NovelToon NovelToon
Dosa Di Balik Gaun Sutra

Dosa Di Balik Gaun Sutra

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / CEO
Popularitas:69.6k
Nilai: 5
Nama Author: santi.santi

Salsa sangat mencintai Arkan, tapi Arkan tidak sama sekali. Dia sudah punya kakasih sebelum menikahi Salsa karena perjodohan.

Ditambah, Salsa adalah wanita yang sombong, jahat, serakah, manja, namun cintanya sangat besar pada Arlan. Selama satu tahun pernikahan, Arlan tidak pernah menyentuh Salsa sama sekali, hingga Salsa menggunakan cara licik agar bisa tidur dengan Arkan.

Arkan semakin murka, dia semakin membenci Salsa karena menjebaknya dan membuat hubungannya dengan kekasihnya semakin berantakan. Hingga Arkan mengusir Salsa dari rumah.

Beberapa tahun berlalu, Arkan bertemu kembali dengan Salsa di jalanan dalam keadaan GILA, namum Salsa bersama dengan seorang gadis kecil yang begitu mirip dengannya.

Ternyata dulu saat dia mengusir Salsa, Salsa sedang hamil. Timbullah penyesalan yang tiada tara dari Arkan dan dalam keadaan gila, Salsa selalu mengatakan....

"Apa salahku?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santi.santi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dalang yang sebenarnya

"Siapa, Gus?"

Pertanyaan itu meluncur dari bibir Arkan tanpa basa-basi, begitu pintu ruang kerja tertutup rapat.

Suaranya terdengar sangat rendah, dingin, dan sarat akan ketegangan yang pekat. Ia berdiri di tengah ruangan dengan kedua tangan yang bertumpu di atas meja jati, menatap tajam asisten pribadinya yang baru saja meletakkan dokumen hitam di atas meja.

Gusti menarik napas dalam-dalam, menatap lurus ke arah sang atasan sebelum mengucapkan satu nama yang seketika membekukan seluruh pasokan udara di dalam ruangan tersebut.

"Nabila, Tuan"

Deg...

Arkan tersentak hebat, tubuhnya menegang kaku seperti ditarik paksa oleh aliran listrik bertegangan tinggi. Dadanya berdegup dengan sangat keras, menciptakan denyutan menyakitkan yang bergemuruh di telinganya.

Nabila....

Kenapa dari semua kemungkinan buruk yang sempat melintasi kepalanya, nama wanita itu yang harus keluar?

Rasa syok yang menghantam Arkan bukan karena ia masih memiliki sisa-sisa perasaan cinta untuk Nabila, tidak. Perasaan itu sudah mati total, hangus terbakar menjadi abu semenjak ia mengetahui bagaimana liciknya Nabila memanfaatkan kepercayaan dan cintanya dulu hanya untuk menjebak serta menyakiti Salsa.

Namun, reaksi Arkan saat ini adalah amarah yang murni. Dia benar-benar marah hingga darahnya terasa mendidih di dalam pembuluh darah. Rahang Arkan mengeras, giginya bergemeletuk menahan geraman yang hendak meledak.

Apa belum cukup penderitaan yang Nabila timpakan pada hidup Salsa dulu?

Kelakuan manipulatif Nabila di masa lalu telah sukses menghancurkan reputasi Salsa, bahkan rentetan kejadian itu berujung pada kebangkrutan total perusahaan keluarga Salsa hingga ayah wanita itu menghilang tanpa kabar seolah ditelan bumi sampai saat ini.

Mengapa semua itu masih belum cukup memuaskan iblis di dalam diri Nabila?

Kenapa wanita itu harus bertindak sejauh ini, mengejar Salsa yang sudah tidak berdaya, mengurungnya, hingga membuat jiwanya hancur dan gila seperti sekarang?

"Saat Tuan meminta Nyonya Salsa keluar dari rumah pada pagi buta waktu itu... hmm..." Gusti tiba-tiba berdehem, menghentikan kalimatnya sejenak.

Ia merasa sangat sungkan dan tidak enak hati pada Arkan, pasalnya kalimat berikutnya akan menyinggung kembali tindakan keji yang dilakukan Arkan pada subuh kelam enam tahun yang lalu.

Arkan memejamkan mata sesaat, menelan ludah yang terasa pahit.

