seperti mu!" Ucap Airin lantang dengan meludah tepat di wajah milik Herman.

Nekat, satu kata yang mungkin Airin dapat untuk malam ini, tak peduli lagi dengan nasibnya, jika Tuhan menghendaki kematian nya malam ini, Ia akan sukarela menerima takdir itu.

"Kau...." Ucap Herman dengan geram, langsung mengambil pisau yang ada di meja dan menusuk Airin tepat di perutnya.

Arghhh

Rintihan sakit, darah segar mengucur di perutnya,

Mommy! Papa! Kak Gara! Simbok! Akhirnya kita bisa berkumpul lagi. Lirih Airin kala merasakan sakit di perutnya yang sangat teramat sakit dan terpejam.

"Kau akan mati malam ini! Bagaimana sakit!" Ucap nya sinis.

Brak!

...***...

"Dimana dia menyembunyikan Airin!" Teriaknya Uncle Dony lagi pada pak Surya setelah penjelasan singkat masa lalu saat ia tak tau menahu hal itu.

"Aku tak tau, dimana dia menyekap Airin!! Tolong jangan bunuh dia! Bagaimana pun dia adalah adik kandungku! Aku di titipkan almarhum kedua orang tuaku untuk selalu menjaga dan menuruti kemauan nya!"

"Kau sama gila dengan adikmu! Itu bukan kasih sayang! Tapi kau.... Sialan! Dimana Airin! Katakan Surya! Jangan mengulur waktu lebih lama lagi!! Atau kau ingin putrimu mati!" Ucap Uncle Dony sudah tak sabar dengan ini semua.

...****...

Tembakan terpaksa harus di lepas oleh anak buah Uncle Dony ke arah Herman yang hendak ingin melayangkan tusukan pisau kembali ke tubuh Airin yang sudah melemah.

Sialnya peluru itu, menancap di bahu Pria itu.

"Herman..... " Teriaknya pilu kala melihat tubuh adik yang di sayangi nya tergeletak.

"Kau sudah tau semua perbuatan jahatnya, maaf jika anak buah ku harus melakukan ini padanya!" Kata Maaf sempat di utarakan oleh Uncle Dony sebelum kakinya melangkah cepat kearah Airin yang terduduk.

"Nona Airin, mohon anda harus bertahan nona! Anda harus hidup!" Ucapnya lirih membopong Airin untuk segera masuk ke mobil dan di larikan ke rumah sakit segera.

...****...

Dua brankar pasien melaju begitu cepat, hingga berakhir pada ruang UGD, dimana ada Airin dan Herman yang tengah di tangani oleh dokter.

Jam terus bergulir, tak terasa 3 jam sudah waktu terlewati, harap cemas kembali merayap pada kedua pria yang tengah terduduk sedih.

"Bagaimana dok?" Tak lebih sebuah kata kepastian kala salah satu dokter berhasil keluar dari ruang tindakan.

"Pak Herman tak apa, dia sudah berjuang melewati masa kritisnya, tapi maaf untuk Nona Airin, luka tusukan itu terlalu dalam dan ada beberapa kekerasan fisik yang dia dapat sebelum luka tusukan itu! Hanya takdir Tuhan yang bisa menyelamatkan nya! Saya permisi!"

apa? Takdir Tuhan? Hanya belas kasih yang ku harap dari mu untuk menyelematkan putri Tuan Iko dan Nyonya Senja. Nona Airin, paman mohon bertahanlah banyak orang yang sayang dengan anda Nona, ini bukan waktunya! Anda belum waktunya untuk pergi dan berkumpul dengan keluarga anda di Surga.

Berjuang lah Nona, saya mohon! Tangisan tergugu di rasakan oleh Uncle Dony, entahlah melihat semua alat rumah sakit yang menempel di tubuh Airin membuat ia kembali merutuki kebodohan nya, mengapa ia tak bisa menemukan Airin lebih cepat.

