NovelToon NovelToon
Love Of Passion

Love Of Passion

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Contest / Berondong
Popularitas:30k
Nilai: 5
Nama Author: yuni amelia

Daru seorang anak SMA yang kehidupannya tidak biasa, di balik status pelajarnya dia adalah seorang CEO dari sebuah perusahaan properti terbesar. Daru yang dingin dan keras tidak pernah berniat mencairkan hatinya yang beku.
namun suatu hari dia mengatakan hal yang tidak masuk akal

"aku suka Kaka, jadi mengertilah. tolong lihat aku saja"

sebuah kata cinta yang janggal di lontarkan olehnya kepada wanita yang usianya 4 tahun di atasnya.

saat hatinya mulai luluh, ingatan kelam yang menimpanya saat dia masih kecil muncul satu persatu. alasan membuat dirinya sangat membenci keluarga bahkan almarhum ibunya, namun ingatan itu ternyata keliru.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yuni amelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kemewahan rumah itu

Damar berdiri di depan pintu kamar rahasia itu, sayup-sayup terdengar suara erangan. sekretaris yang sudah lama melayani mulai dari tuan besar sampe tuan muda di Shabil grup ini tidak aneh dengan kelakuan aneh para atasannya.

tapi dia tidak pernah selelah ini, dia tidak abis pikir dengan kelakuan tuan mudanya. memang berkat Rizal saham Shabil menjadi naik signifikan tapi perilaku menyimpang tuannya membuat lelaki berusia lanjut ini menjadi lelah.

setidaknya tuan besar tidak pernah seperti ini, tapi Rizal selalu melakukan ini setidaknya saat ada seseorang yang ingin bekerja sama.

Damar kira Rizal tidak akan menanggapi dan akan mengusir saat seorang pengusaha pertama kali menawar kan anak angkatnya kepada Rizal. tapi ternyata dia menerima dengan beberapa syarat.

"hah.. sungguh bikin sakit kepala" gumam damar dan mulai melangkah meninggalkan kamar tuannya.

dia menutup pintu dan memberi isyarat kepada pengawal untuk menjaga ketat kamar tuannya.

diapun kembali berjalan turun menuju lobi hotel dan duduk di sebuah kursi yang sangat nyaman.

damar termenung, jika terus seperti ini penyakit gulanya akan semakin memburuk. dia butuh sesuatu untuk menjernihkan otaknya, mungkin mengundurkan diri adalah pilihan yang tepat.

tapi dia tidak yakin siapa yang pantas untuk menggantikannya. Damar tidak percaya kepada siapapun. lagipula tidak akan ada karyawan di perusahaan yang akan tahan dengan perilaku tuannya ini.

terutama jangan sampai bocor bahwa tuannya keji seperti itu.

dia butuh seorang sekretaris yang sabar, ramah, kompeten dan dapat menjaga rahasia dengan baik. tidak perlu berpengalaman karena Damar yakin kemampuan akan terasah setelah menjalani latihan terus menerus. yang penting seseorang yang dapat di percaya.

Dia teringat seseorang yang memiliki itu semua, dan juga dia kenal baik dengan orang dan keluarganya. tapi apakah orang itu bersedia menggantikannya setelah tahu apa yang akan orang itu hadapi?

Damar kembali menghela nafas untuk kesekian kalinya. dia melihat jam tangannya, tepat pukul 19.00 WIB. diapun mengeluarkan ponselnya.

beberapa detik damar hanya diam menatap layar ponsel dan diapun menelpon dengan hati-hati. dia menunggu, mendengarkan dering memanggil beberapa kali dan akhirnya di angkat

"hallo mba, ini saya damar. teman pak Herman. ada yang ingin saya diskusikan"

damar tersenyum mendengar jawaban di sebrang telpon, dia harap tindakan nya tepat

"baik, saya akan kesana. mungkin lusa"

****

hari Minggu pun tiba, sesuai dengan janji Daru sudah bangun pagi-pagi sekali. dia duduk di salah satu sofa panjang masih memakai piyama dan memegang sebuah berkas.

berkas yang dia minta saat malam hari kepada Vian. berkas tentang Nafa.

Daru curiga jika Nafa adalah seorang mata-mata. baik itu di kirimkan oleh pihak luar Shabil atau yang di kirimkan oleh kakanya.

dia membaca dengan teliti, tidak ada yang mencurigakan. dan yang mengejutkan ternyata rumahnya dekat dengan temannya Ikbal.

