NovelToon NovelToon
SWEET REVENGE

SWEET REVENGE

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:112.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: MrCo

Karena kesalahan yang dilakukan nya di masa lalu membuatnya harus menanggung semua nya di masa kini.
Bahkan dia harus merelakan angan dan cinta nya untuk menebus kesalahan nya.

Akira Insyira, gadis berusia 23 tahun itu harus rela menikah dengan Rizky Perdana, laki-laki yang menyimpan dendam untuknya demi menyelamatkan orang yang
dicintainya.

********

Love can be learn. Walau kadang kita sendiri tidak tau bagaimana cinta itu bisa datang. Dia datang tanpa kita punya waktu untuk belajar tentangnya.
#Akira Insyira


Manusia tidak akan menghargai sesuatu yang bergarga, jika dia tidak pernah merasa sakitnya kehilangan orang terkasih.
#Rizky Perdana

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MrCo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SWEET REVENGE 28

Pagi ini Kira sudah bersiap untuk ke kelas. Penantiannya selama bertahun-tahun berakhir semalam. Hari ini dia akan memulai hari baru dengan penantian yang baru.

"Kira, Kak Rizky ada diluar." Ucap Eva memberitahu Kira.

"Sebentar lagi aku keluar." Jawab Kira kemudian. Kira menarik nafas dalam dan menghembuskannya perlahan, terasa lega menerpa dirinya.

Kira melangkahkan kakinya, pintu rumah dibuka. Kira memakai sepatunya, menghampiri pintu pagar dan membukanya sedikit. Kira mendekati mobil Rizky, kaca mobil diketuk pelan menyadarkan Rizky yang memejamkan mata.

"Kenapa?" Tanya Kira

"Gua anter lo ke kampus."

"Gak papa. Aku bisa bawa mobil sendiri."

"Apa harus gua paksa dulu biar lo mau ikut?"

"Aku tutup pagar bentar." Kira akhirnya mengalah. Dia memilih untuk mengikuti kemauan Rizky, masih terlalu pagi baginya jika harus beradu urat dengan Rizky

"Eva, aku pergi kekelas sama kak Rizky." Pamit Kira.

"Oke. Hati-hati." Pesan Eva

Perlahan Kira memasuki mobil Rizky. Pagi yang hening semakin sepi saat keduanya sama-sama terdiam. Kira sibuk memikirkan perasaannya, sedangkan Rizky entah apa yang sedang difikirkannya.

Keduanya masih senyap, hanya suara radio yang coba memcah keheningan yang rerjadi, hingga lagu Dygta berkumandang, Tak bisa memiliki

Bila

Waktuku tersisa

Untuk s'lalu di sisi

Menjaga hatimu

Aku

'Kan s'lalu mencoba

Berikan yang terbaik

Untuk kaumiliki

Tapi maafkanlah aku

Waktuku hanya sesaat

Aku tak bisa memiliki

Menjaga cintamu

Walau sesungguhnya hatiku

Mencintaimu, memilikimu

Aku tak ingin kau terluka

Mencintai aku

Hapuslah air matamu dan lupakan aku

Sungguh

Di batas asaku

Hanya ingin kau bahagia

Jalani hidupmu

Aku kan slalu mencoba

Berikan yang terbaik untuk kau miliki

Tapi maafkanlah aku

Waktuku hanya sesaat

Aku tak bisa memiliki

Menjaga cintamu

Walau sesungguhnya hatiku

Mencintaimu, memilikimu

Aku tak ingin kau terluka

Mencintai aku

Hapuslah air matamu dan lupakan aku

Tapi maafkanlah aku

Waktuku hanya sesaat

Aku tak bisa memiliki…

'Aku akan coba melepaskan, coba mengikhlaskan. Kalau memang rasaku ini semu, maka ia akan hilang seiring berjalannya waktu. Aku tau aku tak pernah sekalipun mengucapkan cinta, tapi apa kau tak kunjung memahaminya? Saat aku benar-benar membutuhkanmu, kemana kau Apin?' Kira berperang dengan batinnya. Air mata yang menetes keluar semakin deras, Kira hanya mampu membuang wajahnya menatap ke luar.

'Aku akui aku memang penakut, takut untuk mengaku bahwa aku mencintaimu. Karena kamu cuma menganggap aku sahabat, dan itu gak akan pernah berubah, Apin.' Batin Kira

Kata-kata Apin satu tahun lalu nyata menyakiti hati Kira.

"Aku mau Kita jadi sahabat selamanya, Oke?"

Air mata Kira menetes, Kira tak kuasa lagi menahan tangisnya. Rizky hanya mendengar sedu-sedan orang disebelahnya. Bukan dia tidak mendengar bait per bait lagu itu, dia mendengarnya dan dia hanya coba memahami Kira.

Dari jalan menuju kampus, Rizky mengubah arah jalannya. Kira sendiri tidak menyadarinya, yang dia tau air matanya tidak mau berhenti menetes dan hatinya terasa berat dan menangis dapat sedikit mengurangi beban luka hatinya.

