NovelToon NovelToon
Boneka Tuan Debt Collector

Boneka Tuan Debt Collector

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Teen Angst / Diam-Diam Cinta / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Tamat
Popularitas:609.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sheninna Shen

Notes : Bukan untuk bocil.

"Buka!"

Suara lantang seorang pria yang memerintahkan Ruby melepaskan pakaiannya membuat sekujur tubuh Ruby bergetar dengan hebat.

"Nggak!" protes Ruby tak kalah lantang.

"Ck! Kau membuatku kesal!" umpat Noah dengan wajah yang bengis. Sosok wajah tampannya terlihat begitu jelas di kamar yang gelap saat dentuman petir menyambar sekilas dari luar rumah.

Tanpa sepatah katapun, Noah memanjat ranjang yang di tempati oleh Ruby.

"Aku harus memastikan kesucianmu agar aku tau bahwa kau bernilai atau tidak untukku jadikan jaminan!"

"Salahkan orangtuamu!" bentak Noah. "Siapa suruh minjam uang setelah itu kabur?!"

Tak mampu melawan kuatnya tenaga kasar dari pria yang ada di depan matanya, Ruby hanya pasrah sembari menangis terisak akibat pelecehan yang pria itu berikan padanya.

"Okay! Kamu cukup bernilai untuk menjadi jaminan!"

💸💸💸

Hai ges, yuk ikuti novel baru author. Tentang cowo tsundere yang membucin. Jangan lupa supportnya ya dengan like, komen, vote dan gifts! Makasi 😎

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sheninna Shen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan Pergi ke Pria Lain

...“Aku akan membayarmu dua kali lipat.”...

...“Tidak, aku akan membayarmu tiga kali lipat. Jadi … puaskan aku malam ini dan jangan pergi ke pelukan pria lain.”...

...- Noah Dawson - ...

...💸💸💸...

Ruangan yang mewah itu mendadak dingin karena ucapan Noah. Adam yang sudah cukup lama mengenali Noah serta Kyle yang selalu mengikuti Noah hampir setiap malam, mereka dibuat terkejut dengan sosok pria yang ada di depan mereka saat ini. Pria dingin itu sedang menjaga gadisnya?

“Ck! Aku salah menaruh harapan pada gadis itu,” gumam Adam sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Ia menuangkan bir ke dalam gelasnya dan menenggak bir tersebut dengan sekali tegukan. Entah kenapa, ia merasa sangat frustasi karena tak mendapatkan gadis itu. Padahal, ia telah memberikan harga yang cukup tinggi.

“Tapi … aku semakin penasaran dengannya. Karena gadis yang dipilih oleh seorang Black, bukanlah gadis sembarangan,” imbuhnya sambil terkekeh. Kemudian ia menghela nafasnya dengan berat.

Ruby yang sedari tadi menjadi topik utama di ruangan itu, ia hanya menunduk mengiyakan saja apa yang dibicarakan oleh Noah dan Adam. Pasalnya, yang ada dipikirannya saat ini adalah, semua itu hanya sandiwara Noah. Jadi, ia tak perlu memasukkan semua kemesraan itu ke dalam hatinya.

“Haa… aku nggak betah di tempat ini,” lirih Ruby dalam hati.

Gadis itu pun memutuskan untuk ikut memainkan peran sandiwaranya agar ia bisa keluar dari ruangan yang pengap itu. Ia mengalungkan kedua tangannya ke leher Noah sambil berbicara dengan manja dan terkesan sedikit merengek. “Kak Noah … aku mau ke penthouse.”

“Aku mau manja-manja sama Kak Noah di penthouse,” Ruby merebahkan kepalanya ke bahu Noah dengan manja.

Haaa… Ruby benar-benar sukses membuat Kyle menjadi cacing kepanasan. Wanita yang sejak lama mengincar posisi wanita Tuan Black itu semakin kesal dan marah saat gadis muda di pangkuan Noah bertindak manja dan menggoda pria yang ia sukai.

“Ruby,” panggil Kyle sambil tersenyum. “Tuan Black sedang bernegosiasi dengan Pak Adam, sebaiknya-“

“Jika tak ada lagi yang perlu dibicarakan, aku akan pulang,” potong Noah tak mengindahkan ucapan Kyle, “gadisku sepertinya tak nyaman berlama-lama di sini.”

