NovelToon NovelToon
Reruntuhan Para Dewa

Reruntuhan Para Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Epik Petualangan
Popularitas:10.8k
Nilai: 5
Nama Author: APRILAH

Pada jaman kuno, pertempuran besar terjadi antara Dewa dan Iblis, yang menyebabkan dunia hancur.

Satu juta tahun setelah pertempuran itu terjadi. Dewa dan Iblis menghilang, seolah-olah menjadi dongeng untuk anak kecil yang diceritakan oleh orang tuanya.

Manusia-manusia semakin kuat, tumbuhan memiliki kesadarannya sendiri, bahkan suku binatang buas mulai bangkit berkuasa.

Mengisahkan tentang kisah seorang Tuan Muda keluarga Zhou yang terlahir dari orang tua nya yang merupakan dua keberadaan terkuat di Wilayah Timur. Namun, dia terlahir dengan kondisi Akar Spiritual yang cacat, membuatnya di anggap sebagai Aib keluarga, bahkan tunangannya pun memilih untuk membatalkan pernikahan mereka.

Di tengah-tengah rasa putus asa, dia bertemu dengan secercah kesadaran Dewa, yang memberinya kesempatan untuk bangkit, tetapi menanggung misi untuk menyalakan sembilan Api Jiwa sang dewa yang ikut terkubur di Reruntuhan Dewa.

Namun, di mana Reruntuhan Para Dewa dan Iblis itu berada?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RPD 2: Chapter 27

Semua orang yang berada di atas kapal Istana Awan Langit, terdiam bingung.

Melihat Zhou Tianxuan dengan Fang San yang tertawa keras, dan semakin keras lagi. Ekpresi wajah mereka mengisyaratkan kegembiraan yang sangat luar biasa.

Itu benar. Dua sahabat sehidup semati yang telah terpisah selama bertahun-tahun kini dipertemukan kembali. Bahkan, Fang San masih mengingat panggilannya dulu terhadap Zhou Xiaotian.

Di masa muda, Fang San adalah seniornya di Akademi Kekaisaran Api Agung. Mereka sudah berteman sejak Zhou Tianxuan berusia delapan belas tahun, dan Fang San berusia tiga puluh tahun. Walaupun usia mereka terpaut jauh, tetapi mereka adalah dua murid yang tak tertandingi di akademi. Apalagi ketika mereka bertarung bersama, semua musuh dapat mereka kalahkan.

Selain itu, Zhou Tianxuan muda dikenal sebagai orang yang sangat begitu nakal. Dia gemar mengintip para murid wanita ketika mandi, bahkan kerap kali dengan sengaja mencuri pakaian dalam mereka.

.

.

.

Plak! Fang San memukul kepala Zhou Tianxuan dengan tongkat kayu nya, "Dasar Bocah tengik! Kau sudah tua rupanya!" kata Fang San dengan nada yang membentak, tetapi bukan suatu kemarahan.

"Eehh... dasar pak tua lapuk yang tidak tahu diri! Kau sendiri sudah bau tanah, beraninya mengataiku sudah tua!" cela Zhou Tianxuan.

"Kau... kau ... dasar pencuri ...." ucap Fang San, tetapi Zhou Tianxuan dengan cepat membungkam mulut Fang San, membuat Fang San tak menyelesaikan ucapannya.

'Dasar rubah tua! Kau pikir hanya aku saja yang suka mengintip dan mencuri celana dalam, kau juga sering ikut dalam aksi itu. Tapi sekarang berbeda. Anakku ada di sini! Kau harus menjaga martabat ku sebagai Pemimpin Klan Zhou, sekaligus ayah dari putraku.' bisik Zhou Tianxuan di telinga Fang San.

Lalu, mereka berdua pun menoleh kepada Chen Xuan kemudian tertawa kecil.

"Hm! Ternyata... masa muda ayahku... seperti itu!" ujar Chen Xuan, menyilangkan kedua tangannya di dada, "Aku penasaran, bagaimana reaksi ibunda jika mengetahui kelakuan suaminya yang seperti i ... tu ...!!" sambung Chen Xuan, tetapi Zhou Tianxuan dengan cepat membungkam mulut Chen Xuan.

