NovelToon NovelToon
Pembalasan Si Kembar Wibowo

Pembalasan Si Kembar Wibowo

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Balas Dendam / Anak Genius / Persaingan Mafia / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nurul Ajijah

Blurb

Sebelum membaca novel ini diharapkan membaca season 1 yang berjudul "Musuhku Menjadi Imamku."
.
.
.
Kami tidak tahu apa yang menjadi alasannya menghancurkan keluarga kami. Dia begitu banyak membuat keluarga kami menderita, sehingga kami kehilangan orang yang kami cintai.

Karena kehilangan atas orang yang kami sayangi, membuat kami bertekad membalas setiap air mata yang keluar. Setiap darah yang melangir akibat seranganmu, akan kami tagih!

Selamat membaca!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Ajijah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29

Setelah rapat selesai, aku kembali menuju ruangan ku bersama Aiko. Dia memberikan beberapa dokumen yang akan ku tandatangani, aku memeriksa satu demi satu dokumen tersebut agar tidak terjadi kesalahan. Setelah selesai dengan semua dokumen, aku menghubungi Lexi agar dia mengirimkan file yang berada di chip yang ku curi. Secepat kilat file tersebut sudah berada dalam email ku.

Aku memeriksa dengan seksama semua file yang dikirim Lexi, ternyata benar perusahaan xxx yang ingin menghancurkan perusahaan ku. Ku sandarkan tubuhku di kursi kerjaku dan memandangi layar komputer. Aku mulai memikirkan jalan apa yang akan aku lakukan pada mereka yang sudah berani menyentuh perusahaan ku.

Tok!

Tok!

"Masuk!"

Aiko masuk dia memberikan beberapa dokumen mengenai para pemegang saham, mereka yang sudah berniat untuk menghancurkan perusahaan ku. Dia juga memberitahukan pada ku ada sebuah pesta dan di pesta itu akan ada sebuah chip yang berisikan informasi lain tentang perusahaan xxx. Kemarin aku sudah mendapatkan satu chip, sebenarnya ada berapa chip lagi yang harus ku dapatkan!

"Nona chip yang anda dapatkan kemarin itu belum semuanya, mereka masih memiliki beberapa chip kebusukan perusahaan. Sepertinya kita harus menghadiri pesta nanti malam Nona!"

Aiko berkata sambil tersenyum dia tahu kalau aku tidak akan menghindari pesta itu, tapi disana ada chip yang ku butuhkan. Sepertinya aku harus datang ke pesta itu nanti malam. Tapi aku tidak ingin mengajak Aiko, sepertinya disana akan sangat berbahaya. Aku memutuskan untuk pergi sendiri saja, setelah memberikan semua informasi itu Aiko kembali ke ruangannya.

Aku menghubungi Lexi tentang pesta nanti malam, ku beritahu pesta itu berada di gedung NNN. Gedung itu memiliki pengawasan yang sangat ketat, Lexi memutuskan untuk ikut bersama ku ke pesta itu. Aku tidak bisa menolaknya, karena tak biasanya dia mau ikut ke sebuah pesta bersamaku. Akhirnya pekerjaan ku sudah beres, aku pun pulang ke rumah untuk mempersiapkan diri menghadiri pesta nanti malam.

Setelah sampai di rumah aku melihat Lexi sudah berada di rumah, dia sudah mulai mempersiapkan diri. Dia juga mempersiapkan semua peralatan yang bisa di gunakan oleh kami. Aku pun masuk ke kamar untuk mandi dan bersiap diri, aku memilih gaun pesta bewarna hitam dengan model yang bisa membuatku leluasa bergerak. Semua persiapan ku sudah selesai dandanan ku pun sudah beres. Kugerai rambut panjang ku hingga menutupi punggung, jika kulihat penampilan ku ini aku teringat dengan bunda.

Bunda sering menyisir rambutku yang panjang, bunda pernah berkata apakah aku tidak ingin menutup mahkota ku yang indah ini. Maafkan aku bunda aku belum siap menutup semuanya, jika misi ku sudah beres dan aku menemukan seorang pendamping seperti ayah, aku akan memikirkan hal itu. Lexi mengetuk pintu kamar ku menandakan aku harus segera pergi.

