NovelToon NovelToon
Illusion Of Love

Illusion Of Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta
Popularitas:31k
Nilai: 5
Nama Author: s_m

Gimana rasanya,saat kalian udah punya cowok yang udah perfect tapi tiba-tiba perasaan kalian goyah dengan kehadiran sahabat pacar kalian yang juga udah punya pacar?
Ini yang tengah terjadi pada Aya dan juga Rey.lalu apa yang akan mereka pilih, bertahan dengan pasangan mereka masing-masing atau memilih berpisah dan memulai kisah mereka yang baru?
gaes..gaes...ini lapak aku yang baru..tetap temanya masalah cinta ya gaes..
yuk mampir kesini dan ikuti kisah mereka.
jangan lupa tulis kritik dan saran kalian dikomen ya.. suwun 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon s_m, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 26

   " loving you was my favorite mistake"

   Pagi-pagi sekali Rey udah stay by di parkiran kantor.hari ini Rey dan rekan-rekannya yang di utus perusahaan untuk menghadiri event bazar nasional yang diadakan oleh pemerintah di Jogja,akan berangkat pagi ini.

   Rey yang tadi malam menginap di rumah utama dan subuh-subuh sekali dia balik ke kostnya mengambil barang-barang yang dia sudah persiapkan untuk pergi ke Jogja.

   Sang kakak bersikeras menyuruhnya membawa salah satu mobil yang ada disana.karena banyaknya mobil yang jarang dipakai,biar gak rusak dan gak hanya jadi panjang di garasi rumah.lagian ada mobil yang itu milik Rey dan Rey kembalikan beberapa waktu yang lalu.padahal mobil itu pemberian sang papa, hadiah buat Rey pas ulang tahunnya yang ke 18.karena ada sebuah kejadian yang membuat Rey mengembalikannya dan enggan lagi memakainya.

   "wih..bawa mobil sendiri Rey?."goda Miko melihat Rey yang tengah bersandar santai di samping mobilnya.

    "ini mobil temen gue.gue pinjem."alasan Rey sambil mematikan handphonenya.

   "setelah urusan kantor selesai gue mau ke suatu tempat soalnya,kalau gue bawa mobil sendiri kan enak gak ganggu yang lain."jelas Rey panjang lebar.

  Miko manggut-manggut mengerti.

  "yang lain belum dateng?."tanya Rey celingak-celinguk mencari rekan-rekannya yang lain.karena baru dirinya dan Miko yang terlihat.

   "paling bentar lagi."jawab Miko sambil melihat jam yang ada di pergelangan tangannya.

  Setelah itu mereka ngobrol-ngobrol ringan sambil menunggu yang lain kumpul.

  Tak terlalu lama menunggu,yang lain pun sudah ikut gabung sama Rey dan Miko.

  "bang gue bawa mobil nih.gimana kalau sebagai ikut gue,sebagian ikut Abang."usul Rey pada bang Sam,yang jadi ketua untuk event ini.

  "boleh tuh."bang Sam manggut-manggut menyetujui ide Rey.

   "ayo..siapa yang...."

   "Aya ikut gue bang."potong Rey langsung menggeret tangan Aya.

   Yang lain tampak bengong melihat Rey tiba-tiba menggeret tangan Aya dan bilang Aya akan ikut semobil dengan nya.

   Aya sendiri tak kala kaget dengan apa yang baru saja Rey lakukan.Aya melirik ke bawah melihat tangan Rey yang masih menggenggam erat tangan nya.

   Buru-buru Aya melepas tangannya dari genggaman Rey.Aya jadi kikuk saat rekan-rekannya melihat kearahnya dengan tatapan aneh.

   dari kemarin pegang-pegang tangan gue Mulu nih kadal.keganjenan banget jadi cowok.batin Aya kesel,sekilas melirik sinis kearah Rey.

  "oh,ok.."lagi-lagi bang Sam menyetujui keinginan Rey.

   "Mia ikut gue berarti."bang Sam menyuruh rekan ceweknya yang lain ikut dengannya.

   "Miko ikut elo dan reza ikut gue."putus bang Sam lagi.

   "ok."jawab yang lainnya serempak minus Aya yang tak menjawab sama sekali.

   Karena perjalanan nanti ditempuh sekitar 7 jam an.dan kebetulan cowoknya ada 4 orang dan ceweknya 2 orang.jadi setiap mobil di huni 2 cowok 1 cewek.kalau ada dua cowok kan bisa gantian nyupirin nantinya.

   Setelah semuanya sudah siap, mereka pun masuk kedalam mobil masing-masing dan bergegas keluar dari parkiran kantor.lalu meneruskan perjalanannya menuju Jogja.

