[Time Travel]
Seorang wanita bernama Xia Xuan Yi, sang ahli pembuat senjata hebat dan ahli dalam jenis ilmu beladiri, mati karena tersandung batu kecil di taman yang berada tidak jauh dari rumahnya.
"Sungguh kasihan sekali nasibku, mati hanya karena tersandung batu kecil di taman. Lalu dengan mudah berpindah tempat ke dunia yang penuh dengan pakaian yang sangat menyulitkan ini."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon xialin12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25
Beberapa hari kemudian, Guan Lin. Orang yang telah mengirimkan surat undangan kepada Xuan Yi, agar dia mau masuk ke perguruan Xuang, tengah duduk di sebuah rumah makan.
"Ini sudah beberapa hari setelah aku mengirimkan undangan itu, apakah dia tidak membacanya? Atau mungkin dia tidak tertarik untuk masuk ke perguruan Xuang?" Ucap Guan Lin.
Benar, beberapa hari setelah Guan Lin mengirimkan undangan itu, dia terus menunggu kabar dari adik seperguruannya kalau-kalau Xuan Yi telah mendatangi perguruan dimana dia berlatih.
Namun hingga sekarang tidak ada kabar apapun dari adik seperguruannya itu.
"Tidak mungkin jika dia tidak tertarik untuk masuk ke perguruan Xuang, banyak orang yang berusaha keras untuk bisa masuk ke perguruan itu." Ucap Guan Lin lagi.
Guan Lin terus berpikir tentang Xuan Yi yang belum datang ke perguruan Xuang sampai sekarang.
Dan ketika dia tengah berpikir, Guan Lin melihat Xuan Yi dan pelayannya berjalan tepat di bawah rumah makan dimana dia berada saat ini.
"Bagus, dia ada disini. Hari ini aku bisa langsung bertanya kepadanya." Ucap Guan Lin seraya berdiri.
Guan Lin berjalan keluar dari rumah makan itu untuk menemui Xuan Yi, yang kini sedang membeli sesuatu.
"Nona Li." Ucap Guan Lin yang sudah berdiri di belakangnya.
Xuan Yi yang mendengar namanya di panggil, menoleh dan melihat seorang laki-laki berdiri di belakangnya.
"Apakah tuan yang memanggil saya?" Ucap Xuan Yi.
"Benar, saya yang memanggil anda. Anda masih ingat dengan saya, bukan?"
Xuan Yi terdiam, "Maaf, sepertinya saya meluapkan itu. Tetapi apakah anda memiliki urusan dengan saya tuan?"
"Begitukah? Tapi tidak apa-apa, saya hanya ingin berkata jika sebenarnya saya yang telah mengirimkan undangan kepada anda beberapa hari yang lalu."
Xuan Yi terlihat berpikir, "Ah, anda adalah orang yang bernama Guan Lin?"
"Benar, nama saya Qin Guan Lin."
"Lalu, apa tujuan anda memanggil saya, tuan?"
"Maafkan saya nona, apakah kita bisa berbicara sebentar?"
"Maaf tuan muda Qin, jika anda ingin berbicara mengenai kenapa saya tidak pergi ke perguruan itu, saya akan berkata kepada anda saat ini, jika saya tidak tertarik untuk masuk ke dalam perguruan tersebut."
Guan Lin sempat terkejut mendengar perkataan Xuan Yi yang di luar dugaannya.
"Nona, anda pasti telah mendengar bagaimana perguruan Xuang. Bagaimana mungkin anda....."
"Tuan muda Qin, saya ingin masuk ke perguruan mana itu adalah keputusan saya. Dan anda sama sekali tidak bisa memaksa saya, hanya karena anda adalah murid terbaik disana."
Guan Lin terdiam, selama ini para wanita selalu mengejar dan ingin dekat dengannya. Tetapi kali ini, dia bertemu dengan wanita yang berbeda, yang berani mematahkan perkataan Guan Lin, bahkan menolak undangan yang Guan Lin kirimkan.
"Baiklah, jika memang itu sudah menjadi keputusan nona Li. Anda benar, saya memang tidak bisa memaksa anda, karena itu saya minta maaf."
"Anda tidak perlu meminta maaf. Jika tidak ada lagi hal yang ingin di katakan, maka saya akan pergi sekarang."
"Baik, silahkan nona Li."
"Terima kasih."
Xuan Yi berjalan meninggalkan Guan Lin yang masih menatapnya dengan rasa penasaran yang begitu besar.
Sementara dari sudut sebuah rumah, seseorang melihat Xuan Yi dengan tatapan yang penuh aura permusuhan.
"Orang-orang dari perguruan Xuang itu, kenapa aku merasa mereka sedikit sombong?" Ucap Xuan Yi.
"Mungkin karena mereka dari perguruan terhebat, nona."
"Hanya karena itu?"
Huang Mei mengangguk.
