Alexander Werison, seorang pria dingin dan kejam yang tidak pernah percaya pada cinta!
Namun suatu hari dia harus di hadapkan dengan pilihan sulit antara mempertahan kan keperjakaan nya atau menikah dan menuruti keinginan kedua orang tua nya yang menginginkan seorang cucu.
Alana Alexis, gadis yang akan di jodohkan dengan nya. Dia juga bekerja di sebuah club malam terkenal di kota.
Akankah Alana bisa menerima Alex sebagai suami nya dan bertahan dengan sikap pria itu?
Ataukah akan tumbuh benih cinta di antara mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27
Alex sudah berada di depan mansion, dengan cepat pria itu turun dari mobil dan masuk ke dalam. Namun rintihan Angel berhasil menghentikan langkahnya.
"Kau kenapa lagi?'' tanya Alex memejamkan matanya sekilas. Niatnya untuk segera menemui Alana gagal.
''Tidak apa Alex, masuklah. Temui istrimu.'' pinta Angel mendorong punggung pria itu agar menjauh darinya.
Alex memapah Angel, mengusap pipi wanita yang dulu pernah ada dalam hatinya. ''Kau yakin? Kau tidak terlihat baik-baik saja," entah mengapa, melihat keadaan Angel membuatnya cemas.
Alex kembali fokus, kalau bukan itu yang ada dipikiran nya sekarang, tapi istrinya. Rasanya hari ini ia begitu merindukan Alana. Terlihat dari raut wajahnya yang mulai tidak tenang.
''Tuan masuklah, biar saya yang akan menjaga nona Angel,'' ucap Sky yang tiba-tiba datang dan berada di belakang mereka.
Alex mengangguk dan menyerahkan Angel padanya.
Namun apa yang mereka lakukan sejak tadi tidak luput dari tatapan seorang wanita yang berdiri di atas balkon. Tangan nya terkepal. Bahkan saat dirinya sakit suaminya tidak peduli sama sekali.
''Kenapa kau menangis Alana. Cukup! Bahkan kau sendiri yang memutuskan untuk menyembunyikan kehamilan mu darinya bukan?'' Alana berusaha meyakinkan dirinya agar kuat dan sabar.
''Lepaskan aku Sky, kenapa kau selalu muncul saat aku ingin berduaan bersama Alex,'' bental Angel tak terima karena sejak kemarin Sky selalu saja mengganggunya.
''Harusnya Nona sadar, kalau tuan Alex sudah menikah,'' ucap Alex memapah Angel. ''Luapkan dia dan tinggalkan mansion ini. Biarkan mereka berdua bahagia.''
Angel memutar bola mata malas mendengar ceramah Sky yang tidak berguna baginya. Susah payah ia datang ke jakarta demi mendapatkan hati Alex dan perjuangan nya sekarang harus berhasil.
''Aku akan tetap merebut Alex dari wanita jalaang itu,'' senyuman tipis terukir di bibir Angel.
''Terserah anda Nona dan jangan menyesal nantinya, jika anda harus kehilangan Brian dan juga semuanya,'' tegas Sky meninggalkan Angel sendirian karena kesal mendengar ocehannya.
''Sialan kau Sky,'' geram Angel. ''Lihat saja nanti siapa yang akan berhasil memenangkan hati Alex. Aku atau dia,''
*
*
*
Dan disinilah Alex berada, di dalam kamarnya. Ia mencari keberadaan istrinya. Saat ia melihat ke arah ranjang, ternyata Alana sudah tertidur dengan begitu lelapnya.
Alex mendekat perlahan dan duduk di hadapan Alana, membingkai wajah nya yang semakin hari terlihat cantik di matanya.
Tatapan mata Alex tertuju pada bibir Alana yang selama ini sudah menjadi candu baginya. Ia mengusap lembut bibir itu dan mendaratkan kecupan di sana. Hanya sebuah kecupan karena tak ingin membuat wanita nya terbangun.
"Maafkan aku," ucap Alex menghapus sisa air mata yang mulai mengering di pipi Alana. Untuk pertama kali, dirinya melihat istrinya menangis.
Tanpa sadar tangan Alex terangkat dan mengusap perut datar Alana.
"Aku berharap dia akan segera hadir," Alex mengecup pucuk kepala Alana sebelum keluar dari kamar dan menuju balkon.
Alana membuka mata, wanita itu hanya berpura-pura tidur dan memejamkan matanya. Ia mendengar semua ucapan yang keluar dari mulut Alex. Hatinya sedikit tersentuh.
Andai saja pernikahan mereka atas dasar cinta mungkin saja saat ini Alana akan merasa sangat bahagia. "Maafkan Mommy sayang karena sudah egois."
Alana menatap langit-langit kamar sekilas sebelum matanya benar-benar terpejam.
...----------------...