+21
Seorang mafia yang penurut dengan ibunya karena menyayangi dan mencintai ibunya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
istriku
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Dion tersenyum senang mendengar ucapan silvi yang mengatakan kirana hamil,sementara silvi sudah keluar dan akan memesan makan siangnya juga jus titipan bos nya dion.
"kenapa pak dion diam saja?kan wanita itu lagi hamil anak orang masa iya dia tersenyum begitu, kayak anaknya saja" gumam silvi merasa kesal
"apalagi pak dion manggil wanita itu dengan sebutan sayang,apa dia pacarnya pak dion ya?tapi mana mungkin pak dion suka sama wanita seperti itu"gumam silvi lagi sambil berjalan
Dion dan kirana sudah selesai makan,mereka duduk sambil menunggu jus yang sudah dibawakan oleh silvi. Kirana terlihat kesal melihat dion yang masih bersandar setelah mereka makan,malahan saat ini dion sudah tidur di pangkuan kirana
tok...tok...tok..
"masuk.."ucap kirana pelan,dia tidak ingin dion terbangun karena wajah dion terlihat seperti sangat lelah
Silvi masuk dan melihat ke arah sofa dimana dion tertidur di pangkuan kirana,dia menatap kirana dengan tajam sambil meletakan minuman yang dipesan oleh dion. Kirana tersenyum melihat silvi menatapnya dengan tajam,baginya sudah biasa ditatap seperti itu
"terima kasih ya...."ucap kirana mengambil minuman diatas meja
Silvi masih didalam ruangan itu berdiri,dia membereskan meja kerja dion sambil melihat berkas yang tadi dia berikan pada dion untuk ditandatangani. Ternyata sudah ditandatangani oleh dion,silvi kembali menatap ke arah sofa.
"kau boleh keluar sekarang,kenapa masih disini ?mengganggu saja"ucap dion yang masih memejamkan matanya tapi ternyata sudah bangun dari tadi
Memang dasar bos mafia,jadi pergerakan apa pun dion sudah bisa merasakannya. Dia benar-benar tau siapa saja disekitarnya walaupun hanya dengan memejamkan mata nya ,kirana mengelus pucuk kepala dion dengan lembut dan itu semua dilihat oleh silvi
Dion ingin duduk tapi bibirnya mengecup bibir kirana dengan lembut,dia kembali memeluk kirana. Entah kenapa rasanya tidak ingin kehilangan bahkan jauh dari kirana sedetik pun,mata dion kembali menatap tajam ke arah silvi yang masih berada disana
"apa yang kau lihat hah?ini istri juga"ucap dion kesal
"apa pak?istri?"tanya silvi terkejut
"ya....dia istri ku, ibu dari anak-anak ku"jawab dion lagi
Silvi langsung keluar dari ruangan itu,dia kembali mendengus setelah berada diluar ruangan dion. Dia merasa kesal ternyata wanita yang bersama bos nya adalah istri nya,karena tidak ada berita kalau dion sudah menikah tapi mendengar ucapan dion mana mungkin bos nya itu berbohong soal istri nya. Lagi pula jika mereka belum menikah pun,pastinya bos nya itu sangat mencintai wanita itu dilihat dari cara dion memeluk bahkan menciumnya lebih dulu.
Sedangkan di tempat lain,setelah keluar dari ruangan dion. Rara berjalan menuju ruangan akmal,terlihat sekretaris akmal duduk didepan meja nya sambil makan siang.
"pak akmal nya ada nin ?"tanya Rara yang sangat mengenal betul siapa sekretaris akmal
"ada buk....tapi pesan pak akmal jika ibu Rara datang tidak boleh diijinkan masuk"jawab nina yang merupakan sekretaris akmal
"oya...baiklah kalau begitu,kamu ngak usah khawatir nanti aku yang tanggung jawab kalau akmal marah" jawab Rara pelan
Rara masuk dengan pelan -pelan, dia ingin memberi kejutan pada akmal tapi sepertinya Rara yang terkejut melihat akmal yang sibuk dengan batang nya yang digenggamnya dan desahan pelan yang keluar dari mulutnya yang seperti ditahannya sambil memejamkan matanya. Akmal seperti benar-benar menikmati aksinya itu
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih 😘😘😘😘