NovelToon NovelToon
Transmigrasi Cewek Red Flag: Dari Figuran Jadi Ratu Sekolah

Transmigrasi Cewek Red Flag: Dari Figuran Jadi Ratu Sekolah

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Time Travel / Idola sekolah
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: IRISVEL

SINOPSIS Gara-gara kesetrum kabel charger HP yang ngelupas pas lagi marathon baca novel roman picisan jam 3 pagi, Aira (18 tahun)—cewek slakan, blak-blakan, dan hobi tawuran—terlempar masuk ke dalam dunia novel "Cinta Di Balik Seragam". Aira nggak bertransmigrasi jadi tokoh utama cewek yang polos dan teraniaya, melainkan jadi Aira Shena, tokoh figuran yang nasibnya tragis: mati dikeroyok geng motor di bab 20 karena dijebak sama antagonis utama. Ogah pasrah sama takdir, Aira bertekad acak-acak alur cerita asli. Dia yang tadinya pemalas dan tukang resek, mendadak berubah jadi cewek paling red flag, jago berantem, tapi cerdasnya ngga ngotak. Namun, aksinya malah bikin Langit, male lead dingin dan physco-lite yang harusnya benci setengah mati sama Aira, malah ketagihan ngejar-ngejar dia. Konflik makin rumit saat rahasia kelam keluarga besar mereka, perebutan tahta bisnis raksasa, tuduhan pembunuhan palsu, hingga pengkhianatan sahabat terdekat menghancurkan kehidupan sekolah mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IRISVEL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 Jejak crimson &?

BAB 29: "JEJAK CRIMSON &KEMBALI KE METROPOLIS"

Suasana romantis malam di pesisir Uluwatu mendadak buyar, berganti dengan tensi tinggi yang familiar. Di dalam ruangan suite villa, pria sewaan yang terluka itu sudah terikat erat di atas kursi kayu dengan Kenzo—yang baru saja mendarat di Bali menggunakan penerbangan darurat bersama Galang—berdiri di samping laptopnya yang menyala terang.

"Gue udah retak identitas dan HP enkripsi yang dibawa kroco ini," kata Kenzo sambil menatap layar monitor. "Dia bener. Sindicat Crimson bukan cuma jaringan lokal kayak Black Cobra atau konsorsium bisnis cangkang Vanguard.

Mereka adalah sindikat perdagangan gelap dan pembunuh bayaran internasional yang berbasis di kawasan Asia Timur. Bramantara ternyata punya utang dana operasional besar sama mereka sebelum ditangkap."

Aira yang sedang mengikat rambut bergelombangnya menjadi ekor kuda duduk di tepi meja dengan posisi santai, mengayunkan kakinya. "Jadi karena Pak Tua itu udah mendekam di sel dan asetnya disita negara, Sindicat Crimson ngeluarin sayembara lima puluh miliar buat kepala kita berdua sebagai gantinya?"

"Tepatnya sebagai pesan intimidasi buat seluruh jaringan bawah tanah," sambung Galang dari sudut ruangan, jarinya menunjuk peta digital di tabletnya. "Kalau ada yang berani menghancurkan mitra mereka, nasibnya bakal dibantai habis. Dan mereka udah ngirim tiga tim eksekutor pertama ke Jakarta buat ngacak-ngacak markas Averus dan Penthouse."

BAM!

Langit menghantamkan tinjunya ke dinding kayu villa hingga bergetar. Aura dingin dan haus darah memancar kuat dari tubuh Ketua OSIS sekaligus pimpinan Averus itu. Mata tajamnya menatap ke arah Aira yang tetap tenang tanpa raut ketakutan sedikit pun.

"Liburan kita usai, Shena," bisik Langit, suaranya sarat akan penyesalan karena belum bisa memberikan kedamaian penuh untuk ceweknya. "Kita harus balik ke Jakarta malam ini juga."

Aira melompat turun dari meja, melangkah mendekati Langit lalu menepuk dadanya pelan seraya tersenyum savage. "Gak usah ngerasa bersalah gitu, Kanebo. Tiga hari santai-santai di pantai udah cukup buat ngecas energi gue.

Sekarang darah gue malah udah gatal mau meratakan sekumpulan lalat internasional ini."

Pukul 03.00 WIB dini hari.

Sebuah pesawat jet pribadi mendarat mulus di landasan pacu Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Tanpa membuang waktu, rombongan Aira dan Langit langsung disambut oleh belasan iring-iringan motor sport anggota elit Averus yang sudah bersiaga penuh mengenakan jaket taktis hitam.

"Bos! Ratu!" panggil Bimo yang berlari menghampiri mereka sambil menyerahkan dua jaket kulit dan rompi pelindung ringan. "Anak-anak Averus di lapangan udah nemuin titik kumpul salah satu tim eksekutor Crimson! Mereka bermarkas di sebuah gudang kontainer terlantar di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok!"

"Gimana situasi di Penthouse sama sekolah?" tanya Langit tegas sambil mengenakan jaket kulitnya.

"Aman! Tim intelijen kita bareng kepolisian udah masang barikade rahasia," jawab Bimo mantap. "Mereka belum sadar kalau kalian berdua udah balik ke Jakarta."

