Kejenuhan Niki dalam menghadapi kedua orang tuanya akhirnya membuat gadis itu memutuskan untuk kabur dari kediaman besar ibu dan juga ayah yang begitu menyayangi dirinya.
Gadis itu berakhir tiba di sebuah apartemen kelas menengah kebawah demi bisa bersembunyi dari para bodyguard yang diutus untuk mencari keberadaan nya, ketenangan!! itulah yang diinginkan oleh Niki!
Namun-, rencana Niki tak berakhir mulus seperti yang ia bayangkan!! apartemen yang telah ia sewa ternyata memiliki penghuni lain yaitu seorang pria bernama Nathan! karena kesalahpahaman antara pihak pengelola apartemen yang baru, Niki dan Nathan akhirnya harus rela untuk berbagi tempat tinggal dalam beberapa minggu ke depan! bagaimana kisah mereka selanjutnya ⁉️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JackRow, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dia Terlalu Dewasa Untuk Beradu Argumen Dengan Ku!!?
Sial!!? aku-, sama sekali tak bisa berkonsentrasi sekarang!! Niki ... gadis itu benar-benar telah merenggut seluruh kedalaman dari pikiran ku, tapi-, siapa yang menghubungi nya tadi pagi?! benarkah itu Rosetta??? wajah Niki bahkan terlihat panik!!?
Nathan tampak memainkan botol tumbler yang terletak tepat pada sudut kiri meja kerjanya, fokusnya membuyar setiap kali ia merasakan ketidakpuasan atas hasrat yang tertahan,
"Nathan!?"
"Iya, saya!!?"
"Tolong buat pembukuan perihal dana keuangan yang harus kita keluarkan untuk proyek gedung tambahan dari perusahaan kita, setidaknya-, kau harus menyelesaikan semuanya paling lambat 3 Minggu!! dan pastikan-, semua terperinci dengan benar!!"
"Baik!! saya mengerti, Tuan!!"
"Mmmm-, satu lagi, Nathan-, kau ..., bisakah menemani Nyonya Aiko untuk meninjau produk terbaru kita ke pabrik besok pagi??!"
Nathan seketika hening!! ia tertunduk tanpa memberikan jawaban apapun terhadap sang atasan.
Ini pasti akal-akalan Aiko ..., sampai kapan ia akan terus berusaha untuk mendorong ku jatuh ke jurang??!!
******
Ruang istirahat untuk makan siang itu terlihat cukup ramai! namun-,
Niki tetap tertegun!!
Matanya terus tertuju pada ponsel yang kini ia genggam dan sengaja ia nonaktifkan dari beberapa jam sebelum nya,
Bagaimana jika Nathan menghubungi ku?? tapi-, ayah pasti akan terus melakukan panggilan jika aku menyalakan ponsel sekarang!! aaaah!! mana Nyonya atasan full seharian berada di garden shop ini, itu-, pasti akan sangat mengganggu bukan??
"Niki!!!??"
"Mmmmm-, iya!? Rosetta!!? kau mengejutkan ku!!"
"Hmmm??! aku minta maaf!! tapi-, apa ada sesuatu yang membebani pikiran mu hari ini??"
"A-apa? aku-, tidak!!"
"Ayolah Niki jangan berbohong!! kau terlihat lebih banyak diam sejak tadi pagi, apa yang terjadi sebenarnya??!" Rosetta tampak menggeser kursi dan akhirnya terduduk tepat disamping Niki.
Aku tidak mungkin menyampaikan pada Rosetta bahwa ayahku terus menghubungi ku, kan?? dia pasti akan berkata 'apa salahnya menjawab panggilan dari orang tuamu, Niki??'
Niki seketika menyembunyikan wajah dibalik telapak tangan! gadis itu mengabaikan pertanyaan Rosetta dan akhirnya menjatuhkan separuh badan nya pada meja dari ruang istirahat makan siang.
"Apa kau bertengkar dengan kekasih mu??!" Rosetta kembali berceloteh dengan tangan yang sibuk menata hidangan makan siang.
"Tidak Rosetta, dia terlalu dewasa untuk beradu argumen denganku!!"
