NovelToon NovelToon
SEESAW

SEESAW

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Identitas Tersembunyi
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Terjebak dalam pernikahan tanpa cinta bersama Arthur Bond, Rexana Nycekerh hidup bagai pajangan mahal di dalam sangkar emas. Demi menyelamatkan perusahan ayahnya yang terancam runtuh, Rex terpaksa menelan bulat-bulat dinginnya penghinaan dan tuduhan atas rahasia masa lalu yang enggan ia bocorkan. Namun, ketika kembali ke New York, takdir memainkan lelucon paling kejam.

Lexana, kakaknya sendiri, secara terang-terangan memamerkan kekasih barunya—Diedrick Glodereus Ashford.
Pria itu adalah pemilik masa lalu Rex, cinta pertamanya yang kini hadir kembali membawa dendam dan kepahitan.

Di tengah kepungan tuntutan keluarga yang tak berhati dan intrik kekuasaan, Rex harus berdiri sendirian di antara dua pria yang membencinya.

Akankah rahasia di balik perpisahan masa lalu mereka terkuak, atau justru Rex akan benar-benar hancur dalam permainan pembalasan dendam ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#25

Sinar matahari pagi menusuk beningnya dinding kaca terminal keberangkatan internasional Bandara JFK. Suasana riuh para penumpang yang berlalu-lalang seolah tak menyentuh area ruang tunggu VIP, tempat dua sosok berdiri kaku dalam hening yang memanjang.

Shopia Danica Whitmore berdiri tegap di dekat pintu kaca utama. Mata bulatnya yang bening tak henti-hentinya menatap lurus ke arah pintu masuk terminal, memindai setiap orang yang melangkah melewati pintu detektor.

"Kenapa dia belum juga kemari?" suara berat Jasper Whitmore memecah keheningan.

Pria paruh baya itu berdiri di samping putrinya, menopang tubuh tegapnya pada tongkat berukir emas, sementara dua pengawal pribadi—Hanks dan Vane—sigap mengawasi sekeliling.

Shopia memutar tubuhnya sedikit, menatap sang ayah dengan raut cemas namun sarat rasa percaya. "Dia mengatakan padaku bahwa dia akan menyusul pagi ini, Dad. Dia berjanji padaku kemarin malam."

Jasper menghela napas panjang, mendongak menatap penunjuk waktu digital di dinding terminal.

Pagi ini, jadwal penerbangan jet pribadi mereka menuju Zurich sudah di depan mata. Namun, mereka tidak akan terbang berdua.

Rencana awal mereka adalah terbang bertiga—membawa kembali sang mahkota yang hilang, Rexana, pulang ke pelukan ibunya, Beau.

DUAR!

Keheningan di antara mereka sebenarnya adalah gema dari sebuah rahasia besar yang telah disepakati semalam.

Di dalam kamar mandi privat sebelum Shopia meninggalkan penthouse kemarin, dua saudari kembar itu telah bicara dari hati ke hati.

Rexana telah mengajukan satu permohonan besar—permohonan pertama yang ia minta dari sang ayah kandung, Jasper Whitmore.

Rexana memohon agar Jasper menahan kebencian dan keangkuhannya pada Diedrick Ashford. Ia ingin ayahnya melihat Diedrick bukan sebagai pria Casanova murahan, melainkan sebagai pria yang rela menaruh seluruh hidupnya di garis depan demi melindunginya.

Jasper yang terenyuh oleh keteguhan putrinya akhirnya mengalah. Pukulan mentah yang ia layangkan ke wajah Diedrick di lorong kemarin adalah bentuk batas kompromi terakhirnya.

Namun, di balik restu dan kompromi itu, ada sebuah kenyataan pahit yang harus ditanggung Rexana sendirian.

Rexana tahu betul betapa kejamnya panggung media New York. Meskipun Arthur Bond telah ditahan oleh pihak kepolisian, publik tetap memandang sinis kembalinya Rexana ke dalam pelukan Diedrick.

Jika Rexana memilih tinggal di New York detik ini, skandal foto ranjang itu akan terus menggerogoti nama besar klan Ashford. Diedrick akan selamanya dicap oleh dunia sebagai pria yang merebut istri sah orang lain.

Rexana tidak akan pernah membiarkan pria yang sangat dicintainya hancur oleh label hina itu.

Satu-satunya jalan keluar terbersih adalah menghilang sementara dari New York, menyusul keluarga kandungnya ke Zurich, menemui sang Mommy, dan membiarkan tim hukum Ashford serta Whitmore membersihkan seluruh kekacauan hukum di New York hingga tuntas secara legal dan bersih.

Sebuah tameng pelarian yang indah... namun rahasia pahit itu sengaja ditiadakan dari telinga Diedrick.

Rexana tidak sanggup membayangkan bagaimana hancurnya Diedrick jika tahu bahwa kebersamaan mereka pagi ini adalah detik-detik terakhir sebelum perpisahan panjang.

