NovelToon NovelToon
Kultivasi Dewa 2

Kultivasi Dewa 2

Status: tamat
Genre:Action / Petualangan / Kultivasi / Dan budidaya abadi / Epik Petualangan / Fantasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.6
Nama Author: Fathir Aliyudin

Ini lanjutan Kultivasi Dewa Season 1.
Silahkan baca dari Kultivasi Dewa Season 1.

Qin Fan yang memulai petualangan nya alam cahaya.
Dimulai dari menjadi murid sekte, membangun klan Qin, hingga membangun kekaisaran Qin dan menjadi penguasa seluruh alam, seperti yang ditakdirkan untuknya.

Gimana Perjalanan Qin Fan untuk meraih semua itu?
Yuk ikuti terus Kultivasi Dewa Season 2!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fathir Aliyudin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sedikit Masalah

"Lin Long," panggil Qin Fan.

"Iya leluhur," jawab Lin Long.

Mendengar Lin Long yang masih memanggilnya leluhur, Qin Fan merasa sedikit tidak nyaman, dengan usia Lin Long yang mencapai 500 juta tahun, Lin Long memanggil Qin Fan dengan sebutan leluhur, tentu sangat tidak nyaman bagi Qin Fan.

"Jangan panggil aku leluhur lagi! panggil saja aku tuan!" ucap Qin Fan tampak tidak nyaman.

"Tapi leluhur," balas Lin Long ragu.

"Kita sekarang sudah diluar klan, dan itu berlaku untuk kalian juga," balas Qin Fan menoleh pada Lin Hua, Lin Guan dan kelima tetua.

Yuyu, Jiyi, Chua Chua dan Gi Gi tidak bisa menahan tawa mereka, begitu juga dengan tetua Jian, mereka tidak bisa menahan tawa karena merasa lucu.

"Baik tuan, jawab kedelapannya.

"Aku ingin bertanya, kenapa alam cahaya menggunakan koin emas sebagai alat pembayaran?" tanya Qin Fan yang masih penasaran dengan alat pembayaran di alam cahaya.

"Tetua pelindung, alam cahaya memang menggunakan koin sebagai alat pembayaran, selain koin emas, ada juga koin perak dan koin perunggu dibawah koin emas, dan diatasnya ada koin platinum dan juga batu roh," tetua Jian yang mendengar pertanyaan Qin Fan, dia yang menjawab nya.

Qin Fan mengangguk paham, hanya saja dia masih bingung kenapa tidak menggunakan batu roh saja, karena selain daratan rendah, semua alam menggunakan batu roh sebagai alat pembayaran.

"Kenapa tidak menggunakan batu roh sebagai alat pembayaran? bukankah batu roh lebih tinggi nilai tukarnya?" tanya Qin Fan lagi.

"Alam cahaya tidak memiliki cukup batu roh, memang ada banyak tambang, tapi banyakan tambang perunggu, perak dan juga emas, sementara platinum dan batu roh, sesuatu yang sangat langka disini," jawab tetua Jian.

Saat mereka asik mengobrol, sekelompok orang menghalangi jalan mereka, sekelompok orang itu memakai pakaian Sekte Pedang Tunggal.

"Jadi kalian orang selatan?" ucap salah satu bertanya, yang tidak lain adalah tetua tingkat rendah sekte pedang tunggal, Kekuatan nya berada di semesta 3 bintang 8.

Dengan ramah Qin Fan menjawab, "Benar tuan, kami dari selatan, ada yang bisa kami bantu?" tanya Qin Fan ramah, tidak lupa dia juga menangkupkan tangannya dengan hormat.

"Kalau begitu, serahkan cincin penyimpanan kalian!" ucap orang tetua sekte.

"Apa aku tidak salah dengar? jadi kalian ingin merampok kami ditengah kota? perampokan tidak beraturan," balas Qin Fan kesal.

"Hahaha... Siapa yang berani menghalangi murid sekte pedang tunggal?" balas tetua sekte percaya diri.

"Apa kalian tidak takut dengan klan Lin?" tanya Qin Fan ingin tahu.

"Klan Lin? Klan lemah itu? jika kami takut dengan klan Lin, apa kamu pikir kami akan berani bertindak di wilayah mereka? Klan Lin hanyalah klan lemah dan tidak masuk dalam hitungan sekte pedang tunggal," balas tetua tertawa lepas, dia tidak memandang klan Lin sama sekali.

"Tuan, izinkan aku merobek mulut orang itu!" Lin Long tidak tahan karena klan Lin di ejek, dari 10 pelindung klan Lin, Lin Long lah yang paling bar bar dan tidak sabaran.