"kenapa Ikbal tidak bilang? ah iya karena aku tidak cerita" gumamnya sendiri

dia melihat foto Nafa, senyumnya manis. Daru suka itu, apalagi pipinya yang chuby.

Daru tersenyum tapi seketika senyumnya hilang, dia menggelengkan kepalanya.

"apa-apaan ini? kenapa aku mengagumi nya?" gumamnya frustasi.

diapun meletakkan berkas itu ke laci mejanya. dia menyalakan tv dan mengatur program di tv itu untuk melihat cctv.

seketika senyumnya semakin merekah, diapun masuk ke kamar mandi dengan langkah tergesa-gesa.

***

tidak ada yang dapat Nafa katakan selain kata "wahh!!"

dia begitu takjub dengan rumah yang berada di komplek mewah ini, bahkan satpamnya begitu elegan dan tentu saja tampan, mereka masih muda.

saat Nafa menyerahkan surat ijin itu, Nafa sudah terkagum-kagum dengan keindahan seorang Adam di hadapannya.

Nafa berhenti di depan rumah yang begitu mewah, menurut informasi yang tertera di surat ijin itu bahwa rumah keluarga Shabil bernomor 10.

setahu Nafa di kompek ini semakin besar nomer rumah maka semakin besar jga rumahnya, dan no di komplek ini hanya sampai no 10.

"benar kata Bu kepala sekolah, aku akan kaget sekaya apa anak itu"

menurut Abang satpam yang tampan Nafa hanya perlu menunjukan surat itu kepada kamera yang menempel di tembok di sebelah kanan.

Nafa turun dari motonya, dia celingukan kesana kemari mencari kamera, dan dia melihat sebuah kaca kecil berukuran misting Tupperware sedang dan di tengahnya ada sebuah titik merah.

"apa ini?" tanyanya kepada diri sendiri

diapun menunjukan surat itu ke arah kamera dan dalam beberapa menit pintu gerbang setinggi 9 meter itu terbuka dengan sendirinya.

Nafa terkejut bukan main, dia menengok ke dalam dan tidak ada siapapun disana. dia menelan ludahnya setelah melihat jalan yang penuh dengan taman di kanan dan kirinya.

Nafa kembali ke motornya dan memasuki gerbang, setelah dia masuk pintupun segera di tutup.

Nafa sangat takjub, dia mengendarai pelan-pelan motornya sambil menikmati taman yang sangat luas itu

"beginikah taman istana yang ada di cerita novel?" gumamnya

Nafa segera mengerem motornya saat melihat seorang pria memakai setelan jas berwarna hitam dan kacamata hitam. di telinga kirinya ada sebuah earphone.

"ada yang bisa saya bantu?" tanya pria itu, suaranya begitu merdu menurut Nafa

"a-anu saya guru les privat Daru" jawab Nafa seraya memberikan surat ijin dan rekomendasi kepada pria itu

pria itu menerima dan membaca dengan seksama.

"ah iya, anda pasti Nafa. tuan Daru sudah menunggu anda. sebaik nya motor anda di simpan disana" ucap pria itu seraya menunjuk sebuah parkiran yang begitu luas, mirip seperti parkiran di mall besar

Nafa memarkir kan motornya disitu. hanya motor Nafa yang ada di sana, parkiran itu di penuhi oleh mobil Pajero sport.

"mari saya antar" ucap pria itu di belakang Nafa.

Nafa menoleh dan melihat pria itu mengendarai sebuah golf car, diapun naik.

selama di perjalanan Nafa hanya diam, kagum dengan sekeliling. pengawal itu hanya melirik nona muda cantik yang ada di sampingnya.

selama dia bekerja di rumah Shabil, tidak pernah ada seorang wanita yang berkunjung. terutama tuan mudanya yang ke dua, bahkan temanpun hanya baru kemarin dia membawa seorang teman.

lalu ini seorang perempuan? dan guru les privat? dia tahu betul bahwa tuan mudanya tidak membutuhkan seorang guru les privat. apa tuannya tertarik dengan wanita ini?

jika iya, ini sebuah kemajuan besar untuk tuan mudanya.

pengawal itu menilai bahwa Nona yang dia antar terlihat sangat polos, dia tidak percaya bahwa tuannya tertarik dengan wanita polos.

