NovelToon NovelToon
Oh Yes, Rindu Sayang

Oh Yes, Rindu Sayang

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Cinta Terlarang / Romansa-Tata susila
Popularitas:73.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mahyuma_Lii

Pesona yang ditawarkan seorang Rindu terkadang membuat para laki laki tidak dapat menahan perasaannya.

Bahkan adik kandung Papanya sendiri begitu menggilainya hingga mengklaim bahwa Rindu adalah wanitanya.

"Rindu.. sayang.."

Dirga menatap dalam wajah cantik yang selalu membuat hatinya berdenyut.

"Uncle aku takut"

Jawab Rindu dengan bola mata berkaca kaca.


Akankah kisah cinta mereka berakhir bahagia atau bahkan sebaliknya?!.


JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR YAA MAKKKK...

LIKE, KOMENT, VOTE DAN JUGA FAVORITKAN MAKKK 🙏🙏🙏🙏


Happy reading dan untuk para readers 💙💙💙💙💙

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mahyuma_Lii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

D&R 26

🍂Happy Reading Yaa Maakkk.... 🍂

NB : Karena puasanya sudah selesai jadi kita losssiinnn saja ceritanya...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Didalam Kamar Pertama...

Biasnya cahaya sudah terlihat masuk melalui cela cela jendela kamar, menerpa wajah cantik yang masih terlelap dibalik selimut tebal warna putih mendominasi.

Seoalah enggan untuk membuka mata, gadis itu memilih semakin merapatkan tubuhnya pada seseorang yang sejak tadi malam menemani tidurnya.

Rasa lelah redam Ia rasakan disekujur tubuhnya bahkan rasa sakit dan perih jelas begitu mendominasi, gadis itu fikir hari ini lebih baik dirinya menghabiskan waktu seharian untuk tidur saja.

Apalagi cuaca dingin dari malam hingga datangnya pagi, membuat gadis itu memilih membunuh kesadarannya agar tetap berlama lama berlayar kembali dalam indahnya mimpi.

"Eeuugghh.. "

Gadis itu menggeliat sembari melengu dan bergerak semakin merapatkan tubuhnya dalam dekapan seseorang tersebut.

Merasakan ada pergerakan di sampingnya sepasang bola mata bak elang tersebut perlahan mulai terbuka, bisa dilihat seulas senyum nampak menghiasi wajah laki laki tersebut

saat pertama kali disepanjang paginya dia disambut oleh wajah cantik yang begitu nyaman berada dalam pelukannya saat ini.

Laki laki itu jelas merasa bahagia sebab dia tidak perna berfikir akan memiliki gadis itu secepat ini, dan untuk kedepannya dia akan menerjang siapa saja yang mencoba menghalagi hubungan percintaannya.

Tangan kokohnya mulai terulur mengusap lembut wajah cantik itu kemudian melesatkan ciuman dikeningnya untuk beberapa waktu.

"I Love you.. "

Ingatan laki laki itu kembali saat tengah malam tadi.....

Di tengah jamuan makan malam, saat Dirga sudah begitu banyak minum, dia fikir satu gelas lagi akan menjadi penutup untuk dirinya setelah itu dia akan segera kembali kekamar.

Masa bodohlah apa yang akan dikatakan temannya saat dia memilih kembali, sebab dia sudah mulai merasa bosan berada disana.

Tapi begitu minuman terakhir telah masuk dalam tubuhnya, tiba tiba Dirga merasakan satu gejolak hadir melalui saraf dalam tubuhnya.

Aneh?

Rasa panas jelas sudah Dirga rasakan, bak ikan yang terdampar dia butuh air saat ini untuk mendinginkan suhu tubuhnya, apalagi satu has.rat kelaki lakian nya sudah mulai menguasai dirinya, Dirga hanya bisa mengumpat dalam hati.

Oh shi.t

apa yang terjadi dengan tubuh Ku..

Ah sial... sepertinya aku harus pergi dari sini dengan cepat

Tanpa basa basi Dirga berlalu dari sana, membawa langkahnya menuju kekamar miliknya.

begitu matanya menangkap nomer pintu yang disinyalir sebagai kamarnya, Dirga langsung menyeruak masuk sembari membuka seluruh pakaiannya.

Saat ini tujuannya hanya satu, mengguyur tubuhnya dengan air dingin.

tapi saat dia masuk kedalam kamar mandi seketika dirinya tercekat, jantungnya berdegub semakin cepat dengan nafas yang naik turun.

Bahkan Dirga harus menelan salivanya beberapa kali saat dirinya mendapati Rindu yang tengah mandi dengan tubuh berdiri membelakangi nya.

Bisa kalian rasakan bagaimana menjadi Dirga saat ini,

disaat tubuhnya dalam pengaruh obat afrodisiak dan berniat untuk mendinginkan hal itu,

Tiba tiba dia disuguhkan pemandangan menggair.ahkan didepan mata.

Tubuh sintal nan putih itu yang tanpa penghalang apapun sedang diterpah air dan luruh membasahi seluruh tubuhnya.

Hah.!

Mana bisa kuat iman Dirga

Seolah Tuhan begitu baik membuat pilihan untuk dirinya, memilih mengalihkan has.ratnya ataukah menuntaskan has.ratnya kali ini.

Bahkan sesuatu yang dibawah begitu tahu ada sinyal kuat, dia langsung mendesak memohon ingin dikeluarkan dari sarangnya.

"Sayang.. "

Suara Rindu terdengar seperti des.ahan dibalik telinga Dirga,

hingga keduanya menatap satu sama lain untuk beberapa saat.

"Kenapa kamu bisa ada disini, kamu memerlukan sesuatu?"

Rindu menggigit bibirnya yang bergetar, bibir itu terlihat sedikit pucat nan membiru.

tapi otaknya jelas masih mempunyai kesadaran saat melihat sang kekasih berada dikamarnya dan dalam keadaan setengah telanjang.

Ada apa dengan dia? kenapa dia tiba tiba datang kesini.. apa jangan jangan..

Oh sayang.. aku membutuhkan kamu saat ini, aku begitu jelas tersiksa

Dan lagi Dirga harus menelan salivanya, mencoba menekan kesadarannya mati matian.

berjalan mendekat tapi masih menjaga jarak setelah itu melempar pertanyaan tanpa menjawab pertanyaan Rindu dulu.

"Kenapa mandi malam malam begini, kamu bisa sakit nanti"

Tersirat kekawatiran dalam bola mata itu tapi juga bercampur dengan has.rat yang semakin tak terkendalikan.

"Hmmm.. No..

aku hanya tiba tiba merasa panas"

Rindu menggelengkan kepalanya.

Terlihat Rindu yang mulai menggigil tapi panas dalam tubuhnya tidak bisa hilang.

Dirga memberanikan mengikis jarak, ada sedikit rasa kawatir dalam dirinya

begitu tangan nya menyentuh lengan Rindu seketika keduanya bak terkena sengatan arus listrik.

Rindu menatap wajah Dirga dengan pandangan berkabut,

seolah berkata sentuh aku kembali sayang, aku menginginkan sentuhan kamu.

Begitupun dengan Dirga, laki laki itu yang sudah berkabut gai.rah sejak tadi sudah tidak mampu menahan keinginan nya lagi,

disuguhkan hidangan pembuka yang begitu luar biasa didepannya, jelas laki laki itu menjadi lemah iman.

Tanpa basa basi Dirga menerjang tubuh Rindu begitu saja.!

Tanpa perduli sang kekasih akan memarahinya, Dirga langsung menarik pinggang itu begitu erat dengan satu tangan dan satunya lagi menahan tengkuk Rindu agar semakin bisa memberdalam tautan bibir mereka.

Seolah kehilangan kesadaran Dirga mencumbu Rindu begitu panas menggelora, hingga tangannya ikut bergerak menelusuri seluruh tubuh Rindu.

Rindu mengulum bibirnya kuat kuat saat bibir laki laki itu bergerak turun kebawah menyapu kulit lehernya dan menye.sapnya kuat hingga meninggalkan bekas merah disana.

Seolah sulit mengendalikan apa yang di lakukan Dirga saat ini, Rindu hanya menikmati apa yang dilakukan oleh kekasihnya itu,

entah kenapa tubuh dan hatinya enggan menolaknya bahkan secara sadar dirinya benar benar menginginkan lebih dari sekedar cumbuan.

"Aaakhh sayang.. "

Pada akhirnya Rindu tidak dapat menahan des.ahan nya, dan hal itu berhasil menyulut Dirga semakin bersemangat dan berpacu dengan apa yang sedang dia lakukan.

Untuk pertama kalinya Dirga mendaratkan bibirnya dalam gundukan bulat nan sintal itu, yang biasanya dia hanya mampu memegangnya saja tanpa tahu bagaimana rasanya.

Ah, gila..

rasanya begitu luar biasa nikmat batin nya

Apalagi dirinya tidak harus bersusah payah membuka penghalang sebab Rindu memang dalam keadaan tanpa sehelai benang apapun saat ini.

"Hmmm sayang.. ini begitu manis"

Ucap Dirga sembari mengulum niple berwarna pink tersebut dan menye.sapnya begitu kuat.

"Aaakhh Dirga... jangan menyiksa Ku... sayang.. "

Rengek Rindu saat bibir itu bermain disana dengan tangan kokoh itu memi.lin lembut niple miliknya.

Hawa panas jelas terasa menguar didalam kamar mandi tersebut,

kedua manusia yang bergelut dengan has.rat dan gai.rah sama sama menginginkan pelepasan nya.

Ditatapnya wajah sang kekasih yang begitu terlihat berhas.rat,

Dirga merasa ada sesuatu yang aneh dalam tubuh kekasihnya itu, dia fikir sejak tadi gadis itu tidak menolak saat Dirga mencumbunya begitu liar bahkan tubuh Rindu terus bereasik meliuk liuk seakan juga menginginkan hal lebih dari ini.

