NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Nona Muda BISU

Terpaksa Menikahi Nona Muda BISU

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:50.7k
Nilai: 5
Nama Author: Atikah syarif

Bagaimana jika seorang pemuda yang setiap harinya hanya menjadi anak seorang supir didalam keluarga kaya dan dia harus menerima untuk dinikahkan dengan Nona Muda mereka yang tidak bisa bicara.

"Nak, Ibu dan Bapak ingin berbicara serius dengan kamu" ucap Pak Budi pada putranya.

"Bicara apa Pak? Bicara saja" tanya Adji yang sudah duduk dihadapan kedua orang tuanya.

"Begini nak, tadi siang Bapak dan Ibu diundang kerumah Tuan Nadi dan kami disana membahas masalah perjodohan untuk kamu. Bapak tidak bisa memutuskan nya sendiri, karena Bapak tidak mungkin memutuskan. Bapak ingin membicarakan ini dengan kamu dan jika kamu menerimanya, Bapak dan Ibu akan membalasnya lebih dalam lagi dengan keluarga beliau" jelas Pak Budi dengan panjang lebar.

Penasaran apa jawaban Adji pada kedua orang tuanya???

Yuk baca dan ramaikan setiap babnya dengan like, komen, vote dan hadiahnya ya....
Jangan lupa subscribe juga pollow akun Othor ya...

Terimakasih dan selamat membaca 🤗🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atikah syarif, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apa aku terlihat baik-baik saja???

Semua orang diam saat mendengar dia orang tua sedang menasehati Adji dan Clarissa. Sekuat tenaga Clarissa menahan kemarahan nya. Sedangkan Adji sedang dalam dilema, dia benar-benar tidak bisa berfikir jernih saat ini. Apa mungkin dia akan mengesampingkan perasaan nya demi kedua orang tuanya, atau sebaliknya? Dia sendiri tidak tahu apa dan bagaimana dia selanjutnya.

"Baiklah, semuanya sudah sepakat jika ini akan dibicarakan lagi setelah kalian berdua berbicara dan memikirkan semuanya baik-baik. Jangan sampai kalian berdua merasa terpaksa akan semua yang kami katakan pada kalian berdua. Ini sudah larut malam, kalian istirahatlah. Kapan-kapan kita akan bertemu dan membahasnya lagi" ucap Papa Nadi pada Adji dan Clarissa.

Tanpa pamit dan mengatakan apa-apa. Clarissa langsung pergi dari ruang keluarga menuju kamarnya. Didalam kamar dia mengamuk akan semua yang sudah kedua orang tuanya dan Adji membuatnya kecewa dan marah besar.

Clarissa mengacak-ngacak tempat tidurnya dan dia menangis tertahan saat semua kekecewaan dan kemarahan nya dia tahan tidak dia keluarkan didepan semua orang. Dia sudah seperti orang yang sedang kesetanan, semua dia berantakan dan banyak-banyak barang-barang dia pecahkan.

Untuk menutupi suara pecahan barang-barang, Clarissa menyalakan peredam suara yang membuat suara seperti apapun tidak terdengar sama sekali.

"Kenapa disaat aku sudah bisa menahan semua emosi dalam diriku ini mereka dengan mudahnya memutuskan semuanya ini? Kenapa! Tuhan. Kenapa Kau tidak adil padaku? Kenapa hanya aku yang selalu tidak bisa menentukan pilihan ku sendiri, kenapa Tuhan?!" teriak Clarissa histeris dan dia sudah benar-benar sangat frustasi.

"Kenapa harus aku lakukan semuanya untuk mereka? Apa karena aku ini anak pungut? Apa seorang anak pungut tidak bisa menentukan jalan hidupnya sendiri? Apa yang harus aku lakukan sekarang?" teriaknya lagi dengan suara yang sangat seraknya dan tenggorokan nya terasa sakit juga terbakar.

Karena Clarissa memaksakan dirinya untuk berteriak-teriak dan mengeluarkan semua kekesalan nya. Hingga dia terbatuk-batik dan mengeluarkan darah dari mulutnya. Clarissa hanya tersenyum sinis pada darah yang sedang dia pegang.