"Lanjutkan, Gusti. Jangan ada yang disembunyikan!" Desisnya kelam.

"Baik Tuan. Saya memulai penyelidikan pergerakan Nyonya Salsa tepat dari titik gerbang depan rumah ini, enam tahun lalu" Lanjut Gusti sembari mengaktifkan layar tablet di tangannya, lalu menggesernya ke hadapan Arkan.

"Di area gerbang depan rumah ini memang terpasang beberapa kamera pengawas. Namun, setelah saya periksa ulang dengan teliti, ada satu titik blind spot yang cukup besar di dekat pohon palem seberang jalan"

Gusti menunjukkan sebuah rekaman video beresolusi pudar di layar tablet tersebut pada Arkan.

"Nyonya Salsa ternyata dibawa paksa oleh beberapa orang berbadan besar menggunakan kendaraan ini Tuan" Ujar Gusti seraya memperbesar gambar sebuah mobil minibus berwarna hitam dengan kaca yang sangat gelap, terparkir agak jauh di sudut jalan yang temaram.

"Mobil ini ternyata sudah lama mengintai rumah ini Tuan. Berdasarkan data rekam jejak lingkungan, mobil tersebut selalu terparkir di sana setiap kali malam hari tiba, dan baru akan pergi sesaat setelah matahari terbit. Saya sudah memastikannya. Keberadaan mobil ini tidak bisa dipantau dari kamera pengawas rumah kita karena posisinya terlindung tembok pembatas. Namun, saya berhasil mendapatkan rekaman ini dari kamera pengawas milik rumah tetangga di sebelah kanan. Saat Nyonya Salsa diseret masuk ke dalam mobil pun, semuanya terekam dengan jelas di kamera ini. Beruntung sekali pemilik rumah di samping mengarsipkan semua rekaman kameranya, jadi file ini masih bisa saya minta walaupun sudah enam tahun berlalu"

Arkan menatap layar tablet itu dengan mata yang membelalak lebar. Di sana, di dalam rekaman video hitam-putih bersuara sunyi tersebut, ia melihat dengan jelas bagaimana tubuh rapuh Salsa yang baru saja ia usir dengan kejam, sedang berjalan sempoyongan di bawah rintik hujan subuh.

Salsa tampak menangis, memeluk dirinya sendiri yang kedinginan. Namun, belum sempat Salsa melangkah lebih jauh dari lingkungan rumah, pintu mobil minibus itu terbuka.

Tiga orang pria berbadan tegap keluar dengan cepat, membekap mulut Salsa, menjambak rambutnya, dan menarik tubuh wanita itu dengan paksa masuk ke dalam kabin mobil yang gelap.

Salsa sempat memberontak, namun kekuatannya kalah telak. Pintu mobil ditutup rapat, dan kendaraan itu langsung melesat membelah sisa malam.

Krak....

Kedua tangan Arkan mengepal dengan sangat kuat hingga buku-buku jarinya memutih dan mengeluarkan suara gemertak yang mengerikan.

Di dalam dadanya, rasa bersalah yang teramat besar kembali menghantam jiwanya, bercampur aduk dengan amarah yang membakar. Pria itu langsung menyalahkan dirinya sendiri atas semua adegan mengerikan di layar tersebut.

Seandainya saja dulu hatinya sedikit saja terbuka untuk melihat ketulusan Salsa. Andai saja dulu dia tidak bersikap sebejat dan sekejam itu, dan andai saja subuh itu dia tidak melempar Salsa keluar ke jalanan yang sepi seperti membuang sampah, pasti orang-orang suruhan Nabila tidak akan memiliki kesempatan untuk menculik istrinya. Salsa tidak akan pernah menderita, dan Salsa tidak akan pernah kehilangan kewarasannya.

Kamar gelap itu, suntikan obat itu, semuanya terjadi karena dirinya yang telah membuka gerbang neraka bagi Salsa.

"Lalu mereka membawa Salsa ke mana, Gusti?!" Tanya Arkan dengan nada suara yang meninggi, napasnya memburu cepat.

"Orang-orang suruhan Nabila langsung membawa Nyonya Salsa ke sebuah rumah sakit jiwa swasta yang terletak di pinggiran kota, Tuan" Jawab Gusti dengan ekspresi yang semakin mengeras.

