Rate 21+
#Bijaklah dalam membaca#
Seorang Tuan Muda yang bernama Kelvin Artademaga yang kerap dikabarkan seorang playboy kelas kakap, dalam sekejap bisa jatuh cinta dengan Wulan gadis yang ia temui tak sengaja di sebuah Club.
Kelvin begitu tergoda, hingga pada akhirnya Kelvin menjebak Wulan. Hingga pada akhirnya, seorang Kelvin berhasil merenggut kesucian gadis itu. Tanpa Kelvin sadari, kalau wanita satu malamnya itu adalah pembantu yang bekerja di rumahnya. Wulan saat itu kabur dari rumah mewahnya dan menyamar menjadi gadis cupu. Gadis berkacamata besar.
Berhasilkah Tuan Muda mengejar cinta satu malamnya?
Disaat Wulan dan Kelvin sudah menyatu dengan ikatan suci pernikahan yang baru sehari. Kelvin harus menelan pahit karena Wanita satu malamnya pergi selama-lamanya.
Sanggupkah Kelvin menjalani hari-harinya? Sanggupkah Tuan Muda ini menjadi sosok ayah dan ibu untuk Baby Al, hasil cinta 2 malamnya dengan Wulan.
Apakah kehadiran Kanaya (kembaran Wulan) mampu membuat Kelvin jatuh cinta?
Penasaran sama kisahnya?
Hanya di Tuan Muda Mengejar CINTA (Cinta Satu Malam)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 25
"Ada apa Nak Kelvin?" tanya Om Arya. "Jangan sungkan. Katakan saja."
Pertama-tama Kelvin menghela nafas panjang, kemudian membuangnya secara perlahan-lahan. Baginya, malam ini sungguh sangat menegangkan.
"Kelvin cuman mau bilang minta maaf sama Om Arya. Kerena Kelvin-?" Kelvin menghentikan ucapannya. Sehingga membuat Wulan yang sedang menguping semakin penasaran saja. Begitupun Tuan Arya.
"Maksud si Kelvin apaan sih? Minta maaf soal apa?" gerutu Wulan dalam hatinya.
"Minta maaf soal apa?" tanya Om Arya.
"Kelvin sudah merenggut kesucian putri Om yang bernama Wulan Azzalea Putri Wijaya. Maaf Om!" kata Kelvin tanpa sungkan. Kelvin sedikit menundukan kepalanya.
Wulan dan Tuan Arya begitu terbelalak setelah mendengar pengakuan dari Kelvin.
"Maksuh kamu apa Tuan Muda?" kata Om Arya dengan sangarnya.Om Arya menarik bajunya Kelvin. Om Arya terus mencengkrama bajunya Kelvin sehingga membuat Kelvin merasa tercekik lehernya.
"Om! Bisa lepasin dulu? Kelvin merasa tercekik," ucap Kelvin terbata-bata.
Om Arya pun melepaskan cengkramannya. "Coba jelaskan apa maksud kamu berbicara seperti itu?" kata Om Arya yang sama sekali tidak menoleh ke arah Kelvin.
Pada akhirnya Kelvin menceritakan semuanya secara detail. Menceritakan soal kejadian malam itu di sebuah Club. Kelvin juga menceritakan kalau dirinya sudah 2x meniduri Wulan. Tapi untuk yang kedua kalinya sama sekali tidak ada paksaan. Keduanya sama-sama mau.
Om Arya sangat marah sekali. Om Arya kembali mencengkrama bajunya Kelvin, lalu menonjok wajah Kelvin hingga membuat tubuh Kelvin tersungkur ke jalanan.
"Dasar laki-laki bejad. Kamu sudah mengotori anak saya," bentak Om Arya. Emosinya sudah tidak bisa di kendalikan kembali.
"Tapi saya akan tanggung jawab. Saya akan menikahi Wulan," ucap Kelvin dengan lantangnya.
Wulan begitu terkejut saat mendengar niat Kelvin yang akan menikahinya.
"Bangun!" bentak Om Arya sembari menarik bajunya Kelvin. "Sekarang di mana anak saya?" tanya Om Arya yang masih membentak Kelvin.
"Saya akan kasih tahu di mana keberadaan putri Om. Tapi ada satu syaratnya," kata Kelvin.
"Apa syaratnya?" tanya Om Arya sinis.
"Restui hubungan saya dengan Wulan. Saya benar-benar sangat mencintainya. Cuman dia wanita yang bisa membuat hati saya yang sudah lama mati terasa hidup kembali," ucapnya memelas lirih.
"Dengan terpaksa saya akan merestui hubungan kalian. Karena kamu sudah menyentuhnya. Bahkan sudah kedua kalinya," ujar Om Arya.
"Sekarang di mana anak saya?" tanya Om Arya kepada Kelvin. Tangannya masih mencengkrama bajunya Kelvin.