Aira menyunggingkan senyum miring, menyambar pisau taktis kesayangannya dan menyelipkannya ke sarung paha. "Bagus. Kalau gitu, kita kasih mereka kejutan tuan rumah yang hangat."

Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok diselimuti kabut tipis dan bau garam yang menyengat. Di dalam gudang besi bernomor 07, lima belas pria berbadan tegap berpakaian serba hitam dengan tato naga merah di leher sedang mengokang senjata api otomatis dan memeriksa peta lokasi penthouse Aira.

"Ingat," tegas pimpinan tim eksekutor Crimson berbahasa asing dengan nada dingin. "Target utama adalah Aira Shena dan Langit Adhitama. Pengusahanya sudah tumbang, tapi reputasi Crimson tidak boleh ternoda oleh dua anak sekolah."

BRAKKK!

Pintu besi besar gudang mendadak terhempas sejauh sepuluh meter setelah dihantam oleh truk kontainer yang dikemudikan Bimo!

Asap dan debu membumbung tinggi memuat para eksekutor Crimson terbatuk-batuk dan refleks menyambar senjata mereka. Namun sebelum pelatuk sempat ditarik—

SREK!

Sebuah bayangan ramping melesat dari atas atap truk kontainer! Aira mendarat tepat di depan pimpinan eksekutor, menyapu kedua kaki pria itu dengan tendangan bawah (sweep kick), lalu menghantamkan siku tangannya ke dada musuh hingga tulang rusuknya berderak patah!

BUAK!

"Selamat datang di Jakarta, Lalat Crimson!" seru Aira lantang dengan nada mengejek.

Langit menerobos masuk dari pintu samping bersama belasan anggota elit Averus. Tanpa memberi ampun, Langit melayangkan pukulan kombinasi brutal yang merobohkan dua eksekutor bertubuh kekar sekaligus. Pertempuran jarak dekat meletus secara masif di dalam gudang yang remang-remang.

Eksekutor Crimson yang terlatih secara profesional ternyata dibuat kewalahan oleh ketangkasan taktis Aira dan kekuatan mematikan Langit. Aira merebut sangkur musuh di udara, memutarnya lincah, lalu menyabet pergelangan tangan musuh sebelum melemparkan pria itu menabrak tumpukan peti kayu.

Dalam waktu kurang dari sepuluh menit, seluruh lima belas eksekutor Sindicat Crimson telah tergeletak tak berdaya bersimbah darah di lantai gudang.

Aira berdiri tegap di atas tubuh pimpinan eksekutor yang merintih kesakitan, menjejalkan ujung boots-nya ke dada pria itu. Dia menarik ponsel satelit enkripsi milik pimpinan tersebut yang terjatuh di lantai, memencet tombol panggilan terakhir yang terhubung langsung ke markas besar Sindicat Crimson di luar negeri.

BZZZZT...

"Laporan? Apakah kedua anak sekolah itu sudah dieksekusi?" suara pria misterius berkharisma dingin menggema dari speaker ponsel.

Aira mendekatkan ponsel itu ke bibirnya, menyunggingkan senyuman savage paling mengerikan yang membuat seluruh anggota Averus di ruangan itu terdiam takjub.

"Dengar baik-baik, Bos Crimson sialan," desis Aira dengan suara tenang namun membekukan darah. "Gue Aira Shena. Tim Kroco lu baru aja gue bikin cacat di Tanjung Priok. Kalau lu masih sayang sama jaringan bisnis lu di Asia... tarik semua sayembara sampah lu dan jangan pernah berani menapakkan kaki lu di kota ini lagi! Karena kalau sampai gue lihat ada tato naga merah lagi di Jakarta... gue sendiri yang bakal datang ke sarang lu dan meratakan Sindicat Crimson sampai ke akar-akarnya!"

CRUNCH!

Aira menginjak ponsel satelit itu hingga hancur berkeping-keping di bawah boots-nya!

Langit melangkah mendekati Aira, merangkul pinggang ceweknya dari samping dan melayangkan ciuman singkat di pelipis Aira yang sedikit berpeluh.

"Gue makin cinta sama kegilaan lu, Shena," bisik Langit hangat.

Aira tertawa renyah, menyandarkan kepalanya di bahu Langit. "Waktunya kita pulang ke Penthouse, Kanebo. Gue mau tidur nyenyak."

jangan lupa like dan komen jika suka cerita ini

see you next bab 30

1
Ainun Tea
akhh lgi seru2 nya harus nunggu besok baru bisa ke buka
Ainun Tea
lanjut
Ainun Tea
bahagi terus lanjut
Ainun Tea
lanjut seru bangettt
Ainun Tea
harus nunggu lgi bab 24
Ainun Tea
semangatt aira ku synk
Ainun Tea
sumpah seru banget
PengGeng EN SifHa
kenapa si shamena shena nanana di juluki CEWEK TRANSMIGRAN thoor ?

dr deoaj baca agak bingung..
bukannya yang tau dia trans hanya si lajgit..kenzo & 1 nya lupan tadi namanya ?
PengGeng EN SifHa
alur cerita yg sulit dijabarkan,akan tetapi sangat seru dimana jiwa muda yg penuh tantangan...dimana dunia nyata saja sudah seru & ini dunia fana + seru lagi dengan logika yg begitu badas.
PengGeng EN SifHa
gedebak gedebig dar der dor kembang api to raa ??🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!