Bagaimana perasaanmu kalau kau harus menikah diusia muda?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Patriciya Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 26
Abelia sedang menyantap makan malamnya seraya melirik jonathan yang sedari tadi hanya diam saja tanpa mengatakan apapun.
" Oh Tuhan berasa dalam kulkas gue liat dia dingin kayak gini"
" Apa gue tanyakan aja sekarang kenapa dia kayak gini ke gue? "
" Ah tapi gue takut dia makin dingin ama gue"
Abelia terus saja membatin dengan sikap sang suami yang tiba tiba saja dingin terhadapnya.
" Ah kenapa rasa makanan ini tidak enak sekali yah, seperti suasana hati gue saat ini"
Batin abelia.
" Ehem.. kak aku udah kenyang,aku duluan yah" Pamit Abelia karena merasa tidak enak dengan situasi saat ini.
Dimana sang suami tidak pernah mengajaknya berbicara sedikit pun.
" Hem.. "Jonathan hanya berdehem menyauti Abelia.
" Huh.., akhirnya dia bersuara juga walaupun hanya deheman saja sih..! " Gerutu Abelia dalam hati seraya melangkahkan meninggalkan Jonathan yang masih asik dengan makanannya.
* * * *
Sesampainya di kamar Abelia langsung masuk kekamar mandi untuk membasuh muka dan mengosok gigi.
Setelah itu Abelia langsung membuka lemari pakaiannya berniat untuk mengganti pakaian santainya dengan pakaian tidur,tapi betapa terkejutnya Abelia ketika melihat isi lemari pakaian tersebut.
" Apa ini, mengapa piama tidurku berubah menjadi pakaian tipis dan transparan begini? " Ucapnya seraya mengeluarkan lingerie berwarna merah tersebut.
" Ya ampun pakaian ini terlalu sexy sekali untuk ku,pantas saja tadi aku merasa ada yang aneh dengan isi lemari ini"
" Aku pakai baju yang ku pakai ini saja,dari pada pakaian pakaian tipis seperti ini bisa bisa aku masuk angin nanti" Ucapnya lagi seraya mengembalikan lingerie tersebut kedalam lemari.
" Pasti Maria yang telah menganti seluruh pakaian tidurku"
" Tapi tidak mungkin Maria mengganti seluruh pakaian tidurku tanpa perintah dari kak Dipta"
" Ah.. dia mesum sekali" Abelia terus saja menggerutu tentang sang suami yang memiliki pikiran mesum menurutnya.
" Oh Tuhan apakah aku akan kehilangan keperawananku malam ini,apa yang harus kulakukan?" Abelia sangat gugup dengan pikirannya sendiri.
" Oh iya pil kontra sepsi pemberian bunda,aku sama sekali belum menggunakan pil tersebut"
" Apakah aku harus menelan pil tersebut malam ini atau jangan yah? "
" Ah sebaiknya jangan, aku tidak boleh meminum pil itu! "
"Bagaimana dengan perasaan kak Dipta nanti, pasti dia akan sangat kecewa terhadapku jika dia tahu aku menelan pil pencegah kehamilan"
" Sebaiknya aku buang saja pil itu, yah benar sebaiknya ku buang saja pil itu dan jangan sampai kak Dipta melihat dan tahu memiliki barang itu". Ucap Abelia seraya mengotak atik isi lemari tersebut tapi tak menemukan apa yang sedang ia cari.
" Apakah kau sedang mencari ini? " Ucap seseorang dari belakang dan membuat Abelia terkejut ketika ia menoleh dan melihat orang itu memegang benda yang sedang ia cari.
" Ka.. kak Dipta" Ucap Abelia terbata bata karena terkejut melihat sang suami sedang memegang benda tersebut.
Abelia tidak bisa berkata apa apa lagi ketika jonathan menghampirinya dengan wajah yang sudah dipastikan memerah padam karena amarah yang sudah ia tahan sedari tadi.
" Da...dari mana kak Dipta mendapatkan benda itu? " Tanya Abelia sambil menundukkan kepala karena takut menatap mata suaminya tersebut.
" Kau ingin tahu dari mana aku mendapatkan benda ini huh? " Ucap Jonathan dengan meninggikan suaranya, membuat Abelia semakin takut dibuatnya.
Bersambung.....
Tapi Good luck yaakk 👍🏻