Sepuluh menit kemudian, Kira berhenti menangis. Dia mulai menyadari sesuatu bahwa ini bukan jalan menuju kampusnya.

"Kita mau kemana?" Kira coba bertanya pada Rizky

"Diam. Kalo masih mau nangis, terusin nangis." Jawab Rizky dsngan matanya masih fokus menatap jalan.

"Aku ada kelas."

"Kelas Anwar?"

"Bapak Anwar."

"Nanti aku beritau dia. By the way, dia tau kalo kita sebentar lagi nikah, jadi jangan terlalu dipikirin." Rizky coba menenangkan Kira.

"Kamu beritau dia?!" Kira membulatkan mata mendengarnya. 'Kalo pak Anwar tau, bisa-bisa nanti diumumin didepan kelas lagi?' Btin Kira.

"He's my uncle." 

"Iya aku tau. Tapi itukan belum pasti."

"Maksud lo belom pasti?" 

"Aku kan belum ambil keputusan!"

"Gak perlu. Gua udah tau keputusan Lo sejak di kampung kemaren."

Kira mendengus kesa. "Aku ada kelas lain setelah kelas Pak Anwar."

"Jangan takut, Kita sudah sampe kampus sebelum kelas lo mulai." Jawab Rizky

Rizky menghentikan mobilnya tepat di sebuah kawasan danau. Kira keluar dari mobil Rizky, udara segar dihirup dalam. Bbirnya mengukir senyuman yang langsung padam sesaat setelah Rizky berdiri dihadapannya.

"Kenapa kamu bawa aku kesini?" Kira sedikit menjauh dari Rizky.

"Gua yang mau kesini, suka-suka gua lah." Jawab Rizky. Rizky menggulung celana jeans nya lalu mencelupkan kakinya kedalam air.

"Bahaya. Apa kamu gak tau kalo di daerah ini sering ada kasus bunuh diri?"

"Lo kuatir?" Tanya Rizky sambil tersenyum ke arah Kira.

Kira memeluk tubuhnya. "Gak. Aku cuma gak mau nyusahin diri aku sendiri harus mapah kamu pulang kerumah."

"No worries. Itu gak akan terjadi, kalau pun harus itu akan makan waktu." Rizky semakin dalam masuk kedanau, hingga celananya basah selutut.

"Kamu mau mandi di danau pagi-pagi gini?"

"Want to join?" Rizky menepuk air hingga mengenai Kira yang berdiri agak jauh dari tepi danau.

Kira bangun dari duduknya, "Ayo pulang." Ajak Kira

"Kita baru sampe. Nikmati dulu."

"Aku gak waktu yang harus dinikmatin kalo sama kamu." Ketus Kira

Rizky hanya tersenyum. "Kita sebentar lagi nikah, Kira." Ucap Rizky.

Kira diam

"Abang gua bakalan pergi kerumah lo minggu ini buat ngelamar."

Kira masih diam

"Gua udah atur semua keperluan buah pernikahan kita." Tambah Rizky. Kira langsung meninggalkan Rizky dan masuk kedalam mobil. Bulu romanya meremang mendengar kata Nikah. Separuh dirinya masih belum rela, tapi separuhnya lagi memaksa untuk menerima.

Tapi keputusan sudah dibuatnya, dia hanya bisa menerima apa yang akan terjadi nanti.

Terima kasih sudah mau membaca novel saya.

Mohon maaf jika masih terdapat banyak kesalahan dalam novel saya karena saya masih belajar.

Terima kasih

1
Marchelina Della
BENCI BANGET GUE AMA RISKY YAOLOH
Marchelina Della
oke. gue benci Rizky
Arumi Nasya
next up
Mirnawati Amir
cerita nya gntung
Risa Istifa
🤔🤔
Risa Istifa
🤭
Risa Istifa
👍
Onih Sumarni
d tunggu up ny
Onih Sumarni
kayaknya rizky yg ditabrak mobillya kira,itu rizky mantan kira waktu smp
Mamah Syifa
mna lanjutannya ??
Sartika Dwi Nuraini
ini udah ga up lagi kah? cerita nya bagus loh
Fanie Sajah
Bukan Sekedar Sahabat dan Apalah Cinta
by Emaknya Queen mampir nih kak

Semangat terus Kak Author
dukungan like sudah mendarat 🤗
Adam Martin
Up next
Rahit Zamir
cerita x bagus cuman up x jarang sekali
Citoz
lanjut lagi dongggg mr co 🤗🤗
yuni uni
yah udah abis
yuni uni
thor aku br inget...ad visual kah ya...
yuni uni: 😂😂😂😂😂sadis hayalan emak thor🤣
total 2 replies
yuni uni
belepotan liur emak baca yg English 🤭🤭🤭
Keii68
hy kak aku mampir, semangat up ya😃🌸

salam dari Barryneald
ayyona
doa rizki terkabul
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!