***

Sementara itu, di dalam ruang makan megah Mansion Mewah Ashford, meja makan berukir berlapis kain renda putih telah dipenuhi oleh berbagai hidangan sarapan mewah buatan koki istana keluarga.

Aroma kopi hangat, panggangan croissant, dan daging asap membumbung harum di udara. Nyonya Parrie Ashford duduk di ujung meja dengan binar bahagia yang tak terpancarkan selama bertahun-tahun, menyaksikan putra kembarnya yang sempat hilang arah kini duduk tepat di sisinya.

"Makan yang banyak, Rexana Sayang," ujar Parrie lembut, menggeser piring berisi sup hangat ke hadapan Rexana. "Lihat tubuhmu, kau terlalu kurus karena ulah pria tidak berguna itu. Mulai hari ini, mansion ini adalah rumahmu."

Rexana tersenyum hangat, menunduk penuh hormat.

"Terima kasih, Nyonya Parrie..."

"Panggil Mommy," potong Parrie cepat dengan mata berkaca-kaca. "Kau calon menantuku. Tidak ada lagi panggilan formal di rumah ini."

Di sisi lain meja, Diedrick duduk dengan kemeja putih yang lengannya digulung hingga siku. Senyum miring yang arogan dan penuh kebahagiaan tak pernah lepas dari bibirnya.

Namun, kelakuan liar sang pewaris yang baru saja "batal miskin" itu justru makin menjadi-jadi, membuat suasana meja makan menjadi tempat pelampiasan modus tanpa tahu malu.

Di bawah meja makan berlapal kain renda tebal, paha Rexana mendadak merasakan sentuhan hangat.

Jemari tegap Diedrick dengan sangat santai merayap masuk ke balik gaun simpel yang dikenakan Rexana, mengusap lutut hingga paha halus wanita itu dengan kelembutan yang sengaja memancing reaksi!

Rexana tersentak kaget.

Sendok di tangannya hampir saja berdenting keras di atas piring. Pipi porselennya mendadak memerah padam bagai terbakar, matanya melotot tajam menatap Diedrick yang berada di seberang meja.

Namun Diedrick?

Pria itu justru mengunyah daging asapnya dengan santai, menatap balik Rexana dengan kedipan mata yang sangat mesum dan senyum modus paling menyebalkan!

"Diedrick... bisakah tanganmu diam?" bisik Rexana dengan nada tertahan, menginjak kaki Diedrick di bawah meja dengan tumit sepatunya sekuat tenaga.

"Aww!" desis Diedrick pura-pura meringis pelan, namun bukannya melepaskan sentuhannya, jemarinya justru meremas pelan paha Rexana di balik meja.

"Kau kenapa, Diedrick?" tanya Kaetos dari ujung meja, melirik putranya dengan kening berkerut dalam.

"Tidak ada apa-apa, Dad," sahut Diedrick santai tanpa dosa, menatap sang ayah lalu berpaling ke arah Rexana dengan binar mata nakal.

"Hanya saja calon menantumu ini sangat menggemaskan pagi ini. Rasanya aku ingin langsung memboyongnya kembali ke kamar daripada harus menghabiskan sarapan membosankan ini."

"DIEDRICK!"

Pekikan histeris mendadak meledak serentak dari arah pintu masuk ruang makan!

Dominic dan Draxler yang baru saja melangkah masuk untuk bergabung sarapan mendadak menghentikan langkah mereka dengan raut wajah jijik dan tak percaya.

"Demi Tuhan, Diedrick! Bisakah kau menahan hormon liarmu itu sepuluh menit saja di depan orang tua?!" teriak Draxler histeris, melempar serbet kain ke arah kembarannya. "Kami belum bahkan sempat duduk dan kau sudah mengumbar mesum di depan piring sarapan!"

"Tutup mulutmu, Draxler! Kau hanya iri karena tidak punya wanita cantik seperti Bellerina di sampingmu!" balas Diedrick santai, melingkarkan tangannya di bahu Rexana di atas meja, menyadarkan kepala wanita itu ke dadanya tanpa memedulikan tatapan melotot dari kedua saudaranya.

"Kau benar-benar tidak tahu malu!" umpat Dominic menggeleng-gelengkan kepala sembari duduk di kursinya. "Mom, bisakah kau memasukkan pria gila ini ke panti asuhan?"

Parrie dan Kaetos hanya bisa menggelengkan kepala, namun senyum lega tak mampu disembunyikan dari wajah kedua orang tua itu. Suasana hangat, bising, dan penuh canda tawa yang telah hilang selama empat tahun akhirnya kembali memenuhi ruangan.

Di tengah derai tawa dan cacian manis dari keluarga Ashford, Rexana menundukkan kepalanya perlahan.

