Ayunda Maharani dinyatakan hamil tepat dihari kelulusan nya dan ayunda harus menelan pil pahit saat satu hari sebelum sebelum hari pernikahan nya dengan sang kekasih yang merupakan ayah dari janin yang dia kandung sang kekasih harus pergi selama lama nya karena mengalami kecelakaan
Zian Mahendar seorang dokter kandungan yang tampan dan juga sukses namun gagal dalam pernikahan nya.Zian digugat cerai oleh sang istri yang telah mendapatkan pria pujaan hati lain yang jauh lebih kaya dari nya
Zian terpaksa harus menggantikan sang adik menikahi ayunda karena sang adik meninggal dunia karena kecelakaan sehari sebelum hari pernikahan karena rasa tanggung jawab yang besar maka sang mamah Rina Mahendra meminta anak sulung nya menggantikan sang adik untuk menjadi suami sekaligus ayah dari anak yang dikandung oleh ayunda
mampukah ayunda dan juga zian menjalani rumah tangga tanpa mengenal satu sama lain?
yuu sumak kisah disini...
🌸 Happy Reading...🥰🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Belanja Perlengkapan Bayi
"wah rame ya mas"ucap ayu dengan wajar yang berbinar
"kamu suka?"tanya zian sembari mengandeng tangan ayu posesif
"suka banget mas,terima kasih"
"sama sama sayang,maaf ya baru bisa ajak kamu jalan jalan"sesal zian sembari mencium kening ayu sekilas
ayu ingat terakhir dia jalan jalan ketaman kota itu bersama dengan zidan saat kelulusan dan saat itu juga ayu tiba tiba pingsan dan diketahui tengah hamil muda
sejak saat itu ayu tidak pernah lagi terpikirkan untuk jalan jalan lagi ke taman kota ditambah lagi dengan kepergian zidan dan pernikahan dadakan nya dengan pria yang tidak terlalu ayu kenali
sungguh perjalan hidup yang cukup berat untuk dijalani oleh seorang gadia remaja seumuran ayu
disaat mereka sibuk dengan gaya hidup,hangout sana sini,kuliah sana sini sedang ayu malah sibuk menyiapkan diri sebagai calon ibu muda
namun hal itu sama sekali tidak membuat ayu merasa terbebani ayu malah kiat semangat saat mendekati waktu lahiran.
***
Kini kedua nya pun sudah berpindah tempat ke sebuah pusat perbelanjaan ternama dikota itu untuk
pasangan pasutri itu tengah memilih perlengkapan hingga pernak pernik untuk putra mereka nanti nya
ya jenis kelamin anak yang kini dikandung ayu adalah bayi laki laki yang tumbuh dengan baik dan juga sehat
zian begitu posaesif dengan kehamilan ayu,apapun itu yang berhubungan dengan ayu harus lewat ijin dan sepengetahuan nya
namun itu tidak membuat ayu tertekan karena ayu tahu zian melakukan itu untuk kebaikan dirinya dan juga bayi mereka
"lihat mas ini bagus banget ya,lucu"ucap ayu saat melihat deretan sepatu sepatu bayi laki laki yang membuiatnya gemas sendiri
"ya sudah ambil yang kamu suka"jawab zian yang juga ikut terpesona dengan barang barang serba mini yang aya disana
zian bahkan mengisi satu keranjang penuh dengan pakaian bayi dengn berbagai bentuk dan juga warna yang menurutnya lucu dan akan pantas jika dikenakan pada tubuh mungil anaknya nanti
senyum mengembang dan binar bahagia jelas terpancar dari calon kedua orang tua itu yang membuat orang orang disekeliling mereka merasa iri dengan senyum yang terus mengembang sepanjang berbelanja perlengkapan bayi mereka
"kita makan siang dulu ya,setelah itu terseah kamu kita mau lanjut jalan kemana"ucap zian yang baru saja kembali dari parkiran untuk menyimpan belanjaan nya terlebih dahulu kedalam mobilnya
karena sangat tidak memungkin kan untuk membawa berkantoing kanting belanjaan itu di saat mereka masing ingin jalan jalan
"iya mas,aku mau makan seafood dong mas"jawab ayu dengan nada manja khas milik ayu
"boleh dong sayang,ayo"zian menautkan jari jemari nya di jemari ayu dan menggenggam nya begitu erat
entahlah hari ini zian begitu tidak ingin jauh barang sedetik pun dengan istri kecilnya itu
zian pun membawa ayu kesebuah restoran seafood yang cukup terkenal disana zian dan ayu dibimbing oleh pegawai restoran untuk menempati meja kosong yang ternyata cukup memojok namun cukup nyaman untuk mereka tempati dan makan disana dengan cukup tenang
seorang waiters pun datang dengan membawa menu untuk mereka pesan dan setelah memilih beberapa makanan yang cukup menggugah seleranya zian dan atu pun sepakat memilih menu seafood kumplit dengan porsi jumbo
ayu begitu antusias matanya berbinar saat makanan yang menjadi favoritnya semenjak hamil itu tersedia di atas meja didepan nya dengan asap yang masih mengepul
kedua nya larut dalam makan siang yang nikmat dengan menu makanan yang menjadi favorit mereka berdua ditambah kita melakukan nya dengan orang terkasih dan tersayang sungguh sebuah anugrah dan nimat yang allah berikan untuk dua insan yang pernah dalam kondisi terpuruk dengan permasalahan masing masing.
Usai makan kedua pasutri itu tidak langsung pulang mereka melipir dahulu kesebuah toko buku,zian dan ayu sama sama sepakat untuk belajar menjadi orang tua dengan panduan dari sebuah buku terlebih dahulu maka dari itu zian memanfaatkan kesempatan ini untuknsekalian membeli buku yang dia minati itu
namun disaat kedua nya asik memilih buku mana yang akan mereka beli suara seseorang membuyarkan fokus ayu dan juga zian
"zian..?"
.
*****