NovelToon NovelToon
Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat

Status: tamat
Genre:Teen / Cintapertama / Anak Genius / Tamat
Popularitas:5.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: brian gontenk

Wanita patah hati melihat sang pacar berselingkuh.
Kemudian wanita mabuk parah dan membawa seorang pria masuk kamarnya.
Ia melahirkan empat anak kembar akan kejadian itu.
Sang pria sendiri adalah orang berkuasa dan dingin, apakah mereka akan berkumpul menjadi sebuah keluarga

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon brian gontenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali ke rumah

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.

Tolong berikan like dan komen.

Happy reading

""___""

"Adrian,mama mengerti kamu ingin kembali, kondisi tubuhmu juga sudah membaik, setelah kembali katakan pada papamu, sudah saatnya kamu masuk tk"

Adrian mengangguk dengan semangat.

Ia memang ingin bersekolah di tk!

Paling bagus, jika bisa bersekolah bersama dengan bobby,jadi bisa bertemu setiap hari.

Di siang hari, rendy kembali ke villa gerhana, pengurus tua menyambut dengan bahagia.

"Tuan, berita baik, tuan kecil sudah kembali ke rumah"

"Apa?" rendy terkejut.

"Papa"

Andrian berteriak dengan semangat, rendy begitu melihat anaknya, seperti cahaya kehidupannya telah kembali.

Beberapa hari ini kehidupan tanpa adrian seperti tidak berwarna dan suram.

Bahkan ia sudah menyuruh seluruh mitra bisnis untuk mencari keberadaan adrian.

Namun tidak ada informasi sama sekali!

"Kemana saja kamu pergi?"

"Papa, aku pergi berobat,tubuhku sudah sembuh, kata mama boleh masuk tk"

Mama?

Adrian sudah mengetahui...

Rendy pandangannya kosong dan lurus ke depan.

"Dokter jenius Chloe adalah mamaku! kamu jangan menyalahkannya, dia sangat baik padaku"

Dasar wanita sialan, ujung-ujungnya juga mengatakan.. membiarkan adrian kembali,ingin mendapatkan keuntungan, atau...

"Adrian, wanita itu bukan mamamu,lain kali jangan berjumpa dengannya dan menjauhlah dengannya."

"Dia adalah mamiku" adrian dengan volume kecil.

"Aku bilang bukan ya bukan"

Adrian merasa sekarang bukan waktu yang pas untuk membantah, ia diam saja.

"Tuan, nona baker sudah datang" Kata pengurus tua.

Linda masuk dengan rok hitam selutut,rambut terurai,berjalan ke hadapan rendy denhan tesenyum.

"Rendy,apa yang terjadi?"

Kebetulan tadi linda mendengar perkataan rendy yang keras, ia bertanya dengan penasaran.

Adrian adalah kesayangan rendy,tapi anak ini sangat dingin dan sombong, biasanya setiap bertemu tidak pernah menunjukkan tampang yang baik, memang seharusnya di ceramahi.

"Tidak ada apa-apa, buat apa kamu kemari?"

"Perusahaan ayahku ada proyek yang perlu kamu verifikasi kembali,apakah kamu memiliki waktu luang?"

Rendy menatap linda dengan baik, wanita sering mencari kesempatan untuk menjadi nyonya adiguna, kebetulan rendy hari ini tidak waktu untuk mengantar adrian ke sekolah, harusnya linda merasa senang diberi tugas ini.

"Linda, aku punya satu urusan, apakah kamu ada waktu luang?"

Linda terkejut, ternyata rendy butuh bantuannya.Ia merasa semangat.

"Rendy, katakan saja"

"Besok pagi aku ada urusan,jika kamu ada waktu antarkan adrian ke tk"

Linda menatap adrian ragu-ragu.

Ia Mengira akan berduaan dengan rendy,ternyata mengantar adrian ke tk.

"Kenapa, tidak ada waktu ya?"

"Bukan, aku ada waktu kok,kamu tenang saja, aku akan memperlakukan adrian seperti anak sendiri"

"Baik, kalau begitu, coba katakan proyek Keluarga sabyan padaku"

"---"

Hari berikutnya

Linda sudah bergegas ke villa gerhana dan sengaja membawa sarapan untuk rendy.

Rendy menatap sejenak kotak makanan."Aku sudah sarapan, sudah waktunya mengantar adrian"

Linda meletakkan kotak sarapan di meja."Aku membawa ini khusus untukmu,bawalah ke kantor untuk makan siang juga bisa"

"Cepat antarkan dia"

Adrian melihat linda, semakin dilihat semakin menyebalkan.

"Adrian, ayo tante antar kamu"

Adrian mengabaikannya, ia berjalan keluar dengan kesal.

"Rendy, kamu tenang saja, aku akan menjaga adrian dengan baik" linda berakting anggun, seperti gadis dari keluarga terhormat.

Rendy mengingatkan."Dari kartu adrian, dia dari keluarga biasa,lebih hati-hati berkata,jangan membuat orang lain merasa dia lebih bertingkat"

"Rendy, aku mengerti, dengan begini lebih bagus untuk pertumbuhannya, guru juga akan memperlakukan sama dengan anak-anak lain"

Setelah naik mobil, tampang linda acuh tak. acuh melihat adrian.

Meliriknya dengan dingin,lalu berkata."Adrian, setibanya di tk penampilanmu jangan seperti ini, tidak ada yang berhutang padamu, kamu memasang tampang busuk untuk siapa?"

