NovelToon NovelToon
Belum Cukup Umur (Sweet Seventeen)

Belum Cukup Umur (Sweet Seventeen)

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:60.8k
Nilai: 5
Nama Author: Kiki Amalia

Livia Renata harus menelan pil pahit saat mengetahui dirinya hamil, setelah kejadian naas yang menimpanya beberapa minggu yang lalu.

Salah satu mantan kekasihnya yang masih menaruh hati pada Livia, menyerang dan memperkosa gadis itu.

Livia yang baru berusia 17 tahun di paksa harus meninggalkan sekolah dan kepopulerannya.

Orang tuanya yang merasa malu dan pilu kemudian menerima lamaran Deni, kekasih Livia yang polos. Namun, tidak lama kemudian laki-laki yang menghamili Livia datang dan mengatakan dirinya akan bertanggung jawab.

Bagaimana kelanjutannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiki Amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 28 : Sebuah Keputusan.

Episode sebelumnya...

Deni tersenyum kecut mengingat kenangannya yang sangat singkat, meskipun hubungan mereka juga singkat namun perasaan Deni sangat dalam untuk Livia.

###

Happy Reading and Enjoy Guys

Keesokan harinya pertunangan antara Radit dan Livia segera di laksanakan, berbeda dari tunangan sebelumnya yang masih di hadiri oleh beberapa orang. Kali ini acara pertunangan Livia hanya di hadiri oleh keluarga inti saja.

Di ruang tamu rumah Pak Zul. Hanya ada enam orang disana. Acara pemasangan cincin telah selesai di lakukan. Orang tua Livia dan orang tua Radit kembali berbincang-bi cang untuk membahas masalah pernikahan.

"Ada baiknya jika pernikahan kedua anak kita ini segera di lakukan. " Ujar Pak Zul.

"Kami juga inginnya seperti itu Pak Zul, maka dari itu kami sudah mempersiapkan beberapa hal, seperti gedung, katering dan sebagainya untuk acara pernikahan. " Ujar Mama Radit.

"Ah sepertinya hal seperti itu tidak usah di lakukan, lebih baik mereka berdua di nikahkan di rumah ini saja dengan hanya di hadiri oleh keluarga inti dan saksi. " Pak Zul mengeluarkan pendapatnya.

Pak Max dan Bu Ariana saling bertatapan.

"Kalau begitu kapan pernikahan anak kita akan dilaksanakan. " Kali iniPak Max yang bertanya.

"Bagaimana kalau lima hari lagi, kami juga butuh waktu untuk mempersiapkan segala sesuatunya. " Ujar Pak Zul.

Kedua orang tua Radit mengangguk, setuju.

"Baiklah kalau begitu, apa saja yang perlu kami persiapkan untuk kami bawa sebagai seserahan nantinya. " Tanya Pak Max lagi.

Livia dan Papanya saling bertatapan, seolah-olah mereka berdua memiliki kontak batin.

"Kami harus menyewa katering dan dekorasi untuk rumah dan membayar para saksi yang akan hadir dalam pernikahan kedua anak kita ini, maka dari itu saya sebagai orang tua dari pihak perempuan meminta uang sebanyak dua ratus juta, u untuk seserahannya Livia sendiri sudah punya catatan, apa-apa saja keperluan yang harus kalian bawa. " Jelas Pak Zul.

Orang tua Radit sedikit terkejut. Namun Pak Max segera memberikan kode kepada Bu Ariana, sepertinya mereka tidak terlalu menghiraukan uang belanja sebanyak itu.

Livia kemudian memberikan kertas berisi apa-apa saja seserahan yang ia minta, sambil tersenyum sinis ke arah Radit.

"Ah, apakah ini tidak terlalu banyak?. " Ujar Bu Ariana setelah melihat list permintaan Livia.

Permintaan Livia berupa tas, sepatu, sandal dan masih banyak lagi. Namun sepertinya bukan hal itu yang membuat Mama Radit itu kaget tapi merek dari seserahan yang di minta Livia, semuanya adalah merk-merk mahal.

"Enggak kok tante, saya sama Radit udah diakusiin ini kok malah Radit yang ngasih saran ke saya buat minta seserahan itu. " Ujar Livia, memperlihatkan senyum termanis nya.

"Kena kau!. " Batin Livia sambil melirik ke arahbRadit yang langsung panik ingin membantah ucapan Livia. Namun, tatapan Pak Zul juga tidak pernah lepas dari Radit, seolah-olah mengancam laki-laki itu.

