NovelToon NovelToon
DOKTER JANTUNGKU

DOKTER JANTUNGKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Perjodohan / Dokter
Popularitas:753.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ning Mardianingsih

Kata orang cinta pertama tak mudah di lupakan dan sangat berkesan dalam kehidupan. Tak hanya cinta pertama cinta kedua pun begitu sama halnya dengan cinta pertama, yah itu yang dirasakan oleh Mimi Akifah seorang gadis sederhana yang baru mengenal yang namanya cinta.

Namun dalam kehidupannya cinta tak begitu mulus berpihak padanya. Cinta pertama bersama seorang lelaki tampan, dingin dan setia yang dikenalnya semenjak awal masuk SMA harus kandas di semester 4 saat dia duduk di bangku universitas.

Cinta kedua di dapatkannya setelah setahun kemudian dengan penuh pertimbangan pada sosok lelaki yang tampan dan dingin yang merupakan kakak tingkatnya yang dikenalnya awal menjejakkan kaki di universitas ini dan cinta ini tak juga berjalan mulus berakhir kandas saat di akhir kelulusan gelar dokter mudanya.

Cinta pertama kandas karena sebuah perjodohan sang kakek dan cinta kedua kandas karena kasta.

Akankah Mimi mendapatkan cinta sejatinya tanpa harus melihat kasta dan harta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ning Mardianingsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 25 Malam Minggu di Ancol

Induk ayam bertelur satu

Satu di ambil di masak mata sapi

Ingat slalu Dokter Jantungku

Slalu ku nanti dukungan kalian disini.

Sarapan dengan roti panggang

Roti di lapis dengan keju

Salamu'alaikum selamat siang

Riders Dokter Jantungku telah update terbaru

___________💓💓💓💓💓____________

Untuk menyukai bahkan mencintai seseorang tak perlu memandang dengan ada apa nya tapi lihat lah dari segi keimanan dan kepribadian seseorang.

Kak Syahril memandang wajah Mimi dengan lekat, dan iya pun tersenyum- senyum sendri.

Mimi yang merasa ada yang melihatnya pun mendongakkan kepalanya, disaat wajah mereka beradu dan bertatapan satu sama lain dengan jarak dekat mbuat detakan jantung tak menentu.

"Ehmm.. Kakak kenapa senyum-senyum gitu." tanya Mimi dengan malu-malu.

"Ndak apa-apa, cuma kakak bahagia aja sekarang kakak bisa memiliki adek." jawabnya.

"Kakak ingin kita selalu bersama dek, kalau perlu sampai kakek nenek dan hanya maut yang memisahkan kita." ucapnya lagi.

"Aamiin.. Semoga aja kak Allah memberikan jodoh kepada kita berdua kelak." jawab Mimi

"Iya dek, Aamiin." ucapnya pula.

"Oh ya dek tadi mamak ada bilang ingat kata emak sebelumnya itu apa dek?" tanya kak Syahril penasaran.

"Ehmm.." Mimi hanya diam.

"Kalau gak mau jawab juga ndak apa." kata kak Syahril.

Mimi pun melihat kak Syahril dan senyum simpul.

"Ya dulu emak pernah mengatakan waktu Mimi akan di sekolahkan disini, kata emak kalau mau sekolah sekolah yang benar, jangan berpacaran dulu, kalau ketahuan pacaran dan membuat nilai-nilai sekolah jelek lebih baik ndak usah sekolah, jangan sampai capeknya mereka cari uang di sana tapi di sia-siakan." Mimi menjelaskan maksud dari ucapan emaknya Mimi.

"Hmmm ( manggut-manggut) terus kalau tidak sekolah adek mau di suruh apa? disuruh kerja cari uang gitu!" tanya kak Syahril lagi.

"Ndak, ndak di suruh kerja cari uang tapi,....." Mimi diam dan menunduk.

"Tapi apa?" kak Syahril penasaran.

Mimi menarik nafas nya dalam dan menghembus nya secara perlahan. hmmmm.... fuhhh...

"Tapi.. Emmm tapi di suruh nikah aja kata mamak." Mimi menjawab dengan malu dan cemberut.