Saat kami membuka pintu rumah, aku melihat Aiko sudah berada di luar dengan gaun berwarna merah dia terlihat sangat memesona. Dia melihatku yang terkejut hanya memberikan ku senyumannya.

"Untuk apa kau datang kemari?" Lexi berkata dingin pada Aiko, aku tahu Lexi tidak ingin membuat Aiko dalam bahaya. Karena misi kami ini bisa membahayakannya.

"Aku akan ikut bersama kalian untuk mengambil chip itu!" jawab Aiko tegas. Terjadilah perdebatan antara mereka dan tidak ada diantara mereka yang mengalah.

Aku menghentikan perdebatan mereka berdua, jika tidak dihentikan akan memakan waktu lebih banyak. Akhirnya mereka diam, aku terpaksa mengajak Aiko ke pasta. Aku menyuruh Aiko berperan sebagai pasangan Lexi, agar memudahkan Lexi bergerak di dalam pesta. Karena setiap masuk ke dalam pesta dia selalu di kelilingi oleh para wanita dan itulah yang tak disukai oleh Lexi.

Akhirnya kami pergi menuju pesta, dalam perjalanan kami membicarakan rencana kami semua harus berjalan sesuai rencana. Tak terasa kami sampai di gedung NNN, ku lihat dari kejauhan banyak para pengawal yang berjaga. Rupanya mereka memperketat penjagaan untuk pesta malam ini, kupandangi Lexi dan Aiko. Mereka berdua tersenyum menandakan bahwa tidak akan terjadi apa-apa. Jadi aku tidak usah khawatir lagi, sebaiknya kulakukan saja tugas ku dengan benar.

Lexi berhenti di depan gerbang gedung NNN, salah satu pengawal meminta kami untuk memperlihatkan kartu undangan. Kami pun memperlihatkannya, aku mewakili perusahaan sedangkan Aiko mewakili perusahaan kedua orangtuanya. Aiko adalah anak seorang pengusaha terkenal, demi membantu ku menyelesaikan misi, dia rela menjadi sekertaris ku. Orang tua Aiko sudah mengenal aku dan Lexi, oleh sebab itu mereka mengijinkan Aiko membatuku di perusahaan.

Pemeriksaan tahap pertama selesai, mobil kami melaju perlahan memasuki halaman gedung yang sangat luas. Akhirnya kami sampai di depan gedung, kami keluar dan seorang pelayan mengambil kunci mobil kami, dia akan memarkirkan mobil kami. Lexi dan Aiko masuk terlebih dahulu, sedangkan aku harus ke toilet dulu. Kupikir jika melihat mereka berdua terlihat cocok sebagai pasangan, tapi itu tidak mungkin mereka memiliki tipe pasangan yang sangat berbeda.

Kurapihkan riasanku dan gaunku, kupandangi cermin yang ada di hadapan ku, semuanya sudah sempurna. Lebih baik aku segera menghampiri Lexi dan Aiko, aku takut mereka mencariku. Aku melangkah keluar dari toilet, kulihat seorang pria sedang bermesraan. 'Cihh apa mereka tidak malu? Melakukan hal seperti ini di depan toilet! Sungguh menjijikan!" gumam ku dan langsung pergi meninggalkan mereka. Aku terkejut tangan ku di tarik kebelakang, seketika tubuhku terjatuh kedalam pelukan seseorang.

"Kau bilang aku menjijikkan? Apa kau ingin merasakan hal yang menjijikkan ini!"

Aku berusaha melepaskan diri dari pelukannya, tapi tidak bisa, tenaganya begitu kuat. Semakin aku berusaha melepaskan diri, dia semakin kuat memeluk ku.

"Lepaskan aku!!" Aku berseru padanya, dia tetap tidak melepaskan ku. Ku injak kakinya dengan heels, dia kesakitan itulah saatnya bagi ku untuk melepaskan diri dari pelukannya.