Nafa tidak menyadari lirikan pengawal itu, dia fokus dengan kemewahan komplek ini. sangat-sangat seperti negeri dogeng. dia melihat sebuah rumah yang sangat besar tapi ternyata bukan itu tempat yang mereka tuju.

bahkan dari pintu gerbang menuju rumah besar tadi sudah menghabiskan waktu 10 menit menaiki golf car. sangat luas, ingin rasanya Nafa berlari bak lagu India di taman itu.

mobil pun berhenti, jarak yang di tempuh selama 15 menit. pria itu turun, Nafa pun ikut turun.

"silahkan, tuan muda sudah menunggu" ucap pria itu, Nafa hanya mengangguk dan melihat pria itu menaiki kembali golf car dan meninggalkan nya.

Nafa sekali lagi melihat sekeliling, dia tersenyum dan semangatnya semakin membara untuk mengajar muridnya.

Nafa melangkah, dia hendak menekan bel tapi pintu tiba-tiba terbuka

"halo, selamat datang." suara berat itu terdengar.

Daru sudah berdiri di depan pintu memakai kaos berwarna putih polos dan celana jins berwarna shaki. dia melipat tangannya di dada dan tersenyum misterius

"saya sudah menunggu anda, Bu guru"

1
Ria Kristianti
duuhhh patah hati pak? 😅😅
Ria Kristianti
mas daru 😍😍😘😘
Ria Kristianti
napas fa napas, nanti daru kelimpungan 🤣🤣
makane tho nak dikandani ojo ngeyel 😏
Arandra
meskipun up nya jarang2. tapi aku tetap nungguin lanjutannya kak. semangat untuk kak author 💪
Yuni Amelia: terimakasih atas dukungan nya 🤗
total 1 replies
Ria Kristianti
kek nya seru kalo bagas yg mergokin adek nya pacaran sama cwo breng... 🤣🤣🤣
Ria Kristianti
wkwkwkwkwk
ngakak 🤣🤣🤣
Sulastri
ayo author 💪💪 nungguin nih makin seru
Sulastri
jadi pingin ngintip 🤣🤣🤣🤣
Ria Kristianti
yg bikin galau sama2 kakak adek pula 😅😅
Ria Kristianti
wkwkwkwk
yg lg pada patah hati 🤭
Ria Kristianti
sabar aja pak, sambil berusaha menangin hati nya 😌🤣🤣🤣
Ria Kristianti
pantes cover nya baru, ternyata masuk dlm kontrak baru 🥳🥳

ayo semangat up nya thor 💪🥰
q masih nungguin lanjutan novel ini 😍
Yuni Amelia: hehe iya nih, makasih udah setia membaca dan memberi dukungan untuk Daru dan kawan2 🤣🤗
total 1 replies
Ria Kristianti
pepet aja tuh ketua kelas bal, daripada ngarepin pacar mu yg selingkuh😅😅🤭
Ria Kristianti
modus 🤣🤣
Ria Kristianti
dasar bocah 🤣🤣🤣
Ria Kristianti
untung g keceplosan kalo itu adalah kamu yah?
kan malu nya double kalo iya 🤣🤣🤣🤣
Ria Kristianti
pengen minta creji up atau setidak nya sehari up 1x tp nyadar othor nya selow nya kebangetan jd.. dah lah 🙈🙈

walo begitu Q masih tetep nunggu kelanjutan cerita ini 😍😍

sehat selalu thor 😇😇
Ria Kristianti
yah nanti jgn menyesal aja kalo apa yg dikatakan daru bener 😏

lupa apa kalo daru itu siapa 🙄
Ria Kristianti
next
Ria Kristianti
𝚑𝚞𝚞𝚏𝚏𝚏𝚝𝚝𝚝𝚑𝚑𝚑𝚑 𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚞𝚍𝚞 𝚜𝚊𝚋𝚊𝚛 𝚗𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞 𝚞𝚙 𝚗𝚘𝚟𝚎𝚕 𝚒𝚗𝚒😌

𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝 & 𝚝𝚎𝚝𝚎𝚙 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚢𝚊 𝚝𝚑𝚘𝚛 😇😇
𝚚 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞 𝚞𝚙 𝚖𝚞𝚑😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!