pertemuan singkat antara Revandra seorang duda beranak 1 dengan seorang mahasiswa bernama Nada menumbuhkan cinta dihatinya.
disaat kebahagiaan mulai melengkapi kehidupan mereka, sebuah kenyataan pahit harus mereka terima, hingga membuat mereka harus memilih ..
akan ada drama menguras emosi dan penuh air mata..
mudah-mudahan pada suka ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Leo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cinta Yang Sempurna
episode 25
.
.
.
.
dimansion Revandra, Nada nampak menuruni tangga dengan pakaian yang telah disiapkan, Nada sekarang terlihat seperti nona muda sunggih an.
Nada segera menghampiri bibi Yumna yang sedang menyiapkan sarapan untuknya.
" bibi, apa tidak ada baju selain yang didalam lemari..??" tanya Nada.
bibi Yumna menoleh lalu mengulas senyum, "memang ada apa nona ?? itu baju tuan Revandra yang meminta dan nona harus memakainya."
" tapi bi, q ngk pantes memakai pakaian mahal begini !! "
" nona terlihat cantik sekali.. sudah, ayo silahkan sarapan." bibi Yumna berlalu kedepan.
Nada masih terpaku dengan jawaban bibi Yumna, hingga telingannya menangkap suara dari arah depan, pandangannya terfokus pada siapa yang datang ..
" pagi bi Yumna ??? apa kabar ??" sapa Nurra,
" pagi non Nurra, bibi baik. ada keperluan apa nona kemari ??" tanya bibi Yumna.
" bi, kakakku semalam bawa wanita kesini kan ?? sekarang mana dia ??" Nurra berkata demikian sambil berjalan masuk keruang makan. bersamaan dengan Nada yang juga penasaran dengan siapa tamu dirumah besar itu.
"Nurra !!" Nada terkejut. segera Nurra berlari memeluk sahabatnya,
" Nad, kau tidak apa-apa kan ?? kemarin q kaget waktu kak yohan bilang kakakku membawamu kesini.." terang Nurra.
Nada melepas pelukan dan tersenyum lembut.
" q sudah lebih baik Nur, ini juga q mau kekampus, iya tuan Revandra menyuruhku tinggal disini untuk membayar biaya rumah sakit kemarin,." Ucap Nada.
" apa !!!?? keterlaluan kak Vandra tuh !!! bisa-bisanya dia menyuruhmu untuk jadi pelayan disini, pake acara suruh bayar biaya rumah sakit lagi !!! kenapa kau tidak memberi tau ku dari kemarin sih Nad ..!!!" Nurra berkata demikian sambil duduk diikiti Nada.
"ngk apa- apa Nur, lagian emang q kan belum bisa ngojek lagi, tanganku masih nyeri, jadi q terima aja tawaran tuan Revandra."
bibi Yumna menghampiri Nada dan Nurra, "silahkan dinikmati sarapannya nona muda "
" iya bi, makasih.. bibi ikut sarapan disini saja" ucap Nada.
" tidak nona, itu kan sudah ada nona Nurra untuk menemani nona Nada." bibi Yumna segera berlalu agar tidak terlibat perdebatan dengan tamu tuannya.
Nurra memandang Nada dari atas sampai bawah, pikirannya melayang tak percaya dengan apa yang dilihat. hingga Nada menyadari hal itu langsung menepuk pundak Nurra . " kau kenapa Nur ?? apa q terlihat aneh ?? "
" eh.. ngk Nad, q cuma heran aja siapa yang merubah penampilanmu ini ?? kau mana pernah mau pakai pakaian wanita begitu, !!??" tanya Nurra
" hmmm... cuma pakaian seperti ini yang ada didalam lemari pakaianku Nur, kakakmu itu melarangku mengambil pakaianku dikontrakkan." Nada menjelaskan.
" maksudmu ?? kakakku yang menyiapkan pakaian dan keperluanmu disini..??" Nurra terkejut
" iya, bi Yumna bilang Tuan Revandra yang meminta pelayan menyiapkan pakaianku, "
" Nad, kau tau. kau lebih terlihat seperti nona muda ."
"Nurra,, berhentilah meledekku ..!!"
"Nad, q bukannya meledekmu. q serius !! q masih ngk habis pikir maksud kakakku itu apa sebenarnya.. katanya kau jadi pelayan disini tapi kenapa kau seperti nona muda disini ?? atau jangan-jangan !!!???" Nurra menajamkan matanya menatap Nada, sang empu langsung kaget menepuk kepala Nurra.
puukkk....
."awww. ..Nada !! sejak kapan kau jadi tukang pukul !!" Nurra memegangi kepalanya.
" biarkan saja, otakmu pasti sedang memikirkan hal yang diluar nalar kan !!??" ucap Nada sambil melahap sarapannya.
" emang apa coba yang kupikirkan ?? kau ini, sok tau banget !!"
"sudahlah, nanti kalau tuan Revandra kesini q juga mau meluruskan ini semua, jujur Nur q juga bingung, disini q ngk boleh ngapa-ngapain sama pelayan, bahkan ternyata pelayan disini udah ada 10 orang. semua pekerjaan sudah ada yang mengerjakan, q sedikit tidak enak. " terang Nada.
"sudahlah Nad, nikmati aja.. sepertinya kakakku sudah memikirkan segala hal." ucap Nurra sambil tersenyum.
Nada hanya menghela nafas kasar..
"semoga apa yang q fikirkan segera terjadi Nad, q pasti setuju sekali jika pilihan kakVandra ternyata adalah dirimu." batin Nurra.
.
.
.
.
.
.
.
nyimak yaa
kan ravendra juga sdh memberi tahu nada.
semangat Mayra,,,semoga cepat mendapatkan jodoh yg jauh lebih baik.