"Lakukan saja, aku juga tidak mau mengotori tanganku," jawab Qin Fan melalui telepati.

Boom

Setelah Qin Fan mengizinkan, Lin Long langsung mengayunkan tangannya kearah tetua sekte pedang tunggal, tetua sekte pun meledak menjadi kabut darah.

"Kenapa kamu membunuhnya? bukannya kamu bilang hanya ingin merobek mulutnya?" tanya Qin Fan bingung.

"Maafkan aku tuan, padahal aku hanya menggunakan 5% kekuatan ku," jawab Lin Long menggaruk kepala.

"Kalian telah membunuh tetua sekte pedang tunggal, kalian orang selatan akan menjadi musuh sekte," ucap salah satu murid, yang tidak lain adalah murid elit, kekuatan nya semesta 2 bintang 7 pancen oye.

"Memangnya siapa yang tahu jika kalian semua akan mati disini?" balas Lin Long, lalu dia mengeluarkan lencana klan Lin.

"Klan, Klan Lin," ke 20 murid elite terkejut dengan lencana yang ditunjukkan Lin Long.

"Selesaikan mereka," ucap Qin Fan malas.

"Baik tuan," jawab Lin Long, lalu kembali mengayunkan tangannya dan membuat ke 20 murid elite sekte pedang tunggal meledak menjadi kabut darah.

"Sepertinya tuan kota tidak menganggap klan Lin, dia begitu berani bekerja sama dengan sekte pedang tunggal," ucap Qin Fan berpendapat.

Qin Fan curiga jika tuan kota adalah salah satu kaki tangan sekte pedang tunggal, sebab hanya penjaga kota yang tahu lencana yang ditunjukkan tetua Jian, tapi dalam sekejap mata, ada sekelompok murid sekte pedang tunggal menghalangi mereka.

"Tuan dan lainnya silahkan cari penginapan! biarkan aku dan saudara Guan yang mendatangi istana kota," ucap Lin Long yang sangat ingin meremukkan tulang tulang tuan kota.

"Baiklah, lakukan dengan cepat!" perintah Qin Fan.

Lin Long dan Lin Guan lalu berpisah dan menghilang, sementara Qin Fan dan lainnya mencari penginapan.

Tidak jauh kedalam kota, Qin Fan dan rombongan menemukan sebuah penginapan, lalu mereka masuk kedalam dan memesan kamar, tapi kamar yang tersisa hanya 4 kamar saja, sehingga mereka berbagi kamar.

Yuyu dan Jiyi satu kamar, Chua Chua dan Gi Gi satu kamar, tetua Jian satu kamar dan Qin Fan satu kamar, sementara Lin Hua dan kelima tetua tetap berada diluar kamar Qin Fan.

Setelah memesan dan membayar biaya inap, Qin Fan dan rombongan naik ke kamar mereka masing masing.

*******

Ditempat lain.

Setelah berpisah dengan rombongan, Lin Long dan Lin Guan langsung ke istana kota, keduanya bersembunyi dibalik ilusi, sebagai pelindung klan, Lin Long dan Lin Guan sangat ahli dalam bersembunyi, sehingga tidak ada yang tahu saat keduanya menyusup kedalam istana.

"Baik tetua, pasukan sekte akan aku sembunyikan di tampung di istana, dan masalah masuk ke istana, ada jalan rahasia yang terhubung dengan bukit neraka, aku akan mengirimkan dua jendral untuk menunggu disana," Lin Long dan Lin Guan dibalik ilusi, keduanya mendengar tuan kota berbicara.

"Baiklah tuan kota, jika kami berhasil menaklukkan klan Lin dan menguasai wilayah utara ini, tuan kota akan mendapat hadiah besar dari kami," ucap seorang pria paruh baya, yang tidak lain adalah tetua tingkat tinggi sekte pedang tunggal.

"Dugaan leluhur Qin tidak salah, Di Duan bekerja sama dengan sekte pedang tunggal, dan berani menampung pasukan mereka, sepertinya kita harus menangkap keduanya," ucap Lin Long dibalik ilusi.

"Benar saudara Long, sebaiknya kita tangkap mereka dan segera kembali!" balas Lin Guan.

Whush.. Whush..

Lin Long dan Lin Guan muncul di dalam ruang kerja tuan kota, yang tidak lain adalah Di Duan.

"Siapa kalian?" tanya Di Duan menatap tajam Lin Long dan Lin Guan.

