Karin Emira Brisia adalah seorang gadis berusia 21 tahun yang ceria. Namun di malam itu, hidupnya hancur seketika saat bertemu dengan CEO yang dingin.
CEO itu menyeretnya ke sebuah kamar dan mengambil sesuatu yang paling berharga darinya. Akhirnya, Karin di usir dari rumahnya sendiri dan melakukan kawin kontrak.
Ig : @reinata_r
Untuk readers tersayang
Jangan lupa boom like dan vote nya yah, dan masukkan ke list favorite kalian. Selalu beri dukungan buat author yah...
Gomawo chingu 💞💞💞
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reinata Ramadani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Salah Paham
Happy Reading°°°
Di sebuah bar di pusat kota, Marcel tengah menenggak wine dengan rakusnya. Ia terus saja menghujam perutnya dengan wine berkadar alkohol tinggi, seolah wine itu tak berefek apapun dengan kesadarannya.
Ingatannya kembali menyeruak pada kejadian di mall siang itu, memutar berulang kali bagai film yang tak ada habisnya.
" Sial.... " Pekiknya.
Marcel mulai frustasi dengan perasaannya sendiri, mengingat Karin bermesraan dengan laki-laki lain, entah mengapa membuatnya begitu marah, hatinya seolah terbelah hingga berkeping-keping.
Ingin rasanya menonjok wajah laki-laki itu, memotong tangannya yang dengan seenak hati menyentuh wanita miliknya.
" Tuan... " Reihan membangunkan Marcel yang kini telah terkapar di meja bar.
" Pulang... " Sahut Marcel yang kini telah kehilangan setengah kesadarannya.
Marcel beranjak dari kursi bar stoolnya, dengan terhuyung-huyung ia melangkah menuju mobil yang kini sudah bertengger di muka bar. Beberapa bodyguard setia mengekor dibelakangnya, bersiap menangkap Marcel bila sewaktu-waktu ia jatuh terkapar ke lantai.
🍁🍁🍁
Karin merebahkan tubuhnya di ranjang, kepalanya masih terasa berdenyut, membuatnya memutuskan untuk tidur meski jarum jam masih menunjukkan pukul 7 malam.
Braaakkk....
Seseorang membanting pintu kamarnya dengan kasar, membuat Karin sontak membuka matanya dan membangkitkan setengah tubuhnya.
Karin membulatkan matanya penuh saat mendapati Marcel yang kini berangsur mendekatinya dengan langkah tak seimbang. Mata Marcel memerah, gurat otot di lehernya menonjol menahan amarah. Marcel melonggarkan dasi yang mencekiknya, membuka jas hitam yang masih melekat ditubuhnya dan membuangnya asal.
" Apa yang kamu lakukan, kamu mabuk? "
Karin ketakutan, sungguh sorot mata tajam yang kini menghunus di depan wajahnya berhasil menyiutkan nyalinya.
Marcel diam membisu, tanpa aba-aba ia mencium bibir itu.
Hmmmph....
Karin mulai memberontak, tangannya memukul dada bidang Marcel bertubi-tubi, hingga ciuman itu akhirnya terlepas.
" Apa... Apa yang terjadi... . "
" Beraninya kau selingkuh di belakangku hah..., apa uangku belum cukup hingga kamu mencari laki-laki rendah di luar sana "
" Apa... apa maksutmu? "
" Jangan pura-pura bodoh. Kau adalah wanitaku, aku telah membelimu dengan uangku, jangan berani-berani kamu bermain dengan laki-laki lain di belakangku, apa kau memang wanita murahan yang menjual dirimu "
Plaaak...
Sebuah tamparan melayang bebas ke wajah mulus Marcel, meninggalkan bekas merah muda yang menyeruak di permukaan.
" Beraninya kau.... " Umpat Marcel.
Hiks hiks...
Air mata mengalir deras dari pelupuk mata Karin, sakit, sakit yang begitu melilit menusuk tepat di hatinya.
Marcel tak menghiraukan tangisan Karin, amarah yang kini menyelimutinya seolah telah membutakan matanya. Ia merenggut ponsel Karin di atas meja, membantingnya ke lantai hingga hancur tercecer. Tanpa sepatah katapun, Marcel langsung meninggalkan ruangan itu dengan wajah kesal.
Karin meringkuk di kasurnya, bulir air mata yang mengalir di pipinya kini kian menderas. Hatinya terasa kelu, kata-kata hinaan Marcel terus saja menggema di telinganya.
Sakit, perih, kata-kata itu begitu menusuk menembus relung hatinya. Ribuan belati bagai telah mencabik-cabik hatinya hingga menimbulkan luka yang menganga lebar.
" Apakah nilaiku begitu rendah di matanya. Apa aku hanya wanita bayaran yang ia beli dengan uangnya. Kenapa ini begitu menyakitkan, kenapa hatiku terasa sakit mendengarnya, hiks... hiks... "
__________
Hi pembaca tercinta...
Salam Cinta dari author....
Jangan bosan baca cerita othor ya, hehehe
Happy reading semua
saranghaja
💞💞💞
tapi cba penulisan nya jangan kbnyakan nya 🙏🙏🙏