Tidak lama ponselnya berdering berulang-ulang. Hingga Clarissa mengambilnya dan menjawab panggilan dari seseorang yang sudah membuatnya bisa berubah dan lebih baik dari sebelumnya. Siapa lagi jika bukan Varaz, pria yang selalu mengerti dirinya dan selalu ada disaat Clarissa butuhkan, seperti sekarang ini. Varaz kaget saat melihat keadaan Clarissa yang berantakan dan seluruh isi kamar sudah tidak berbentuk lagi.

Apa lagi saat melihat bibir Clarissa terlihat ada darahnya yang menempel. Membuat Varaz panik dan segera mengemudikan mobilnya menuju rumah Clarissa untuk melihatnya secara langsung.

"Apa kamu baik-baik saja? Tolong jawab" tanya Varaz yang menelpon Clarissa menggunakan panggilan video.

"Apa setelah kamu melihat aku seperti ini aku terlihat baik-baik saja?" jawab Clarissa sambil tersenyum getir.

"Tunggu aku. Aku sedang dalam perjalanan kesana" ucap Varaz yang mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh.

Clarissa tidak menjawab, dia hanya diam dan mengangguk saja. Dia tidak tahu harus berbuat apa jika saja Varaz tidak ada untuknya sekarang. Mungkin saja dia sudah mengakhiri hidupnya, karena jalan fikiran Clarissa sangat pendek dan gampang sekali memutuskan sesuatu tanpa berfikir panjang.

"Cla, tolong jangan seperti ini? Masih ada aku yang selalu ada buat kamu. Bila perlu aku akan membawa kamu pergi dari sana, supaya kamu bisa menjadi diri kamu sendiri. Tolong, jangan berbuat macam-macam yang akan membuat kamu menyesal" ucap Varaz yang mengajak Clarissa tetap berbicara.

"Cla, aku sudah sampai didepan rumah kamu. Tolong buka pintunya" ucap Varaz yang memang sudah didepan pintu rumah Clarissa.

Clarissa bergegas membuka pintu kamarnya segera berlari tanpa alas kaki. Dia segera membuka pintu utama dan memeluk Varaz saat sudah terlihat, pria yang sangat dia sayangi itu segera menagkap tubuhnya dengan erat.

"Tenanglah, semuanya pasti akan baik-baik saja. Kamu jangan seperti ini, kita kekamar kamu saja" ucap Varaz yang mengajak Clarissa masuk kedalam kamarnya lagi dengan merangkulnya.

Varaz memejamkan matanya saat melihat secara langsung keadaan didalam kamar tersebut. Dia merasa jika Clarissa membutuhkan seorang psikolog untuk bisa menyembuhkan nya dari rasa yang sewaktu-waktu akan seperti ini terus. Bahkan bisa saja menyakiti dirinya sendiri.

"Apa aku tidak boleh mengambil keputusan sendiri? Apa aku hanya harus diam akan semua yang mereka inginkan?" tanya Clarissa dengan suara seraknya dan hampir hilang suaranya.

"Jangan banyak bicara dulu, minumlah. Suara kamu bisa saja hilang selamanya jika kamu tidak menjaganya. Ingat, bukankah kamu menginginkan bisa bicara kembali? Jadi, jaga suara kamu baik-baik dan jangan melukainya lagi" ucap Varaz menenangkan Clarissa dan mengusap air mata dipipi Clarissa.

Clarissa hanya mengangguk dan Varaz meminta pelayan yang ada disana untuk membereskan semua kekacauan didalam kamar Clarissa. Walau seorang pelayan itu merasa heran akan adanya seorang pria didalam kamar Clarissa. Dia tidak berani banyak bertanya akan urusan pribadi Clarissa. Karena mereka hanya bekerja disana dan tidak ingin membuat masalah dengan Nona Muda mereka.

Varaz menenangkan Clarissa yang sudah sedikit tenang dan tidak sehisteris sebelumnya. Varaz meminta pelayan yang sudah membereskan semuanya untuk pergi dan memberikan waktu untuknya dan Clarissa berdua didalam kamar.

"Siapa sebenarnya pemuda tampan itu? Kenapa berada didalam kamarnya Nona Clarissa?" tanya salah seorang pelayan sambil membawa barang-barang yang sudah hancur.

"Tidak tahu. Mungkin saja kekasihnya, siapa yang tahu" jawab salah seorang dari mereka yang mengedikan bahunya cuek.

