Merubah kisa lama setelah penglihatan nya di dalam mimpi.
Perselingkuhan tunangannya dengan kaka iparnya membuat kaka laki - lakinya terpukul.
Kaka laki - lakinya menjadi pendiam dan dingin.
Gracia Randolph sangat sedih melihat kaka laki - lakinya menjadi seperti itu, tanpa dia sadari bahwa dia juga adalah korban.
kebenciannya terhadap mantan tunangnnya dan mantan kaka iparnya membuat dia ingin membalas dendam atas apa yang mereka lakukan terhadap kaka laki - lakinya.
Dia seorang putri Jendral dari Keluarga Randolph harus membersihkan orang - orang yang mengotori nama keluarganya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Harefa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 29
"Jadi,.apa yang harus saya lakukan, agar intisari sihir saya bisa keluar?" Elen juga penasaran dengan kekuatan tubuh ini.
Walaupun setahunya, pemilik tubuh ini dan ibunya keturunan pelayan. Mungkin saja dari buyut mereka, ada perubahan silsilah.
Dan bisa jadi, bahwa buyut mereka sebenarnya seorang penyihir yang bersembunyi. Karena tidak mungkin ada intisari sirih yang tersembunyi di dalam tubuhnya, jika dia bukan keturunan penyihir.
"Sebaiknya, kamu bermeditasi dahulu. Fokuskan pikiranmu dengan sihir yang ada di jantungmu. Ketika kau telah merasakan kehangatan yang menjalar di meridian mu, sebut nama ku. Itu sebagai tanda padaku, bahwa kamu harus di dukung. Agar intisari sihir dalam tubuhmu bisa keluar." Dankerius menjelaskan.
Elen mengangguk, dia mulai bermeditasi. Walaupun dia merasakan hawa dingin yang menerpa tubuhnya semakin kuat. Karena dia hanya berdiam diri di luar ruangan. Membuat angin yang berhembus semakin terasa.
"Gracia, ada yang hendak aku bicarakan padamu." Panggil Dankerius.
Gracia menghentikan latihannya, dan melangkah mendekati pria itu.
"Ada apa?"
"Sebenarnya, Elen memiliki intisari sihir di dalam tubuhnya."
"Hah..?! Bagaimana mungkin?" Gracia sama bingungnya dengan Elen. Karena ibu Elen juga hanya seorang pelayan di rumahnya.
"Aku juga tidak mengerti, tapi yang ingin aku katakan padamu. Jika nanti Elen memanggilku, kamu juga harus datang. Aku ingin kamu kerahkan tenaga dalammu kepadanya melalui dadanya. Sedangkan aku akan melakukan di bagian punggungnya. Dengan cara begini, bisa membuka intisari sihir di dalam tubuhnya." Dankerius menjelaskan, jika Elen telah bisa memfokuskan kekuatannya untuk membuka intisari sihir itu.
"Baiklah." Gracia tersenyum setelah memikirkan sesuatu. Karena menurutnya, semakin banyak sekutu, maka akan semakin banyak orang yang membantu untuk menurunkan Ratu penganut ilmu hitam itu.
Dan tidak berapa lama, sepertinya Elen mulai berhasil membuka meridian-nya. Itu terlihat dari keringat yang mulai terbentuk di keningnya.
Karena saat ini dia di kelilingi salju, tapi masih bisa berkeringat. Bukankah itu menandakan hawa panas telah keluar dari dalam tubuhnya.
"Da...nke..rius..." Panggil Elen lirih.
Ketika mereka berdua mendengar panggilan Elen, mereka langsung bergegas mengambil posisi yang telah di atur oleh pria itu tadi.
Gracia dan Dankerius mulai berkonsentrasi untuk mengeluarkan tenaga internal mereka.
Tetapi, di tengah perjalanan. Terlihat Gracia mulai kewalahan. Dan saat itu bertepatan Duke Brandon datang untuk melihat perkembangan latihan mereka.
Ketika melihat Gracia mulai lemas. Dia langsung berlari dan duduk bersila di belakang Gracia.
Walau dia tidak memahami, apa yang sedang terjadi. Dengan spontan timbul pikiran di kepalanya untuk membantu Gracia.
Duke Brandon mengeluarkan tenaga internalnya dan menyalurkan ke dalam tubuh Gracia. Membuat wanita itu kembali bertenaga.
Dan tanpa di sadari Duke Brandon, tenaga yang dia berikan kepada Gracia, membantu membuka intisari sihir di dalam tubuh Ellen.
Ternyata, tanpa mereka sadari ke empat elemen yang mereka miliki telah bersatu. Dan membuat formasi sihir yang baru. Dan itu masuk ke dalam tubuh Ellen, yang sebelumnya kosong, belum berbentuk.
Karena Gracia yang memiliki sihir putih, bercampur dengan sihir Dankerius seorang pemburu sihir hitam. Sedangkan Duke Brandon sebagai pemilik sihir pertahanan.
Dan intisari sihir Elen yang masih universal. Kini telah di masuki ke tiga intisari sihir dari mereka. Dan membuat intisari sihir Elen menjadi sihir baru.
Ketika merasakan bahwa tubuh Ellen telah kembali normal. Mereka melepaskan tangannya dari tubuh Elen.
Dan seketika itu, tubuh Elen terjatuh lunglai. Untung Dankerius yang ada di belakangnya, langsung menangkap tubuh Elen.
Begitu juga dengan Gracia yang bersandar di dada bidang Duke Brandon. Dia juga merasa lemas, karena hampir enam puluh persen tenaganya habis.
Walaupun sebenarnya Duke dan pamannya merasakan lemas yang hampir sama dengan kedua wanita itu. Tapi mereka tidak menunjukkannya.
Masih sempat mereka membawa tubuh ke dua gadis itu untuk beristirahat di kamar mereka. Dan setelah itu, barulah mereka juga kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat.