Vanessa Meidina harus menerima kenyataan kalau ia harus menikah muda dengan dosennya Sendiri Arga Budi Santosa karena ketahuan tidur bersama di ruang kerja milik Arga di kampusnya. Hal itu terjadi bukan karena tanpa alasan, melainkan Arga yang notabennya dosen killer di kampus tersebut, menghukum Vanessa Karena ia lupa tak membawa tugasnya.
bagaimanakah kisah keduanya? apakah pernikahan mereka akan baik - baik saja, sedangkan Vanessa masih punya kekasih, begitu pula dengan Arga?
Yuk ikuti kisah mereka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Maghfiroh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Makan Romantis Berdua
"Sayang, hati-hati dong!" Ujar Pak Arga seraya memegang kening Vanessa yang memerah.
"Sakit," jawab Vanessa sembari mengaca dan ternyata keningnya merah keunguan.
"Makanya lihat-lihat sayang kalau jalan," balas Pria itu seraya meneliti kembali kening Vanessa yang memerah. percayalah adegan romantis kedua terlihat tak hanya oleh satu dia orang aja, melainkan oleh beberapa dosen dan mahasiswa yang juga ada disana. Termasuk Roni yang langsung memanas hatinya.
"Sial!" umpat Roni melihat Vanessa di perlakukan oleh Pak Arga yang nyatanya kini adalah suaminya.
"Ngaca makanya kak, orang mereka terlihat sweet gitu. Masih saja kakak ganggu Vanessa," kata Ange yang juga menyaksikan kejadian tersebut.
"Jangan bilang kamu sudah tahu sejak lama ya tentang hubungan mereka?" Tanya Roni yang kini terlihat menuduh Angel.
"Jangan nuduh deh, yang jelas ya kak Roni. Gua juga baru tahu. Tapi menurut gua sih lebih baik Vanessa sama Pak Arga deh, dari pada sama elo," Cibir Vanessa lalu setelah itu pergi meninggalkan Roni sendiri tempat parkir itu.
Di sisi lain, Pak Arga langsung mengajak Vanessa masuk ke dalam ruangannya. dengan sigap ia lantas mengobati kening Vanessa yang kini memar itu.
"Pelan Mas," ujar Vanessa mengaduh kesakitan.
"Makanya hati-hati Van. Mas, kan sudah bilang jalan-jalan lihat-lihat. Dari pada nyium kaca, mending kamu nyium aku kan yang jelas enggak sakit." Jawab Pria itu sengaja sekali bergurau pada istrinya.
"Kamu pikir aku enggak tahu malu gitu, nyium-nyium kamu di tepat umum?" tanya balik Vanessa dengan bibirnya yang kini terlihat cemberut.
"Sekali-kali boleh lah sayang, kan halal!" balas Pria itu lagi masih dengan senyum manisnya.
"Itu sih maunya kamu!" Skak Vanessa lalu setelah itu. Ia lebih memilih untuk diam.
Beberapa saat setelah itu. Pria itu tampak meletakan kembali kotak P3K itu pada tempatnya. Baru kemudian, dia mengajak istrinya untuk makan.
"Makan dulu sayang, nanti kalau memang masih sakit. Aku bawa kamu ke dokter," Ucap pria itu terlihat khawatir juga pada istrinya. Untung hanya memar tak sampai benjol. Bisa di kira kdrt nanti oleh mertuanya.
"Suapin," balas mantan gadis itu manja.
"Terus kamu nyuapin aku ya biar adil," jawab Pak Arga. Kapan lagi coba ada moment seperti ini untuk keduanya.
"Iya Mas, iya." balas Vanessa nampak setuju dengan usul suaminya.
Ternyata dari balik pintu ruangan pak Arga yang memang putih transparan karena terbuat dari kaca, Karina yang masih mengharapkan pria itu sengaja datang. Karina juga sudah membawa makanan dan menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri kemesraan keduanya.
Karina masih menyaksikan keromantisan keduanya. Hatinya sakit sekali melihat pria yang selama dua tahun ini bertahta di hatinya.
"Padahal dulu waktu makan bareng aku enggak pernah mau aku suapin. Kok sama istrinya ia bisa seromantis itu" batin Karina makin nyeri sendiri melihat pemandangan itu.
Ia juga mengamati Vanessa yang terlihat begitu cantik dan jauh lebih muda dari dirinya. Dan yang paling membuatnya sakit adalah saat melihat bekas ****** di ceruk leher milik Vanessa.
"Ternyata hubungan mereka harmonis sekali," batin wanita itu masih belum jelas juga beranjak.
"Coba gua masuk ah, mereka kira-kira berantem enggak ya?" gumam Karina lalu mendorong pintu kaca itu dan masuk ke ruangan dosen paling killer di kampus itu.
🤲🤲🤲🤲
awas nanti jatuh cinta Lo.....🤭🤭🤭