NovelToon NovelToon
Hanya Seorang Figuran

Hanya Seorang Figuran

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Vaestra

Renazia Putri Maharaja, adalah salah satu orang yang beruntung di dunia. Selain pintar dan cantik, wanita yang baru saja menginjak umur 27 tahun itu, juga memiliki keluarga yang sangat sayang padanya, serta teman yang banyak.

Ditambah dengan kesuksesannya di dunia desainer, membuat orang-orang iri padanya.

Namun, semuanya hilang dalam semalam, ketika Rena tiba-tiba terbangun di tempat yang asing dengan tubuh yang berbeda, dengan nasib yang berbeda juga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vaestra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

duapuluhlima

Ini hari ketiga, Rena terbangun di gubuk yang tengah hutan bersama dengan Via dan Riri. Rena sudah menanyakan alasan kenapa Via dan Riri bisa dihukum sama Dante.

Namun, keduanya enggan menjawab, dengan alasan, mereka sudah berjanji pada Dante. Dan, Rena tidak bisa berbuat apapun.

"Nyonya, tidak sarapan?" Via bertanya, ketika Rena sudah siap dengan gaunnya, hendak keluar dari area gubuk. Wanita itu berencana keluar dari sini. Tapi, bukan ke mansion Moretti, melainkan tempat lain. Sebelum itu, dia harus mencari jalan.

"Nanti saja, Via."

Rena dengan cepat melangkah, sebelum Via kembali menahannya. Dia menatap sekeliling area gubuk itu yang mana sejauh mata memandang, hanya terlihat pepohonan. Namun, Rena tidak akan menyerah.

"Kamu tidak menahannya?" Riri mendekati Via yang hanya menatap Rena yang perlahan menjauh dari area gubuk itu.

"Riri, kamu lupa? Sejauh manapun nyonya melangkah, dia tidak akan bisa keluar dari hutan ini."

Riri terdiam, dan perlahan menganggukkan kepalanya. Hutan itu cukup luas, dan dijaga ketat oleh anak buah Dante. Jadi, tidak mungkin Rena akan menghilang atau, tersesat.

Di sisi lain, Rena sudah mulai kebingungan. Sedari tadi, dia hanya menatap pepohonan yang terlihat sama.

"Apa aku tersesat?" Gumamnya dengan perasaan yang mulai gelisah.

Rena kembali melangkah dengan cepat. Berharap menemukan jalan keluar. Tanpa dia sadari, tiap langkah yang dia ambil, diperhatikan oleh beberapa anak buah Dante yang sudah berjaga.

Setelah beberapa menit berjalan, Rena menghentikan langkah. Karna dia merasa capek. Wanita mengedarkan pandangannya, dan mendapati jika dia kembali ke tempat semula. Wanita menggeram kesal.

"Apa-apaan ini?! Kenapa aku kembali lagi?" Rena mengeluh sambil menendang udara. Dia mendudukkan bokongnya ke atas sebuah batu.

...

Dante yang menerima laporan tentang Rena, hanya menganggukkan kepalanya. "Pastikan, wanita itu tidak hilang dari pandangan mereka."

"Baik, Tuan," jawab Enzo. "Ah, di luar ada Nyonya--"

"Suruh dia kembali," sela Dante ketika dia sudah mengetahui siapa yang datang berkunjung.

"Aku tidak menyangka, aku akan diusir sama anak yang aku asuh penuh dengan kasih." Adelaide melangkah masuk dan duduk di sofa, menatap Dante dengan senyuman. "Sepertinya, kamu benar-benar sudah kurang ajar, yah?"

Dante menghela napas panjang, menatap Enzo menggodenya untuk keluar. Pria itu segera melaksanakan perintah Dante. Meninggalkan keduanya.

"Segitu inginnya kamu menjauhkan aku dari menantuku, sampai kamu mengirim dia ke hutan itu," ucap Adelaide, sambil terkekeh pelan.

Dante tidak mempedulikan Adelaide dan, kembali bekerja. Adelaide, bangkit berdiri dan melangkah menuju jendela yang menampakkan bangunan yang ada ibu kota, serta jalan-jalan yang sibuk.

"Pria itu, pasti akan terus mengejar Rena."

Pergerakan Dante sontak terhenti. Namun, dia masih dalam posisinya, menunggu Adelaide melanjutkan perkataannya.

"Begitu, dia mengetahui jika Julian ikut campur dalam hal itu, maka imbasnya juga ke Rena." Adelaide berbalik menatap Dante. "Jadi, sampai kapan kamu akan menyembunyikannya?"

"Itu urusanku. Silakan anda keluar dari ruangan ini."

Adelaide mendengus. Dia mengambil tasnya, yang ada di sofa tadi. "Aku hanya memberikan nasihat, Dante. Kamu pasti tidak ingin kehilangannya, kan?"

Dante tidak menjawab.

"Padahal, aku tidak ingin terlibat lebih jauh lagi dengan keluarga itu. Makanya, aku mengenalkanmu beberapa anak temanku. Tapi, kamu malah menikahinya."

"Aku tidak butuh bantuan apapun dari anda. Aku sudah memilih jalan ini. Jadi, silakan pergi dari sini. Aku sibuk."

Wanita menghela napas panjang, lalu melangkah keluar dari ruang kerja Dante. Mendengar pintu tertutup, Dante menyandarkan punggungnya sambil menghembuskan napas kasar.

...

"Kak Via, apa kita tidak mencari nyonya? Ini sudah siang hari, nyonya belum kembali."

Via yang sedang menyiapkan makan siang, menghentikan pergerakkan dia melangkah keluar gubuk itu. Tidak ada tanda-tanda, Rena akan kembali.

"Apa kita harus melaporkannya pada tuan?"

Via menggelengkan kepalanya. "Jangan dulu. Kita cari penjaga yang berjaga."

Keduanya segera berlari menuju tempat yang mereka duga, tempat di mana para penjaga biasa beristirahat.

Rena memegang perutnya yang terasa perih karna lapar serta tenggorokannya yang terasa sangat haus. Dia mengangkat kepalanya, menatap langit, yang menampakkan matahari yang bersinar terang, menembus dedaunan.

Setelah tidak menemukan jalan keluar atau, jalan kembali ke gubuk, Rena memutuskan untuk duduk bersandar di salah satu pohon besar.

"Seharusnya, aku tidak keluar sendirian," ucapnya menyesal. Tubuh Rena terasa lemas, mau bangkit berdiri saja sudah tidak memiliki tenaga.

"Nyonya!" Samar-samar, Rena mendengar suara Via dan Riri. Namun, wanita menggelengkan kepalanya, merasa jika dia sedang berhalusinasi.

"Nyonya!" Rena yang awalnya, memejamkan matanya, sontak membukanya. Suara Via sangat terdengar jelas.

Dia segera menegakkan tubuhnya, sambil mengedarkan pandangannya. Dan, rasa lega segera memenuhinya.

Via dan Riri berhenti di depan Rena. Keduanya, terlihat sangat khawatir.

"Nyonya! Jangan tutup matanya, kita akan kembali ke gubuk!"

Keduanya segera membantu Rena bangkit berdiri. Dan, memapahnya kembali ke gubuk.

....bersambung

1
tׁׁׅׅhׁׁׅׅ֮֮ɑׁׅᥣׁׅ֪ɑׁׅׅ
lanjut, thor, makin penasaran/Determined/
tׁׁׅׅhׁׁׅׅ֮֮ɑׁׅᥣׁׅ֪ɑׁׅׅ
wih, banyak rahasia ternyata/Shy/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!