"Di sana, berdasarkan dokumen internal yang berhasil diretas oleh tim kita, Nabila menggunakan jaringan uangnya untuk menyuap beberapa oknum dokter kejiwaan. Mereka dibayar mahal untuk dengan sengaja membuat Nyonya Salsa menjadi gila. Mereka memberikan berbagai macam kombinasi obat-obatan psikotropika dengan dosis yang sangat tinggi setiap harinya, secara paksa"

BRAAAK!!!

Arkan memukul permukaan meja kerja jatinya dengan hantaman telapak tangan yang luar biasa keras. Suara dentuman itu menggema hebat ke seluruh sudut ruangan, membuat beberapa pajangan kristal di rak bergetar.

"Kurang ajar!!! Baji ngan!!!" Raung Arkan dengan mata yang memerah sempurna, dipenuhi oleh urat-urat kemarahan yang mengerikan.

Seluruh tubuhnya gemetar hebat menahan ledakan amarah yang siap menghancurkan apa saja.

"Lalu di mana mereka semua sekarang?! Apa dokter-dokter keparat yang menerima suap itu masih bertahan di rumah sakit jiwa itu?!" Tanya Arkan dengan napas yang memburu, giginya merapat rapat.

"Masih, Tuan. Rumah sakit itu masih beroperasi aktif, dan tim saya sudah berhasil mengamankan data pribadi serta rekam medis palsu yang mereka buat" Gusti dengan sigap menyodorkan beberapa lembar kertas dari dalam map hitam, menampilkan foto wajah serta nama dari dua orang dokter spesialis kejiwaan yang bertanggung jawab atas rusaknya saraf otak Salsa.

Arkan menyambar kertas-kertas tersebut. Ia menatap tajam foto wajah kedua dokter itu satu per satu, menghafal setiap guratan wajah mereka ke dalam benaknya seolah sedang menandai target buruan yang harus dihancurkan hidupnya.

"Lalu..." Arkan menjeda kalimatnya, mencoba menenangkan debaran jantungnya yang menggila. Ia mendadak teringat pada satu detail krusial.

"...bagaimana ceritanya Salsa bisa keluar dari tempat terkutuk itu saat kandungannya menginjak usia enam bulan?"

Arkan mengingat dengan sangat jelas cerita dari Bi Siti di kolong jembatan tadi, yang mengatakan bahwa Mbok Darmi menemukan Salsa terlunta-lunta di jalanan dalam keadaan hamil besar sekitar enam bulan, dan kondisi mentalnya sudah rusak parah.

"Untuk bagian itu, saya masih melakukan penelusuran lebih dalam Tuan Arkan" Jawab Gusti dengan raut penuh sesal.

"Data log keluar-masuk pasien di rumah sakit tersebut sengaja dihapus pada periode itu. Namun, jika melihat pola yang ada, sepertinya ada seseorang dari dalam rumah sakit tersebut, kemungkinan besar seorang perawat atau staf medis yang sengaja membantu Nyonya Salsa untuk melarikan diri dari sel isolasi agar dia bisa pergi menjauh"

Arkan meremas lembaran kertas di tangannya hingga kusut tak berbentuk.

"Siapkan mobil dan tim pengawal besok pagi-pagi sekali, Gusti. Kita akan langsung mendatangi rumah sakit jiwa keparat itu. Aku sendiri yang akan mencari tahu semua hal tentang masa lalu Salsa yang mereka sembunyikan, dan aku juga ingin melihat langsung bagaimana wujud dari dokter-dokter yang telah tega melanggar sumpah profesi mereka sendiri demi tumpukan uang haram dari Nabila!"

"Baik, Tuan. Segera saya laksanakan" Sahut Gusti patuh.

BRAAAAK!!!!

Kedua pria di dalam ruang kerja itu seketika terkejut setengah mati. Pembicaraan serius mereka terputus secara brutal oleh suara hantaman benda jatuh yang cukup keras, terdengar menggema dari arah lantai bawah, tepat di koridor dekat kamar tamu.

Jantung Arkan seolah berhenti berdetak sesaat. Wajahnya seketika memucat dipenuhi rasa panik yang luar biasa.

"Salsa?!"

Tanpa memedulikan dokumen di atas mejanya lagi, Arkan langsung melesat memutar tubuhnya, membuka pintu ruang kerja dengan sentakan kasar, lalu berlari sekencang mungkin menuruni anak tangga menuju lantai bawah, diikuti oleh Gusti yang bergerak cepat di belakangnya. Di dalam kepalanya, hanya ada satu nama yang bergaung, Salsa.....