Adrian hanya meliriknya."Aku senang"

"Kamu! dengan tampangmu seperti ini, cepat atau lambat akan dikeluarkan dari tk"

Mobil sampai di depan tk pelita harapan, linda melirik adrian."Turun, masuk sendiri"

Adrian mengabaikan dia,ia turun dengan tas di punggungnya, berjalan masuk ke tk.

Sopir mengingatkan linda."Dia tahu dimana kelasnya? jika dia tidak menemukan kelasnya, dia akan menghubungi presdir adiguna, ini tidak baik?"

"Benar-benar menyusahkan" linda kesal turun dari mobil.

Setelah mengantar ke kelas, linda berkata dengan guru."Karakter anak itu ekstrem! tingkahnya sombong, terlalu di manja, hingga dasar sopan santun tidak mengerti,bertingkah sesuka hati, guru boleh lebih keras padanya"

Guru memperhatikan adrian dengan baik, lalu mengangguk.

"Tenang saja, kami akan mengajarnya dengan baik"

"Kalau begitu, mohon telah merepotkan guru-guru disini."

Adrian melihat linda pergi, timbul rasa benci, hari pertama mengantar malah berkata tidak baik pada guru disini.

"Adrian, duduklah di tempatmu"

Saat belajar, adrian mendengarkan dengan serius, apa yang diajarkan guru sangat mudah, hanya sekali lihat ia sudah mengerti.

Setelah kelas pertama, ia merasa sangat santai.

Banyak anak-anak melihat kotak pensil mobil model terbaru milik adrian.

"Barang apa ini?"

"Jangan asal sentuh"

Adrian memperlihatkan dan membuka dengan hati-hati kotak pensil.

"Wah! akh belum pernah menjumpai kotak pensil sebagus ini"

Pada saat teman-teman sekelas memuji, ada seorang anak mengambil paksa kotak pensil.

"Mainan apa ini, tidak ada yang perlu di pamerkan?"

"Kembalikan padaku" adrian segera berdiri, berharap teman sekelasnya akan mengembalikan.

Teman sekelas membuang kotak pensil ke lantai. "Apa gunanya mainan buruk ini,sekali lempar sudah rusak"

Adrian menatapnya dengan muka marah,lalu memukul wajahnya.

"Kamu berani memukulku! bantu aku memukulmya,jika menang, aku akan mentraktir pizza hut"

Beberapa siswa memukul adrian, adrian yang masih belum sembuh total bukan tandingan beberapa anak ini.

Adrian dipukul hingga kebiruan, ia tetap menyerang balik sekuat tenaga.

Guru memanggil anak-anak yang berkelahi ke ruangan kantor.

"Apa yang terjadi?" guru bertanya.

Adrian tidak pintar untuk menjelaskan.

Beberapa anak yang demi makan pizza hut, memutarbalikkan fakta,membuat adrian di marahi dengan keras.

"Pantas orang tuamu meminta guru untuk membimbingmu dengan baik,tampaknya kamu benar-benar sombong dan tidak beretika,terlalu ekstrem dan keras kepala"

"Aku tidak ada" adrian menyangkal.

"Huh! sikapmu terhadap guru masih berani menyangkalnya, kembali ke kelas, kamu berdiri sambil belajar selama tiga hari"

Adrian menyeka noda darah di ujung bibirnya dan kembali ke kelas.

Setelah pulang sekolah, linda merasa terkejut dengan penampilan berantakan adrian.

"Ini, apa yang terjadi denganmu?"

Adrian tidak menghiraukannya dan tidak berkata.

Bagaimana caranya menjelaskan pada rendy dengan penampilan adrian seperti ini? linda sengaja bertanya dengan guru kelas adrian.

1
Nani Te'ne
suka
Siti Nurjanah
good adrian dan Bobby kerja bagus
Siti Nurjanah
itu pasti ulah marry
Siti Nurjanah
ternyata peter itu ayah cindy
Siti Nurjanah
utu pasti rendy hilang ingatan
Siti Nurjanah
pasti itu ulah nissa
Siti Nurjanah
jangan jangan gadis masa lalu Rendy adalah cindy. dan soal gadis itu meninggal itu adalah ibunya yg di atas makamnya di kasih foto Cindy
Siti Nurjanah
si bimo mulut ember
anton prasetya
Luar biasa
Neulis Saja
yg tiap hari mengobayimu itu ya mamimu
Neulis Saja
jgn biarkan adikmu dekat dgnmu karena ada niat jahat dlm hatinya
Neulis Saja
makanlah biar ayahmu tidak curiga
Neulis Saja
agak pusing membacanya hrs ekstra memahami isi ceritanya
Neulis Saja
kurasa cara mendeskripsikan perbincangannya kurang komunikatif dan agak terganggu dlm memanggil tokohnya kadang salah menulisnya
Neulis Saja
next
Neulis Saja
oklah adrian please itu ibumu
Neulis Saja
kenapa Bobby gak keluar kalaupun diambil daddy-nya setidaknya dia akan tahu ada kembarannya yg bersama dgn Daddynya
Neulis Saja
adrian belum ada feeling kalau yg mengobati adalah ibunya
Neulis Saja
next
Neulis Saja
adrian sakit karena memendam rindu pada ibunya yg tdk pernah bertemu selama hidupnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!