       *********

  Sebuah bangunan tua bergaya klasik bangunan tempo dulu,terpampang didepan sana.lalu ada seorang cowok turun dari mobil mewahnya.setelah turun dia melepas kacamatanya, perlahan mengedarkan pandangannya dan mengamati bangunan tua yang masih terawat baik dan rapi walaupun sudah sedikit usang dimakan usi

   "selamat datang tuan muda."ujar seorang pelayan kepada cowok yang baru saja turun dari mobilnya.

   "apa semua baik-baik saja pak Joko?."tanya cowok itu kepada orang yang bernama Joko.

   "tenang saja tuan muda.semua baik-baik saja."jawab joko sembari menyunggingkan senyumnya yang menghiasi wajahnya yang sudah tua.

    "mari masuk tuan dev."pak Joko mempersilahkan tuan muda nya untuk segera masuk kedalam rumah.

   Cowok bertubuh tinggi putih dan terlihat sudah matang itu bernama Devanda Yudha pratama.hayoo,kita sepemikiran gak gaes, mendengar namanya?🤭

   Devanda Yudha Pratama,berprofesi sebagai manager disebuah perusahaan yang bergerak di bidang sektor industri pengolahan makanan ringan.doi umurnya sekitar 27 tahun.dan dia masih bujangan alias belum menikah.tapi karirnya sudah cukup mentereng lho gaes diusia muda.dan ada beberapa usaha yang dia dirikan di samping bekerja jadi manager di perusahaan Pratama grup.

   Kini Dev,begitulah panggilannya,sudah ada di dalam rumah.dia tak henti-hentinya mengamati setiap ruangan yang ia lewati.

   "semua masih sama."gumamnya lirih.

   lalu dia bergerak perlahan menuju sebuah kamar yang ada didepannya.

   Ceklek..suara pintu terbuka.

   Dengan perlahan Devan mulai masuk kedalam sebuah kamar yang bernuansa putih dan krem itu.tak jauh darinya berdiri,duduk seorang wanita membelakangi Dev.

  "mama."panggil Dev lirih kepada wanita itu.

  Wanita yang duduk tenang di depan balkon kamarnya, menoleh kala mendengar suara tengah memanggilnya.

   "kamu datang?."balas wanita itu sembari menampakkan senyum senangnya melihat putranya datang menemuinya.

   Kartika Nadya Pratama,itulah nama wanita cantik yang selalu di panggil mama oleh Dev.Bu Tika begitulah orang-orang memanggilnya.

  Sekarang Bu Tika tinggal di paviliun milik keluarga pratama yang ada di Jogja.

  Devan sudah cukup lama tak mengunjungi sang mama ke Jogja,karena kesibukannya yang cukup padat dikantor makanya Dev absen datang menengok mamanya.

   Kemarin sang kakak, Risma.menyarankannya untuk mampir ke paviliun sang mama,karena Risma tahu kalau sang adik ada pekerjaan beberapa hari di Jogja.makanya Dev langsung menuju paviliun tempat tinggal sang mama sebelum dia melakukan pekerjaannya.

   "mama kangen."dengan manjanya Devan langsung memeluk sang mama.

   "bisa kangen juga kamu sama mama?"sindir Bu Tika pada anak bujangnya itu.

"mama kok ngomongnya gitu?."Dev memasang wajah cemberutnya didepan sang mama.

"punya anak tapi kayak gak punya anak."sindir peda Bu Tika,kesal.

"iih...mama ngomongnya makin pedes aja.aku lagi sibuk,ma.beneran deh.tanya si mail tuh kalau gak percaya."Dev menjawab ucapan sang mama yang terdengar kesal karena anak-anaknya sudah jarang menjenguknya.

Mail adalah sahabat Dev yang juga berkerja di Pratama grup.

   "sudah makan?."pertanyaan Bu Tika mengalihkan pembicaraan.bagaimana pun juga dia senang hari ini putranya menjenguknya disela-sela kesibukannya.

   Devan menggelengkan kepalanya,

   "kenapa belum?."

   "aku kangen sama masakan mama."

   "dasar kamu,kangen masakan mama tapi jarang nengokin mamanya kesini."lagi-lagi sindiran halus keluar dari mulut bu Tika.

   " ya udah ayo mama masakin.pokoknya harus makan banyak kalau di masakin mama."se kesal-kesalnya seorang ibu,tetap tak tega mendengar anaknya kelaparan.

Dev pun tersenyum senang mendengarnya lalu dia bergelayutan di lengan sang mama.

27 tahun itu hanya sebuah angka.kenyatanya seorang Dev tetap lah seorang anak yang akan tetap manja di dekat sang mama.

 Sampai di dapur,Bu Tika dengan telaten menyiapkan bahan-bahan yang akan ia masak sekarang.Dev tak tinggal diam,dengan cekatan dia pun membantu mamanya.

   "mama tadi metik kubis,sawi dan juga terong.hasilnya lumayan banyak." cerita bu Tika sambil mengupas bawang.

   "bawalah nanti saat kamu pulang.buat oleh-oleh buat orang-orang disana."lanjut Bu Tika meminta Dev membawa hasil panennya hari ini dikebun.