"Di Duan, kamu begitu berani bekerja sama dengan sekte pedang tunggal? kamu berani berkhianat pada klan Lin? tidak ada ampunan bagi pengkhianat," ucap Lin Long, lalu dia mengeluarkan aura dan menekan Di Duan dan tetua sekte itu.

"Buuuk Buuuk,"

Di Duan dan tetua sekte tersungkur ketanah, setelah ditekan oleh aura Lin Long.

Dengan tatapan tajam, Lin Guan mendekati keduanya, lalu memukul tepat dibawah dantian mereka dan membawa keduanya.

Whush.. Whush..

Sosok Lin Long dan Lin Guan melesat keluar dari dalam istana dengan tetap berada dibalik ilusi.

Tidak beberapa lama, keduanya menemukan jejak aura Qin Fan dan rombongan, lalu keduanya melesat masuk masuk kedalam penginapan itu.

"Saudara Long, Saudara Guan, kenapa kalian membawa Di Duan kesini? dan siapa pria tua itu?" tanya Lin Hua yang juga keluar dari balik ilusi.

"Saudari Hua akan mengetahuinya," jawab Lin Guan, lalu dia mengetuk pintu kamar Qin Fan.

"Siapa mereka?" tanya Qin Fan yang sudah keluar dari kamar.

"keduanya adalah tuan kota dan tetua sekte pedang tunggal, tuan," jawab Lin Long.

"Terima kasih, kalian tetaplah diluar, aku yang akan mengurus mereka," ucap Qin Fan mengangguk.

"Baik tuan," jawab mereka.

Qin Fan kemudian menyeret Di Duan dan tetua sekte kedalam kamar, lalu membuka gerbang dunia jiwa dan melempar mereka masuk, kemudian Qin Fan juga menyusul masuk kedalam.

Whush.. Whush..

Qin Fan dan kedua pria paruh baya muncul didepan istana Qin.

Qin Fan lalu mengirim pesan jiwa pada Long Shan dan Long Qe, Qin Fan ingin kedua bawahan nya yang menginterogasi mereka, tidak beberapa lama, Long Shan dan Long Qe datang.

"Penguasa" ucap keduanya memberi hormat.

"Interogasi mereka! aku ingin tahu rencana apa yang sudah mereka siapkan," ucap Qin Fan memberi perintah.

"Baik penguasa," jawab keduanya, lalu menyeret Di Duan dan tetua sekte.

Setelah mereka pergi, Qin Fan kembali membuka gerbang dunia jiwa dan keluar.

Whush..

Qin Fan muncul dikamar penginapan, lalu dia duduk mengambil sikap lotus dan menyerap energi alam menunggu pagi.

Menjelang pagi, Long Shan mengirim pesan jika mereka sudah berhasil mendapatkan informasi dari Di Duan dan tetua sekte, dan informasi yang mereka dapatkan adalah ......??

********

Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!

Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

Terima Kasih....

1
minak jinggo
ini cerita boneka
minak jinggo
d sini teleportasi tidak berguna sekarang.. gk ada penjelasan
minak jinggo
guru yoko tidak berguna.. cuma ngasih tugas doang
Zubair Usman
lnjuuuttt bos q
Pangeran
panglima kumbang 😍
Pangeran
tidak sinkron dgn paragraf sblmnya 🙏
Pangeran
dasar bukit = lembah
Khairul Azman Abdul Kahar
kenapa Qin Fan lupa pada keluarganya
Khairul Azman Abdul Kahar
sebilah pedang bukan sebuah pedang
Abeey Hisyam
rabi maneh
Zeth Manuhutu
kapan tingkatkan kultivasi
Zeth Manuhutu
kapan tingkatkan kultivasi
Zeth Manuhutu
jangan tingkatkan kultivasi buang2 waktu untuk hal tak berguna.
Zeth Manuhutu
ini yg menyerah sekte pedagtunggal atau sekte pedang surgawi
Harman Loke
bunuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuhhhhh jangan beri ampun bantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii habiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiissiiiiiiiiiiiii
Harman Loke
tiiiiiiiiiingkaaaaaaaaaaaaatkaaaaaan teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss kultiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiivaaaaaaaamuuu yang lebih tinggi lagi Qin Fan
N.Drille
karyanya bagus banget thor yuk dukung karya ku juga 😊
N.Drille
karyanya bagus banget yuk dukung karya ku juga silakan Klik Profil 😊
Yurian Al Masir
Mantaaappp brooo...makin lama ...makin asyiiik cerita nya... heeee... heee
Agen One: mampir kak, kali aja suka sama cerita nya
total 1 replies
Alfa
ganti ae sama kata " tibak e? "
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!