Bagaimana bisa anak SMA sudah menikah?
Secret Marriage(Pernikahan Rahasia) seorang anak SMA.
Keisya seorang perempuan yang tak pernah berpacaran selama ini harus menikah dengan pria yang tidak ia cintai.
Agaz seorang laki-laki yang sudah mempunyai pacar harus terpaksa menikah dengan Keisya orang yang tak ia cintai.
Mereka menikah saat masih menjadi seorang remaja SMA dan melakukan pernikahan ini tidak di dasari dengan cinta, akankah mereka bertahan dengan pernikahan ini ? akankah pernikahan mereka terungkap semua orang ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Acharm, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 27
"Keii!" ucap Rafa yang sedang mencari Keisya, ia menuju ke halaman belakang rumah.
Agaz dan Keisya saling bertatapan.
"Dibalik dinding dekat kolam itu! Cepet sembunyi!" Panik Keisya dan Agaz pun menurutinya.
Beberapa detik setelah Agaz bersembunyi, Rafa muncul dan melihat Keisya yang sedang berdiri.
"Kei!" ucap Rafa yang ternyata mencemaskannya sejak tadi, ia rupanya terus menelpon Keisya, namun Keisya tak membawa ponselnya.
"Ah maaf Fa! ternyata tadi yang ngetuk pintu itu cuma anak-anak iseng, terus gue ke sini karena mau menghirup udara luar" ucap Keisya beralasan, tubuhnya tak bisa diam seolah panik.
Rafa merasa heran karena Keisya tidak berbicara padanya terlebih dahulu jika ingin keluar, namun ia tetap berusaha mempercayai perkataan Keisya.
Akhirnya mereka kembali ke dalam rumah, saat di dalam rumah Keisya berusaha meminta Rafa untuk pulang karena hari sudah gelap.
"Gue mau di sini lama Kei!" ucap Rafa yang kemudian memeluk Keisya.
Jantung Keisya berdegup kencang, seketika ia ingin merasakan pelukan Rafa lebih lama, namun teringat bahwa Agaz sedang bersembunyi.
Keisya melepaskan pelukan Rafa dan berkata "Nanti kalau tetangga lihat lo malem-malem keluar dari rumah gue... bisa di sangka aneh-aneh" ucap Keisya dan akhirnya membuat Rafa menurutinya untuk pulang.
Rafa mengambil tas yang berada di sofa dan kemudian bergegas pulang.
Setelah Rafa pulang, Keisya bergegas kembali ke halaman belakang rumahnya.
"Kak! Keluar! Rafa udah pulang" teriak Keisya. Namun tidak ada respond dari Agaz. Akhirnya ia menghampiri ke samping tembok.
"BAAAA" Agaz tiba-tiba mengejutkan Keisya, ia mundur ke belakang bahkan terjatuh ke kolam.
*Buaarrr* air bergelembung dan bergetar seperti ombak.
Agaz terkejut melihatnya, ia ikut menceburkan dirinya ke kolam, berusaha menggapai Keisya karena tahu Keisya tak bisa berenang.
Tangan Agaz memegang bagian pinggul Keisya seolah memeluk, lalu mencapai atas dengan keadaan basah dengan posisi tangan Keisya yang memegang bahu Agaz sambil berhadapan.
Mereka bernapas sejenak lalu menuju permukaan.
Saat berada di permukaan Agaz berusaha mengatur napasnya yang terengah-engah.
"kak maaf lama" ucap Keisya pada Agaz, mereka berdua basah kuyup.
Namun tubuh mereka berdua sama-sama kedinginan, hingga akhirnya Agaz memeluk Keisya. "Ma-maaf Kei, gue gak kuat! Gue butuh kehangatan" ucap Agaz sambil menggigil.
"Tap-tapi gue juga basah! gimana bisa lo dapet kehangatan" ucap Keisya giginya bergemeretak karena kedinginan.
"Mending masuk ke rumah lo sekarang Kei" ucap Agaz yang masih terus menggigil itu dan akhirnya mereka masuk ke dalam rumah Keisya.
Saat di dalam, Keisya berganti baju sejenak, lalu mengambil handuk dan melemparkannya pada Agaz.
"Gak sopan" ucap Agaz sinis pada Keisya.
Keisya mendekatkan dirinya pada Agaz, "Sekarang kita sama-sama punya pacar! Gimana kak rasanya tadi sembunyi? enak?" ucap Keisya tersenyum sinis menatap Agaz.
"Oh balas dendam?" ucap Agaz yang ikut tersenyum sinis.
"Gak! ngapain juga.. yaudah lah yuk ke rumah lo cepet!" ucap Keisya yang sudah siap untuk ke rumah Agaz.
Agaz memegang tangan Keisya menggandengnya menuju luar dengan tangan kanan sambil membuang handuk itu ke sofa dengan tangan kirinya.
"Kunci rumah dulu lah kak!" ucap Keisya saat Agaz terus memegang tangan Keisya sampai ke depan mobil.
Akhirnya Agaz melepaskan pegangannya itu dan masuk ke dalam mobil terlebih dahulu, kemudian di susul oleh Keisya yang sudah mengunci pintu rumahnya.
#Saat sampai di rumah Agaz.
Sherly kaget melihat keberadaan Keisya.
"Loh? lo balik lagi Kei?" tanya Sherly.
"Orang tua kita mau datang, bisa aneh kalau mereka tahu Keisya gak di rumah kita" ucap Agaz, Ia baru memberi tahu Sherly saat itu juga.
"Yah kan gara-gara lo juga kak bawa-bawa pacar ke rumah. Dari pada si Keisya capek sembunyi, mending dia minggat" jelas Sherly dengan sinis dan menyilangkan tangan.
"Kenapa juga baju lo itu basah? kecebur lo kak?" lanjut Sherly melihat baju Agaz yang begitu basah.
Agaz hanya terdiam sinis dan segera mengajak Keisya menuju kamar tanpa memperdulikan pembicaraan Sherly.
Sebelum sampai di kamar Keisya, mereka melewati kamar Agaz terlebih dahulu.
Keisya berhenti sejenak melihat kamar Agaz yang kebetulan pintunya terbuka lebar. Ia melihat sebuah boneka yang di dapatkannya itu masih ada.
"Kak, boneka dari gue gak lo kasih Selena?" ucap Keisya pada Agaz.
Agaz menoleh ke arah kamarnya dan segera menutup pintu, ia panik karena takut ketahuan bahwa Ia sengaja menyimpan boneka itu.
"Apa jangan-jangan--" belum selesai berbicara, mulut Keisya di tutup oleh tangan Agaz.
"Bacot banget nih anak dah!" ucap Agaz, sementara Keisya berusaha melepaskan tangan Agaz dari mulutnya.
"Bau eek tangan lo anjir!" ucap Keisya saat Agaz melepaskan tangannya dari mulut Keisya.
Agaz hanya menatap sinis Keisya.
Setelah itu Keisya berlari mandiri menuju kamarnya dan mengunci pintu.
Agaz melihatnya menggelengkan kepala dan segera masuk ke kamarnya untuk berganti baju sambil menunggu kedatangan orang tua.
***
ᥲძ ᥲ⍴ іᥒі.. 🤣🤣