NovelToon NovelToon
Istri Dingin Tuan Sherkan

Istri Dingin Tuan Sherkan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:12.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nila KingShop Wati

Kesalahpahaman dimalam kelam karena Laki-laki itu berfikir gadis di hadapannya itu adalah ja..Lang yang ingin menghancurkan adik angkat nya, membuat Sherkan melampiaskan kemarahannya dan memperkosa gadis yang salah.

Realita nya gadis itu adalah kembaran dari gadis yang dia cari atas banyak kejahatan yang dilakukan pada banyak orang


Dia menghancurkan masa depan gadis yang salah tanpa berfikir dua tiga kali hingga menyeret dirinya untuk bertanggung jawab dan menikahi gadis tersebut, pernikahan tanpa cinta yang diselimuti kebencian dari gadis tersebut membelenggu Sherkan dalam rasa bersalah yang begitu besar.

Belum lagi dia telah melakukan kesalahan fatal, membuat anak buahnya membunuh calon suami Gadis itu tanpa sengaja hingga membuat gadis itu semakin membenci nya.

Pernikahan rumit penuh kebencian terus menyelimuti gadis tersebut, Sherkan harus menerima buah dari hasil perbuatannya, bersabar dan mencoba meraih hati gadis tersebut dengan cara yang luar biasa.

Mampukah dia meruntuhkan hati gadis serapuh kapas dan sedingin es tersebut? dan sebesar apa perjuangan nya untuk mendapatkan hati dan cinta gadis tersebut.

Karya orisinil Eva Hye Seung "Nila kingshop Wati"

Sequel dari Satu atap Tanpa cinta

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nila KingShop Wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Wanita bermasalah

Begitu wanita itu menyeruak masuk di antara semua orang, ikut duduk di antara semua orang, suasana seketika menjadi sedikit enggan.

Orang-orang langsung malas bicara.

Rubi terlihat sibuk dengan sarapan nya, memutar bola mata nya sejenak kemudian kembali fokus pada makanan nya.

Xena langsung menyuapi Rubi dengan makanan nya, meladeni sang gadis kecil yang terus merengek sejak tadi, seolah-olah gadis kecil itu menampilkan wajah tidak suka pada nenek muda yang baru saja tiba.

Mama mertua Elvitania terlihat sibuk meletakkan sarapan di atas piring Elvitania, sesekali dia melebarkan senyumannya pada sang menantu.

Hairam Sejak tadi terus memperhatikan Elvitania dari ujung kaki hingga ke ujung kepalanya, sembari menyesap kopinya laki-laki itu terus menikmati pemandangan di depannya.

Dia suka ekspresi polos Elvitania, wajah indah alami dengan alis lebat, hidung mancung dan bibir yang menggairahkan.

"Bukankah sangat disayangkan saat menantu keluarga Azzura tidak menyapa bibi ke dua nya?"

Suara bibi kedua tiba-tiba memecah suasana.

Wanita itu seolah-olah sengaja untuk mencari masalah.

Mendengar ucapan bibi kedua seketika semua orang menghentikan gerakan tangan mereka.

Awal nya Elvitania menghentikan gerakan tangannya.

"Bukankah itu terdengar tidak sopan, menantu?"

Lanjut wanita itu lagi, bola mata nya Seketika menatap Elvitania dengan pandangan tidak suka.

"Dia hanya sedikit pendiam bi, belum terbiasa dengan silsilah keluarga kita"

Xena bicara cepat, mencoba mencairkan suasana.

Mendengar sang keponakan bicara, wanita itu langsung menoleh.

"Pendiam? belum terbiasa?"

Wanita itu bertanya sambil menatap Xena dengan pandangan hampir membunuh.

"Karena itu aku bilang, liez jauh lebih pantas menjadi menantu keluarga Azzura ketimbang Merlin atau perempuan ini, aku heran apa yang dilihat Sherkan dari perempuan ini"

Barisan kalimat yang begitu tajam meluncur dari balik bibir wanita tersebut.

Elvitania memejamkan bola matanya sejenak.

"Kenapa bibi membicarakan perempuan lain terhadap kakak ipar? itu terdengar mengerikan"

Rubi bicara sambil menghentikan kunyahan nya.

"Liez? aku tiba-tiba kehilangan selera makan saat mendengar nama itu keluar dari bibir bibi"

Tambah Rubi.

"Wajar saja jika kakak tidak menyukai nya, bibi tidak lupa bukan? dia tidur di kamar yang sama dengan kakak sepupu?"

Seketika bola mata Rubi mengarah ke arah laki-laki yang sejak tadi memandangi wajah Elvitania.