Xuan Yi hanya menggelengkan kepalanya, "Bahkan aku bisa membuat berbagai senjata api, yang bisa membunuh banyak orang dalam jarak lebih dari 500 meter. Tetapi aku tidak seperti mereka. Hahhh, dunia senjataku, aku sangat merindukan mu."
Mereka terus berjalan hingga mereka sampai di sebuah toko, Xuan Yi tidak jadi membeli barang di toko pertama karena bertemu dengan Guan Lin secara tidak sengaja, jadi terpaksa harus membeli barang di toko yang lainnya.
"Kita membeli barang di toko ini saja." Ucap Xuan Yi.
"Baik, nona."
Xuan Yi dan Huang Mei pun masuk ke dalam toko itu, dan ketika mereka berada di dalam, Xuan Yi seeolah memiliki magnet karena semua mata pengunjung toko melihat ke arahnya.
"Apa yang terjadi, kenapa mereka menatap ku seperti itu?" Ucap Xuan Yi dengan heran.
"Itu karena kecantikan yang nona miliki, terlebih kami tidak pernah melihat nona sebelumnya." Ucap salah seorang pekerja di toko itu.
"Bukankah wanita yang berada disana juga terlihat cantik?"
"Dia memang cantik, tetapi setiap orang yang datang kemari pasti akan melihatnya. Sebab dia adalah pemilik toko ini, nona."
Xuan Yi mengangguk mengerti.
"Maaf, nona. Apakah anda mencari sesuatu yang anda butuhkan?" Ucap pekerja toko itu lagi.
"Benar, aku memerlukan beberapa barang."
"Baik, saya akan membantu anda."
"Tuan, ini adalah daftar barang yang kami butuhkan." Ucap Huang Mei seraya memberikan selembar kertas pada pekerja toko itu.
Pekerja toko itu membaca semua barang yang tertulis di kertas itu lalu mengangguk, "Baik, nona. Saya akan mengambilkannya untuk anda."
"Terima kasih." Ucap Xuan Yi.
Pekerja itu lalu pergi untuk mengambil barang-barang yang Xuan Yi inginkan itu.
"Nona, apakah tidak apa-apa kita langsung membeli barang sebanyak itu?" Ucap Huang Mei.
"Tidak apa-apa, aku membutuhkan semua itu."
"Tetapi itu terlalu banyak, nona."
"Apa kau takut jika kau tidak bisa membawanya?"
"Be... Benar nona."
"Jangan khawatir, aku akan memasukan semuanya pada kantong kain ini."
"Apakah akan muat?"
"Tentu saja."
"Baguslah jika begitu."
Xuan Yi hanya tersenyum melihat pelayan setianya ini khawatir, jika dia tidak bisa membantunya dengan baik.
Tak berapa lama, pekerja toko yang tadi pergi, datang bersama dengan beberapa orang yang membawa barang-barang keinginan Xuan Yi.
"Nona, itu adalah barang-barang yang anda inginkan. Semuanya sesuai dengan apa yang tertulis pada kertas ini." Ucap pekerja toko itu.
Xuan Yi dan Huang Mei memeriksa barang-barang itu, dan setelah semua sesuai dengan apa yang Xuan Yi inginkan, Xuan Yi mengangguk.
"Baik, semuanya ada disini. Berapa harga semua barang-barang itu?" Ucap Xuan Yi.
"Semuanya menjadi 2 jeping emas dan 4 keping perak, nona."
"Baik, Huang Mei berikan uangnya."
"Baik, nona."
Pekerja toko dan beberapa orang yang berada di dalam toko itu sempat terkejut, karena uang sebanyak itu Xuan Yi percayakan kepada pelayannya.
Huang Mei mengambil kantong kain miliknya, dan mengeluarkan 2 keping emas dan 4 keping perak, sesuai dengan apa yang pekerja toko itu katakan.
"Tuan, ini uangnya." Ucap Huang Mei seraya memberikan uang itu.
"Iya, terima kasih nona. Apakah kalian memerlukan seseorang untuk membawa semua barang-barang itu?"
"Tidak perlu, kami bisa membawanya sendiri." Ucap Xuan Yi.
Pekerja toko menjadi heran dengan perkataan Xuan Yi, karena jelas-jelas semua barang itu cukup banyak dan berat bagi mereka berdua yang hanya seorang wanita.
Xuan Yi tersenyum dan mengeluarkan kantong kain miliknya, lalu dengan kekuatan pikirannya, Xuan Yi memasukan semua barang-barang yang telah dia beli ke dalam kantong kain itu.
"Anda.... Anda memasukan semuanya kedalam kantong kain itu, nona?" Ucap pekerja toko.
"Benar, jadi aku tidak memerlukan bantuan dari orang lain."
Pekerja toko itu mengangguk, "Dia pasti orang yang sangat hebat dan kaya, karena setahu ku hanya orang yang memiliki spirit kekuatan langka saja yang mempunyai kantong kain yang bisa memuat banyak barang."