"Ooo.. hahhaaaah." kak Syahril ketawa dengan renyah sehingga pengunjung lain melihat ke arah kami dan dia pun diam seraya meminta maaf..

"Hmm... kok ketawa." Mimi mengerucutkan mulutnya.

"Ya udeh dek yo kita nikah aja mumpung keluarga adek lagi ngumpul." ucap kak Syahril tersenyum dan menaikkan kedua alisnya.

"Eh.. ndak ..ndak..ndak.. ( Mimi melambaikan tangannya berkali-kali) Mimi masih mau sekolah, Mimi mau ngejar cita-cita dulu,mau kerja dulu." Mimi menjawab.

"hahhahahaha.." Kak Syahril ketawa terbahak dan lagi-lagi mengundang para pengunjung untuk melihat ke arah kami.

"ups... sory..sory.." ucap kak Syahril dengan menangkupkan kedua tangannya.

"Emang cita-cita adek apa?" tanya kak Syahril.

"Mimi ingin jadi Dokter kak." Jawab mimi abis berangan-angan.

"Semoga cita-cita nya tercapai, kakak akan selalu mendo'akan adek." ucapnya sambil memegang kedua tangan Mimi.

"Aamiin." Mimi menjawab Do'a kak Syahril.

"Kakak sendiri mau jadi apa?" Mimi balik nanya.

"Ehmm apa ya??" ( Mengetuk-mengetuk jarinya dekat pelipis matanya).

Seraya memandang wajah Mimi yang menantikan jawaban "Kakak kelak ingin jadi Dokter Kandungan dan ingin jadi seorang suami dari Dokter Mimi." jawabnya sambil tersenyum.

"Amiin... Semoga di jodohka." jawab Mimi dan memandangnya penuh haru.

"Tapi kenapa harus Dokter Kandungan." Mimi bertanya lagi.

"Iya biar bisa menolong ibu-ibu yang sedang hamil untuk melahirkan dan biar bisa siaga untuk istri kakak yang cantik ini." ( mencolek dagu Mimi).

"Halahh.. Bilang aja biar bisa melihat aurat wanita-wanita." Mimi bersungut-sungut dengan sorot mata yang tajam.

"Salah satunya hahaaha.." jawabnya.

"Apaaaa????" Mimi meninggikan suaranya

"Huftttt tuh di lihatin orang." kak Syahril menjawab dengan senyum.

Mimi cemberut dan mengalihkan pandangannya.

"Tambah gemes kakak liatnya dek.. Kita nikah aja yok." rayu dan ajaknya

"Nggakk." jawab Mimi.

Tak terasa waktupun terus berjalan dan makanan kami pun bisa ludes juga dimakan dengan cara saling bicara.

Kak Syahril berdiri dan menggandeng tangan Mimi untuk segera kembali ke ancol.

Ayook dek kita kumpul lagi dengan yang lain katanya..

Akupun mengikutinya, dan seperti biasanya dia tak langsung keluar melainkan berbelok ke arah toko roti dan dia memilih-milih roti dan setelah selesai dia langsung membayar ke kasir.

Kamipun keluar dan menuju kembali ke ancol.

Sesampainya di sana kami lihat ada yang berbeda..

"Hmm ...Apa kami ketinggalan berita beberapa jam sebelumnya?" tanya kak Syahril kepada semua..

Kami menuju kursi yang kosong dan mendudukan diri menghadap seberang sungai dan tampak tulisan "JAMBI KOTA SEBERANG"

Menit pun telah berlalu bang Idho melihat jam sudah Jam 10.15 malam malam diapun mengajak kami semua pulang.

Kami pun berpamitan kepada kak Rendi, Kak Farhan dan kak Siska.

Kami pulang melewati jembatan lagi., sepanjang jalan jembatan, Mimi melihat Sila sudah begitu akrab dengan bang Ridho.

"Kak.." Mimi menggoyangkan lengan kak Syahril.

"Hemm ya dek" jawabnya..

