NovelToon NovelToon
Gagal Nikah

Gagal Nikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Pembantu / CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:51.9k
Nilai: 5
Nama Author: Puspa Arum

Arkendra Zivan Mahendra seorang laki-laki yang berhati dingin dan terkenal dengan sikapnya yang anti perempuan. Bukan tanpa alasan laki-laki sukses dan kaya raya itu di juluki anti perempuan. Hal itu karena di masalalu, dia pernah di kecewakan oleh seorang perempuan yang berstatus calon istrinya.

Di hari pernikahan Kendra harus menelan pil pahit jika calon istrinya memilih meninggalkan dirinya dengan pria lain. Hal itu menjadikan Kendra trauma akan pernikahan dan malas berdekatan dengan perempuan.

Sampai di mana dia bertemu dengan seorang seorang perempuan yang menarik hatinya. Siapakah perempuan yang berhasil membuat Kendra berani untuk mengambil hatinya?

ikuti kisahnya ...
Happy Reading

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Arum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tamu tak Diundang

" Setelah ini ada schedule apalagi Ga?" Kendra beru saja selesai meeting di luar dan menanyakan schedule nya kembali pada sang asisten Gading.

" Jam dua siang ada meeting dengan staf membahas projek baru kita di Bali bos."

"Hemm..Okelah kita balik ke kantor kalau begitu."

"Bos mau makan siang di luar atau mau di pesankan sesuatu?"

"Nggak perlu, Dania nanti akan antar makan siang." Gading mengangguk mengerti.

Mobil yang di kendarai mereka sampai di kantor dan dengan segera masuk ke dalam lobby.

" Tuan, maaf itu...anu..itu, apa..gimana ya bilangnya...

"Sebenarnya kamu mau bilang apa Han, kok jadi kayak orang gag* gitu, ngomong yang benar. Ada apa, hah!!" Kendra melihat Hana, sekertaris nya itu..tiba-tiba saja mencegah Kendra yang akan masuk ke dalam ruangan nya.

Namun saat Hana bicara dengan nada gugup bahkan terkesan ada yang disembunyikan.

"Maafkan saya tuan, ada yang sedang menunggu tuan di dalam..tapi sebenarnya saya sudah berusaha untuk menghentikan orang itu tapi...." mendengar perkataan Hana yang terkesan aneh, akhirnya Kendra memutuskan untuk melihat siapa orang yang sudah berani menerobos masuk ke dalam ruangan Kendra.

Kendra membuka pintu ruangannya dengan kasar. Orang yang sedang duduk di sofa di ruangan Kendra terlihat langsung mengalihkan pandangannya ke arah pintu.

"Kendra !!" dengan senyum sumringah perempuan itu beranjak dari tempat duduknya dan berjalan mendekat ke arah Kendra.

Kendra tentu terkejut luar biasa saat melihat siapa orang yang sudah menunggu dirinya di dalam ruangannya.

Kendra yang sempat mematung karena syok, kini dia dengan cepat melangkah mundur menghindari wanita yang ingin memeluknya.

Wanita itu terlihat terkejut dan menampakkan wajah kecewanya saat Kendra menghindari nya.

"Ken, kenapa? Apa kamu nggak kangen sama aku, Ken...

"Berhenti! Jaga sikapmu!! Keluar dari ruangan ini, Hana !! Bawa dia keluar !!" wanita itu menggelengkan kepalanya menolak untuk menuruti apa yang Kendra perintahkan pada sang sekertaris.

"Nggak Ken, please..jangan usir aku. Kamu perlu dengar penjelasan ku kali ini Ken, please..aku benar-benar masih mencintaimu. Aku di jebak Ken, aku nggak pernah mengkhianati kamu. Aku benar-benar masih ingin kita bersama, seperti dulu." Kendra terlihat membelakangi wanita yang terus memohon untuk menjelaskan masalah mereka.

"Silahkan keluar nona, jangan buat tuan Kendra marah. Mari ikut saya! Hana terlihat susah menarik tangan wanita itu. Tapi tanpa di duga wanita itu mendorong Hana sampah hampir terjatuh.