Kyle semakin marah. Sorot matanya berapi-api menatap Ruby. Ia benar-benar membenci gadis itu! Berani sekali gadis itu mencuri pria yang ia sukai!

“Ya… ya… ya… sepertinya kalian udah nggak sabar untuk bercinta,” celetuk Adam sambil menaikkan kedua alisnya.

“Pergi lah, aku akan di sini sementara. Dan ada gadis ini juga yang akan melayaniku malam ini,” imbuh Adam sambil merangkul pinggul Kyle dan mendaratkan wajahnya ke leher Kyle.

“Kyle, berikan servis terbaikmu pada tamu VIP kita,” perintah Noah. Kemudian ia bangkit dari duduknya sambil membopong tubuh Ruby yang memeluk lehernya dengan erat.

“Selamat bersenang-senang dengan Kyle, ‘wanita dengan servis terbaik’ di Black Moon,” imbuh Noah kepada Adam. Kemudian ia berlalu pergi meninggalkan ruangan nomor 5 tersebut.

Kyle merasa harga dirinya sangat terluka saat Noah memperkenalkannya pada Adam dengan sebutan ‘wanita dengan servis terbaik’ di Black Moon. Sedangkan gadis yang digendong oleh Noah tak ia relakan gadis itu disentuh oleh orang lain. Perlakuan khusus apa itu?! Bukankah mereka sama-sama wanita? Lalu, hanya karena gadis itu belum pernah disentuh oleh pria lain, itu sebabnya ia diistimewakan?

“Ck! Liat aja nanti, aku penasaran Tuan Black akan semurka apa saat mengetahui gadis kesayangannya menjadi santapan banyak pria,” gumam Kyle dalam hati. Ia bertekad untuk menghancurkan gadis yang telah merebut pria yang ia sukai itu.

...****************...

Saat di dalam lift, Ruby melepaskan kedua tangannya dari leher Noah.

“Kak, aku turun ya,” tutur Ruby sambil berusaha turun.

Noah tak membiarkan gadis yang ia bopong itu menginjak lantai. Ia menganggap serius apa yang gadis itu katakan di ruang nomor 5 tadi. Yaitu, bermanja-manja dengannya di penthouse. Ck! Mendengarkan gadis itu berkata seperti itu saja, membuatnya gerah dan gemas. Ia tak menyangka bahwa gadis itu akan mengatakan kalimat seperti tadi.

Ting!

Pintu lift terbuka. Noah membopong tubuh Ruby ala bridal style menuju kamarnya.

“K-Kak Noah,” panggil Ruby. Ia dibuat heran saat Noah membopong tubuhnya ke kamar.

“Katanya mau manja-manja di penthouse? Hmm?” tanya Noah dengan wajah yang datar. Lalu ia merebahkan tubuh gadis itu ke atas ranjang dan ia merangkak ke atas tubuh gadis itu.

“Eh … tadi ‘kan kita cuma pura-pura dan nggak seriu-“

Cup!

Noah menge-cup lembut bibir gadis itu sejenak. Lalu ia mengangkat wajahnya dan menatap lekat gadis itu.

“Berubah pikiran?” tanya Noah mengalihkan pembicaraan.

“Huh? Maksudnya?” tanya Ruby tak faham.

“Dua miliar. Adam tertarik denganmu,” ketus Noah kesal. Nada bicaranya terkesan dingin dan bagi orang yang peka, mereka sadar bahwa pria itu sedang cemburu. Hanya saja, Ruby ini gadis yang cuek dan tak peka.

“Kak Adam emangnya mau? Kalo dia mau, aku bersedia dan turun ke bawah lagi,” tutur Ruby polos tanpa merasa bersalah. Yang ada dibenaknya sekarang adalah, ia ingin segera melunaskan hutang itu dan pergi meninggalkan Black Moon. Baginya, tempat itu bukanlah tempat yang cocok untuknya.

“Haaa… Kak Adam …” lirih Noah sambil menenggelamkan wajahnya ke dada Ruby. Entah kenapa ia begitu kesal mendengarkan gadis itu bersedia melayani pria itu. "Kenapa harus memanggilnya dengan sebutan 'Kak'?"