Wulan yang sudah merasa kalau penyamarannya akan terbongkar. Wulan pada akhirnya memberanikan diri muncul dihadapan papanya dan Kelvin.
"Aku ada di sini pah," sahut Wulan sembari membuka kacamata besarnya dan tompel di pipinya.
"Putriku!" Sang papa segera memeluk hangat tubuhnya Wulan yang selama ini ia rindukan. Wulan yang merindukan pelukan hangat dari sang papa, tanpa sungkan langsung membalasnya.
"Wulan mohon pah. Tolong biarkan Wulan menjadi Lea. Biarkan Wulan tetap menjadi pembantu di rumah ini sampai Mas Bima menerima pernikahannya dengan Nindy. Sampai Mas Bima mencintai Kak Nindy," pinta Wulan memelas lirih yang masih dalam pelukan papa Arya.
Tanpa ke tiganya sadari. Kalau Bima sedari tadi menguping pembicaraan antara Kelvin dan Tuan Arya. Apalagi, Bima dikejutkan dengan pengakuan Wulan yang menyamar jadi pembantu. Bima baru tersadar kalau sebelumnya, Wulan pernah bekerja di kediaman Adipaty.
Bima mengepal kedua tangannya. Bima malam ini begitu sangat membenci Kelvin. "Tuan Muda Kelvin. Saya pastikan kamu tidak akan pernah bisa menikahi Wulan. Saya akan berbuat 1000 cara untuk menghalangi jalan kamu untuk memilikinya. Wulan itu hanya milikku," desis Bima dengan senyuman liciknya. Entah apa yang ada di dalam otak liciknya Bima saat ini.
"Baik sayang! Papa tidak akan membongkar penyamaran kamu," lirihnya. Papa Arya begitu sangat terharu, dirinya bisa bertemu kembali dengan putrinya. Keduanya masih saling berpelukan untuk melepas rindu.
"Maafka Wulan Pah! Wulan tidak bisa menjaga kehormatan Wulan sebagai wanita," ucapnya lirih.
Sang papa mengelus-ngelus rambutnya Wulan sang saat ini tengah terurai panjang. "Kamu tidak salah anakku. Yang salah itu dia!" Papa Arya melepaskan pelukannya. Papa Arya menunjuk-nunjuk ke wajah Kelvin.
Kelvin langsung bertekuk lutut di hadapan Wulan. Sikap kelvin yang seperti itu membuat Bima sangat muak melihatnya.
Kelvin meraih kedua tangan Wulan, "Wulan, maukah kamu menikah denganku? Menemani hari-hariku yang sangat gelap gulita. Wulan, aku akan pastikan kalau kamu akan menjadi wanita satu-satunya. Wulan, kamu adalah pelangi di hidupnya Kelvin Artademaga. Wulan, I Love You." Kelvin memandang wajah Wulan sampai tak berkedip. Kelvin rela menjatuhkan harga dirinya di depan papanya Wulan.
Wulan malah tidak menyahut sama sekali. Wulan malah bengong sembari menatap dua bola matanya Kelvin. Wulan emang melihat ketulusan dari Kelvin dari sorot matanya yang tajam.
Kelvin mengambil kotak perhiasan yang ia simpan di dalam saku celana jeansnya. Kelvin membuka kotak kecil itu. Kotak kecil yang isinya adalah sebuah cincin.
Saat Kelvin hendak memakaikan cincin tersebut di jemari manisnya Wulan. Tuan Arya segera menepisnya dengan sangat kasar. Sehingga membuat cincin itu terjatuh.
"Anak saya kan belum menjawab. Kenapa kamu mau melingkarkan cincin jelek itu di jemari anak saya," kata Tuan Arya dengan sangat sinisnya.
Kelvin begitu tercengang dengan sikap Tuan Arya kepadanya saat ini. Namun, sikap Tuan Arya yang seperti itu membuat Bima merasa sangat puas dan merasa menang di atas angin.
"Gue tahu apa yang harus gue lakukan!" desis Bima. Bima terus tersenyum tipis. Dirinya kini sudah mendapat rencana untuk mendapatkan Wulan kembali.
Bima terus memperhatikan dari balik pepohonan. Bima ingin mengetahui kelanjutannya.
"Tolak saja Wulan. Si Kelvin tidak cocok dengan kamu," desisinya lagi.
Suasana tampak sangat hening. Hanya ada suara-suara derungan lalu lintas di sebrang sana.
Huft!
Sesekali Kelvin terus membuang nafasnya secara kasar.
Kira-kira apa rencana Bima?
Tetap ikuti say 🌹
Jangan Lupa dukung Author dengan cara
Like , komen, rate bintang 5 , vote sama hadiahnya 🌹🌹🌹🌹🙏🏽🙏🏽
oh iya cerita ini akan ganti judul dan sinopsis tapi masih tahap review. Judulnya Tuan Muda Mengejar Cinta.