Nifa(19 tahun) adalah seorang gadis yang kelahiranya dianggap sial oleh keluarganya. Nifa memiliki postur tubuh yang pendek dan gemuk. Serta penampilan Nifa dengan kaca mata tebalnya membuatnya juga sering di bully oleh teman temanya.
Saat duduk di bangku kuliah, Nifa masih saja mendapatkan bully dari temanya karena fisik dan penampilanya. Hingga puncaknya, Nifa dijadikan taruhan oleh Ardian(22 tahun) dan teman temanya yang populer di kampus.
Ardian(22 tahun) adalah seorang laki laki tampan yang terkenal playboy dan sering berganti pasangan. Ardian yang kalah dalam taruhan terpaksa harus menjalankan tantanganya memacari Nifa selama satu bulan.
Bagaimana kisah kehidupan Nifa dan Ardian kedepanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfian Rosyadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 25 - SANDIWARA ARDIAN
Ziko saat itu tak percaya dengan apa yang dikatakan Ardian. Karena terlanjur jatuh cinta , Ziko langsung menanyakan identitas calon suami Nifa
"Siapa calon suaminya?" tanya Ziko
"Aku tidak berhak menjawabnya," jawab Ardian
"Katakan saja, aku janji tidak akan merusaknya," saut Ziko
"Maaf, tapi aku tidak bisa mengatakanya," jawab Ardian
Ziko berdecak kesal karena Ardian menutupi identitas calon suami Nifa. Ziko saat itu langsung ingin tahu lebih dalam lagi tentang Nifa.
"Apa dia dijodohkan?" tanya Ziko
"Mengapa kau bertanya seperti itu padaku?" tanya balik Ardian
"Aku sangat yakin kalau dia adalah gadis polos. bahkan jika ada pria yang dekat denganya aku yakin pria duluan itu yang mendekatinya, aku tahu karena saat aku menculiknya, dia sangat takut disentuh oleh laki laki," jawab Ziko
"Dan setelah kamu tahu ini, kamu akan melepaskanya?" tanya Ardian
"Dia tak akan lepas dariku. aku sudah terlanjur mencintainya. aku akan membuat dia tidak akan menolaku," jawab Ziko
"Aku tidak bisa diam saja, Nifa pasti akan syok dengan semua ini," batin Ardian
10 menit kemudian, Ziko melihat Nifa mulai menggeliat dan akan terbangun dari tidurnya. Ziko langsung Mendekati Nifa dan langsung mengajak bicara.
"Kamu tidak apa apa?" tanya Ziko
Nifa menatap Ziko saat itu merasa takut. Nifa memeriksa bagian tubuhnya ternyata dirinya masih aman. Ziko yang paham ketakutan Nifa saat itu mencairkan suasana.
"Kamu takut denganku? tenang saja aku tidak akan menyakitimu," tanya Ziko
"Apa yang kamu inginkan dariku?" tanya balik Nifa
"Aku mencintaimu," jawab Ziko
Mendengar ucapan Ziko, Nifa hanya diam karena seumur hidupnya baru kali ini ada laki laki yang menyatakan cinta kepadanya. Sementara Ardian yang berada di sofa saat itu tidak ingin Nifa terjebak dalam perangkap Ziko. Ardian saat itu maju menghampiri Ziko.
"Sayangnya dia sudah memiliki calon suami," jawab Ardian
Nifa sangat terkejut saat Ardian mengatakan dirinya memiliki calon suami.
"Apa? calon suami? siapa calon suamiku? pacaran saja baru pertama kali ini, itu pun sebatas kontrak," batin Nifa
Ziko sangat kesal dengan Ardian yang menganggu suasana. Tanpa ragu, Ziko langsung memarahi Ardian.
"Aku cuma menyatakan cinta pada dia kok? lagian masih calon kan? aku juga yakin dia pasti dijodohkan," ucap Ziko
"Tanyakan saja padanya," jawab Ardian
Ziko langsung mengalihkan pandanganya ke arah Nifa lalu menanyainya.
"Apa yang dikatakan Ardian itu benar?" tanya Ziko
Nifa terdiam karena bingung dengan situasinya saat ini. Sekilas Nifa menatap Ardian yang menatapnya tajam. Seperti isyarat agar menuruti sandiwara.
"Nif, bagaimana? apakah yang dikatakan Ardian benar?" tanya Ziko
"Eh Iya benar," jawab Nifa
"Lalu siapa calon suamimu itu?" tanya Ziko
"Itu...," jawab Nifa bingung
"Itu apa? katakan padaku," saut Ziko
Nifa saat itu menatap Ardian yang menatapnya tajam. Tanpa ragu, Nifa menjawab pertanyaan Ziko sesuai isyarat Ardian.
"Calon suamiku ada dibelakangmu," ucap Nifa
"Apa? maksudmu Ardian?" tanya Ziko
"Iya," jawab Nifa gugup
"Kamu serius mau menjadi istrinya? dia sudah mempunyai kekasih. dia pasti berniat mempermainkanmu," saut Ziko
Nifa hanya terdiam dan menunduk. Sementara Ardian yang mengatakan Nifa sudah memiliki calon suami sekarang terkena imbasnya. Ardian tak menyangka Nifa mengatakan kalau dirinya adalah calon suaminya. Padahal sebenarnya niat Ardian mengatakan Nita punya calon suami tadi hanya ingin menyelamatkan Nifa dari Ziko
"Sial, mengapa juga sih Nifa bilang kalau aku calon suaminya, seharusnya nama lain ngawur kan bisa. benar benar tidak bisa diajak kerja sama. niat nyelamatin dari casanova malah kena imbas," batin Ardian
Sementara Ziko langsung menatap Ardian lalu mempertanyakan perkataan Nifa.
"Bisa kamu jelaskan semua ini?" tanya Ziko
"Apa yang harus aku jelaskan?" tanya balik Ardian
"Jangan pura pura bodoh. apa maksudmu menjadikan Nifa calon istrimu? ingatlah kamu sudah memiliki Elsa," jawab Ziko
"Keadaan yang membuat seperti ini. sebaiknya kamu terima kenyataan ini," saut Ardian
"Lepaskan dia, aku akan membahagiakanya. dan kamu bisa membahagiakan Elsa," ucap Ziko
Ardian tak peduli dengan ucapan Ziko. Ardian memang mencintai Elsa. Tetapi entah mengapa Ardian tidak ingin Nifa berhubungan dengan Ziko. Tanpa berpikir panjang, Ardian menyeret Nifa keluar dari hotel.
"Ayo kita pulang," ucap Ardian
Nifa hanya pasrah mengikuti Ardian menyeretnya. Sementara Ziko sangat kesal hasratnya tak tersalurkan. Terpaksa dirinya bermain solo dengan sabun hotel.
--------------
@@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Rate, Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga
terimakasih ya tor 🙏🙏🙏