“Kak Noah … Lyodra itu siapa?” tanya Ruby tiba-tiba. Sudah sejak lama gadis itu penasaran dengan sosok wanita yang sering disebut-sebut di dalam mimpi Noah, bahkan Adam pun mengenal wanita itu.

“Dia pacar Kak Noah?” imbuhnya dengan polos.

Noah terhenyak. Pertanyaan gadis itu sukses membuat tubuhnya bergetar hebat dan tersadar bahwa apa yang ia lakukan sekarang merupakan salah satu tindakan yang melukai Lyodra. Pasalnya, ia hampir saja memberikan seluruh hati dan perasaannya pada Ruby, si gadis jaminan itu.

“Sadar Noah, sadar! Jangan mengkhianati Lyodra karena kehadiran gadis ini!” kutuk Noah dalam hati.

Sesaat kemudian, ia pun turun dari tubuh Ruby, dan ia duduk di sisi ranjang dengan raut wajah yang suram dan tegang. Ingatannya di bawa melayang kepada sosok Lyodra, wanita yang ia cintai. Ia pun memutuskan untuk melepaskan Ruby ke pelukan Adam.

“Pergilah, dia pasti akan menerimamu,” ucap Noah tanpa melihat gadis yang sedang terbaring di atas ranjangnya.

“Kak Noah serius?!” Ruby langsung duduk dari tidurnya dan menoleh ke arah Noah. Walaupun itu pekerjaan yang ia hindari, tapi jumlah dua miliar merupakan jumlah yang besar! Di mana lagi ia akan mendapatkan jumlah sebesar itu?!

“Hmm… aku akan menghubunginya langsung,” ucap Noah sambil mengeluarkan ponselnya.

“Okay. Aku akan ke ruangan nomor 5 tadi,” Ruby bangkit dari duduknya. Dengan wajah yang girang, ia bergegas melangkahkan kakinya. Dipikirannya saat ini, hutang sebelas miliar itu akan berkurang menjadi sembilan miliar. Terus, ia juga telah melewati malam yang panas dengan Noah selama dua hari di mana hutangnya berkurang empat ratus juta. Lalu, sandiwara tadi ia dijanjikan hutangnya akan dikurangi sebesar tiga ratus juta.

“Haaa… pada akhirnya, hutang itu menjadi tujuh miliar dua ratus juta!” girangnya dalam hati.

“Aaw!” pekik Ruby saat tangannya di tarik dengan kasar oleh Noah. Tubuhnya yang tadi sedang berdiri dan ingin melangkah menuju pintu, kini jatuh terjerembab ke atas kasur.

“K-Kak Noah ….” Lirihnya pelan dengan nafas yang terengah-engah karena terkejut. Dadanya naik turun sehingga memberikan pemandangan yang indah di mata Noah. Entah sejak kapan, pria itu sudah berada di atas tubuh Ruby.

Dengan jarinya yang kasar, Noah menyibak rambut coklat gadis itu yang menutupi sebagian wajah cantiknya. Ruby menatap Noah dengan sorot mata yang menyimpan ribuan pertanyaan.

Noah terkekeh pelan sambil mendengus kasar. “Hanya karena uang dua miliar, kamu rela menyerahkan tubuhmu?”

Ruby mendadak kesal dengan apa yang dikatakn pria itu. Apa katanya? Hanya karena uang dua miliar?!

“Hanya karena?! Kak Noah sadar nggak sih dengan apa yang Kakak bicarakan?!” sorot mata Ruby menajam. Sekujur tubuhnya mendadak panas akibat darahnya yang dibuat mendidih.

“Kakak sadar nggak sih?! Kalau bukan karena hutang sebelas miliar itu, aku nggak akan berakhir menjadi budak pemuas nafsu binatang Kak Noah! Kakak pikir aku mau jadi seperti ini?! Kakak pikir aku nggak sakit hati saat kesucianku Kakak rebut dengan paksa?!!!” sembur Ruby tak tahan. Gadis itu benar-benar mengumpulkan seluruh amarah dan depresinya yang selama ini tertahan. Matanya melotot karena amarah, wajahnya menegang dengan bibir yang bergetar.