    "hari ini pak Joko juga mau panen ikan lele di Empang."lanjutnya lagi.

    "ogah ah kalau harus bawa bahan mentahnya.yang langsung jadi makanan aja deh ma."tolak Dev yang tak ingin kerepotan.

   "kenapa?malu ya?."tanya sang mama.

   "enggak ma,lagian Dev masih beberapa hari di sini.gak pulang sekarang"ujar Dev memberi tahu alasannya tak mau membawa sayuran hasil panenan sang mama karena memang pekerjaannya masih belum selesai dan dia akan ada di Jogja untuk beberapa hari kedepan.

   "wah,bagus dong.biar mama gak kesepian disini ada yang nemenin."jawab Bu Tika yang antusias mendengar kalau anaknya akan tinggal beberapa hari di sini.

Dev hanya tersenyum melihat antusias sang mama.

  "mama,rumah aku udah hampir selesai.dev juga udah buatin kamar buat mama."kata Dev terdengar hati-hati.

  "ya,kalau ada waktu mama akan mampir kesana."jawab Bu Tika seadanya.

  "aku gak nyuruh mama buat mampir ma,tapi Dev pingin mama tinggal disana sama dev."ujar Dev dengan nada sedikit naik.karena bukan ini jawaban yang mau Dev dengar dari sang mama.

Bu Tika pun menghentikan pekerjaannya sejenak.lalu Bu Tika menoleh kearah putranya.

"cepatlah menikah biar kamu tidak sendirian di rumah barumu."ujarnya pada sang anak.

"ma..."

"mama udah nyaman tinggal disini Dev."balas Bu Tika melanjutkan lagi mengupas bawang.

"rumah baruku hasil keringat ku ma.bukan dari laki-laki bangsat itu."kata Dev sambil mengumpat.

"jaga ucapan mu Dev! bagaimana pun juga dia tetap papamu."bentak Bu Tika yang tak suka mendengar putranya mengumpati orang yang masih berstatus sebagai suaminya.

"suami yang tak pernah menganggap mama sebagai istrinya,begitu maksud mama?."kata Dev lagi terdengar seperti mengejek orang yang tengah dibelakang sang mama.

"cukup ma!aku benar-benar sudah muak dengan semua ini.akhiri semuanya sekarang! laki-laki yang mama sebut sebagai suami mama bahkan tak pernah datang menemui mama."ujar Dev terdengar marah dan kecewa dengan keadaan kedua orangtuanya.

"mungkin mama terima diperlakukan seperti ini,tapi aku sebagai putra mama tidak bisa menerima itu!."teriak Dev,kesal.lalu pergi begitu saja meninggalkan sang mama.

Mata Bu Tika mulai berkaca-kaca, dengan cepat Bu Tika mendongakkan wajahnya ke atas sambil mengibas-ngibaskan tangannya ke udara,agar air matanya tak jatuh.

Sudah beberapa tahun berlalu,tapi rasa sakit yang dia rasakan karena ulah sang suami ternyata masih amat terasa olehnya dan terutama oleh anak-anaknya.

1
Khairul Azam
thor km umur berapa sih
ani sumarni
sy mampir kak
S
LANJOT
S
nama tokonya keliru thor
S
typo
S
typo ini thor
S
SEMANGATTT
falea sezi
lanjut donk
S_M: masih digarap Thor..maksih udah mampir thor 🙏😁
total 1 replies
falea sezi
aurel berasa korban pdhl dia jalang
Alay Asep Doank-anAza
lanjut Thor
S_M: makasih udah mampir Thor 🙏😁
total 1 replies
Mukmini Salasiyanti
ayaaaa
Mukmini Salasiyanti
berani bgt si Rey
esih sukaesih
ceritanya bagus, kak
up nya yg sering² ya kak

selalu ditunggu
viii: makasih udah mampir Thor 🙏😁
total 1 replies
Triny Hadon
masih nyimak
rhani bhelLo💕
pasti Arjun yg d lihat rey
rhani bhelLo💕: sama"
lanjut dong ka, penasaran sama ceritanya
gemes juga sama si Rey dan Aya
semangaaaaaaats ka 💪🏻💪🏻💪🏻
total 2 replies
Febri April
wahhhh sosweeet
S_M: makasih udah mampir Thor 🙏😁
total 1 replies
Adiva Amalia
lanjut Thor aku suka cerita nya
S_M: makasih udah mampir Thor 🙏😁
total 1 replies
Mukmini Salasiyanti
wkwkwk

si Arjun pun blm ketahuan aja tuh
Mukmini Salasiyanti
hadehhh
perifun iki?
Anaknya Baba: coba baca novel Poppen kak, siapa tahu sesuai selera kakak.
total 1 replies
Mukmini Salasiyanti
serius nih, Rey???
Ayoklah semungguuttt!!!!!

. hihi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!