Ariana menatap anaknya, meminta penjelasan.

"AH iya ma, itu semua Radit yang saranin ke Livia. " Ujar Radit.

Mama Radit terlihat menghela nafas, sementara Pak Max nampak sangat tenang.

"Baiklah, kalau hanya ini saya bisa mengurusnya. " Ujar Pak Max membuat Bu Ariana ndan Radit sedikit tertegun

Livia dan orang tuanya tersenyum senang mendengar orang tua Radit menyetujui permintaan mereka.

Radit terlihat sangat kesal karena merasa diperalat oleh Livia.

"Semua biaya Livia selama kehamilannya ini akan saya tanggung, begitupun dengan tempat tinggal dan kebutuhannya yang lain. " Ujar pak Max.

"Oh ya, baguslah kalau seperti itu. " Ujar Pak Zul.

"Karena Radit belum bekerja dan Livia belum cukup umur, kami sebagai orang tuanya akan melakukan yang terbaik dan semaksimal mungkin untuk membuat Livia nyaman. " Ujar Bu Ariana.

"Kalau begitu saya dan Mamanya Livia yang akan mengurus berkas-berkas yang di perlukan untuk pernikahan anak-anak kita, mengingat umur mereka yang belum cukup untuk menikah, saya harus mengurus beberapa surat izin terlebih dahulu. " Balas Pak Zul.

Keputusan sudah di buat oleh dua keluarga itu, Livia dan Radit akan dinikahkan tiga hari lagi.

Setelah acara tunangan itu selesai Livia mengajak Radit untuk berbicara di halaman belakang rumahnya.

"Apa-apaan sih kamu mau porotin aku yah?. " Pekik Radit setelah mereka sudah berada di halaman belakang.

"Porotin? Bukannya itu emang kewajiban kamu?. " Ujar Livia.

Bersambung....

1
Qaisaa Nazarudin
Perlakuan peran Livia di sini terlalu sombong dan Kasar menurut ku, Sekarang tambah jadi isteri durhaka lagi,Walau gimana pun Radit udah SAH jadi SUAMI nya..Aku semakin eneg dengan sikap sombong Livia..
Qaisaa Nazarudin
NGEBACTIKIR itu apa thor?? Banyak ayat kata2 mu yg aku gak paham,Padahal cerita mu bagus lho..
Qaisaa Nazarudin
CINTA bisa bikin orang cerdas jadi BODOH, CINTA bisa bikin orang WARAS jadi GILA,Jangan karna CINTA kita rela kayak Jadi PENGEMIS di mata orang yg tak bisa MENGANGGAP dan MENGHARGAIN kita..
Qaisaa Nazarudin
Udah di perkokos kek gini masih aja sombong,Ini jahat kan kalo aku bilang ini KARMA buat Livia..
Qaisaa Nazarudin
Apa Livia gak punya sahabat ya..Biasanya cewek Cantik n tajir pasti punya geng lho..
Qaisaa Nazarudin
GILA si Radit..Ini mah bukan CINTA tapi OBSESI,kalo orang udah gak suka ya udah,maksa banget,Cewek tuh bukan Livia doang,Cewek Matre kek gitu di rebutin...
Qaisaa Nazarudin
Kecil' aja udah matre,Gimana saat udah gede..
Qaisaa Nazarudin
Kasian juga Deni,Tapi harusnyandia tau diri juga kalo gak modal jangan berani2 dekatin nih cewek,udaj tau dia cewek cantik,pasti gayanya selangit,Kalo gak punya modal,lupain aja..Biasanya yg berani deketin cewek cantik yah paling juga cowok2 tajir,Jadi gak masalah hanya beli boneka dgn es krim doang,Tapi di sini terlihat kan kesungguhan Deni..👍👍

Mampir thor...🙋🙋
Aurora
Ceritanya bagus... 👍
Mampir juga ya kak..
Anonim
Lanjutannnnnnn
🟡🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪
cerita yang sangat menarik, alurnya juga oke
🟡🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪
aduh kalian ini yaa, gosip and ngomongin orang aka kerjaannya, belajar heh
🟡🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪
alasannya dong liv, kasian deni
🟡🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪
pasti enak banget ya Livia
🟡🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪
kak habis tanda tanya tak perlu ada titik. Dan setelah tanda petik itu huruf kecil kalau berupa dialog tag🤗
lanjutkan
masokk
lanjutkan
bgaus
🥑⃟G_ard
lanjutt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!