“Kakak tau nggak sih … hidup aku benar-benar hancur setelah aku menginjakkan kaki di tempat ini, hiks… hiks…” isak Ruby pilu. Ia tak lagi bisa menahan rasa sebak di dada. Beberapa hari yang lalu, hari yang begitu berat baginya, hanya bisa ia pendam sendiri. Bahkan sudah beberapa hari ini airmatanya tak lagi keluar. Tapi malam ini? Pria itu kembali membuatnya menangis mengingat rasa frustasi yang membuatnya ingin bunuh diri.

“Aku akan membayarmu dua kali lipat,” lirih Noah pelan. “Tidak, aku akan membayarmu tiga kali lipat. Jadi … puaskan aku malam ini dan jangan pergi ke pelukan pria lain.”

...****************...

BERSAMBUNG…

...****************...

Hai teman-teman. Bantu supportnya ya untuk karya ini 🥹

Like, komen, vote, subscribe dan gift teman-teman sangat penting dan berarti.

Terima kasih 💜🥰

1
Deistya Nur
cerita baguss, sukses dan semangat terus kaa, ditunggu karya terbarunya 👍💪😘
Elisabeth Lalang
pdhl kaya raya lo tp kok b3g0 bgt msk prcya sma selembar kertas dengan tulisan yang mungkin saja dapat dirubah oleh orang lain Kenapa nggak tes DNA sendiri aja
Elisabeth Lalang
semangat y ayang eh slh smngt noah smga ruby g kabur✊
Elisabeth Lalang
aku tim noah sih, masa iya langsung percya
Elisabeth Lalang
jangan pisahin mrka 😟😟😟
Elisabeth Lalang
knpa hrs d dlm mimpi, d dunia nyata jg donk
Elisabeth Lalang
walaupun baru hitungan hari, harusnya noah dan ruby sdh saling jujur😁😟
Elisabeth Lalang
300✨✨✨
Elisabeth Lalang
ku tebak bakalan ada adegan cekcok antara noah dan ruby ni🤣
Elisabeth Lalang
iiihhh kata "aku suka" itu harus d prjls jngn smpi ada yg d ngrsa php😆
Elisabeth Lalang
Eeemmm kk noah kok jdi ngambek kn😁
Elisabeth Lalang
Thor😟😟😟😟
Elisabeth Lalang
kren thor✨✊ ceritanya seru bgt
Syifa Azhar
nah kalau gini gimana Noah,bertahan sakit melepaskan makin sakit.ini buah dari kebiasaan burukmu dan awal sikap kasarmu jadi Ruby gak bisa meng artikan kebaikanmu selama ini😔
Syifa Azhar
Ruby:oke aku memang boneka penebus hutang orang tua.setelah semua lunas penuhi janjimu melepaskanku😏😏
ayo Ruby tetap semangat masih ada Arthur sahabat baikmu😀💪💪
Syifa Azhar
nah kapokmu kapan disaat lagi sayang-sayang e ditinggal Ruby apa gak gila kamu Noah 😂😂
Syifa Azhar
mantap Ruby, sering-sering aja kamu ungkapkan deritamu biar makin kesentil si Noah dan potong hutangmu makin banyak makin cepat lunas dan kamu bisa cepat pergi dari sana😂💪👍
Syifa Azhar
lumayan dah dapat 700 juta Ruby,bertahan sedikit lagi setelah itu pergi yang jauh.....sejauh Noah tidak akan pernah menemukan mu💪💪😀
Syifa Azhar
apakah ini pangeran yang akan menyelamatkan mu dari sangkar monster ruby😂😂
Syifa Azhar
Weh kenapa gak di lawan aja si tua Bangka itu.biarkan di anggap anak durhaka karena bapak lebih durhaka duluan dan ngajarin anaknya jadi monster.ingat Noah bapakmu sudah TUA pasti tenaga juga gak seberapa kasih 1 tendangan juga cukup bikin patah tulang,biar gak makin binatang kelakuannya.biar dia renungkan kelakuan nya selama ini.gak usah datang saat di panggil dan gak usah dipedulikan orang macam iblis itu😬😬
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!