"Lepas! Aku nggak mau keluar dari ruangan ini sebelum aku bicara dengan Kendra, jadi jangan paksa aku berbuat kasar dengan perempuan rendah seperti kamu !!" Tubuh Hana terhuyung ke belakang saat cekalan tangannya terlepas dari pergelangan tangan perempuan itu.

"Aaakhhh!!" Hana memekik saat tubuhnya tergeser ingin terjatuh.

Beruntung Hana tak benar-benar jatuh karena tiba-tiba Dania masuk dan berhasil menahan tubuh Hana supaya tidak terjatuh.

"Astaghfirullah..mba Hana!" Dania memekik keras menahan tubuh Hana yang hampir jatuh.

Mendengar pekikan Dania, Kendra pun langsung menoleh ke arah pintu dan terlihat Dania melepaskan tangannya dari tubuh Hana.

"Dania, terimakasih.." Hana berterimakasih pada Dania yang sudah membantunya.

"Iya mba, mba Hana nggak apa-apa kan?" Dania menatap khawatir pada Hana. Terlihat Hana menggelengkan kepalanya sembari tersenyum tipis.

"Heiii..kamu, nggak punya sopan, hah! Kamu siapa tiba-tiba masuk ke ruangan Kendra!!" Kendra yang melihat Dania datang langsung mendekati gadis itu.

Sementara Dania yang di semprot oleh wanita yang terlihat familiar itu, hanya diam saja.

"Sayang, kamu sudah datang?" Kendra mendekat ke arah Dania dan memanggil Dania dengan sebutan 'sayang'.

Dania yang mendengar suara Kendra yang memanggil dirinya dengan sebutan sayang langsung menoleh ke arah Kendra yang sudah ada di dekatnya.

"Sibuk ya..maaf kalau aku lancang karena langsung masuk ke ruangan kamu."

"Nggak apa-apa, aku memang sudah lama nunggu kamu datang." dengan senyum manisnya Kendra meraih tangan Dania.

Hana dan wanita yang tak lain adalah Nadia, terlihat melebarkan matanya melihat interaksi Dania dan Kendra.

"Ken, siapa dia? Aku tahu kamu masih marah sama aku, tapi..nggak begitu caranya Ken, kamu mau buat aku cemburu dengan panggil perempuan seperti ini dengan mesra, hah?!" Nadia tersenyum meremehkan menatap Dania dengan tatapan merendahkan.

"Sepertinya kamu sudah tidak ada urusan lagi nyonya Nadia, silahkan keluar dari ruangan ini . Kebetulan, tunangan ku sudah datang. Hana, tolong bawa nona Nadia keluar, kalau dia masih menolak..panggilkan security. Ingat, kalau sampai dia datang lagi kesini, panggil security dan usir langsung !!"

Hana mengangguk mengiyakan perkataan Kendra. Sementara Dania menatap ketiga orang di ruangan itu dengan tatapan bingung. Sedangkan Nadia yang mendengar perintah Kendra pada sekertaris nya merasa kesal.

"Ken, jangan seperti ini Ken..aku ingin kita sama-sama lagi. Aku masih mencintaimu..!"

"Mari nona, silahkan keluar dari ruangan ini. Kalau anda masih keras kepala, dengan berat hati saya akan panggil security untuk menyeret anda keluar dari kantor ini !!" Hana dengan wajah serius meminta Nadia keluar dari ruangan Kendra.

Sedangkan Kendra yang mendengar penuturan Nadia langsung mengalihkan pandangannya ke arah Dania dan menggenggam tangan Dania dengan erat. Bahkan Dania yang ingin menoleh ke arah Nadia, Kendra langsung dengan cepat memegang dagu Dania dan mengarahkan wajah gadis itu untuk menatap dirinya.

Hana mendorong tubuh Nadia sampai ambang pintu. Sebelum benar-benar keluar dari ruangan itu, Nadia mengatakan sesuatu pada Kendra.

"Ken, aku tahu kamu masih marah sama aku. Tapi, yang harus Kamu tahu kalau aku terpaksa melakukan semua nya demi kita...

Brak

Pintu ruangan itu tertutup kencang sebelum Nadia selesai bicara. Kendra yang melihat pintu ruangannya tertutup langsung memeluk tubuh Dania dengan erat.

Dania hanya diam dan tak menolak pelukan dari Kendra. Pelukan hangat Kendra membuat Dania memejamkan matanya sejenak. Rasanya begitu nyaman. Bahkan rasanya pelukan itu seperti pelindung untuk Dania. Ingin rasanya pelukan itu selalu Dania rasakan.

Kendra melepaskan pelukannya dan spontan Dania membuka matanya yang sempat terpejam. " Kamu kenapa?" Kendra menatap wajah Dania yang terlihat sayu.

"Tidak ada apa-apa. Saya sudah bawa makan siang buat tuan muda, sebentar saya siapkan. Tuan duduk saja." Dania yang ingin melangkah ke pantry kecil yang ada di ruangan Kendra tiba-tiba lengannya di cekal oleh Kendra.

" Aku sangat mencintaimu." ucapan itu meluncur dari bibir Kendra.

Dania yang mendengar ungkapan pria di depannya hanya tersenyum tipis dan mengangguk ringan. "Biar aku ambil piring dulu, mas Kendra duduk saja, yaa.." dengan lembut Dania meminta Kendra untuk duduk dan bahkan panggilan Dania pada Ken pun seketika berubah.

Bersambung.

Haiii...maaf para readers..beberapa hari absen karena ada pekerjaan yang tidak bisa di tinggalkan.

1
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
Nar Sih
pasti mama mu punya rencana buat jodohin kmu dgn sonia ,yg pasti nya gk berhasil ,makasih kak udah di lanjut lgi cerita dania nya 🙏
Rahma Inayah
GK ngaca yunita ni dl dia dr org kalangan bawah naik derajat stlh nikah Sama Dimas .trs maks Kendra hrs pnya istri yg selevel tp Oma lbh Suka Ken SM dania
Nazwa Azzahra
lanjut
Rahma Inayah
kukira ceritanya di gantung tau nya tiba2 liat Ado notif novel favorit. ku up senang nya .mmg GK kapok tu mantan si Kendra .semoga dia mendaptkn hukuman yg setimpal
Nar Sih
alhamduliah kendra selamat dri obt setan itu ,makasih kak puspa udh lanjut lgi cerita nya ,walau bnyk tipoo ☺️nama kekasih kendra nia kan kak ,semagatt kak di kawal hingga ending👍🥰🥰
Puspa Arum: Terimakasih kak sudah ingatkan🙏
total 1 replies
Sry C'cipit Tea
mksh KA udah balik lagi...tp aku Ampe lupa yg jebak siapa ,,,kekasihnya siapa... nama nya sama KA...🙏🙏🙏Nadia semua...
pacar ny kan dania
Nar Sih: bnr kak nama kekasih kendra dania yg di panggil nia
total 1 replies
Nar Sih
cerita nya bagus kak moga bisa up sampai end 👍☺️
Puspa Arum
Nanti di usahakan up lagi yaa
Nar Sih
lanjutt kak puspa ,aku bca nya maratonn lho ,jgn di gantung lgii ya kakk🙏🥰🥰
Nar Sih
semoga ngk terjdi hal yg blm boleh kalian lakukan😂
Nar Sih
untung nya kmu cpt sadar ya dania ,sblm kalian kebablasan ,dosa lho blm waktu nya😂
Nar Sih
👍👍terima ya dania,
Nar Sih
tenang mas gading pawang nya udah dtg tuh😂pasti mrh nya bosmu hilang
Nar Sih
sabarr,,tenang nia ,tuan muda yg bikin spot jantung ya
Nar Sih
cerita kak puspa selalu sip👍sayang nya q telat bca ,jdi maraton nih kak☺️
Nar Sih
masih selamat kmu dania cuma di cium sama tuan muda mu yg lgi mabuk
Nar Sih
mampir kak ,walau telat😂
Jingga Pelangi
mana torr kok g ada lnjutan y
Rahma Inayah
Kendra msh aja bodoh GK waspada hrs nya km tau klu Nadia pasti ada yg dia rencanakn otak mu pinter buat di pake bisnis tp urusan jebakan km kalah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!