NovelToon NovelToon
The Silent Empire

The Silent Empire

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Sistem
Popularitas:440
Nilai: 5
Nama Author: General Blast

Di usia 23 tahun, Clev adalah pendiri D&D Company, sebuah konglomerat raksasa yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari logistik, real estate, hotel dan resor, apartemen, restoran, energi, hingga investasi. Saat memutuskan membangun pusat bisnis barunya di kota Drep, ia mendapati kota itu telah lama berada di bawah kendali organisasi mafia yang mengakar di setiap sudut.

Clev tinggal di sebuah kediaman mewah di sudut utara Kota Drep bersama adiknya, Derina (19 tahun), serta orang-orang kepercayaannya: Maria dan suaminya Garry,Lenny, Mira,Thomas,serta Leo kepala keamanan yang memimpin dua anggota penjaga rumah.

Sementara itu, di pusat kota Drep, berdiri megah gedung D&D Company sebagai simbol dimulainya era baru. Di balik kemegahan perusahaan tersebut, tak seorang pun menyadari bahwa sang pendiri memiliki tujuan yang jauh lebih besar daripada sekedar bisnis, tujuan itu adalah menghancurkan organisasi mafia yang sudah lama menguasai kota Drep.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 - Perbatasan dan sebuah kebenaran

Siang harinya di kantor D&D Company.

Clev,Rosa,Helen,Berry,Karen berkumpul dalam satu ruangan membahas keinginan Clev untuk membangun sebuah perusahaan kecil di wilayah perbatasan Utara dan Selatan.

Karen sambil melihat laptop nya yang menampilkan map yang berada di perbatasan Utara dan Selatan

"beberapa lokasi cukup strategis, jika kamu mau saya bisa menyuruh tim saya untuk mengambil alih beberapa tanah secara resmi menurut hukum dan menjadikan nya milik D&D" kata Karen sambil menjelaskan

Helen menatap Clev

"tapi harga tanah disana cukup mahal karena dekat dengan wilayah selatan yang cukup high class, tapi keuangan kita tetap stabil dengan kekuasaan kita di wilayah utara" jelas Helen

Rosa sambil melihat-lihat catatan nya

"mungkin sebuah cabang dari perusahaan logistik kita akan cocok disana,karena banyak nya industri komersial di daerah selatan" tambah Rosa melihat catatan yang dimiliki oleh perusahaan D&D

Berry mengangguk

"saya juga setuju, karena D&D juga berencana membangun sebuah club di daerah selatan ,jadi pergerakan ini juga menjadi langkah untuk D&D menuju ke selatan" ujar Berry dengan wajah antusias

Clev sambil melihat laporan-laporan nya

"Ok sudah diputuskan kita akan membangun anak perusahaan logistik dari D&D ,tapi bukan logistik dengan nama D&D langsung.." jelas Clev

Lalu Clev melihat ke Karen

"saya butuh pembelian tanah yang sah secara hukum, saya tidak ingin tanah yang akan di ambil alih memiliki masalah hukum dari pemilik sebelum nya" jelas Clev kepada Karen

Karen mengangguk

"aku akan memeriksa semua tanah secara detail dan akan memastikan terlebih dulu semua tanah yang akan di akuisisi D&D tidak ada masalah hukum apapun dari masa lalu, kemudian aku akan memberitahu Helen ketika semua tanah siap untuk di akuisisi" jelas Karen

Helen menambahkan

"ya saya juga memastikan setiap tanah akan terbeli dengan harga yang sesuai dengan pasaran harga di selatan,juga pembangunan akan digunakan dengan bahan-bahan terbaik" tambah Helen

kemudian Clev melihat ke arah Rosa

"saya ingin kontaktor yang membangun anak perusahaan D&D ini adalah orang-orang yang membangun gedung ini juga,dan pastikan setiap bangunan nya sama dengan apa yang digunakan di kantor pusat ini" jelas saya ke Rosa

Rosa mengangguk

"aku mengerti, aku akan memastikan kontraktor menggunakan bahan yang sama seperti ketika membangun D&D pusat..tim ku juga akan melakukan pendekatan promosi kepada setiap industri di selatan dengan dibangunnya anak perusahaan D&D" jawab Rosa

Sementara Berry langsung menjawab sebelum Clev bertanya

"saya dan tim saya juga akan mulai mencari investor selatan agar mereka mau menggunakan jasa D&D dalam setiap pengiriman mereka untuk industri komersil mereka" ujar Berry

Clev mengangguk

"kalau begitu sudah tidak perlu ada pembahasan lagi..ku harap tim kalian melakukan dengan baik seperti biasa" ujar Clev menutup rapat nya hari itu.

Sore hari nya di pusat kota tepatnya di taman kota Drep.

Clev duduk melihat Arthur yang sudah bisa menerbangkan layangan nya sendiri, disamping nya ada Kalista kakak nya Arthur yang memperhatikan juga adik nya,

Kalista tersenyum melihat Arthur

"lihat..anak itu akhirnya bisa menerbangkan layangan" ujar Kalista sambil tersenyum melihat Arthur,lalu menoleh ke Clev di samping nya

"semua itu berkat mu , Clev.." tambah Kalista

Clev kemudian menyandarkan tubuhnya di kursi taman

"tidak juga, Arthur memang sudah bisa dari awal.." ujar Clev bersikap santai

Lalu Clev menoleh Kalista

"ngomong-ngomong katamu,kamu kerja di Bella Casa?" tanya Clev

Kalista mengangguk

"selama hampir setahun saya bekerja di Bella Casa" jawab Kalista

Clev lalu kembali melihat ke Arthur

"itu salah satu butik terkenal, kamu kenal pemilik nya?" tanya Clev mencoba mencari tahu soal Bella di mata karyawan nya.

Kalista tersenyum dan mengangguk

"tentu saja..Nyonya Bella adalah orang yang baik,dia masih muda tapi sudah memiliki jiwa memimpin yang baik" jelas Kalista dengan mata berbinar

Clev memperhatikan ekspresi dari Kalista,bukan sebuah ekspresi kebohongan apalagi tekanan, itu adalah ekspresi jujur dari nya.

"itu terdengar baik, karena banyak orang yang baik hanya ketika di depan banyak orang atau kamera, tapi di belakang itu mereka menunjukkan sifat asli nya" jelas Clev

Kalista menggeleng kepalanya

"awal bekerja aku juga merasa seperti itu saat pertama kali kenal nyonya Bella, tapi mengenal nyonya Bella membuat saya memahami arti 'dont judge book by its cover'.." jelas Bella lalu tersenyum

Clev tersenyum, akhirnya dia paham bahwa Bruno memang seorang Mafia kejam tanpa perasaan namun dia sudah membesarkan anak yang berbeda dari nya dalam diri Bella.

Di Meksiko.

Pesawat jet pribadi Bruno akhirnya mendarat di bandara Meksiko.

Bruno turun bersama Vega, membawa kotak berisi lima permata hitam yang diyakininya akan mengubah masa depan Mafia Karibia.

Bruno tersenyum melihat langit Meksiko

“Mulai hari ini, Karibia akan memasuki permainan yang lebih besar" ujar Bruno antusias.

1
dinda ayugunawan
disini menyentuh bangeett
dinda ayugunawan
aku suka bagian kalimat ini, rasanya tersentuh, dipeluk langsung sama author🥰 makasih ya, karena aku juga gak punya teman
dinda ayugunawan
Ganteng bangett CEO nyaaa... 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!