"Hehehe... Xuan! Biarkan ini menjadi rahasia para laki-laki, ya?" ucap Zhou Tianxuan, mencoba merayu Chen Xuan.

Chen Xuan pun menepuk-nepuk punggung tangan Zhou Tianxuan yang terus menutup mulut bahkan secara tidak sadar menutup hidungnya. Membuat Chen Xuan merasa engap karena kesulitan untuk bernafas.

Zhou Tianxuan pun melepaskan tangannya, tetapi terus membujuk Chen Xuan agar tidak memberi tahu ibunya. Walaupun Chen Xuan mengangguk sebagai tanda ia tidak akan menceritakan nya, tetapi itu bisa menjadi senjata andalan Chen Xuan ketika harus berurusan dengan ayahnya.

Setelah itu, suasana penuh tawa kembali tenang, bahkan serius.

Zhou Tianxuan menatap Chen Xuan dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan tatapan yang menilai.

Zhou Tianxuan merasakan fluktuasi energi yang begitu pekat yang dimiliki Chen Xuan, tetapi ia masih merasa tidak yakin, hingga ia pun meletakkan sebelah tangannya, memegang sebelah pundak Chen Xuan.

"Ada apa, ayah?" tanya Chen Xuan, terkejut.

"Diam!" jawab Zhou Tianxuan dengan nada yang sangat begitu serius.

Saat itu, Zhou Tianxuan mencoba memasuki Lautan Ilahi 'Alam Kesadaran' milik Chen Xuan. Namun, suatu yang tak kasat mata seolah-olah menghalangi kekuatan jiwanya.

Dengan sangat terkejut, Zhou Tianxuan membuka kedua matanya, "Apa yang terjadi?" gumamnya, pada dirinya sendiri.

Zhou Tianxuan sangat begitu tidak percaya. Dia yang telah mencapai ranah Martial Emperor Bintang Sembilan, bahkan melampaui kekuatan Martial Emperor bintang sembilan biasa. Bisa dikatakan, Zhou Tianxuan tinggal sedikit lagi untuk menerobos Ranah Celestial Being. Namun, ia sekali lagi dipaksa keluar dari Alam Kesadaran Chen Xuan.

"Ranah Lima Elemen 'Five Element', tetapi kenapa aku tidak bisa memasuki alam Kesadarannya?" gumam Zhou Tianxuan dengan nada yang rendah, hampir tak terdengar.

Melihat ekspresi wajah Zhou Tianxuan yang sangat begitu bingung, Chen Xuan pun berbicara, "Ada apa, ayah?" tanya Chen Xuan.

Zhou Tianxuan tersenyum. Senyum yang sangat bahagia sembari menatap wajah anaknya. Lalu, ia berbicara, "Tidak apa-apa, Xuan'er." kata Zhou Tianxuan, lalu memalingkan pandangannya, mengarah kepada Fang San.

Itu benar-benar membuat empat Tetua Sekte Embun Pagi terkejut, Shen Mu yang membuka lebar-lebar mulut dan matanya, ketika dia melihat sosok yang sangat berkuasa di timur Kekaisaran Api Agung, tiba-tiba berlutut dihadapan Fang San.

"Senior Fang!" kata Zhou Tianxuan ketika ia menurunkan tubuhnya, lututnya menempel di atas permukaan dek kapal. Namun, buru-buru Fang San membangunkan nya.

"Apa yang kau lakukan, Tianxuan?" Fang San terkejut. Lalu mengangkat Zhou Tianxuan untuk kembali berdiri tegak.

Namun, ketika Zhou Tianxuan telah berdiri tegak, ia pun membungkukkan tubuhnya, lalu berbicara, "Tidak tahu apa yang telah Senior Fang lakukan terhadap putraku. Tetapi, aku sangat berterima kasih, budi besar ini tidak akan pernah Tianxuan lupakan." kata Zhou Tianxuan.