"Saya mohon! Maafkan adik saya tuan!" Simpuh nya di lantai, mengharap pengampunan untuk adik kesayangan nya.

"Saya bukan tuan Iko yang mudah memaafkan seseorang, semua perbuatan harus bisa di pertanggungjawaban kan Tuan Surya! Pergilah! Lihat adikmu, jaga dia sebelum aku menjebloskan nya di dalam penjara!"

"Tuan mohon maafkan adik saya! beri dia pengampunan!"

"Kau lihat! Lihat! Gadis itu tak bersalah! Apa yang di buat oleh adikmu padanya hingga kalian begitu kejam ingin membunuhnya! Apa!!! Lihat dia! Jika putrimu yang sekarat di atas sana! Apa kau bisa memaafkan orang itu!" Ucapnya tajam menohok menunjuk ranjang pasien dimana Airin berbaring tak berdaya.

🎶

Happy Reading.

1
Lilisdayanti
entah lah,,bagi aqu sih,,tapi maaf ya thur,, ceritanya ga masuk di akal qu,,para sahabat,,kandidat tapaun asisten,, tidak mungkin tidak ada yg tau,, Airin,,toh selama ini kan Airin tinggal di rumah,,tanpa terkecuali Airin tinggal di asrama jauh dari orang tuanya,,mungkin,, masalahnya bukan waktu yg singkat loh,,bukan setahun atau 2thn ,,ga masuk akal aja,,kalau sampai ga ada yg tau Airin 🤔
Lilisdayanti
pertemuan 2 sahabat,,
Lilisdayanti
kan emang anaknya bege 🤪
Lilisdayanti
aqu bingung antara kata dialog sama penjelasan nya,,kaya lompat²😌
Lilisdayanti
lieerrrrr pokonamah,, sebenernya sih ceritanya bagus,,tapi pas loncatan nya yg bikin mumet,,kaya kurang nyusun,,jadi bikin lieerrrrr 🤭
Lilisdayanti
hayo dokter kenapa dengan jantung mu,ada love love nya kah,,dan itu mata kenapa ada love love nya juga 😍😍😍🤣🤣🤣🤣
Lilisdayanti
astoge 🤣🤣🤣 ngakak aqu itu baru jodoh,,bertengkar mulu 🤣🤣🤣🤣
Lilisdayanti
ya bener kan,,ga dapet mamanya anaknya pun jadilah 🤭🤭
Lilisdayanti
wah sadis juga thur,,kan kasian si baby Ay 🤭
Lilisdayanti
baru nyadar kamu uncle kalau udah tua 😂😂😂
Lilisdayanti
ikuti saja alurnya angga,,nanti Arthur akan kasih kesempatan buat kamu ketemu baby Ay 🤭🤭
Lilisdayanti
jangan²keluarga Clara yg ngancurin dan ngebunuh orang tuanya Ririn 🤔🤔pirasat aqu aja yah 🤭
Lilisdayanti
astoge 🤣🤣 dokter 40 tahun,,masih di jewer,,ga ke tua an tu kuping 🤣🤣🤣
Lilisdayanti
masih nyimak,,dan belum masuk di otak aqu,, maksudnya uncle angga itu lelaki yg mencintai senja,, ibu nya baby Ay,,dan baby Ay,,itu Arini,,dan nantinya akan menikah sama uncle angga,,jadi ni cerita,,uncle angga menikahi anak dari mantan kekasihnya gitu 🤔🤔
Lilisdayanti
mampir aqu thur,,dan nyimak dulu 🤭🤭
Muara Lombok
laaahh...tu si WWH knpa nyangkut d situ sich ...ayo balik kerumaahh..🤭🤭
Puput
Saran thor, pake "Ciiiittt" aja, aku tadi ngira kalau Angga mengumpat thor🙏
Puput
Menunggu adalah hal yang membagongkan thor🙄, untung aku nemu novel ini pas udah tamat hehe😅
Kak Jum
Luar biasa
Mak mak doyan novel
kok paruh baya? typo ya kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!