"Lalu??!!"
"Mmmmm-, sepertinya ..., ayah akan meminta ku untuk pulang ke rumah!?"
Pulang ke rumah??!
Perhatian Rosetta seketika beralih fokus pada sosok sang rekan kerja.
"Niki ..., kau kabur dari rumah demi Nathan??!"
"Kenapa kau berpikir seperti itu?? aku-, bahkan baru mengenal Nathan ketika diriku telah berada di apartemen."
"Apa katamu??! Niki!!?? kau-,"
"Why?? kenapa ekspresi wajahmu tampak buruk seperti itu, Rosetta!??"
"Astaga, Niki!!? bisa-bisanya kau tinggal satu apartemen dengan pria asing??! dan dalam sekejap kau memutuskan untuk menjalin hubungan dengan Nathan??! kau-,"
"Sudah lah!! aku bahkan berbagi tempat tidur dengan Nathan??!"
"Nikita!!???"
"A-apa??!!"
"Oh Tuhan??!! sepertinya aku harus meminta nomor pribadi dari Nathan dan memperingatkan pria itu!!" kalimat menggebu yang terlontar dari lisan Rosetta justru membuat Niki kebingungan.
"Rosetta!!?? kau ini kenapa??!"
"Niki!! dengarkan aku!! sebagai seorang gadis, kita itu harus menjaga batasan!! jangan sampai kau di cap sebagai gadis rendahan!!!"
Gadis rendahan??! memangnya ada ya penilaian semacam itu?? selama ini, yang ku dapatkan adalah-, orang-orang yang selalu menundukkan kepala saat mereka berbicara padaku, itu sungguh tidak menyenangkan!! perbincangan kaku, wajah datar, dan tawa tertahan!? aku sungguh tak bisa bebas menunjukkan kepribadian ku dihadapan lingkungan ayah dan ibu, tapi bersama Nathan ..., aku bisa melakukan apapun yang ku mau?!
******
Melangkah beriringan memasuki ruang apartemen-, Niki yang lebih banyak diam seketika membuat Nathan meraih pergelangan tangan sang gadis,
"Hey, cutie!!!?"
"Mmmm???!"
"Apa kau menikmati hidangan makan malam tadi??!"
"Mmmm-hmmm!!? aku suka sup ikan tuna nya!!"
"Sungguh??!"
"Hmmm??! apa wajahku-, terlihat berbohong??!"
Nathan tersenyum lembut! pria itu perlahan mengarahkan ayunan kaki Niki menuju sofa dan sama-sama mendudukkan diri disana,
"Mmmuuucchh!! dirimu adalah gadis paling ceria yang pernah ku temui, Niki!! dan hari ini-, kemana sosok itu??"
Perkataan Nathan seketika membuat Niki mengangkat dagu, ia melayangkan pandangan pada netra biru keabu-abuan milik sang pria.
"Nathan ..., aku-,"
"Siapa yang menghubungi mu tadi pagi??!"
"Mmmm??? itu-, dia!? seseorang yang ingin ku hindari,"
"Kenapa kau ingin menghindari nya?? bukankah dengan cara menghindar-, ketakutan dalam dirimu akan semakin berkuasa??!"
Niki tampak hening!! gadis itu menghela nafas sebelum akhirnya kembali tertunduk dihadapan Nathan.
"Cutie-," kalimat Nathan tampak tertahan! pria itu menggenggam lembut jemari Nikita sebelum kembali membuka suara, "aku ..., sungguh tak ingin ikut campur perihal masalah yang mungkin memang belum bisa kau bagikan padaku, tapi tolong!! jangan memendam beban pikiran seorang diri!! kau tahu kan?? aku ini kekasih mu!! kau bisa membicarakan apapun dan berbagi cerita padaku jika kau mau, Niki!"
Dia-, kekasih ku??!! Nathan, dia tak segan dalam menyebutkan bahwa aku kekasih nya??! tentu saja!! akan ku buat Nathan semakin tergila-gila padaku!!! aaaah!!! betapa manisnya dirimu Nathan!!? kau bahkan tak ingin melihat ku bersedih!!?