Orang-orang di bawah sana tidak ada yang tahu apa yang terjadi di atas kapal? Mereka hanya berpikir bahwa Sekte Embun Pagi, akan berakhir.

Namun, suasana itu tiba-tiba berubah begitu cepat. Udara disekitar tiba-tiba menjadi sangat begitu dingin. Butiran-butiran salju turun dari langit.

"Orang terkuat di Timur Kekaisaran Api Agung, berani sekali mengeluarkan fluktuasi energi yang begitu kuat di wilayah perbatasan dua kekaisaran. Apakah... kau ingin melanggar perjanjian damai antara dua kekaisaran?"

Suara wanita yang sangat begitu dingin menggema di langit.

Pandangan semua orang terangkat tinggi memandang langit, begitu juga dengan Zhou Tianxuan.

Namun, ia tidak sedikitpun menunjukkan rasa takut, melainkan ia menyilangkan kedua tangannya di dada, lalu berbicara, "Selama aku berkuasa di Timur Kekaisaran Api Agung... ini adalah yang pertama kalinya ada orang yang berani berbicara seperti itu kepadaku!" ucap Zhou Tianxuan dengan nada yang begitu dingin. Tak kalah dingin dari suara perempuan itu.

Tiba-tiba, udara berguncang. Tanah berubah menjadi kristal es beku. Sungai yang tenang berubah menjadi sungai es.

Di langit, sebuah gerbang es muncul secara tiba-tiba. Dari gerbang itu, sepuluh wanita muncul dengan begitu anggun dan penuh wibawa.

Posisi paling depan ada seorang wanita bergaun biru pucat ketat, dengan kedua sayap putih di punggungnya yang seperti malaikat. Di belakang wanita itu, jenius tertinggi Kekaisaran Bintang Biru 'Luo Bing Li'er' berdiri anggun.

"Sungguh besar nyalimu... Tianxuan!"

1
Akagami
/Doge//Coffee//Coffee/
Akagami
/Determined//Determined//Determined//Determined/
Akagami
Kang semvvvaaukkk
Akagami
duo sejoli
Akagami
satu vote meluncur thor😍
Akagami
💪👍/Determined//Determined/
Putera Saaban
kenapa.bila cerita seseorang begitu detail itu tak perlu.saya selalu skip
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥
pasti keinget sama Chen Dong yang mengintip 🤣/Facepalm/
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥
sok dingin banget nih si Luo Bing Li'er😑
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥
/Facepalm/ lucu banget larinya🤣🤣
🍒⃞⃟🦅 Ling Yuxiu
lanjut👍
APRILAH
Untuk mendukung karya ini, jangan lupa like, comment, share, & follow ya guys.
buat kalian yang mau sawer author bisa via Gopay: 081774888228
Dana juga bisa: 081774888229
dana sama gopay cuma beda belakang nya aja
Bisa juga lewat BCA: 3520695370
semuanya a.n APRILAH
Terimakasih sudah setia membaca karyaku 🙏🙏
APRILAH
Chapter 33, sabar ya
teguh andriyanto
sekte spesialis tukang intip wanita istana es
APRILAH: mwehehe
total 1 replies
teguh andriyanto
cih
APRILAH: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
🍒⃞⃟🦅 Ling Yuxiu
lanjut
APRILAH: asyiappp
total 1 replies
🍒⃞⃟🦅 Ling Yuxiu
sudah waktunya bagi Chen Xuan menunjukan kemampuannya kepada keluarga Zhou /Determined//Determined//Determined/
🍒⃞⃟🦅 Ling Yuxiu
ternyata Kekaisaran Bintang Biru masih memiliki kultivator yang lebih kuat dari Zhou Tianxuan 💪
Wang Chen
seru Thor, lanjut /Determined//Determined//Determined/
APRILAH: Asyiappp 😁
total 1 replies
Wang Chen
njirrr, pencuri celana dalam gak tuh 🤣🤣🤣
APRILAH: mwehehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!