Dirga melu.mat bibir merah itu hingga mereka bertukar saliva kembali, dengan tangan yang mulai bergerak turun diantara kedua pahanya dan mulai memainkan tangan nya dibawah sana.

"Dirga aaakhh... "

Rindu mendongak kepalanya sembari meremas rambut Dirga, merasa gelombang dasyat tengah menghatam dirinya, saat tangan Dirga bermain dibawah disana.

Apalagi bibir Dirga kembali menyerbu buah dadanya, Rindu benar benar dibuat menggila untuk beberapa waktu.

"No sayang.. aaakhh stop.. aaakhh Dirga berhenti sayang.. "

Mendengar des.ahan Rindu, Dirga semakin memanas apalagi tangan Rindu juga iku menyentuh sejata nuklirnya,

Laki laki itu semakin buas.

"Aaakhh sayang.. kamu membuat aku semakin gila.. Oohh Rindu.. "

Dirga semakin tidak terkendali, dirinya tiba tiba luruh kebawah menaikan satu kaki Rindu diatas pundaknya dan langsung melesatkan bibirnya kedalam sana.

"Dirga no.. aaakhh"

Rindu sudah tidak bisa lagi menghentikan kegilaan Dirga, dia hanya bisa meremas rambut laki laki itu yang terus membawanya terbang melayang layang.

Ah, dari awal memang laki laki itu begitu pandai dalam hal seperti ini dan Rindu tidak heran lagi.

"Sayang aku... hmmmm aaakhhh"

Lenguhan panjang menandakan Rindu telah mencapai pelepasannya.

Dirga berdiri dan tersenyum saat melihat wajah puas kekasihnya saat ini,

tapi sesaat kemudian dia merasa bimbang saat gejolak dalam tubuhnya meminta sentuhan dari Rindu,

Dia takut gadis itu akan menolaknya dan juga dia tidak mau merusaknya saat ini, tapi...

Siapa sangka disaat Dirga mencoba melawan kemelut pergejolakan dalam dirinya, tiba tiba Rindu menarik tengkuknya dan melu.mat bibirnya begitu liar.

Bahkan satu tanganya pun telah menyeruak masuk kedalam underwearnya dan memainkan senjata nuklirnya tanpa rasa canggung.

"Rindu aaakhh.. No sayang.. aku benar benar tidak bisa lagi mengendalikan nya kalau seperti ini"

Dirga mencengkram kuat punggung Rindu.

"Maka lakukanlah.. sayang, I want you now"

Bisik Rindu dibalik telinga Dirga.

"Oh shi.t .... kamu yang meminta baby"

Dirga langsung membawa tubuh Rindu keatas kasur, sedikit memposisikannya agar terlihat nyaman dengan sedikit menekuk kaki gadis itu.

Lagi, Dirga menenggelamkan bibir kedalam bibir Rindu dengan kedua tangan mere.mas kuat buah ranumnya untuk beberapa saat.

"Rindu.. sayang.. apa kamu yakin"

Dirga mencoba kembali bertanya ditengah terjangan kabut gai.rah.

"Sayang..

Oh shi.t ... sentuh dan puaskan aku malam ini"

Bibir Rindu kembali meraup bibir Dirga yang nampak sudah tidak sabar lagi.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Bersambung dulunya...

Sebab author nulisnya udah panjang bener, kita sambung lagi nanti

Ke lanjutanya mau nanti malam apa besuk pagi nih..

Jangn lupa LIKE dan COMENT yaa...

1
Cici Wahyuni
lanjutannya mana thor...sdh mau pingan ini..krn penasaran....
Cici Wahyuni
lanjut thor...knp gantung..m
💫💖NingsihQuatroEspada🌹
bagus critanya kak.ditunggu klnjutanny👌🏻
Alif-balqis Faiha
pasti rindu lihat si lena sama dirga...ciuman kali ya
aqshal
mana sambungannya thor?
𝓜𝓲𝓼𝓼 𝓙 ❥➻📴🌼
pasti lagi mesra2 deh y kan thor 🙈ahhhh tega bgt dirimu klo dirga sm wanita lain 😔
aqshal
ada apa thor?....jgn blg ada wanita lain😭
aqshal
hayooo....lks nikah dirga...kasihan tuh si rindu
aqshal
ohhh thor...menahan rasa sesak nih☺😅
aqshal
ikut panassss☺
aqshal
lanjut thor...penasan hubungan dirga rindu🥰
istrinya THV 🐻💜
dasar ular 🤬
aqshal
😅yg ditunggu sdh up date
aqshal
nunggunya lamaaaaa thor😅
Herlina Rahman
kayanya salah satu nya anak angkat deh
aqshal
ngegantung nih thor😭😭😭
aqshal
yaaaaaa...kok lama nunggunya thor😅
istrinya THV 🐻💜
proyek manjat trun guning lah papi 🤣🤣🤣
istrinya THV 🐻💜
si kucin jantan jadi kelinci yang imut yah la 😂😂😂
Niada Waruwu
lanjutan ny thorr😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!