1
Rina Wati.S
bawangnya kpn habisnya kak San.
🌿🌺WINA🌸🌿
Arkan itu karma buat kamu dulu tega sekali mengusir salsa tanpa belas kasian, katanya kuat arkan menerima kebencian dari salsa dan ayu menebus semua kesalahanmu...
wajar ayu sangat membencimu arkan, karena kamu penyebab ibunya sangat menderita sampai gangguan jiwa dan depresi, salsa dan ayu sangat menderita hidupnya...

Arkan sabar meluluhkan hatinya ayu, gercap arkan cari dokter yg terbaik menyembuhkan salsa, dan dibantu suster weni merawat dan menjaga salsa...

Kamu jangan samapai kelihatan lemah arkan didepan salsa dan ayu berusaha kuat, tunjukan ketulusanmu dan niat baik pasti salsa dan ayu akan luluh hatinya dan menerimamu kembali....
semua butuh proses arkan pelan-pelan dekat salsa dan ayu, ditolak terus
jangan sampai menyerah pasti salsa dan ayu memaafkanmu lama-lama arkan....

salsa sangat tulus mencintaimu arkan, mungkin caranya salah ingin memilikimu sampai menjebakmu pake obat perangsang sampai tidur bareng...
kamu sangat kasar tega sekali mengusir salsa, semua penderitaan salsa dimulai...

kamu lebih percaya wanita rubah itu arkan, penuh tipu daya nabila sok polos dan lugu....
Felycia Fernandez
😭😭😭😭😭😭😭😭
Cahaya
lanjut
Cahaya
aduhh ayu 😭😭😭😭 ngga kuat tisu sampay habis ini 😭😭😭😭😭
mb peppy
ketidak berdayaan salsa dan penolakan ayu adalah hal yg teramat menyakitan buatmu arkan
Ari Atik
next.....
Ari Atik
gk bisa ngomong apa2..
yg jelas setiap part bikikn aq trenyuh dan mewek...
dyah EkaPratiwi
lekas Carikan dr Arkan biar salsa bisa pulih lagi
Yeye 🐱
baru 3 hari, Sallsa aja 1 thn kamu cuekin, kamu maki2,, dih 😏
Nar Sih
penolakan lgi dan lagi ,mungkin ini lah blsan untuk mu arkann,tpi tetap lah berusaha berdoa mohon ampunan yg di atas yg maha membolak balikkan hti seseorang ,semoga usaha mu mendekat lgi dgn salsa juga putri mu sgra di kabul kan yg di atas
Linda Gunawan
pagi menjelang siang ini udah menangisi Ayu. /Sob/
Melly
masa kalah sama Salsa yg 1 tahun dicuekin, dimaki, terakhir diusir sama dibikin bangkrut
Teti Hayati
Harus tahan....
harus kuat...
sudah jadi resiko..
pecinta novel lealistis
sambil nungguin update terbaru aku baca baca ulang part nyesek
Nureliya Yajid
lanjutkan
Silvia
berusaha lebih keras lagi Arkan
Hanima
Hikssss
Semoga Arkan menjadi Gila
dan semua harta nya buat Ayu
itu rasa nya baru setimpal 🔥😡
SasSya
🥺🥺🥺🥺😥😢😓
anak usia 5 thn sekritis iniiiii
Dunia memaksa tumbuh dewasa sebelum waktunya
Felycia Fernandez: anak jalanan emank tumbuh lebih cepat kk... karena mereka udah terlatih untuk selalu mawas diri dari mulai mengenal dunia...
aku pernah liat anak kecil manggil ibunya karena ada razia ,bahasanya itu kayak orang dewasa bagi info ke ibunya😓
total 1 replies
Agnezz
di bab Neraka, Ayu mengatakan ayahnya adalah bintang dilangit yg tidak bisa mereka jangkau. tapi disini dibilang Ayahnya hanya mau dengan wanita baik 🤔🤔 mana yg bener, mungkin Salsa suka berubah2 juga cara menerangkan pada Ayu ttg keberadaan ayahnya. 🤔🤔
Agnezz: iya ingatan Salsa terjebak di 6 th yg lalu. raganya dimasa kini, tapi jiwanya ada dimasa lalu.
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!