Setelah lepas dari pria mesum itu, aku langsung berjalan untuk menemui Lexi dan Aiko. Aku masuk ke dalam ruangan dimana pesta itu di selenggarakan, ku sisir semua ruangan dengan mataku untuk mencari Lexi dan Aiko. Akhirnya aku menemukan mereka, rupanya Lexi sedang di kerumuni para wanita padahal dia berada di samping Aiko. 'Sungguh kau pria pujaan wanita Lexi!' ucapku dalam hati dan aku melangkah untuk mendekati mereka.

"Ada apa?"

Lexi bertanya padaku, dia pasti bisa melihat raut muka ku yang sedang kesal. Aku katakan semua yang terjadi tadi saat aku keluar toilet, Lexi dan Aiko malah menertawakan ku. Aku makin kesal dibuatnya, tak berselang lama datang dua orang pria yang memang ingin ku hindari. Mereka adalah Mamoru dan Alan, lengkap sudah kekesalan ku hari ini.

Aku tidak mau emosiku meledak, itu bahaya karena aku bisa kehilangan konsentrasi ku. Karena malam ini adalah misi kami untuk mencuri chip lagi. Karena ada Alan disini bearti kami harus berhati-hati, dia pasti sedang bertugas untuk melindungi chip itu. Aiko dan Lexi juga mengetahui apa yang sedang ku pikirkan. Mereka memberikan ku segelas jus jeruk, itu bisa membuatku sedikit rileks.

"Tidak salahkah aku melihat semua ini? Kau hanya minum jus saja?" sindir Alan padaku. Itu membuatku semakin geram, sebenarnya apa yang dia inginkan dariku. Kenapa pula dia selalu mengganggu ku setiap bertemu.

Aku diam seribu bahasa, sumpah males banget deh denger semua perkataan dia. Dan anehnya kenapa Mamoru hanya senyum-senyum saja, melihat ulah sahabatnya itu aku semakin kesal dibuatnya. Ini juga Lexi dan Aiko ikutan tersenyum melihat ku sedang kesal. Aku diam dan tak banyak bicara, berupaya menenangkan diriku. Saat aku sedang menenangkan diriku ini, aku merasakan ada seseorang yang sedang memperhatikan kami.

____________________________________________

Sampai ketemu di bab berikutnya 😊

aku siap menampung poin kalian kalau mau mendukung novel ku 😚😚

ku tunggu dukungan kalian ya jangan lupa vote biar aku semakin maju ke depan kalau tidak juga tak masalah 😏

1
░▒▓█►─═HeSideMySelf ═─◄█▓▒░
jujur novel yang ini kurang greget nya Krn si peran utama metong ( alin) padahal kalo karakter dia hidup pasti lebih maksimal, di Banding yg season 2, season 1 lebih menarik Krn semuanya lengkap, ini menurut ku pribadi, bebas berpendapat y min, tapi tetap semangat terus min sukses selalu 💪💥🫶❤️‍🔥
░▒▓█►─═HeSideMySelf ═─◄█▓▒░
karakter alin nya di metongin min/Cry/
Aisyah Wachs
Huff tegang banget
Isabell Serinah
lanjut lagi plseeee sampai anak mereka sudah besar
edf_15
Luar biasa
Otaku
aku suka bnyak actionnya
Salsha Bila Maharani
kangen dengan kisah cintanya Alex dan alun sehinga harus kubaca berulang ulang
Idaa Rasyidah
ini baru dapat lanjutannya
Chodhyland
takut ketahuan rahasianya.makanya ga jwb.
Chodhyland
Lili kah
Chodhyland
santi yg dl kek peramal yah
Chodhyland
apa yg di lakuin fais apa hub sejenis
Chodhyland
s3mangat thor.dah di kasih vote.emoga naik ratingnya
Wartin Kusmawati
lanjut thoor
Wartin Kusmawati
semangat,keren
Wartin Kusmawati
next thoor tambah seru aja
Wartin Kusmawati
lanjut thoor
Wartin Kusmawati
pasti Hinoto yang masuk
Wartin Kusmawati
lanjut thoor
Wartin Kusmawati
mana momoru nya thoor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!