"Tapi, apa ada yang mau menjadi keksasih Nona Clarissa yang arrogant dan memiliki kepribadian aneh itu. Apa lagi pria itu sangat tampan sekali" ucap salah seorangnya lagi membuat mereka segera pergi dan tidak ingin mendapatkan masalah setelah menggibahkan Nona Muda mereka.

"Biarkan saja. Mau bagaimana juga itu urusan mereka, kita hanya seorang pelayan dan tidak boleh ikut campur dalam urusan mereka semua" ucap salah seorang untuk tidak banyak ingin tahu siapa pria yang bersama dengan Clarissa.

Didalam kamar, Clarissa masih ditenangkan dan tidak lama kemudian Clarissa terlelap dalam pelukan Varaz. Varaz merasa sangat kasihan juga khawatir akan keadaan Clarissa yang bisa saja stres parah jika dibiarkan seperti ini. Dia memang terlihat kuat dan sangat arrogant. Tapi sebenarnya dia hanya wanita yang rapuh dan butuh sandaran juga dukungan dari seseorang.

"Kamu tidak akan pernah kesepian Cla, masih ada aku yang siap setiap saat untuk kamu" ucap Varaz sambil mengusap kepala Clarissa dan mencium kening Clarissa dengan lembut.

"Untung saja aku meletakan kamera pengintai untuk kamu Cla. Sehingga aku bisa tahu apa yang kamu lakukan sekarang. Maaf jika ini aku lakukan tanpa izin dari kamu. Aku melakukan ini hanya untuk berjaga-jaga saat situasi seperti sekarang ini" gumam Varaz sambil menatap wajah sembab Clarissa.

1
Ibu Suminar
cerita bagus banget saya suka, terus lanjut ya thor.
.
L A N J O O O O O OOOTTTTTT
Aghitsna Agis
thor cerita ini msih ada kelanjutannya atau sudah tamat kalau sudah tamat mau diskip mks thor
Widi Widurai
ya kl uda kerja di perusahaan, gaji lebih gede. knp ga bapaknya aja yg resign, dia ttp kerja di perusahaan. ko malah gantiin kerja bapaknya 🤔
Echa Nha Pujha Pujha
bermanfaat....ada pesan dan nasihat yg patut dicontoh...
dan semoga sehat selalu buat penulis nya❤️
Audy Sumoked
aa
❀∂я🤎Anita🅟M⃟3💋𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋
🙈ya ampuuun Claris kecil km lari kemana bisa2 km pergi dengan keadaan marah ke ortumu gk tentu arah, km blm tahu gimana jahat y dunia luar, sedang kan km di ratukan oleh ortu mu n jg pembantumu
gk tahu krn sikapmu membuat ortumu khawatir n km jg jd menderita di luar sana
❀∂я🤎Anita🅟M⃟3💋𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋
lebih baik km jujur Adji k ortu mu klo km dah ada Fania, dr pd km terima to bikin gk nyaman pernikahan mu mlh seperti neraka rumah tangga mu
ortu mu pasti akan mengerti keputusan mu
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Akhirnya rahasia itu terbongkar 😏
💕NARA༄𝑓𝑠𝑝⍟
jangan dijodohin sama adji dong pak nadi kan klarisa Sukanya Sama Alvaraz
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
kau pasti sangat senang karena ada Varaz di sisimu dan mungkin juga itu adalah jodoh mu tapi tak tau juga hihi
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
ya bisalah semua orang juga bisa menangis kalo ada masalah datang menghampiri nya
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
haish Clarissa maksudnya typo ✌️
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
hooo si Varaz rupanya kau sedang apa disitu tolong temani dia ya. Dan kau Clara menangis lah keluarkan semua air mata mu itu biar lega dirimu
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
Hem sapa nih si Aji apa si Varaz yang dateng
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
bener Clarissa yang arogan sekarang menjadi sangat rapuh karena hal-hal yang mengenai dirinya kasian juga liatnya
վմղíα | HV💕
baru tau kamu Clarissa ternyata Adji yang kaya bukan kamu
Ney Maniez
tinggl ngomong ajj gak mau, punya pasangan masing2 🤦‍♀️🤦‍♀️
༅⃟🥂ALINA_12࿐✅
Getok aja kepalanya pak hahahaha
༅⃟🥂ALINA_12࿐✅
Makanya jangan jahat sama orang, sini saya ajarin melakukan kebaikan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!