"Aku fikir benar, kakak sepupu selalu tertarik dengan barang bekas"

Setelah berkata begitu Rubi langsung berdiri dari tempat duduknya.

"Aku tiba-tiba merasa kenyang, mom"

Setelah berkata begitu, gadis itu secepat kilat menggeser kursi nya dan beranjak pergi dari hadapan meja makan.

"Hahhh?"

Mendengar ucapan kemenakan nya, wanita itu mendengus tidak percaya, dia langsung menoleh ke arah Mama Sherkan.

"Begitu cara kakak mendidik putri kakak?"

Wanita itu meninggikan suaranya.

"Dia semakin berani menjawab ucapan ku"

Mama mertua Elvitania terlihat menghela nafasnya pelan.

Seketika suasana menjadi menegang.

Elvitania menghela kasar nafasnya, dia fikir kenapa di rumah orang kaya selalu saja ada yang bermasalah dengan otak mereka.

Demi menghindari situasi yang semakin tidak terkendali, Dia kemudian berdiri secara perlahan, lantas ingin membungkukkan tubuhnya di hadapan wanita itu.

Tapi tiba-tiba bahu nya di Sentuh oleh seseorang, membuat Elvitania tersentak kaget, dia menoleh ke belakang secara perlahan.

Sherkan terlihat memberikan senyuman paling simpul yang pernah dia lihat, meskipun dia benci laki-laki itu menyentuh nya, tapi sentuhan dibahu nya menjadi sebuah kode keras agar Elvitania tidak membungkuk kan tubuhnya pada wanita yang ada dihadapan nya.

Perempuan itu diam, membuang pandangannya kemudian secara perlahan dia duduk saat Sherkan menekan bahunya dengan lembut meminta dia kembali duduk.

"Apa ada yang membuat bibi tidak nyaman?"

Tanya Sherkan tiba-tiba, menatap tajam kearah sang bibi kedua, seolah-olah habis melihat macan, wanita itu langsung mengubah ekspresi nya.

"Ah istri mu tidak menyapa ku"

"Benarkah?"

Sherkan menoleh ke arah Elvitania untuk beberapa waktu, bisa dia lihat istri nya hanya menundukkan kepalanya.

"Tidak heran dia tidak menyapa, bukankah bibi tidak hadir di penikahan kemarin? dia jelas tidak mengenal bibi"

Ucap Sherkan kembali menatap sang bibi, dia mulai duduk tepat disamping Elvitania.

"Tidak biasa nya bibi kemari, apa ada hal khusus yang ingin bibi bicarakan dengan ku?"

Tanya nya pada wanita itu.

"Apakah ini soal uang?"

Tambah nya lagi.

Mendengar ucapan Sherkan, Seketika wanita itu menggenggam erat telapak tangan nya.

1
Miss Kay
latar belakang story india ya ka
Marvell Indra
berarti alle jadi ibu tiri kallan donk thor
Gintania nia
selalu menarik
Herlita Liem
/Heart//Kiss/
Ismiar SE
thor kalau sherkan agmnya apa..kok pas nikah ngak ngucapin ijab kabul ky rubi..😊
Mufida Ahmad
konfliknya berat ya Thor
Elizabeth Zulfa
nah gitu lawan para tukang2 rusuh itu... jngn mau diinjek2 terus
Elizabeth Zulfa
sudah 1thn tpi masih gitu2 aja hubungan mereka.... cuma sherkhan aja zg selalu brjuang dengn orrnikahnnya tdk dngn elv
Elizabeth Zulfa
oh trnyata zahir jahat juga dimasa lalu... bhkn dia dengan sengaja menghilangkan kenangan Elvitania dan sherkan
Elizabeth Zulfa
apa elv prnah alami amnesia??? kok dia gak inget serkhan barang secuil pun
Elizabeth Zulfa
serkhan membuat kamar negeridongennya buat elv za 🥰🥰
Elizabeth Zulfa
trnyata dri awal emang sprti jodoh zg tertukar ya...
Elizabeth Zulfa
trnyata diary Elvitania ditemuin serkhan krna itu dia zg mewujudkan impian masa kecil elv...
Elizabeth Zulfa
waaaahhhh.... sosok Hill sepertinya sosok kakak zg sayang keluarga banget meski zh dibela cuma adik angkat....
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
manis sekali kamu serkan🥰
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
akhirnya cemburu juga🤭
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
visualnya cuco bangt ma 🥰🥰
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
Luar biasa
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
serkan laki laki baik bertanggung jawab,suka bangt sama karakter serkan.
🌿wing2bo_27
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!