Dada wanita itu terasa begitu sesak oleh kehangatan yang amat beracun. Ia menatap wajah Diedrick dari samping—wajah tampan yang penuh tawa lepas, mata elang yang memancarkan kejayaan kembali, dan genggaman tangan yang tak pernah mengendur di jemarinya.

Ini adalah tempatmu, Diedrick... batin Rexana menangis tanpa suara. Kau tidak boleh hancur karena dicap sebagai pembawa lari istri orang.

Rexana meremas balik jemari Diedrick di balik meja, menikmati setiap detik kehangatan yang mengalir dari pria itu. Sarapan pagi ini adalah santapan terakhirnya di New York, sebuah kenangan manis yang akan ia simpan di dalam relung hatinya sebelum ia melangkah pergi menghilang menuju keberangkatan fajar.

"Diedrick..." bisik Rexana pelan di sela riuh suara Draxler dan Dominic.

Diedrick menoleh, menundukkan kepalanya hingga bibirnya menyapu telinga Rexana. "Ya, Sayang?"

"Terima kasih untuk sarapan ini..." bisik Rexana dengan senyum paling indah dan paling tulus yang pernah dimilikinya, menatap dalam-dalam ke dalam pupil mata pria yang dicintainya. "Terima kasih telah mencintaiku."

Diedrick tersenyum hangat, mengecup pelipis Rexana penuh kelembutan, sama sekali tak menyadari bahwa di balik senyuman indah itu, sebuah perpisahan sementara yang menyayat hati telah siap mengepakkan sayapnya di udara.

1
Mei TResna Rahmatika
banyak bgtt tantangan hubungan mereka thor
Yusry Ajay
lanjut Thor 🤗
winpar
smngt kk 💪
Rosdianah 🌷: ma'aciww kak🫶
total 1 replies
Yusry Ajay
terus semangat berkarya Thor 💪💪
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak reader 🫶 sehat selalu Dimana pun berada 😍
total 1 replies
Yusry Ajay
ya gpp thor dimaklumi 🤗🤗🤗
Yusry Ajay
up lg Thor kurang...
Rosdianah 🌷: huhu maafkan author 🙏🏻 beberapa hari ini author sibuk dunia nyata
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
ugal"an bangettt cinta nya pria ashford satu ini😍
Rosdianah 🌷: wkwkw🤭
total 1 replies
nayla tsaqif
Baru kali ini keturunan asford jd gembel,, 😌
Rosdianah 🌷: ya Tuhan nggak jadi dramatis saya🤣🤣
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
🤣 diedrick malang sekaliii
Rosdianah 🌷: author baru update 🤭🙏🏻
total 1 replies
Yusry Ajay
menegangkan thor bacanya 🤗🤗
Yusry Ajay
lanjut Thor 🤗🤗🤗
Mei TResna Rahmatika
nanggung kak, penasaran 🤣
Rosdianah 🌷: siap kak, Ma'aciww sudah stay baca cerita ku🌷
total 3 replies
Mei TResna Rahmatika
wahh gercep ini sophi,pliss kak jangan pisahin rexana sama diedrick lagi kesian banget kisah mereka 😭
Mei TResna Rahmatika: keturunan ashford yg kisah cintanya gak banyak hura hara cuma leander sama pearl
total 2 replies
Mei TResna Rahmatika
dari berita ini semoga kembarannya rexana tau keberadaan rexana🤭
Mei TResna Rahmatika: udah mulai klimaks ini ceritanya, tambah penasaran apakah deidrick bakalan dapet bogeman dari kaetos🤭
total 2 replies
Mei TResna Rahmatika
ceritanya agak mirip sama kisahnya aurora,braxley sama jonathan bedanya disini ternyata Arthur terobsesi sama rexana, lanjut kak penasaran 🤭
Mei TResna Rahmatika: soalnya aku udah baca semua karya mu kak jadi inget🤣
total 2 replies
Mei TResna Rahmatika
gak pernah gagal karya" mu kak
love sekebon
Rosdianah 🌷: Lopyuu Setaman kak🤭🌷
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
kisah cinta rexana dan diedrick kaya nya penuh liku nih kaya kisahnya emak bapaknya
Mei TResna Rahmatika: banyak bangett yg perlu di bahas di kisah mereka🤭selalu nunggu up nya kak😍
total 2 replies
Debu Nakal
bunga n like q kirimkan sebagai ucapan terimakasih krn dikau sdh mbuat karya yg woowwww
happy graduation eh happy birthday mksdnya
Rosdianah 🌷: Uhuuuuuiii ma'aciww kak reader 🫶
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
up lagi thor kurang ihh🤭
Asriani Rini
Arthur yg bodoh kamu sudah trrlambat rexena sudah kembali kepelukan diedrick kamu tidak akan parrnah ada lagi kesempatan untuk memilikinya
Rosdianah 🌷: Nah Arthur terlambat 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!