"Kak coba liat di depan, kayaknya ada yang kita lewati deh kak." tanya Mimi sembari menunjukkan ke arah Ridho dan Sila.

Kak Syahril melihat nya dan langsung bertanya sama Rudi..

"Rud.. Rudi.." kak Syahril memanggil Rudi yang berada di belakang.

"Iya Riil.." jawabnya.

"Ada yang kami lewatkan ya tadi." tanya kak Syahril sambil menunjukan ke arah duo sejoli yang berada paling depan.

"Ooo.. iya.. mereka jadian tadi.." jawab kak Syahril.

"Hahh.." ucap Mimi tak percaya

"Iya dek, mereka jadian tadi emang seharusnya mereka jadian dari dulu." jelas kak Ryan.

"Jadi maksud kaka tadi itu bang Ridho udah suka sama Sila?" tanya ku..

"Iya." jawab kak Syahril dengan senyuman.

"Gak hanya mereka yang jadian." kata Emma.

"Maksudnya Ma?" tanya Mimi penasaran.

"Novi juga jadian tadi Mi.." Di'ah menimpali.

"Whaaaat??" Mimi tak percaya.

"Biasa aja kalee." kata Manda..

"Ooo" Mimi bengong.

"Malam bersejarah dong malam ini." bang Idho juga ikut nimbrung.

"Iya kayaknya." jawab Mimi.

Tak terasa kamipun sudah sampai di gentala dan kami langsung menuju parkiran.

Bang Idho akan mengantarkan ceweknya begitu pula dengan kak Rudi.

Sebenarnya cewek bang Idho dan kak Rudi satu motor waktu datang ke depan Sanggar Batik, karena melihat mereka berboncengan bang Idho pulang ambil motor juga.

"Oh ya Riil nanti tungguin aku ya, aku mau antar ayang beb ku dulu." ucap kak Rudi.

"Siip.." jawab kak Syahril.

Kami yang pakai mobil pun langsung jalan, bang Erwan naik dan Emma naik motor dan bang Erwan antar Emma ke rumah Mimi.

Kak Syahril dan kak Andri mengantar kami sampai ke rumah.

Dengar ada suara mobil berhenti di bawah rumah keluarga Mimi yang lagi duduk santai di teras melihat ke arah bawah.

Mimi dan yang lain pun keluar dari mobil dan naik ke atas rumah.. Sampai di pintu kami semua serempak mengucapkan salam.

Pakdo dan oom nya Mimi yang melihat langsung menyuruh kami semua masuk.

Kak Syahril dan yang lain pun masuk dan menyalami semuanya.

Terakhir kak Syahril menyalami emaknya Mimi dan dia pun menyerahkan bingkisan roti yang dia beli tadi.

"Ini mak buat emak dan yang lain." katanya

Emak pun menerima nya dan mengucapkan terimakasih.

"Makasih" jawab emaknya Mimi.

"Mi.. Buatkan lah dulu minuman." kata emaknya Mimi menyuruh Mimi untuk membuat minuman untuk Syahril dan yang lain.

"Iya mak" jawab Mimi dan hendak berdiri menuju dalam rumah.

"Eh ndak usah dek.. kakak dan yang lain langsung pulang saja sudah malam." katanya

"Mak..Pakdo.. Om.. dan yang lain kami pulang dulu." kata kak Syahril meminta izin pamit kepada semua.

Mereka pun beranjak menuju tangga untuk turun. Sebelum turun kak Syahril berbalik badan lagi..

"Ehmm..Mak..Pakdo.. Syahril mau minta izin besok mau ajak Mimi jalan boleh?" tanya nya penuh harap.

Mak Mimi melihat ke arah adek bungsunya yaitu Pakdo nya Mimi, dan pakdonya Mimi tersenyum dan mengangukkan kepalanya..

"Boleh.. Asal ingat waktu." jawab Pakdo Mimi.

Kak Syahril beralih ke emaknya Mimi berharap emaknya Mimi juga memberikanya izin.

Emak yang melihat pun mengagungkan kepala nya sabri mengatakan boleh

"Iya boleh." jawab emaknya Mimi.

Kak Syahril yang begitu senang dan girang mendengar kan nya langsung mencium tangan emak Mimi berkali-kali dan yang lain juga dia salami.

Kak Syahril pun beranjak langsung mau turun terus dia tak lupa memberikan tangannya pada Mimi.

Mimi pun menerimanya namun malu untuk mencium tangannya., kak Syahril masih saja mengulurkan tangannya karena belum di cium sama Mimi dan akhirnya Mimi pun mengikutinya dengan mengerucutkan bibirnya dan malu di lihatin semua anggota keluarga Mimi.

Setelah mendapatkan apa yang dia inginkan dia pun beranjak untuk turun dan mengucapkan salam.

"Assalamulaikum." ucapnya.

"Waalaikumsalam" jawab kami semua.

Mimi masih melihat kak Syahril menuju ke mobilnya dari atas, kak Syahril pun masuk dalam mobil dan kaca mobil di bukanya diapun melihat ke arah Mimi dari bawah dengan tersenyum dan memberikan kiss melalui tanganya untuk Mimi.

Mimi yang melihatnya melotot kan matanya. kak Syahril pun membunyikan klakson mobilnya menandakan kalau dia akan segera jalan.. Pakdo dan yang lain pun menyerukan dari atas.

"Iya hati-hati." kata Pakdo dan yang lain.

Fiuhh.. Mimi menghembuskan nafasnya.

Saatnya pula Mimi di sidang keluarga dan di beri bagai pertanyaan.

Namun pada akhirnya mereka semua menyetujui kalau Mimi berpacaran dengan kak Syahril karena mereka melihat dari itikad baik dan kesopanan kak Syahril.

Mereka pun menyuruh Mimi dan yang lain untuk beristirahat.

__________________

__________________

Ikan Patin digulai tempoyak

Sambal nya sambal jengkol

Bab kali ini sampai disini dulu yak

Sambil menunggu para si jempol

Anak kecil bermain layang

layang sangkut di atas ranting

Assalamu'alaikum selamat siang

selamat beristirahat sayang.

___________TBC___________

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN

VOTE

LIKE❓❓❓❓❓❓

RATE⭐⭐⭐⭐⭐

KOMEN

1
Najmah
gimanaa kak kelanjutanx kita menunggu nc..
Najmah
betul sih kita aja Sampek ber ulang kali bacax.
Najmah
ko lama updatex kak...
Rita Suraji
bagaimanabdengan kelanjutan Dokter Jantungku???kok belum ada....trmksh bunda selalu menunggu...klo ada judul ceritabyang lain tlg di info..tetap semangat
Rita Suraji
apakah dokter jantungku ada kelanjutannya...sudah lama sekali bundo nunggu...kangennnn...sampai baca ulang...srmoga ada kelanjutannya ya nak....aamiin
Rita Suraji
lanjut dong thor....udh kangen banget nih....semoga author selalu sehat dan bahagia bersama keluarga..Aamiin yaa rabbal alamiin
Jasmine Dwielfiza
semoga ada. kelanjutannya lagi dr outhor☺
Novria Givaza
Lanjut lagi dong Thor,,,penasaran sama kelanjutannya
Emi Chania
kok gk ada lanjutannya thor..
Rita Suraji
lanjtannya mana thor....kangen nih sama kelanjutannya sikembar
Diyan Citra
kangen nih Thor ko ngga ada lanjutannya ya
Rita Suraji
lanjut thor....kok lama ya 💪
Eva Amiastuti Ramadhan
kangen dengan mimi syahril
Rita Suraji
lanjut thor.....salam sehat dan tetap semangat💪
Diyan Citra
lanjut thor
Najmah
lanjut
Rita Suraji
lanjut thor....bundo tunggu
Eva Amiastuti Ramadhan
lanjut
🫧Alinna 🫧
Next
Mr Crabb: sama aku juga next
total 1 replies
♨ˢᶜⰼ⃞☪🍾⃝ͩKᴜᷞᴢͧᴇᷠʏᷧ🥑⃟ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
Tidak ada yang fulgar kok Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!